Tanggal 12 Oktober yang lalu saya menuliskan sebuah kondisi yang saat itu cukup mengkhawatirkan "isi dompet" seminggu sebelumnya saya menuliskan bulan oktober yang cukup istimewa karena beberapa moment istimewah di bulan ini, beberapa hari yang lalu yang menuliskan tentang bagaimana menjadi ikhlas dengan kondisi yang ada dari segala penjuru kehidupan ;) saat ini saya mencoba menuliskan apa yang menjadi puncak dari perjalanan di bulan oktober. Ibarat sebuah roda, kadang posisi di atas dengan cepatnya berubah menjadi posisi di bawah walaupun seperti itu roda menjadi komponen yang sangat penting untuk menggerakkan sepeda untuk bisa berpindah tempat, demikian pula dengan kehidupan, putaran roda kehidupan akan mengarahkan kita pada makna kehidupan yang sesungguhnya tinggal bagaimana kita memaknainya.
Kurang lebih 10 hari yang lalu, ketika saya akan menjalankan amanah organisasi untuk pertemuan di Jakarta, saya telah diberikan tiket PP, dengan jadwal pulang sesuai requst saya, saya sadar bahwa uang tiketpun sudah cukup tanpa harus meminta uang tambahan (lumsum) sekalipun sudah ditawarkan oleh bendahara. dengan niat bismillah dan sudah mengantisipasi cadangan uang yang akan digunakan walaupun jumlahnya sangat minim. 2 hari menjelang keberangkatan saya tersadarkan kalo memiliki buku yang bisa dijual untuk mahasiswa, dan saat itu saya memberikan diskon dari harga normal Rp125000 menjadi Rp110000 dalam dua hari 11 buku alhamdulillah terjual dan total uang yang terkumpul sudah jauh dari yang saya butuhkan... Rasa syukur tak bisa dibendung lagi, pesimis dengan seketika menjadi optimis, apa yang saya khawatirkan jauh dari kenyataan yang saya rasakan. alhamdulillah akhirnya saya berangkat dengan hati yang tenang untuk segi finansial.
Hari keberangkatan pun tiba, bukan kehidupan kalo tidak mendapatkan kendala, mulai resleting yang tiba-tiba lepas hingga menghubungi orang untuk mengantar yang juga tak kunjung memberikan kepastian. beberapa pekerjaan rutin di rumah harus saya kerjakan sebelum berangkat terutama menyitrakan seragam sekolah anak-anak yang akan digunakan pada hari senin. Semua beres begitu shalat maghrib, saatnya berangkat dengan diantar oleh istri dan saat jalan tiba-tiba teringat powerbank yang lupa diambil di meja kantor, kembali ke kantor namun lupa membawa kunci akhirnya kemblai lagi ke rumah untuk ngambil kunci. Beberapa saat perjalanan ke bandara "aman". sambil menunggu pesawat datang, waktu shalat isyapun datang, beres shalat, saya menghubungi teman di jakarta yang rencana mau ditempati nginap di kosannya karena acara baru akan dimulai besok ;) tanpa diduga teman saya ini mengatakan balik ke bogor dan tidak ada di jakarta, syock se syocknya ..............
be continue.... masuk jam mengajar :) berhenti jam 08.00 pagi :) ngajar sampe jam 11.30 dan baru menulis lagi 5 sore :)
............... sebegitu tiba di jakarta mencoba menanyakan teman2 di jakarta, alhamdulillah ada teman yang mencarikan solusi tempat nginap murah, dan didaptkan ga jauh dari lokasi kegiatan.
tibalah hari kegiatan, alhamdulillah semua berjalan lancar, bertemu dengan orang-orang hebat dan beberapa dari almamater ners Unhas dan ada juga dari Unpad. Menyambung silaturahmi, menambah relasi dan menambah teman baru :). Hal yang terjadi diluar kegiatan utama adalah batalnya dua agenda untuk bersilaturahmi dengan teman-teman. satunya teman rasa sodara, karena tiba-tiba orangtuanya harus masuk rumah sakit dan harus menuju Bogor sehingga untuk bertemu untuk dikenalkan dengan istrinya pun batal (untuk kesekian kalianya batal :) kedua adalahsilaturahmi dengan teman-teman SMP, batal karena dua hal : pertama kepala sukunyan ladi di baubau dan baru akan datang dihari yang ditentukan (nyampenya malam sementara janjiannya sore ) dan kedua ada perselihan antara dua anggota, masalah salah persepsi antara emak2 :) tapi alhamdulillah sekarang sudah baikan bahkan saya bilang sama mereka berdua, berteman kayak nano-nano bentar bentar baikan kangena2an bentar ribut marah-marahan dan ngambek sampe bubarin group tapi nanti akan baikan sendiri berputar seperti itu dan mereka tertawa terbahak-bahak mendengarkan komentar saya.hehehe namanya juga pertemanan ada asam asin manisnya. cerita yang sempat terlewatkan pada ahad pagi saya menyempatkan lari 10 K di sekitaran bundaran HI dan jl Thamrin yang tidak jauh dari hotel lokasi kegiatan, selama ini hanya bisa lewat dan melihat di TV :)
Perjelanan berakhir di Bandung, karena agenda silaturahmi di jakarta batal sehingga saya memajukan perjalanan ke bandung lebih awal dan alhamdulillah dapat travel yang berangkat 13.30 dan tiba di bandung jam 16.00 :) perjalanan di bandung lancar jaya padahal di hari yang sama sedang pelantikan presiden. selama di Bandung melepas kangen dengan suasana yang ada, urusan di bandung berjalan lancar dan akhirnya malam harus balik lagi ke jakarta untuk kembali ke tarakan selasa pagi.
setiba di Tarakan, ada jadwal mengajar jam 10.30 dan jadwal bimbingan dengan mahasiswa tk.3 yang sedang PKK. alhamdulillah semua berjalan sesuai yang diharapkan, kalaupun ada masalah masih bisa teratasi
pelajaran penting adalah terkadang kita mengkhawatirkan yang belum terjadi, padahal segala kemungkinan bisa terjadi, tetap positif thinking, persiapkan segala sesuatunya dengan baik, fleksibel dengan solusi yang ada, luruskan niat, bulatkan tekat, melangkahlah dengan penuh keyakinan :)
Tarakan, 28/10/2019
Pukul 17.21 (finishing)