31 Desember 2024

Penghujung 2024

Tinggal 2 jam lagi waktu indonesia tengah, tahun akan berganti, dan satu minggu sudah saya berada di Kota Tarakan dengan modal nekat dengan segala konsekuensi yang ada. Kemarin menjadi hari yang begitu deg deg an ketika dosen menginfokan jadwal ujian, jantung rasanya mau copot terlebih posisi saya masih disini, alhamdulillah, karena masih bisa dinego akhirnya dipindahkan kembali di hari kamis, jam 10.00. selama di Tarakan saya agak kesulitan menyelesaikan tugas akhir tapi sudah lebih dari cukup, support sistem yang ada sudah cukup membuat saya mendapatkan kembali energi untuk melanjutkan perjalanan besok hari. sepanjang 2024 banyak kejutan dan diluar prediksi, pasti ini sudah takdir yang memang harus saya jalani, tetap dijalani meskipun terkadang hati masih saja risau, isyaAllah dengan bimbingan dan arahan Yang Maha Kuasa, apapun yang terjadi harus tetap dijalani, konsekuensi harus tetap dijalankan. Jangan mundur, ini sudah jadi keputusan sadar. Tak perlu melihat ke belakang atas apa yang sudah terjadi, siapa saja orang yang patut kita perhitungkan dan ingat, juga nama yang harus kita abaikan, hanya sebatas teman dan tidak lebih, tidak ada timbal balik kebaiak, sebatasnya saja, kita bukan memilih dalam berteman namun kita hanya memilah-milah mana yang hendak dijadikan patner. Perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan, namun kaya akan hikmah, terimakasih 2024, kita bersiap melangkah di tahun 2025. bismillah..

Tarakan, 31.  12.  2024
Pukul    : 22.07  

25 Desember 2024

Nekat Pulkam

Saya sekarang berada di ruang tunggu gatel 11 terminal ternyata salah... harusnya gatel 16... jadi harus nyari2 dulu infonya karena tadi itu gatel untuk garuda tujuan balikapapan bukan pesawat citilink.. untungnya cepet nyari info kembali dan ternyata tidak harus kembali ke lantai 2..sdh ada disediakan monitor info pernerbangan..hehe maklum ini pertama kali star dari terminal 3 yang bener2 gede banget.. untungnya gatenya ga jauh masih dibawah 30an.. kalau di atas 30an baru harus berjibaku dan harus naik bus khusus.. dan catatan pentingnya saya benar2 terburu2.. alhmadulillahnya semua berjalan lancar.. damri dari depok yg jam 3 berteman di jalan keluar kalau tidak harus nunggu 30 menit lagi.. catatan pentingnya sebaiknya jika masih naik citilink untuk pulang, ambil bus bandara jam setengah 3 sekalian jadi sudah harus ninggalin kosan jam 2.. siap2nya jam 1.30..
Terlepas dari kejadian tadi, Kepulangan saya benar benar dadakan, dan tidak menginfokan orang di rumah, setelah melihat situasi dan kabar dari pembimbing yg masih cuti, saya memberanikan diri untuk pulang kampung ke tarakan dan setelah mengecek harga tiket yang cukup stabil dari biasanya apalagi untuk citilink. Kepulanganku ini tanpa memberitahukan orang rumah dan saya harus membawa 2 buku untuk menyelesaikan laporan akhir. Pilihan yg cukup berisik hingga tanggal 1 januari kedepan.. dan harus sigap jika setelah tanggal itu harus balik ke jakarta dan menghadap dosen.. bismillah semoga dilancarkan perjalanan ini hingga ke rumah dan saat ini pesawat sdh siap terbang dan sementara demo oleh pramugari dan pramugara




Bandara sukarela harta,  25.. 12.   2024
Pukul. :05.08

20 Desember 2024

Kuasa dan Diluar Kuasa

3 Tulisan terkahir di tahun 2024 ini, barusan mendengarkan podcast mengenai agar tidak mudah kecewa dalam hidup, podcast menata batin : ust sony abi kim dan nara sumber : weemar aditya. banyak mengulas mengenai takdir yang banyak dibahas oleh motivator-motivator yang sebenarnya jika dihubungkan dengan islam erat kaitannya iman kepada qodha dan qhodar. Kita harus bisa mengendalikan diri pada hal-hal yang sebenarnya ada yang tidak bisa ubah / tidak bisa dielahkan jika usaha dan ikhtiar kita sudah maksimal, disitulah posisi tawaqal, bahwa ini memang sudah ditakdirkan oleh Allah subhannah wata'alah dan kita harus berbaik sangka akan kondisi ini. Ada kondisi yang membutuhkan ikhtiar sungguh-sungguh kita karena memang sudah menjadi hak kita namun tanpa ikhtiar yang maksimal kita tidak bisa mencapainya. Pernah dilema dalam menghadapi situasi dan situasi yang sulit seperti ini, sampai bisa berputus asa, tapi kita harus benar-benar menguatkan diri bahwa ini memang jalan yang harus kita jalani dan tidak bisa hindari.  dan perlu berhati-hati dengan situasi dan kondisi yang sepele hingga membuat kita hilang kontrol dan marah.   Maka  dibutuhkan pengendalian diri dan berlapang dada  menerima kondisi seperti ini. Ingat bahwa setiap manusia, tidak mungkin manusia itu selalu berjalan mulus, jalan tidak mungkin tanpa ujian atau hambatan. Masalah tidak akan pernah hilang, semua orang didunia ini pasti memiliki  masalah namun tingkat  kualitasnya masalahnya yang berbeda. Kita menentukan sikap apakah  masalah yang berdampak baik atau masalah malah membuat masalah baru.  Masalah tidak akan pernah hilang karena hidup dan masalah sudah satu paket, kembali lagi apakah masalah remeh atau masalah yang berkualitas. Bukan berarti masalah sepeleh kita abaikan. Hidup bukan untuk menghilngkan masalah namun kita memilih masalah mana yang berkualitas untuk kita hadapi. Semakin tinggi masalah yang kita pilih maka masalah kecil-kecil akan terselesaikan. masalah remeh / kecil tetap ada namun tidak menjadi apa-apa.. semangat menhadapi kehidupan nyata, jangan banyak kecewa dan tetap semangat.


Depok,  20.  12.  2024
Pukul :  18.00

19 Desember 2024

Mahasiswa bikin naik pitam

Astagfirullah hal adzim.. tadi pagi benar-benar mahasiswa bikin marah, mereka protes nilai yang sudah lama dikeluarkan dan sekarang sudah berganti semester otomatis sudah tidak bisa menginput nilai. Padahal jauh2 sebelumnya sudah diingatkan untuk mengecek nilainya ternyata diabaikan begitu saat saat sekarang malah komplain, sudah diwarning nilai karena ada yang bermasalah, saat pengisian juga sudah saya cek satu satu, tapi karena susah memang dasarnya mahasiswa bebal dan tidak mengindahkan hambatan dengan merasa pede ya nilai bermasalah. Padahal saat pengisian juga sudah sangat hati hati mengecek kembali satu persatu tugas yang dikumpulkan, memang ada satu yg ketinggalan.. dan sistem upload nilai jika ada yang tidak memenuhi maka otomatis eror..  begitulah mahasiswa, tidak mau disalahkan dan merasa paling benar. Seingat saya beberapa saya cek apakah mahasiswa tsb benar-benar tidak mengumpulkan tugas. Dan barusan saya marah besar..  ini mahasiswa susah dikasih tahu tapi malah bertahan membela diri.. akhirnya saya melaporkan masalah ini sama prodi.. karena ini bukan hanya satu mahasiswa mungkin mewakili mahasiswa yang lain yang bermasalah. Tantangan mengajar di daerah yang sekali dikasih tahu belum tentu ingat jadi harus berkali kali itupun masih membuat kesalahan.. astagfirullah jiwa tergoncang sebagai kayak terkoyak kayak dengan tingkah mahasiswa ini

Depok,  19.  12.  2024
Pukul  : 18.02

18 Desember 2024

Terjadilah, Yang dikhawatirkan

Kaget, bikin jantung mau copot, ketika selepas pulang shalat ashar, membaca group w.a salah satu dosen menanyakan kami karena posko kosong, sontak beberapa teman berespon dan sedang dalam perjalanan ke posko, dan saya baru saja bangun tidur dan shalat ashar di mesjid langsung nge gas ke posko, walau sempat macet dan tibalah saya ke posko setelah 20 menit perjalanan namun pembimbing sudah tidak ada di posko, paling tidak saya sudah nyampe dan di posko sudah ada beberapa teman yang hadir dan ada satu atau dua yang bena-benar ga mood karena kesannya mendadak tidak diberi tahu sejak awal. kayaknya persepsi saya dan teman yang lain meskipun tidak disampaikan secara langsung, mungkin sebaiknya jika memang ada pembimbing yang hadir diacara teman yang lain, mohon diberi tahu agar teman yang lain mengantisipasi, mungkin berdiam diri atau mengerjakan pekerjaan lain di posko sambil menunggu kabar apakah pembimbing tersebut akan mampir, meskipun tidak jadi paling tidak, teman-teman yang lain siap-siap. Padahal ada kejadian tadi pagi yang memang sekedar bercanda " ibu datang ke posko, kalian pada kemana ditanyaain" hmmmm ternyata sorenya kejadian benaran. terlepas dari info-info yang ada, sebaiknya komunikasi antar kelompo harus dijaga dan mungkin walaupun tanda disadari jangan sampai ini terulang lagi dan tidak ada salahnya menyampaikan secara ril apa rencana yang akan dilakukan. benar-benar kejadian ini bukan hanya kejadian sore tadi namun ketersambungan dengan cerita-cerita yang ada dan candaan tadi pagi, ya begitulah dinamika kelompok


Depok, 18.  12.  2024
Pukul : 22.05

17 Desember 2024

Pertama kali masuk perpus pusat UI

Untuk pertama kalinya siang tadi, saya memberanikan diri ke perpustakaan pusat UI 😁, kenapa baru sekarang ? alasannya saya tidak punya teman untuk kesana, belum tahu jalur-jalurnya dan saya harus kemana. Sebenarnya setiap lari pagi atau sore hampir tidak pernah terlewatkan melewati gedung perpustkaan ini. Setelah mendengarkan arahan dari teman, terutama untuk ke bagian untuk mengetik, dan alhamdulillah setelah parkir dan melewati kedai-kedai makanan di perpus dan masuklah saya ke koridor utama, yang diawali dengan pemeriksaan identitas dan mengisi kunjungan via google form, setelah scan wajah daya kearah kanan, ada lift dan ada tangga, saya memilih tangga 😆 setelah mencari-cari posisi yang bagus dan saya duduk dan mencoba membrowsing artikel dari scopus dan science direct. lumayan hampir 2 jam di perpustakaan dan saya melanjutkan ke mesjid UI untuk melaksanakan shalat ashar (ini shalat ke-2 saya di semsjdi UI yang langsung bersampingan dengan gedung perpustakaan. Pengalaman menyenangkan, paling tidak jika diwaktu luang saya bisa berkunjung kembali di perpus tanpa harus menunggu apa ada teman yang join atau malah kembali berjalan sendiri, tidak ada masalah dan saya enjoyg dengan kondisinya.



Depok,  17.  12.  2024
Pukul  : 22.58

akun email ui haris41@ui.ac.id

setelah hampir 4 bulan menjalani pendidikan spesialis di UI, baru tahu tadi pagi bahwa akun id ada di kartu mahasiswa, padahal sudah 1 bulan saya mendapatkan kartu tanda mahasiswa, dan ada tercantum akun email ui 👀👀 ini juga karena sempat bertanya sama teman, ternyata prosedurnya mirip akun email di unpad, menggunakan akun untuk login di sistem akademik kampus. ternyata  langsung konek dengan sso sistem akademik kampus yang biasanya juga akan konek dengan wifi kampus. akun ini sangat saya butuhkan kebetulan ada akses ke web scopus dan science direct, data base artikel yang terindeks scopus. Alhamdulillah tadi setelah mencoba dan akhirnya bisa terakses, dan saya mendapatkan beberapa artikel terindeks untuk keperluan menyelesaikan laporan akhir residensi untuk 4 mata kuliah. semoga ini menjadi penyemangat dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tidak ada alasan untuk tidak menyelesaikan tugas. bismillah.

Depok, 17.  12.  2024
Pukul : 22.41 

Tiba-tiba hujan (baru mau lari pagi)

Tadi subuh bwgitu selepas shalat, berencana mau lari pagi, karena masih pagi betul saya menjadi 4 lembar halaman alqur'an, biasanya sic langsung bergegas, sambil pengganti dzikir pagi dengan bertilawah. Beres ngaji, saya mempersiapkan keperluan lari, menyuci softles dan begitu mau keluar, ibu kos bilang, di luar gerimis, eee benar ga lama turun hujan cukup deras. dalam hati, alhamdulillah ya Allah, untung tadi ga buru-buru keluar hampir lagi kehujanan di luar dan bisa jadi posisi saya sudah di stasion pocin. Sambil menunggu hujan, berharap bisa sempat, saya mencoba mereview artikel dalam bahasa inggris, lumayan ribet juga hehe, tapi bahasanya masih bisa dipahami dan ini sudah sekalian kalinya menerjemahkan dalam bahasa inggris. alhamdulillah beres meski belum du upload kembali karna harus dikoreksi kembali sebelum diupload ulang. begitu tengok keluar, hujannya belum redah hingga tulisan ini selesai dibuat. saya menutuskan untuk lari sore, biasanya kalau sudah hujan pagi maka tidak akan hujan sore namun masalah yang muncul jika lari sore itu was was saja jangan sampai berpapasan dengan dosen di kampus.. hehehe. kondisi hujan di pagi hari ini, memang baru beberapa kali aja, dan membatalkan rencana lari pagi, minggu kemarinpu  sempat terhenti 30 menitan untuk berlari karena tiba-tiba gerimis, untung tidak memaksakan kondisi hehe. karena kesehatan lebih utama, beda lagi jika ternyata sementara lari baru hujan hehehe.

Depok,   17.  12.  2024
Pukul :   06.13

16 Desember 2024

Menjadi Solusi

Ini yang menjadi berat ketika kita berada di pusaran permasalahan dalam sebuah kelompok. terlebih lagi itu mengenai keputusan yang harus diambil bersama, sudah pasti ada banyak sudut pandang yang berbeda-beda, semua orang ingin menyampaikan argumen dan pandangannya, selama kita tidak punya kepentingan dan untuk apa, langkah terbaik adalah dengan mengambil sikap tengah, telaah apa masalahnya dan tampung pandangan teman-teman yang lain agar dijadikan solusi bersama, tidak ada yang dirugikan, sama-sama enak sama-sama susah. Apalagi jika ada signal-signal ada orang yang butuh validasi, sikap kita cukup tenang dan tidak perlu meladeni. Kita cukup menjadi solusi aja, jangan berlebih dan mengurangi yang ada. bagusnya apa yang bisa kita lakukan bersama mengingat target yang diberikan sudah begitu dekat dan harus segera dicarikan solusi atas kondisi yang kita bersama-sama hadapi. Intinya dari niat dan tidak punya kepentingan apa-apa agar solusi yang kita hadirkan, tidak berat sebelah dan bisa sama-sama dijalani


Depok, 16.  12.  2024
Pukul : 18.00

4 laporan Akhir Residensi

Tibalah di fase-fase akhir residensi semester 1, ada empat laporan yang harus segera di selesaikan. Saya harus benar-benar berpacu dengan waktu, jika tidak maka saya akan kehabisan limitid waktu pengumpulan nilai.  Mulai sekarang saya harus berancang-ancang, apa yang harus saya selesaikan duluan, saya harus punya target, dalam sehari atau malah saya sudah mengerjakan apa dan sudah menyelesaikan target yang mana dan untuk menguatkan komitmen ini saya meluliskan kalimat pengingat di dekat pintu kamar, karena setiap kali keluar dan masuk pasti saya akan membacanya dan ini tulisannya : "Peringatan keras... Ris.,  Jangan lama-lama mengecek ho ! Ingat, ada 4 laporan yang harus diselesaikan, tapi.. target lari jangan diskip :)  kalimat yang terakhir yang bikin geleng-geleng, ternyata saya masi menargetkan untuk mencapai jarak lari perminggu 52-53K, karena saya sadar, olahraga lari menjadi mood boster paling ampuh, saya semacam mendapatkan energi baru setiap habis lari meskipun di tengah-tengah kesibukan. Kali ini juga saya harus benar-benar mengendalikan untuk bermain handphone, ada 3 handphone yang biasa saya gunakan, ketika saya sudah jarang menggunakan hp yang satu namun di hp yang lain malah teledor, makanya tulisan pertama jangan sampai terjebank dengan Hp karena biasanya niatnya hanya ngecek notis, eee malah keterusnya mampe berlarut-larut, ini yang sangat saya hindari, semoga seya tidak kehilangan banyak waktu dengan HP, dan semoga menyelesaikan target laporan sesuai waktu yang ditentukan

Depok,  16.  12.  2024
Pukul  :  17.20

15 Desember 2024

Jika sadar Salah, biasanya akan membenahi

Tiba-tiba tadi ketika lagi beres-beres kamar, sambil mendengarkan podcast cerita untung yang menghadirkan bintang tamu Ust. Sonny Abi Kim, yang motivasi hidup dalam hal tauhid. Ada beberapa hal yang positif yang menjadi pelajaran dan pernah mengalaminya, pertama mengenai bagaimana usaha yang sudah kita jalankan ternyata hasil tidak sesuai ekspektasi , bisa jadi ada hal yang kita tidak sukai ternyata itu yang terbaik dan ada yang kita sukai ternyata tidak baik buat kita. Kita sudah berusaha mati-matian ternyata bukan rejeki kita, mungkin kita akan berputus asa dengan kondisi ini, dan disinilah peranan iman yang membangkitkan. ini berkaitan dengan menyiapkan mental kita agar lebih baik dalam menghadapi tantangan kehidupan. kedua, jika ada salah, sebaiknya kita sadar, akui dan sadari. ada orang yang bercerita tentang kondisinya yang suka menyakiti orang lain, sudah berbuat salah, menurut penjelasan ust Sonny, ini merupakan langkah yang baik, karena orang tersebut sudah muali sadar, tahu dimana salahnya, (akui apa yang menjadi kesalahan, lalu ngadu kepada Allah subbahannah wata'alah, melalui istighfar yang kita lakukan), minta maaf, lalu perbaiki rasa salah itu dengan kebaikan. Ketiga, jaga keikhlasan niat, jangan sampai apa yang kita lakukan hanya mendapatkan pujian dan pengakuan dari orang2.  keempat.. kita mendoakan orang lain agar terhindar dari penyakit hasad, jangan berharap bahwa orang tersebut membalas kebaikan kita, karena kita akan mendapatkan doa dari malaikat.kelima, jangan fokus dengan kehidupan orang, fokus dengan kesulitan orang lain sammpai kita tidak melihat begitu banyak kelimpahan rahmat dan karunia disekitar kita. Jangan sampai pandangan hati kita, hanya fokus sama hal-hal kita anggap sebagai masalah. jangan berfokus ke hal itu masih banyak hal positif yang bisa kita rasakan.  nah ini menjadi pegangan buat saya ketika berhadapan dan bertemu orang-orang, semoga mendapatkan hidayah dan ampunan Allah subhannah wata'alah.

Depok, 15.  12.  2024
Pukul : 14.44

Ngejar Target Supervisi

Masih tentang cerita pekan lalu yang begitu sibuk mengejar-ngejar supervisi, ketika teman-teman sudah mulai  beres dengan supervisi keluarga komunitas dan promkes, saya malah masih menyisahkan 3 target. dan alhamdulillahnya semua diselesaikan minggu lalu. Memang tidak mudah, ketika ada situasi yang tidak pernah kita bayangkan bakalan terjadi, sebenarnya salah 1 supervisi sudah direncanakan sejak 3 minggu yang lalu namun tercancel, minggu pertama karena tiba-tiba pembimbing sakit, minggu kedua tiba-tiba keluarga yang ada kegiatan dan minggu ketiga ini juga belum ada kepastian, pagi sekali ke rumah pasien untuk memastikan, alhamdulillah ada, walau sebelumnya ada drama-drama bertanya sama orang tua pasien, mungkin karena lansia jadi suka lupa dengan kondisi anaknya, untungnya ada sodara pasien yang lain yang menyampaikan kalau pasien ada.setelah janjian, saya kembali ke posko dan sambil menunggu pembimbing. nah ini kejadian ketika saya harus mundur untuk memberikan kesempatan teman ujian (di tulisan sebelum ini). ternyata pembimbing yang satu sudah menghubungi kalau sudah menuju lokasi ujian saya yang lain, mungkin karena penguji pertama lagi ada kegiatan, saya menitipkan pesan sama teman untuk menyampaikan ke beliau jika sudah selesai. kegiatan di kelurahan sedang berjalan, rupanya pembimbing pertema menghubungi, 😟 dan beliau menyamperin di kantor kelurahan dan bertemulah dengan pembimbing yang satunya, untungnya sudah hampir selesai dan bisa lanjut. begitu sampe di rumah keluarga binaan, alahmdulillah suami istri ada, jadi bisa sekalian diintervensi. walau cukup berat alhamdulillah selesai juga untuk hari itu. lanjut kamis, karena saya belum mengirimkan LP sama dosen yang akan datang di posko, rada khawatir apa bisa diterima, alhamdulillah bisa, dan pagi kamis saya menyiapkan segala keperluan termasuk untuk konsumsi buah yang saya urus sendiri, untungnya ada dekat-dekat posko. Kamis pagi itu bertepatan jadwal bimbingan dengan pembimbing kedua (sama dengan saat supervisi keluarga) memantau kegiatan di puskesmas, menunggu pasien datang, akhirnya ada 1, dan beliau melihat proses pelayanan yang saya berikan, begitu selesai, beliau memberikan masukan agar memberikan terapi komplementer lebih serius lagi jangan hanya sebentar. beres beliau balik dan saya segera ke posko untuk menjemput teman yang membantu supervisi saya, tidak lama kegiatan dimulai awalnya hanya pak lurah dan 3 orang pegawai yang hadir namun berjalannya kegiatan terutama saat demonstrasi, hampir semua pegawai kelurahan dapat mengikuti. Alhamdulillah target supervsisi selesai dan sisa mengerjakan 1 supervisi manajemen dan menyelesaikan 4 laporan akhir. bismillah.

Depok, 15.  12.  2024
Pukul  : 14.09

14 Desember 2024

Membantu Teman

ini cerita sisi lain dibalik pelaksanaan supervisi yang bikin heboh. Jadi hari selasa, menjadi hari supervisi karena terdapat dua dosen yang bersedia hadir dan ternyata ada salah satu teman yang tidak jadi supervisi karena dosen pembimbingnya yang tiba-tiba sakit, katanya sudah mencoba menghubungi dosen yang lain namun belum ada yang bisa. Sebenarnya di dua dosen yang hadir ini, ada salah satunya yang bisa melihat teman ini namun waktunya yang bentrok dengan teman yang lain. Biasanya saya pergi boncengan bersama dia, tiba-tiba mengabari belum keluar dan benar-benar galau. dan beberapa kali kami telpon untuk menyemangati dan menyampaikan bersegera ke posko, lagi aja ada dosen yang bisa mendampingi. tiba-tiba teman kabari bahwa besar kemungkinan dia selesai di jam 09.30 dan itu memungkinkan untukdia ujian sama dosen tersebut. ternyata benar bersedia menilai. akhinrya rasa galaunya seketika hilang. Inilah pentingnya teman, menjadi support sistem, saya juga merasakan seperti itu, tat kala kita merasa ribet dengan segala urusan kegiatan selama residensi, ada saja teman yang membantu dan kitapun dalam kondisi tidak kerjakan apapun bisa membantu teman yang lain apalagi yang benar-benar selama ini sudah sering saling bekerja sama. sesuai dengan ungkapan bijak ketika kita membantu orang lain, maka jalan kita juga akan dimudahkan ketika membutuhkan bantuan. indahnya pertemanan yang positif

Depok, 14.   12.  2024
Pukul :  22.19 

Teman, Ngusil, bikin emosi wkwkw

Tiba-tiba teman DM nanyain, apa ga ikut UI Ultramarathon,.. spontan saya bilang, ga ikut,. dia nanya kok bisa, masih sempat ini, saya bilang uda tutup pendaftaran, cari orang dalam aja. wkwkw saya bilang jangan dulu ah, karena saya mau istrahat aja dulu, karena 1 pekan ini asli asibuk hingga istrahat nda karuan, sampe-sampe memindahkan jadwal lari ke sore hari, itupun alhamdulillah ga hujan, biasanya langit depok kalau sore lebih serin hujan. Padahal sejak awal sudah menghindari UI Ultra meskipun ada kategori 7Knya,. Tiba-tiba, nge w.a lagi, pesen celana komunitas ga? saya bilang, ga pesen.,, terus dibalasnya padahal bagus loh... dalam hati hmmmm, makan saja disini saya sudah kesulitan ngatur keuangannya 😁 padahal 2 x oreder baju komunitas, rasanya sudah cukup. heheh.. mungkin teman-teman lihat saya selama di jakarta, posting lari terus, posting hal-hal yang menyenangkan aja. padahal dibalik semua itu "penderitaan" yang disembunyikan.. tidak perlu mereka tahu, ini berat, cukup saya saja.

Depok, 14.  12.  2024
Pukul : 22.09

Rejeki Anak Tidak kemana

Senin lalu, istri sempat kirim w.a tentang pembayaran buku kakak zhilan sebesar hampir 700rb yang ternyata tidak inkluke dalam pembayaran uang muka, spontan terkaget-kagetkan, ini ambil uang dari mana lagi ini, sementara jatah uang untuk bulang ini sudah habis dengan banyaknya pengeluarkan di bulan desember ini, saya mengabari ke istri mungkin tahun depan di bayar sekalian dengan uang SPP.  Alhamdulillah, dihari selasa, tiba-tiba teman 1 posko mengabari jika bantuan operasional posko uda masuk ke rekening. spontan terucap syukur, mungkin ini rekeji kakak zhilan dan tanpa menunggu lama  Tf ke bendehara sekolah untuk menuntaskan pembayaran buku, kebetulan saat ini sudah masuk ujian sekolah dan tidak enak jika penerimaan rapor, itu belum terbayarkan. Cerita seperti ini sudah sering terjadi, ketika sudah di jakarta, pembayaran kakak zilan, hampir 10 juta sementara saat itu saya masih ada utang pembayaran ongkos renovasi rumah, urusan sama tukangnya sudah beres namun sama kakak yang sudah meminjamkan uang yang belum beres, masih tersisa 6,5 juta sampai saat ini. Ternyata ada saja rejeki yang masuk dari sisa-sisa kegiatan selama masih aktif dalam kepanitian di semester genap.  alhamdulillah uang muka lunas disaat-saat benar-benar lagi kesusahan dana selama di depok. Allah sudah menentukan jalan rejekinya untuk anak, meskipun sejak awal, istri sudah menyarakan tidak usah di sekolahkan di pesantren karena alasan biaya, kalau diukur saat ini mungkin pasti akan menyerah namun percaya saya rejeki anak yang sudah ditentukan, apalagi ini menjadi bekal untuk anak menjalani kehidupannya kelak, punya modal agama, dan bisa lebih mandiri mengatur diri sendiri karena selama ini sangat terpengaruh dengan handphone hingga harus tidur larut malam. insyAllah niat baik akan selalu menemukan jalannya. aamiin

Depok,  14.  12.  2024
Pukul :  20.58

13 Desember 2024

Lari Sore Kembali

Sewaktu di Tarakan, rutinitas lari sore ini, sering sekali di jalani, apalagi kondisi cuaca disana benar-benar tidak menentu pada pagi harinya karena lebih sering hujan belum lagi rutinitas harus mengantarkan anak-anak ke sekolah. Dalam 1 minggu ini, jadwal lari pagi saya bergeser ke sore, pas cuaca lagi bagus-bagusnya dan kegiatan di posko lebih cepat selesai dari biasanya. Ternyata sensasi lari pagi begitu terasa walau terkadang harus kejar-kejaran dengan waktu shalat maghrib, kalau memang starnya telat banget maka shalat maghrib diakhir waktu. Suasana lari sore di area kampus UI terbilang ramai, banyak masyarakat sekitar terutama anak-anak SMA atau mahasiswa S1 yang lagi tidak kuliah yang jogging, dan pilihan track saat sore ini juga terbilang bagus mesti harus berjibaku dengan kendaraan yang lalu lalang karena bertepatan dengan jam pulang kerja dan jadwal akhir kuliah untuk hari itu. saya memilih jalur dari fakultas hukum menuju teknik dan tik tok an hingga 2x karena rutenya cukup panjang dan tidak berkelok-kelok, sekali loop dapat 1,5 K, meskipun terkadang ada was was ketika melintasi fakultas keperawatan, karena takut diomelin dosen.  wkwkw, salam sehat

Depok,  13.   12.  2024
Pukul :  22.59

1 Minggu yang Melelahkan

Masih mengenai kegiatan residensi, hari demi hari dalam 5 hari terakhir ini begitu terasa sibuk sesibuk-sibuknya hingga saya sudah tidak sempat untuk lari pagi, biasanya sangat membela-belain untuk tetap berlari meskipun sesibuk apapun, namun kondisi 1 minggu terakhir ini, benar-benar padat merayap, saya harus menyelesaikan target supervisi agar tidak tertinggal jauh dari teman yang lain. Dimulai dari selasa, langsung dua kali supervisi pagi dan siang meskipun sempat terjadi sedikit kendala hingga kedua supervisor saya harus bertemu di tempat kegiatan sementara seharusnya salah supervisor itu di lokasi yang lain. namun benar-benar diluar prediksi terlebih ada teman yang sudah tidak berharap bisa supervisi namun karena saya mundur waktu sehingga dia bisa supervisi, memang sudah jalannya seperti itu. Begitu banyak yang harus disiapkan untuk keperluan supervisi, ini yang membuat jadwal tidur kembali berantakan, untungnya semua tetap berjalan meskipun ada beberapa perbaikan, itulah kehadiran pembimbing mengarahkan dan mengoreksi apa yang salah dengan tugas yang kita kerjakan dan lakukan. semngat untuk melewati akhir akhir semester ini yang ditutupi dengan menyetor laporan akhir 4 mata kuliah. semangaat


Depok,   13.   12.  2024
Pukul :   22.52

Ga Niat Kabarin

Ini cerita tentang beberapa teman yang kebetulan ada di Jakarta. Sebenarnya sic ga masalah untuk tidak mengabari, namun salahnya ketika orang tersebut kita sudah anggap sangat dekat namun tidak sedekat dia menganggap seperti itu pada diri kita. kesal ? sudah pasti, namun tidak perlu berlarut-larut, karena bila dibandingkan dengan salah satu teman yang pernah datang ke jakarta, sudah jauh-jauh hari mengabarkan bahkan saya menitip baju komunitas lari, benar-benar saya mengatur waktu untuk bertemu dan menemani kemana teman ini pergi. Beda dengan 2 teman setelahnya, pas di komen strory baru ingat, itupun pas kita lagi sibuk-sibuknya.maksudnya kalau memang benar dia menganggap kita ini orang yang cukup dekat dengan dia, paling tidak kirim kabar lah, jangan nanti begitu disapa duluan baru ingat, belum lagi mengabari atau ingat hanya karena dikomenin, hmm kalau teman seperti ini, jadi warning aja, jangan terlalu anggap dekat karena dia sendiri kita tidak dianggap. wkwkw   bye bye 





Depok,  13.  12.   2024
Pukul :  22.47

08 Desember 2024

Finally Finish 10K Milo Active Run Indonesia Race 2024

Setelah berpikir panjang mengenai moda transportasi apa yang harus saya gunakan untuk menuju garis star milo active indonesia race 2024, akhirnya saya memutuskan naik online dengan grab car dengan total pembayaran sekalian dengan tol : 108 + 28 rb = 136rb. terbilang lumayanlah bila dibandingkan dengan saya harus nginap di salah satu hotel di Jakarta dan ini menjadi catatan buat saya kedepannya jam berapapun star larinya sudah harus prediksi 1.5 jam sebelum star sudah harus star dari Pondok Cina. Perjalanan sekitar 30-40 menit. Alasan memilih menggunakan grab, juga karena alasan efisiensi waktu, jika dibandingkan saya memaksakan menggunakan KRL dengan waktu yang tersisa pasti akan tergesa-gesa belum lagi saya membawa barang bawaan yang harus dititipkan sama panitia dan itu prosesnya tidak cepat, belum lagi melakukan pemanasan sebelum race belum lagi jika memang harus shalat lebih dulu dan semua tidak boleh serba dadakan, sudah harus diestimasikan waktunya. Flag off yang mundur 15 menit dari jadwal awal tidak menyurutkan peserta / pelari untuk menuju garis star begitu sudah star, nah kondisi jalan begitu pada bahkan 1K pertama asli tidak bisa ngebut, artinya memang posisi awal star sangat menentukan, jika telat datang ke garis star akan seperti ini. Selama berlari, rute terbilang steril, sesuai standar dan rekomendasi PASI. Saya yang 2x berlari di CFD merasa tenang dan tidak khawatir bahkan yang di CFD biasanya bushway tetap melintas, ini benar-benar tidak ada sama sekali. Alhamdulillah finish strong dan happy di 55 menit dengan pace 5.25, sudah lumayan dengan kondisi hujan-hujanan. semoga menjadi catatan dan input jika ke depannya saya mencoba ikut race kembali di Jakarta. salam sehat


Depok,  08.  12. 2024
Pukul :  17.09  

07 Desember 2024

Ikut Race di jakarta

Bingung dengan star lari dari GBK untuk acara Milo active international 10K, mulai jam 05.20 namun saya star dari depok dengan hitungan perjalanan KRL pertama puku 04.15. selisi waktu shalat subuh 04.07 perjalanan ke GBK harus melalui beberapa moda dan kayaknya saya harus turun di stasiun cikini. Sebelumnya saya berpikir harus cari hotel di sekitaran GBK namun pada akhirnya berpikir mendingan naik grab. setelah tahun kereta pertama itu jam 04.15 kayaknya saya berubah pikiran. InsyaAllah saya akan shalat di stasiun pondok cina, hanya selisi berapa menit sudah hrs bergegas mengejar kereta dijam pertama itu. semoga dimudahkan. aamiin

Posko Residensi, 07.  12.  2024
Pukul : 11.50

Tumpengan di Posko

Syukur alhamdulillah, kamis yang lalu, saya dan teman yang kebetulan hari kelahirannya tidak terlalu jauh hari. kami sejak awal berniat untuk membeli tumpeng, sebagai rasa syukur atas apa yang sudah dilewati selama 3 bulan residensi dan sebagai ucapan terimakasih buat teman-teman yang sudah menjadi support sistem dalam residensi ini dan sebenarnya ini menjawab keinginan yang tertunda tentang nasi tumpeng yang sempat hanya mendapatkan sebagian kecil porsi ketika dosen mengikuti lomba hias tumpeng dalam rangka HUT FIK UI ke 39. Termasuk juga menghilangkan "trauma" teman-teman atas tragedi nasi tumpeng (teman kebetulan ujian mengenai manajemen nutrisi dengan memberikan contoh nasi tumpeng dengan komposisi gizi yang seimbang dan ini menimbulkan proses dari 2 dosen senior.  hehehe. dan alasan terakhir adalah untuk mewujudkan keinginan salah satu dosen yang ingin tumpengan di posko. Alhamdulillah dosen tersebut memberikan subsidi uang yang lumayan banyak sehingga kami membelikan beberapa menu tambahan sebagai pelengkap tumpengnya. Terimakasih buat kawan-kawan residensi untuk supportnya selama ini dan tidak sebanding dengankan support sistem yang sudah saya rasakan. Semoga kita semua diberikan kesehatan, kelancaran menjalani ridensi dan menyelesaikan target-target tugas tepat waktu serta bisa lulus spesialis bersama-sama. aamiin

Posko residen (Abadi jaya), 07.  12.  2024
Pukul  : 11.24

03 Desember 2024

3 Desember, 42

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah subhannah wata'alah atas segala kelimpahan rahmat dan karunia hari ini, usia saya memasuki 42 tahun. Di usia yang terbilang sangat matang dan lagi di puncak-puncak pengejaran dunia, namun usia 42 tahun ini, menjadi refleksi bagi diri saya, sudah sejauh mana melangkah? bagaimana kondisi saya saat ini, mendapatkan surprise dini yang luar didugaan (batal supervisi), semoga tidak mengecewakan kedepannya. Terlepas dari itu, saya sangat bersyukur karena saat ini masih diberi kesehatan meskipun posisi saya saat ini, jauh dari keluarga dan harus berjuang menyelesaikan program pendidikan profesi spesialis komunitas. Perjalanan yang terbilang cukup panjang, lika liku dalam mengarungi kehidupan yang penuh misteri, bersikap belajar memahami, apa yang sebenarnya sedang saya jalani, takdir yang terjawab satu demi satu hingga pada titik pasrah bahwa apa yang sudah dikhtiarkan belum tentu akan berjalan dengan lancar, ada saja kendala yang tidak diduga-duga, namun ini tidak menghentikan saya untuk tetap berikhtiar dan berdoa. Di usia, yang terbilang tidak muda ini tetap belajar untuk mempertahankan hidup sehat melalui running, tidak memiliki target muluk-muluk harus ikut race yang mana, yang terpenting terukur, konsisten dan tetap menjalankan prinsip listen your body. dan yang terpenting juga di usia yang masuk pra lansia ini, harus pintar memilih dan memilah pertemanan, mana yang memberikan dampak positif mana yang bisa menjauhkan cari Nur Allah subhannah wata'alah, Semoga semakin main, terus belajar dan berikhtiar mendapatkan keridhoan Allah subhannah wata'alah. aamiin

Depok, 3 Desember 2023
Pukul : 03.40 

02 Desember 2024

Batal Supervisi Part 2

Tiba-tiba syock ketika, keluarga binaan mengabarin kalau besok dia punya kegiatan di sekolah anaknya. Sontak ini bikin kaget, karena minggu lalu ujian ini juga batal tidak jadi karena dosen pembimbing tiba-tiba sakit. Qadarallah,.. benar-benar diluar prediksi, saya mencoba menghubungi keluarga binaan yang lain, berharap bisa bertemu, namun lagi-lagi respon kurang "bersahabat" terbaca dari balasan pesan yang saya kirimkan, beliau merasa sudah cukup ditanya-tanya dan merasa tidak ada lagi yang perlu disampaikan dan dijelaskan :( sampai sebegitu menolaknya keluarga ini, memang dari beberapa pertemuan menunjukkan respon yang kurang positif, belum menganggap penting kedatangan kami ke sana, bisa jadi berharap memberikan bantuan atau hal lain, nampak bahwa ibunya, menunjukkan kecemasan yang luar atas kondisi anaknya. itu hak pasien untuk menolak, saya tidak bisa memaksakan karena akan melanggar pinsip etik "kebebasan berpendapat dan menentukan pilihan. ya Allah, kali ini benar-benar terasa berat atas kondisi ini, takut tidak bisa terkejar dikemudian hari. Tapi saya harus percaya bahwa ini sudah menjadi takdir, pilihan yang harus saya jalani, semua atas se-izin Allah subhannah wata'alah, semoga ada jalan dan solusi terbaik untuk saya keluar dari situasi sulit seperti ini. 

Depok, 02.  12.  2024
Pukul  : 22.20

Khatam Qur'an di Hari Spesial

Alhamdulillah ya rabbal alamin, hampir 4 bulan di Depok, saya mencoba mengembalikan kebiasaan untuk membaca alqur'an setelah maghrib. seingat saya, ketika datang disini, batas akhir membaca adalah juz 10, mencoba membaca pelan-pelan, meskipun ada beberapa hari masih terlewati. Mungkin tanpa target, karena selama selepas ramadhan yang lalu, saya belum khatam, padahal jika di tahun-tahun sebelumnya malahan saya bisa khatam 2-3 kali sebelum memasuki bulan ramadhan kembali. Selama di Tarakan karena kesibukan pekerjaan dan memang ada beberapa hari setelah maghrib harus mengikuti pengajian sehingga benar-benar yang free hanya di hari sabtu, ahad dan selasa, seharusnya ini hari yang benar-benar saya maksimalkan untuk tadarrus. Inilah yang menjadi motivasi saya, selepas maghrib disini, saya menyempatkan untuk membaca alqur'an, alhamdulillah target bisa tercapai dan saya benar-benar terkejut tanpa disadari sudah sampai menyelesaikan juz 30. Moment ini menjadi istimewah ketika insyaAllah besok, menjadi hari yang istimewah untuk mengingat kembali, perjuangan ibu yang melahirkan saya kedua, ini menjadi kado terindah dan amalan ini saya peruntukkan untuk kedua orang tua yang sudah berjuang membesarkan dan hingga saya bisa seperti saat ini. alhamdulillah

Depok, 02.  12.  2024
Pukul : 05.45

01 Desember 2024

Satu Desember

Alhamdulillahi robbil alamin. perhari ini, sudah memasuki bulan Desember, bulan ke-12 dan sisa sebulan akan memasuki tahun 2025. 1 bulan yang terlewati penuh dengan lika liku, untungnya saya sudah memilih sikap yang tegas tentang apa yang harusnya saya sikap mengenai kondisi keuangan saya selama di depok. Saya sudah berdamai dengan kondisi ini, saya tidak mau terganggu lagi dengan hal itu meskipun saya harus menanggung utang karena pasti dalam setiap bulannya, dana akan berkurang karena harus membayar cicilan utang pembelian motor. Tapi sudahlah, semua sudah terlanjur, saat ini dijalani dan disyukuri. Bulan desember bulan sibuk-sibuknya harus menyelesaikan tugas akhir residensi, semoga diberi kesehatan. aammiin

Depok, 01. 12. 2024
Pukul : 20.16

27 November 2024

Bandung Vs Depok

Apa perbedaan yang mendasar yang saya alami ketika saya kuliah S2 di Bandung dan Lanjut Spesialis di UI- Depok. Pertama, perbedaan itu tentang bagaimana mengatur keuangan, saat di Bandung, benar-benar saya mengalami kemandirian finansial, karena saya mendapatkan beasiswa full, mana kebutuhan hampir terpenuhi, bedanya sekarang saya benar-benar kekurangan 😥😢 Kedua, selama di Bandung banyak pergaulan saya di luar pertemanan perkualiahan, sekedar menambah-nambah pertemanan, sementara saat ini, di Bogor lingkaran pertemanan saya hanya teman di kampus,  di mesjidpun belum ada jamaah yang benar-benar mengajak ngobrol, individualisme orang jakarta benar-benar terasa. Ketiga, Saat di Bandung, banyak kesalahpahaman antara saya dan istri, mungkin karena sikap saya yang masih kacau balau, terlalu merasa tersakiti padahal saya sendiri yang memulai dan tidak menyadari akan kesalahan-kesalahan yang saya perbuat, meskipun selama di Bandung lingkaran pertemanan di kampus, di kelilingi orang-orang saleh namun di luar itu ada orang-orang salah. Untuk di Depok, alhamdulillah, masalah tidak seperti dulu, ini tidak lain istri sudah ada kesibukan bekerja dan aktifitas lain, sewaktu saya kuliah di Bandung, reel istri hanya mengurus anak-anak sementara sejak dulu sudah terbiasa bekerja, begitu selesai kuliah, istri menjadi guru perintis di SD Al Mustaqim sekalian menjadi sekolah anak kami, zilan yang saat itu menjadi murid angkatan pertama. Kedekatan saya dan keluarga saat ini sangat terasa, waktu di Bandung benar-benar kayak ada tembok besar walau sbenarnya tidak ada masalah serius banget, hanya kesalahpahaman kecil aja, saat ini lebih saling memahami. dulu itu istri benar-benar tidak ada pengalihan selama di rumah dan di tambah lagi, alhamdulillah kami diberikan karuniah tambahan dengan kelahiran si bungsu aqilah sehingga senambah kesibukan istri dan perhatian tidak hanya fokus ke satu titik.  keempat, dulu di bandung, kadar keimanan saya benar-benar rapuh, maskipun masih rutin shalat berjamaah di mesjid, sering mengikuti taklim dari ustad-ustad kondan, aa gym, UAS, UAH itupun belum cukup untuk menjadikan pribadi saya yang tangguh, alhamdulillah saat ini, kedekatan saya dengan Allah subhannah wata'alah begitu dekat terasa, sekat-sekat ruang kosong, tertutupi dengan merasakan nikmat iman yang diberikan, meskipun tidak rutin menguti taklim, namun shalat di mesjid masih terjaga. itu juga yang menjadi alasan hingga tinggal di kos yang sebenarnya lumayan jauh dari fakultas. Semoga perbedaan-perbedaan itu menjadi pelajaran yang bailk buat diri saya dan keluarga, semoga saya dan keluarga senantiasa mendapat tuntutan dari Allah subhannah wata'alah. aamiin ya rabbal alami

Depok, 27.  11.  2024
Pukul  : 22.22

Nahan Diri, Lapar Mata

Tadi siang, berniat jalan-jalan ke mall, Margonda city, sekedar mau mencicipi varian kopi yang menjadi langganan, mumpung harnga juga masih 24.000 yang biasanya berkisar di harga 30an ribu (padahal selisa 5rb aja, wkwkw. Saking penasaran dengan varian barunya yang mengangkat tema, mensejahterakan petani kopi lokal. Masuk di parkiran motor untuk pertama kalinya, dan sengaja untuk beberapa keperluan, salah satunya ini, biar paham cara parkir wkwkw. begitu masuk mall, saya coba mensusuri sisi mall yang belum sempat dikunjungi, ini yang kedua kalinya. Sampailah saya di lantai dasar, dan disitu ada sport station. hmmm begitu melihat koleksinya beberapa barang incaran ada disitu, mutar saya sini, lihat ada yang benar-benar menarik hati, untungnya hanya mutar-mutar dan kebutuhan membuat story wkwkwk, tepat di koleksi sepatu salamon, jika ada sport asia mungkin koleksi untuk beberapa brand akan lebih banyak. Saya sadar bahwa tujuan saya untuk ke mall ini untuk mencari 2 barang, 1 kaos dalam uniqlo dan 1 kopi. begitu sampe di uniqlo dan melihat panjangnya antrian, padahal saya hanya mau meli 1 barang, akhirnya saya tunda, dan seberangnya ke gerai Fore dan ini menjadi tujuan utama. alhamdulillah, akhirnya menahan diri dan mempertimbangkan apa yang harus diprioritaskan, padahal sudah membuat list di rumah, pengeluaran saya selama 1 bulan ini dan dalam hitungan sudah minim banget 😔. Untungnya benar-benar bisa menahan mata, bisa mengendalikan diri karena tahu ada yang lebih dibutuhkan, terlebih ada pengeluaran yang benar-benar lebih besar dari ini.

Depok, 27. 11 .  2024
Pukul  : 22.02

Membantu Sekedarnya

Mungkin ini tidak perlu dicontoh, bagaimana sikap saya merespon dan effort terhadap amanah yang diberikan namun baru saya sadari tertanya saya tidak mendapatkan respon seharusnya sesuai dengan effort yang sudah saya keluarkan. Tiba-tiba imajinasi saya, terbang tahun 2017, persis ketika kampus khususnya prodi saya akreditasi, padahal saat itu posisi saya sedang awal-awal kuliah semester 3 S2, memang untuk kedatangan saya dibiayai oleh kampus, demi membantu institusi tercinta, akhirnya saya merelakan diri untuk jauh-jauh dari Bandung ke Tarakan untuk keperluan akreditasi tersebut. Sebenarnya saat kondisi itu saya tidak mempermasalahkan meskipun saya harus membiayai sendiri, namun saat itu saya sempat terkagetkan, kok seolah-olah saya harus memperjuangan sendiri untuk kembali ke Bandung, tak sedikitpun basa basi dari pihak tertentu untuk bertanya, apakah saya sudah balik, terus biayanya bagaimana? apakah perlu diganti biaya kepulangan saya ? hmmmm.. rupanya inilah yang saat ini persis saya alami, dan insyaAllah saya sudah ikhlas menjalani ini. Memang jangan terlalu berharap mendapatkan imbalan dan support yang sepadan, ada kesan hitung-hitungan dalam setiap masalah keuangan, kayak tidak all out dalam membantu dan mengamanahkan, ini yang harus dipegang, sehingga tidak menjadi masalah jika kita sebaliknya tidak terlalu effort dengan sumbangi ke institusi. Ada aksi, ada reaksi, jika memang ada upaya benar-benar peduli dengan yang saat ini saya jalankan, tunjukkan dalam hal nyata, terlebih saya benar-benar terjepit dan saya hanya ingin tahu seperti apa saya sic bentuk kepedulian ini, saya tidak mempermasalahkan nominalnya, uang 3 juta bisa kapan saja didapatkan, namun bentuk kepedulian itu yang mahal dan sangat berharga. Mungkin ada tempat lain yang benar-benar kita tulus membantu dan bisa jadi kita mendapatkan imbalan yang setimpal. jika memang harus membantu jangan setengah-setengah, jika memang merekomendasikan, jangan hanya sekedarnya, jangan salahkan kami jika bersikap seperti itu.

Depok,  27.  11.  2024
Pukul : 19.19

26 November 2024

Kita Tidak Sendiri

Beberapa pengalaman penting selama menjalani residensi, interaksi antara sesama residensi dan juga keluarga pasien sebagai keluarga kelolaan. Beberapa peristiwa yang diceritakan maupun yang saya alami tidaj jauh berbeda atau bahkan lebih parah dari diri saya. Setiap orang ada dengan masalahnya masing-,masing. Jangan pernah merasa kita hanya berjalan sendiri bahkan kita menganggap bahwa hanya kita yang punya masalah besar, ternyata di luar saya ,asih begitu bvanyak yang mengalami, jangan pernah menghakimi diri sendiri dengan masalah yang kita hadapi, karena sesuangguhnya masalah yang kita hadapi tiu, selalu ada solusi, kita hanya belum mendapatkan jalan yang benar. dan yakin bahwaTuhan memberikan cobaan sesuai dengan kemampuan hamba hamba Nya. 




Depok, 26.  11.  2024
Pukul  : 22.59

Supervisi diTunda

Qadarallah, pagi tadi yang dijawabkan untuk supervisi, ternyata, dosen pembimbing saya tiba-tiba sakit. Beliau selama ini dikenal sangat sigap dan selalu datang disaat jadwal bimbing. Malamnya sudah begitu effort, sudah mencoba membeli kopi premium, berharap tidak terlalu ngantuk karena harus menyelesaikan media pwnyuluhan untuk besok meskipun pada akhirnya saya tertidur juga, sudah bangun jam 2 kurang namun lagi-lagi ternyata tubuh saya masih menuntut untuk tidur kembali. akhirnya jam 3 saya kembali membereskan media yang belum selesai dan alhamdulillah selesai di jam setengah 6, saya berpikir mending sekalian lari pagi sambil membawa haris print out untuk di jilid spiral. selesai jilid balik ke kos saya melihat masih sempat mencuci baju sambil mempersiapkan keperluan ke posko, jam 7 beres semua dan saya menuju lokasi sambil menjemput teman. Tiba di posko, saya melihat teman yang lagi piket namun patnernya tidak datanng, awalnya mau menyelesaikan LP, namun mumpung masih ada waktu, saya bantu teman  untuk mengepel dan setelah itu ikut preskom dan lanjut membuat LP, begitu teman datang dan mengabarkan jika pembimbing sakit, seketika pikiran menjadi kacau, mau tidak mau saya tetap harus ke keluarga karena sudah terlanjur janji dan kontrak waktu, sambil memohon maaf karena dosennya tidak bisa hadir karena tiba tiba sakit.  Kondisi lumayan mempengaruhi mood dan tiba-tiba menjadi overthinking, tapi saya sadar, bahwa kondisi ini tidak bisa ditolak, saya harus berlapang dada. saking moodnya hilang, saya tiba tiba membatalkan untuk ikut dalam skrening kesehatan di pasar agung yang diadakan oleh puskesmas. InsyaAllah ada hikmahnya dari kejadian ini dan tetap semangat untuk mengejar dan menyelesaikan target target yang lain.





Depok,  26.   11.  2024
Pukul  : 22.58

24 November 2024

Target Menulis 250 judul / tahun

Sampai lupa jika di bulan november dan desember itu, judul tulisan di blog itu harus 25, agar ketika jumlah tulisan di akhir tahun berjumlah 250 tulisan yang jika di bulan-bulan lain, mulai dari januari hingga oktober dan bulan 11 wajib meningkatkan 5 tulisan. Saya baru tersadarkan tadi, ketika melihat arsip. Judul kali ini terlihat receh, namun ini sebagai pengingat, memang disadari bahwa kesibukkan akhir-akhir ini membuat saya banyak melupakan hal-hal yang menjadi rutinitas saya karena saya harus fokus dengan penyelesaian tugas-tugas yang membutuhkan effort yang besar dan tinggi. entah seperti apa lagi saya harus benar-benar memanage waktu dengan sebaik dan sebenar-benarnya agar semua berjalan sesuai dengan target, termasuk dalam menyelesiakan tulisan di blog ini sudah konsisten sejak tahun 2020 menuliskan 250 tulisan / tahunnya. masyaAllah, sudah berjalan 5 tahun rupanya, waktu yang tidak lama yang berarti sudah hampir ada ribuan tulisan dalam blog ini.


Depok, 24.  11.  2024
Pukul : 01.29

Main Pinggir Jurang

Ini hanya bahasa kiasan, untuk sesuatu yang kita lakukan dan risiko cukup besar untuk terjatuh / tergilincir sehingga kita harus punya tahanan yang kuat agar itu tidak terjadi. Itulah gambaran diri saya, yang secara sengaja menyapa teman, hanya sekedar menanyakan kabar meskipun riwayat pertemanan kami sangat problematik, ada saat-saat yang bikin nakut ketika mendapatkan pesan, boleh kirim buat pegangan ? wkwkwk pesan yang membuat untuk menghindar. Memang sangat berisiko dan saya cukup berhati-hati dan memberikan limited waktu, jangan sampai kelamaan hingga membuka memori lama yang tidak menyenangkan. Sejauh ini masih aman, dan saya harus segera mengingatkan diri saya untuk tidak berlama-lama dan jangan penasaran. Ada orang yang bisa saja berubah dan tidak seperti yang dalam bayangan kita, sebaiknya memang harus menghindari mengingat mengalaman yang sudah-sudah. Sebenarnya niat sekedar menyapa dan mengirimkan pesan tersembunyi bahwa saya tidak lupa dan masih sebatas keperluan silaturahmi, sekedar mengingatkan dia kalau saya masih membuka komunikasi. hehehe sekedar itu saja, tidak lebih dan memang tidak boleh lebih. Saya akui memang, untuk menghindari dan mencegah perilaku tidak menyenangkan teman ini adalah yang tidak menyimpan nomornya sehingga saya tidak akan tergoda untuk mengecek story dia dan membuka percakapan yang basi dan ujung-ujungnya ada pesan magic tadi. hehe semoga teman ini sudah berubah dan memang sudah cukup lama tidak bersuah dan semoga tidak mudah moody karena memang ini menjadi kendala kami berkomunikasi. itu saja, jangan bermain ditepi jurang karena kondisi jurang sejauh ini masih seperti dulu belum ada pengamanan ekstra.

Depok, 24.  11. 2024
Pukul : 01.06

21 November 2024

Sabar dan harus Survive

Berakhir juga pergulatan dalam diri saya mengenai ketidakcukupan finansial selama di UI. Saya kembali melist apa yang menjadi kebutuhan rutin saya, mulai dari transferan rutin tiap bulan, saya juga harus melist berapa banyak utang yang bisa dicicil, termasuk saya harus membayar rutin uang kosan tiap bulan yang sebelumnya uangnya saya gunakan untuk menutupi ongkos beli motor. dari sekian banyak rutinitas rutin itu, hampir 6 juta yang harus saya keluarkan dan nyari saya hanya punya pegangan dengan range 1 jutaan dan memang benar, saya harus menutupi kebutuhan-kebutuhan diluar dugaan, untungnya ada uang pegangan,  sisa dana  saat menjadi kaprodi dan ini sifatnya ngutang dan saya harus balikin, paling tidak saya tidak ngemis-ngemis sama teman untuk pinjang 200 hingga 500san. memang benar sic, tunjangan sekolah 2,5 juta jika benar-benar pure saya gunakan kebutuhan hidup, bisa jadi cukup. namun kebutuhan-kebutuhan diluar dugaan yang jumlahnya jauh lebih besar. Sabar dan ikhlas, saya tidak bisa juga mengemis kepada kampus walau sebelumnya sudah saya sampaikan mengenai keperluan di awal perkuliahan, sempat dijanjikan 2 bulan nanti, ternyata zonk, dengan alasan, tidak ada dalam tanggungan, padahal kebutuhan itu untuk operasional kebutuhan residensi. sudahlah, saya harus segera berdamai dengan kondisi, mau bagaimana lagi, semoga saya diberikan kelancaran dalam proses residensi ini, saya tetap survive dengan kondisi ini dengan memutar otak dan persespi mengenai ini. Sudah, jalani saja, tetap berjalan dan menyelesaian semua dengan sabar dan ikhlas, semoga ada kebaikan dan kelancaran selama proses residensi. bismillah, 

Depok,  21.  11.  2024
Puklul : 06.01

Nyari-nyari Pintu Keluar GBK

Pengalaman yang begitu berkesan ketika pertama kali nonton timnas sepakbola indonesia, ada satu menjadi cacatan penting dan tidak terlewatkan adalah ketika permainan berakhir dan harus keluar. saya sengaja keluar duluan agar tidak berdesak-desakan dan memang benar ternyata, yang tidak saya perhatikan adalah jalan kemana saya harus keluar. saya hanya melihat posisi jalan turun gerbang keluar tanpa memperhatikan ketika masuk saya melalui jalur apa.  Patokan pertama saya masuk via pintu utama (pintu 1) yang patokan utamanya adalah ada patung gung karno ( ada semacam tugu juga yang mengarahkan ke gerbang) dan arah keluarnya itu langsung ke jalan besar yang menjadi patokan adalah gedung bank Mandiri (karena ada stasiun MTR Istora senayan) yang tidak terlalu jauh dari gerbang masuk itu. Saya langsung main keluar tanpa melihat gate, dan begitu sadar saya mencoba untuk masuk kembali dan ternyata penjaga pintu gerbang itu melarang padahal sebelumnya ada dua cewek dipersilahkan masuk, mungkin karena alasannya jelas sementara saya hanya bilang saya salah gate. akhirnya benar-benar saya langsung jalan dan ternyata arahnya benar-benar salah dan kayaknya itu adalah pintu belakang dari gate yang seharusnya. setelah mutar-mutar akhirnya saya dapat juga jalan keluar (pintu 1) ini menjaga pelajaran penting, untuk benar-benar "sadar" ketika akan balik dan yang terpenting kita enjoy moment nonton di GBK


Depok, 21.   11.   2024
Pukul : 05.47

20 November 2024

Jalan Sendiri, Capeh Sendiri, menikmati bersama-sama

Sepenggal cerita perjalanan saya nonton timnas sepakbola di GBK. Tidak ada teman yang mengkonfirmas sudah berhasil membeli tiket yang sepenuhnya melalui online.  Atas dasar itu, berarti saya harus ke GBK sendiri. Bagi saya, suka jalan sendiri itu menjadi hal yang biasa, mungkin karena tidak ingin merepotkan orang-orang. Bukannya egois namun paling tidak sebagai bukti kita tidak bergantung sama orang lain. Ini bukan yang pertama kali seperti itu, dalam sebagian besar perjalananku, paling sering jalan sendiri. Nonton timnas sendiri, sebenarnya sudah pernah janjian dengan teman akan ketemu, mungkin karena belum dapat tiket sehingga tidak mengabari akan datang. Ini kejadian yang persis sama ketika ikut Pocari bandung 2022 silam. Saya pikir selama kita happy, lagian banyak orang disana meskipun tidak saling kenal, paling tidak kita memiliki tujuan yang sama, menikmati event yang sedang kitra datangi. Kemarin pun, ketika memilih tribun untuk nonton di GBK, saya mencari sudut-sudut yang memang secara posisi agak menjauh walau akhirnya kursi-kursi itu terpenuhi juga. Ada beberapa yang datang sesudah saya juga sendiri, namun tidak sempat saling menyapa. pergi dan pulang tidak ada teman, namun suasana begitu ramai yang nonton di GBK dan terasa eforianya, lagi-lagi yang penting kita menikmati dan bisa larut dalam keheboan dan keramaian acaranya. Pulang sendiri, meskpiun di KRL begitu padat hingga saya turun di stasiun pondok cina, terasa capehnya namun terasa happynya. Ini pilihan bukan berarti tidak mau ngajak teman yang lain, sudah ditawari dan sudah diajak tp tergantung sama teman, mungkin ada pertimbangan lain. meskipun pergi sendiri, jalan sendiri, capeh sendiri namun saya tetap enjoy menikmati moment ini.

Depok, 20.  11.  2024
Pukul  : 22.23

Sensasi Nonton Timnas sepakbola Indonesia di GBK

Dulu, pernah punya impian, semoga suatu saat nanti, bisa nonton laga langsung timnas sepakbola Indonesia berlaga di gelora bung karno (GBK), alhamdulillah, kemarin terwujud, dengan sistem pembelian tiket online dan registrasi dengan menggunakan garuda.id semua terasa dimudahkan walau untuk mendapatkan tiketnya harus war war dan terkendala masalah jaringan. ternyata sistem itu membantu kami yang sebelumnya tidak memiliki pengalaman mengenai beli membeli tiket timnas sepakbola. semua serba digital. Berada di tribun paling atas (upper) memang untuk pemain timnasnya kelihatan kecil-kecil, kayak lagi nonton di TV, bahkan teriakan-teriakan pemain juga tidak kedengaran. namun luar biasa, apalagi ketika pemain Timnas indonesia menang. seluruh penonton / supporter indonesia bergemuruh.. semoga Indonesia bisa lolos ke laga berikutnya dan tembus piala dunia 2026. aamiin

Depok, 20.  11.  2024
Pukul : 17.57

17 November 2024

CFD-an, star subuh

Sudah niat banget ini, untuk ke CFD sudirman, star dari depok. Star sebelum jam 5 dari kosan, berharap mendapatkan kereta jam 5,. rupanya dapat jam 05.14 perjalanan sekitar 30 menit ke stasiun manggarai dan harus transit untuk lanjut ke stasiun sudirman, sekitar jam 05.50 tiba di stasiun sudirman, saya bertemu dengan teman dengan cara drama-drama pura-pura menabrak wkwkw. saya sempat registrasi untuk hari diabetes sedunia namun saya izin mau lari HM karena sudah bagian dari program lari saya hehe. saya star ke arah bundarah HI kemudian menuju Monas lumayan sekitar 5K dan saya mutar monas dan kembali ke arah sudirman sudah mencapai 10K, saya lanjut ke arah blok M (patung pancora) dan begitu banyak fotografer yang sudah stand by namun belum bisa ditebus karena lumayan harganya wkwkwkw. Kemudian saya balik ke kambali ke lokasi kegiatan teman dan ternyata masih 19K, dan saya harus menebus 2K lagi wkwkw, untungnya ada area lari dekat stasuin BNI city (stasiun ke bandara soetta) dan Duku atas untuk MRT, sekitar mutar-mutar dan akhirnya tebus 21,10 setelah bertemu kembali dengan teman sambil mencari makanan jajanan dan saya memilih pisang karena kandungan kalori dan serat yang dapat mengganti setelah lari tadi. pulang naik KRL dan memilih berdiri dekat pintu masuk karena kondisi badan masih agak basah dengan keringat dan lumayan padat ketika tansit ke stasiun manggarai ke depok dan lumayan kaki gempor berdiri 30 menit dengan kondisi padat dalam kereta dan alhamdulillah tiba kembali di Depok dan beberes sekalian mencuci pakean tadi semua beres begitu terdengar azan zuhur. Lumayan menjadi referensi jika ingin lari ke GBK atau CFD, luamayan hitung-hitungan waktu dan juga harus mempertimbangkan pakean yang digunakan mengingat perjalanan baliknya pasti dalam kondisi keringatan. dan memilih pulang kembali ke depok jangan terlalu lama, pas kebetulan juga beberapa penumpang habis CFD-an dan badan benar-benar dijaga jangan sampai mengeluarkan aroma yang menarik perhatian orang-orang. ini mungkin menjadi agenda 2 bulanan, hehe karena mengingat lokasi yang cukup jauh dan kondisi yang membutuhkan badan yang benar-benar fit mengingat jakarta kondisi udaranya tidak sefresh saat berlari di kawasan kampus UI

Depok,  17.  11.  2024
Pukul :  18.39

Ketemu Sahabat Lama

Setelah sekian lama janjian untuk bertemu, akhirnya saya berjumpa dengan sahabat saya sewaktu kuliah S1. namanya ardi, sapaan saat kami selama pendidikan, dan di tempat kerja dia saat ini, di kemenkes, di panggilnya bang azwa :) itu juga panggilan dia saat S2. Pertemanan yang terbilang tidak singkat, sepanjang kuliah S1, banyak moment yang kami jalani bersama, bahkan dalam beberapa kesempatan teman ini menjadi tempat pelarian jika masalah di kosan menjadi riweh. 5 tahun bersama, begitu banyak yang sudah terjalani, saling memberikan support satu sama lain walau akhirnya saya harus duluan wisuda, walau selisi 6 bulan, namun kami pernah berjumpanya di profesi ners selama 6 bulan. Selepas kuliahpun, orang yang begitu sibuk mencarikan saya kerjaan adalah dia, sempat membukakan dan memberikan kerjaan selama 3 bulan, alhamdulillaj lumayan untuk menutupi hidup di Makassar saat itu, hingga ada moment saya harus diam-diam bekerja di kalimantan, diapun yang kaget dengan keputusan saya karena bagi dia masih banyak peluang di makassar. begitu lanjut S2, ternyata saya satu almamater dengan dia dan satu peminatan bahkan saat nyusun thesis juga 1 pembimbing, sering bertemu di kosan, sering bercerita bareng, namun jarang jalan bareng wkwkwkw, tapi komunikasi kami tetap jalan. sekarang ketika saya sudah pendidikan di UI, saya mengabari juga dan berharap bisa bertemu, ternyata setelah hampir 3 bulan di jakarta baru bisa bertemu dan pas kebetulan dia punya event di CFD sudirman. indahnya silaturahmi dan indahnya persahabatan kami sejak 23 tahun yang lalu.

Depok,  17.  11.  2024
Pukul :  16.53

16 November 2024

Tabungan Menipis sebelum waktunya

Memang benar-benar butuh perjuangan besar selama residensi, masih pertengahan bulan saya sudah kehabisan uang malah saya harus relah kembali berhutang. Untungnya ada saldo cadangan (sisa-sisa saat kaprodi/ bukan uang pribadi) yang saya pinjam dan gunakan untuk menutupi keperluan selama di UI. Banyaknya keperluan mendesak dan tak terduga, ada saja yang menjadi kebutuhan baik untuk diri saya sendiri maupun anak-anak di Tarakan. Ternyata membutuhkan dana yang cukup besar selama residensi yang belum bisa tertutupi dengan tunjangan yang saya dapatkan, sebenarnya bisa jadi tertutupi karena di uang itu saya harus membayar utang saat membeli motor dan juga uang kos-an yang saya pakai juga untuk menutupi kekurangan saat membeli motor. Saya sendiri memiliki catatan yang harus saya kendalikan, namun lagi-lagi banyak kebutuhan yang harus dibeli dan diluar dugaan, ini benar-benar menguras tenaga dan emosi. Semoga rejeki tetap berjalan dan bisa membayar satu demi sedikit utang.

Depok, 16.  11. 22024
Pukull : 22.30

Ritme Terasa

minggu-minggu ini disibukkan dengan persiapan supervisi, begitu banyak yang harus dikerjakan dan diselesaikan mengingat apa yang disupervisi adalah yang sudah kita lakukan. Sayapun mencoba melakukan satu demi satu yang menjadi bagian dari tugas yang harus segera diselesaikan. Saya harus benar-benar memanfaatkan waktu yang ada agar lebih maksimal dalam pelaksanaan supervisi nanti, tidak ada lagi yang dilakukan secara  pelan-pelan tapi pasti, apapun yang kita lakukan harus benar-benar mempersiapkan diri, mempersiapkan tugas dan yang terpenting mempersiapkan mitra dalam pembuatan askep (pasien binaan), tidak mudah namun harus dijalankan. bismillah semoga dimudahkan dmasih ada  7 supervisi yang harus dijalankan nanti

Depok  16.  11.  2024
Pukul, 21.26  

14 November 2024

Terlelap

semalam, saya merasakan sekali kondisi yang benar-benar luang, bahkan merasa senang karena barusan ada hari yang saya tidak dikejar-kejar deadline, kebetulan memang beberapa hari ini saya mengerjakan tugas dan harus menyelesaikan beberapa pekerjaan yang membuat saya merasa waktu saya tidak ada, bisa dibilang malam itu benar-benar luang, saya mencoba untuk mengerjakan beberapa hal, termasuk menulis blog dan ternyata begtu banyak tulisan kemudian saya mencoba untuk berbaring sebentar, rupanya saya tertidur dalam kondisi tidak mematikan lampu, saya pikir hanya sebentar rupanya benar-benar terlelap. sempat terbangun dan dalam hati, sebentar lagi saya akan mematikan lampu, ternyata saya benar-benar terlelap, hehehe dan untungnya saya bangun ddalam kondisi tidak menyesal, karena memang tubuh butuh istrahat dan itu saya tidak bisa pungkiri, biarlah tubuh saya menuntut haknya. memang tubuh saya sudah begitu lelah dalam beberapa hari belakangan ini

Depok, 14.  11.   2024
Pukul : 03.47

13 November 2024

Lepaskan Atribut Lama, Yukk ah

Sore tadi mendapatkan bimbingan dari profesor untuk laporan pendahuluan askep keperawatan komunitas, sudah mendapatkan banyak masukan dan alhamdulillahnya selalu mendapatkan insight positif setiap bimbingan dengan beliau. Pada Sesi post conference kami dipersilahkan untuk menyampaikan apa saja yang menjadi pebghambat dengan tugas-tugas residensi. Ada beberapa teman yang mengatakan, kurang motivasi dan manajemen waktu yang masih berantakan, ada yang sempat curhat dan harus meneteskan air mata dan setiap kali teman selesai menyampaikan hambatannya, beliau memberikan masukan-masukan agar masalah-masalah segera terselesaikan. Tibalah saya mendapatkan giliran menyampaikan hambatan, saya menyampaikan kalau kendala utama saya itu, tidak bisa mulitasking, saya tidak bisa bercampur-campur mengerjakan ini, mengerjakan itu, pola mindset saya sudah begitu kaku, ketika mengerjakan ini tidak bisa nyambi mengerjakan itu, benar-benar hanya bisa mengerjakan 1 tugas apalagi jika itu tidak berkaitan satu sama lain. Saya menyampaikan saya prof dan teman-teman, saya juga mengalami masalah seperti yang dihadapi teman-teman, jika masalah motivasi, saya juga mengalami hingga saya sadar bahwa tidak ada orang lain yang selalu ada untuk memberikan motivasi namun itu harus lahir daridiri kita dan kita perlu sadar (aware) saya memiliki batasan kemampuan, yang setiap orang punya rentang kemampuan, dan tidak bisa dibanding-bandingkan. dan selama residensi saya memanfaatkan untuk konsultasi dan bertanya kepada dosen pembimbing yang datang ke posko agar terurai benang kusut yang ada. saya juga tidak bisa memungkiri pasti ada masalah dengan keluarga, namanya lagi hubungan jarak jauh. saya masih tetap menjalankan rutinitas lari pagi (dihari-hari tertentu) dan pada kesempatan ini juga prof menanggapi dengan menceritakan pengalaman beliauketika awal-awal bergabung ddi FIK UI, bagaimana prof begitu aktif menanyakan kepada dosen-dosen senior mengenai apa yang dijalankam, masih memberikan meminta masukan. rasanya legah sudah mendapatkan menceritakan kendala namun muncul kekhawatiran dari  saya, apakah bisa mneyelesaikan ini semua, saya tidak perlu lagi mengungkit-ngungkit bawah saya S2nya di luar UI jadi masih perlua adaptasi. Saat ini, saya adalah mahasiswa UI, yang sudah sah dan legal, tidak perlu lagi merasa  bahwa saya banyak memiliki keterbatasan, itu harus dihapus, nyatanya saya, sah dan.menyakinkan bahwa saya baikbaik saja. Harus semangat, semangaat dan terus semangat

Depok, 13.   11. 2024
Pukul  : 21.00

09 November 2024

Terjawabnya Doa dengan cara-Nya

tadi pagi ketika lagi enak-enaknya lari, persis rute dari FEB UI kearah FISIP memang rute ini agak sahdu karena akan melintasi danau kecil di kampus, tiba-tiba terlintas dalam ini, dulu selalu berdoa untuk menghilangkan kebiasaan buruk dan mengurangi kontak dengan orang-orang yang bisa memberikan percikan kelakuan yang tidak baik itu, bermunajah dalam hati, Ya Allah, saya tidak ingin terjebak dengan kondisi seperti ini terus, saya tidak ingin dzolim dengan diri saya sendiri, saya berserah kepada Nya, dan berjalan seperti biasa, sambil berharap kuat, akan ditunjukkan jalan dengan cara-Nya. kejadian demi kejadian yang sudah berlalu terutama saat saya di UI mulai terjawab, tiba-tiba tadi terlintas, kenapa si ini tidak menghubungi lagi dan saya enggan untuk menghubungi balik dan memang komunikasi kurang positif dan harus diputus mata rantainya dan memang dalam 3 bulan terakhir ini, teman ini tidak pernah menghubungi, mungkin ini cara untuk benar-benar sudah terlalu mengikatkan diri sama dia, sudah waktunya benar-benar melepas, dia punya pilihan dan hidup sesuai keinginannya, semoga teman ini tetap baik-baik saja karena kalau sudah menghubungi pasti dia punya beban pikiran dan pasti mengarahnya ke aneh2 paling tidak pilihan ini sudah tetap, biarlah dia berjalan sesuai harapannya dan saya disini berjalan sesuai petunjuk-Nya. Yang kedua saat ini saya berada diposisi dan dikelilingi teman-teman residensi yang sangat positif, malu rasanya berbuat salah, meskipun ada moment-moment kita tidak bisa menghindar dari rasa salah, namun itu manusiawi, bukan kesalahan yang sengaja dibuat-buat dan lebih karena mengikuti ego semata. Ini momentnya doa terjawab, dengan kondisi ini, saya benar-benar teralihkan dan lebih fokus dengan kegiatan selama residensi, alhamdulillah semua bernilai positif, saya banyak belajar harus bagaimana bersikap dan memposisikan diri, saya belajar bagaimana bersabar dan berkomunikasi agar saya benar-benar tidak ketinggalan jauh, jikapun merasa lelah, saya tidak sendiri teman-teman saya merasakan hal yang sama. Alhamdulillah, semoga diberikan nikmat iman agar bisa istiqomah, semoga perjalanan ini selalu dalam keridhoan Allah subhannah wata'alah. aamiin

Depok,  09. 11.  2024
Pukul  : 18.56

Apresiasi Dosen

"Pak, Haris, tulisannya mudah saya pahami maksudnya, apa sering menulis? " itulah kalimat yang disampaikan oleh supervisor utama saya, ketika kemarin melakukan kunjungan di posko dan kami melakukan konsultasi, sontak saya menjawabnya, mungkin karena saya sering mereview jurnal jadi terbiasanya dengan kalimat penulisan karya ilmiah. hehe ini sebuah apresiasi yang sangat positif dan semoga ini menjadi motivasi saya untuk lebih giat belajar menulis, meskipun sebatas menulis journaling di blog ini, masih berkaitan dengan keluh kesah dan keresahan keseharian yang muncul. Sebenarnya menulis ini, hanya ditujukan kepada diri saya untuk mengenal kondisi jiwa dan pikiran yang lagi dominan, apa yang saya pikirkan, apa yang saya khawatirkan dan apa yang membuat saya begitu cemas. Ini harus dipupuk, tidak mudah menyampaikan sesuatu dalam bentuk tulisan dan mudah dipahami oleh orang lain, apa maksud dan keinginan / pesan yang disampaikan. bismillah,. semoga ghirah menulis ini selalu ada dan tumbuh dalam diri saya. aamiin

Depok, 09.  11. 2024
Pukul : 19.34

Sabar, ikuti proses, terus berjuang

Sampailah pada titik dimana saya benar-benar sudah pasrah dan kembalikan sepenuhnya kepada Allah subhannahwata'alah, sudahlah, tragedi 3 jt itu jangan sampai menjadi stressor utama, ingatlah bahwa rejeki Allah itu sangat luas, terbentang disuruh alam semesta ini, sudah-sudahlah memikirkan kenapa saya seperti ini, kenapa saya respon mereka seperti itu, ingatlah masih ada yang super power menguasai alam semesta ini, jangan sepenuhnya bergantung pada mahluk, mereka hanya dirantai rejeki yang kita dapatkan, ingatlah sumber utama dari mana, tidak perlu berlama-lama bersedih, ingat perjaungan masih berjalan, masih banyak yang harus diselesaikan, ingat tujuan utama kesini untuk apa, mungkin bisa saja apa yang kamu tidak sudah ternyata itu yang terbaik untuk dirimu, sabar sesabar-sabarnya tanpa batas, meski kita sebagai manusia biasa tidak bisa mengatur seperti apa alam semesta ini seharusnya, ingatlah bahwa setiap orang ditakdirkan sudah dengan rejeki masing-masing, sisa diraih dan dikejar dengan mengharapkan keridhoan Allah subhannah walata'alah. Teruslah melangkah, mesti tidak mudah, karena tidak ada kesuksesan yang diraih dengan jalan pintas, teruslah berjuang menyelesaikan segala tuntutan dan target yang harus diselesaikan, karena hanya dengan itu kamu bisa diukur apa sudah layak dikatakan kompeten atau harus kembali berjuang. Manfaatkan waktu yang ada, manfaatkan setiap kesempatan di depan, yang lalai dan jangan abai, ingat untuk sampai ke titik tidak mudah. teruslah berjaung, berikhtiar, berdoa dan bersedekah


Depok, 09.  11.  2024
Pukul : 18.00

08 November 2024

Tragedi 3 Juta yang bikin kalaps

2 bulan sudah saya menantikan kepastian tentang remburse uang praktik yang saya gunakan, entah kenapa rasa kecewa begitu besar hingga membuat kepala dan hati tidak sampai menahan beban pikiran kenapa hingga sejauh ini berpengaruh ke dalam diri saya. 3 juta bukan sekedar nominal bagi saya, namun itu sebuah komitmen, boleh dbilang sebagai penghargaan atas kontribusi atas apa yang sudah saya perbuat untuk tempat kerja. 16 tahun sudah bekerja, rasa-rasanya belum mendapatkan reword yang setimpal bahkan lebih sering dicurigai, dipreteli, dicek satu-satu. Pertanyaannya kenapa sampai mereka tdak melakukan itu, kurang apalagi kontribusi untuk tempat kerja. Namun saya sadar, saya bukan siapa-siapa, saya tidak memiliki ikatan keluarga hingga wajar saja kalau terabaikan. Walau terkadang masih pikir-pikir apakah tidak cukup kontribusi yang sudah saya lukan selama ini, apakah yang ada hari ini sebagai bagian dari hasil kerja keras mempertahankan institusi dalam hal ini prodi belum bisa membuka mata hati dan pikiran mereka untuk melihat kondisi dari hasil kerja keras. Entahlah, bisa jadi mereka menganggap bahwa dengan gaji dan tunjungan yang diberikan saat ini sudah cukup untuk membalas semua. Sudah cukup bagi mereka namun belum tentu sudah cukup bagi kita yang merasakan. namun berdasarkan pengalaman dua bulan ini dan saya sadar bahwa tidak ada untungnya terlalu berharap sama mereka, saya harus sadar bahwa bantuan sebenar-benarnya dari  sang khaliq, maha kuasa Allah subhannah wataala yang mencukupkan rejeki. Saat ini saya harus mengatakan "cukup !!!, jangan dipikir2 lagi, segera  bangkit dan tidak perlu mengangkat-ngangkat dan memuji muji orang lain hanaya karena tidak semua orang suka diperlakukan sepereti itu, tetap semangat

Depok, 08.  11.  2024
Pukul  : 23.09

07 November 2024

Berjalan lancar Dinas Di Sukmajaya

hampir 6 minggu kami berada di puskesmas sukma jaya, rasa-rasanya haru pagi tadi benar menjalankan nursing center (NC) ini pun tidak lain hasil pembicaraan pembimbing (prof. Jun) dengan pimpinan Puskesmas. Alhamdulillah berjalan lancar, setelah beberapa minggu lalu ini belum ada kepastian. Saya benar-benar menjalankan praktik seperti seharusnya di NC. Saya berkoordinasi dengan bagian loket Ners stasion agar bisa mengarahkan pasien yang rutin berobat namun tensinya masih tinggi dan ada yang ternyata sangat antusias, ada sekitar 6 pasien ang datang bergantian dan saya mengajarkan relaksasi napas dalam sebagai pendengar yang baik saya mendengarjan curhatan pasien - pasien tersebut. Memnga dalam kondisi tinggi dan saya sambuil memotivasi untuk terus berobat, dan ternayata setelah dikur kembali TD pasien menunjukkan penurunan.  semoga ke depannya masik baik dan berkemnang lagi


Depok, 07.  11.  2024
Pukul  : 23.43

03 November 2024

Berburu tiket Timnas Indonesia

Sejak dulu saya punya cita-cita, suatu saat saya ingin nonton langsung di glora bung karno jakarta timnas sepakbola indonesia bermain. Sejak mengetahui indonesia masuk dalam putaran ke-3 kualifikasi pilada dunia, sudah sejak awal ingin membeli tiketnya. setelah mencari-cari informasi, ternyata pembelian tiketnya melalui app Livin dari Bank Mandiri, kebetulan saya sudah memiliki akun dan salah satu syaratnya adalah memiliki akun ID-Garuda, setelah menunggu 1 hari akhirnya saya berhasil diverifikasi. kemarin jam 10.00 pagi penjualan tiket online dibuka, saya sudah stand by sejak awal dan berhasil melangka tahap 1 setelah menunggu 1 jam, begitu akan memiliki kelas tiket tiba-tiba ada masalah dan kembali ke tahap awal dan begitu kembali dan masuk ke langkah 2, ternyata ID-garuda saya tidak terbaca yang selalu invalid, akhirnya saya mencoba terus hingga jam 1siang (berarti sudah 3 jam), dalam hati mungkin belum rejeki jadi saya sudah tidak ngenjot lagi untuk mencoba loading,  begitu setelah tidur siang dan bangun agak kesorean, saya mencoba lagi dan ternyata berhasil masuk tahap 1 dengan mudah, dan masuk ke tahap 2 untuk memilih kelas tiket dan berhasil dan mengisi biodata, ketika sudah ada VA dan lansung terkoneksi dengan lanjut transaksi, karena terburu-buru saya salah menuliskan email, begitu berhasil membayar seharusnya e-tiket terkirim diemail kemudian saya mengirimkan ajuan komplain / kendala melalui email sudah lebih 1x24 jam belum ada tanggapan, terus ada w\.a center juga saya saya hubungi dan samapai tulisan ini dibuat belum juga memberikan respon, saya hanya ingin memberitahunakn email yang saya masukkan sudah tidak aktif, jarang saya gunakan sehingga kesulitan untuk akses.  semoga akan ada jawaban dan respon sesuai diharapkan, 2 hari ini kepikiran dan mudah mengalihkan pikiran terlebih belum jelasnnya apa saya bisa dikirimkan e-tiket dengan email yang benar. saya hanya berharap tiket itu sampai ke email saya dan saya bisa mewujudkan salah 1 keinginan sederhana saya

Depok,  03.  11.  2024
Pukul  : 21.16

01 November 2024

Harus Bertahan

Ini masih kelanjutan dari tulisan sebelumnya. banyak hal yang harus saya pertimbangkan kembali terutama mengenai keseharian dan kesehatan mental saya. Ketika saya harus berjuang, saya benar-benar harus mempertahankan apa yang saat ini sudah saya jalankan meskipun pembelaan diri saya yang begitu besar masih bertahan kalau sekolah atas kemauan dari Yayasan, karena sejak awal saya berencana melanjutkan studi S3. dengan kondisi seperti ini, saya sering mengabaikan ajakan teman untuk makan bareng, nonton bareng karena ada kekhawatiran saya bakalan boros, uang jatah makan saya menjadi berkurang atau jangan sampai anak-anak saya merasakan kesulitan karena saya yang melanjutkan pendidkan, saya harus rela untuk menunda kesenangan saya, harus memilih apa yang harus saya lakukan mana yang tidak. Saya tidak boleh untuk malu membawa bekal dengan menu telur rebus telur rebus mulu, bagaimana lagi dengan cara itu saya bisa hidup bertahan di depok

Depok, 01.  11.  2024
Pukul : 22.59

Satu November 2024

MasyaAllah, sudah masuk bulan november aja, yang berarti sudah 2,5 bulan saya disini.  ini edisi mencurahkan isi hati dan unek-unek, begitu banyak yang sudah terlewati, intinya agar bagaimana diri saya ini bisa waras. Begitu besar beban kerjaan untuk residensi ini sementara saya dihanya disupport Spp, sewa kontrakan jatah 825 perbulan dan biaya hidup dengan hitungan. Kalau dibilang cukup, sangat cukup hingga saya harus benar-benar menghemat kondisi saya disini, rela membawa bekal ke lokasi dengan lauk seadanya (konsisten 2 telur rebus) karena hanya dengan itu saya bisa menekan biaya hidup. Gaji 6,8 jt jika dipotong dengan biaya hidup anak-anak, SPP sekolah, jika dikalkulasikan semua saya hanya memegang 500rb dan itu untuk pegangan selama 1 bulan. Pihak kampus merasa dengan memberikan uang sebesar itu mereka sudah selesai dalam mensupport dana pendidikan saya sementara diluar itu banyak keperluan-keperluan teknis yang harus saya beli, karena keterbatasan dana yang saya miliki,  saya bahkan sudah lupa bagaimana saya harus hidup selayaknya, bagaimana saya dituntut untuk bisa mengendalikan biaya hidup di Depok sesuai standar hidup di Tarakan, benar-benar rasanya ingin marah, sampai untuk mendapatkan support biaya di posko pun menjadi sulit sementara keperluan untuk residensi saya sangat besar, baju praktik yang tidak mungkin hanya 1, perjalanan dan kebutuhan selama di lapangan tidak sedikit bahkan sampai saat ini saya tidak memiliki beberapa keperluan praktik bahkan untuk kunjungan rumah saya masih harus minjem teman. apa maksudnya ini, ketika saya diamanahkan untuk mengambil spesialis malah saya tidak mendapatkan support sepenuhnya bahkan untuk hal seperti ini juga susah. Tapi saya tidak boleh menyerah dengan kondisi ini, biarlah menjadi tanggungjawab mereka di akhirat kelak sudah membuat dzalim saya seperti ini bahkan untuk meminta dibayarkan kembali uang dinas saya yang 3 juta sudah seperti mengemis-ngemis, saya harus tetap berjalan dengan kondisi serta terbatas, untungnya saya masih dikelilingi teman-teman yang baik bahkan ada yang mengasih uang bensin :( ya Allah, semoga saya kuat dan sabar menjalan kerasnya perjuangan menyelesaikan pendidikan di program ners spesialis keperawatan komunitas. aamiin

Depok,  01.  11.  2024
Pukul :  22.42

31 Oktober 2024

Tak Perlu Bersedih

Dua hari ini, stressor eksternal bermunculan bersamaan. satu masalah saya kehilangan kesempatan untuk mendapatkan hibah karena menunda-nunda mengupload proposal, yang kedua saya dikagetkan dengan respon dari pimpinan tempat kerjasaya yang menyampaikan usulan praktik saya ditolak karena tidak ada dalam perencanaan, awalnya sudah menduga bakalan seperti ini, karena melihat respon dari beberapa unsur yayasan dan pimpinan yang sejak awal tidak memberikan respon yang baik. Sebenarnya tidak ingin mengajukan tambahan dana mengingat disaat awal-awal kuliah sudah hampir 15juta saya mengeluarkan dana pribadii untuk masalah teknis residensi, yang pertama uang posko dan yang kedua adalah saya membeli motor 11,5 juta. disaat bersamaan saya harus menyelesaikan utang di saudara sendiri, dan saya kembali mengutang sm teman. lebih dari cukup sebenarnya dari apa yang saya dapatkan, ada tunjungand an ada tambahan gaji, namun melihat besarnya pengeluaran saya dalam 1 bulan untuk keperluan hidup dan kebetuhan anak-anak di rumah, memang rasa-rasanya itu tidak cukup bahkan saya harus memutar otak bagaimana agar bs makan walau tidak memperhatikan lagi kandungan gizinya. menghemat dengan cara memasak, membeli lauk yang harus bisa dimakan dalam 2 x jadwal makan, bahkan harus mengkonsumsi telur rebus untuk dijadikan bekal andalan di setiap hari selasa, rabu dan jumat. Inilah perjuangan, tidak ada perjuangan yang sia--sia selama kita menjalankan konsisten. InsyaAllah akan ada jalan yang tidak diduga-duga, sekecil apapun itu jangan sampai lupa untuk bersyukur. 


Depok,  31.  10.  2024
Pukul :  04.01 

30 Oktober 2024

Pertama Kali Menggunakan Jakun

Jaket almamater kuning Universitas Indonesia yang lebih dikenal dengan Jakun, untuk pertama kalinya saya mengenakan di acara resmi kampus. dan menjadi kebanggaan tersendiri, karena 12 tahun yang lalu saya berjuang dua kali mengikuti SIMAK, dan qadarallah, yang tidak pernaj saya rencanakana akan melanjutkan pendidikan spesialis dalam rencana priorotas hidup saya. hehe dan perjalanan saya di UI masih terbilang baru 10%, setelah kegiatan MMD kemarin menjadi titik awal kesibukan demi kesibukan akan saya jalani perlahan-lahan namun pasti, saya berusaha semaksimal mungkin untuk menjalani tahapan-tahapan residensi meskipun tertatih-tatih dan penuh tantangan. dan harus benar-benar lebih memaksimalkan diri, tetap mempriotaskan target-target kegiatan saya selama residensi. bismillah, jakun yang saya gunakan kemarin semoga memberikan energi dan penguatan, bahwa saya berada di posisi saat ini bukan kebetulans semata, namun ini menjadi takdir yang sudah digariskan untuk diri saya dan saya harus menjalankan moment beharga ini untuk menuju pencapaian-capaian berikutnya. aamiin

Depok, 30.  10.  2024
Pukul : 06.13

Lokakarya Mini

Kemarin, kami mahasiswa residensi keperawatan komunitas FIK UI menjalankan salah satu kegiatan lokakarya mini untuk menyampaikan hasil pendataan secara holistik termasuk target sasaran yang kami jalankan. persiapan yang dilakukan terbilang sangat-sangat dipersiapkan dari masalah apa yang harus dikerjakan bahkan hingga apa yang bakalan terjadi dan bagaimana cara mengantisipasinya. Ketua residensi kamipun sudah menlist apa-apa saja yang harus dijalankan, meskipun ada satu insiden kecil yang mungkin saya perbuat dan saya tidak mengetahui persisnya apa yang sudah disepakati mengenai spanduk yang akan digunakan untuk menandatangani komitmen, mungkin masalah miskomunikasi, begitu selesai dibuat barulah salah satu teman komen kalau keputusan sebelumnya seperti itu dan pada saat sebelumnya teman-teman tidak menyampaikan itu dan hanya ada kecenderungann menyetujui apa yang saya sampaikan. ini menjadi pelajaran penting untuk kedepannya, untuk tetap mengingatkan teman-teman apa yang bakalan diputuskan agar segera memberikan pendapat. terlepas dari itu, yang sempat menjadi kekhawatiran adalah memberikan uang transportasi untuk RW dan kader yang hadir, menjadi perdebatan dan menjadi kekhawatiran juga jika ini dibiasakan akan menjadi beban untuk mahasiswa kedepannya apalagi jika mahasiswa profesi ners menjalankan lokakarya mini ini dan pada akhirnya tidak jadi diberikan setelah menerima masukan dari dosen2. semua proses acara berjalan lancar sesuai dengan rundown acara termasuk saya yang ditunjuk untuk membaca doa. mesipun sempat ditunda 30 menit karena pak lurah lagi ada kegiatan lain alhamdulillah dengan melihat antusias undangan yang hadir. pelajaran penting dan menjadi input positif untuk pelaksanaan kegiatan lain.

Depok, 30.  10.  2024
Pukul : 06.06

Bukan Rejeki, Tak Perlu Disesali

Pengalaman penting untuk saya agar tidak menyia-nyiakan kembali kesempatan hibah di kampus, memang jumlahnya lumayan kecil diantara hibah2 dosen2 di kampus lain, namun paling tidak ini bisa membantu keuangan saya selama di Depok. Biarlah sudah berlalu, toh dalam kondisi saya sekarang ini benar-benar sibuk yang luar biasa, disaat yang bersamaan saya harus memanajemen waktu yang ada belum lagi kalau berbicara mengenai istrahat dan rutinitas lari yang saya jalankan, saya tidak bisa memaksakan semua harus berjalan sesuai keinginan sementara waktu dan kesempatan serta kondisi tubuh yang jauh berbeda sebelum saya menjalani residensi. inilah menjadi alasan utama saya tidak juga mengajukan proposal penilitian, insyaAllah akan ada celah dimana rezeki datang dari sudut yang tidak diduga-duga. sekarang saya harus kembali fokus kembali meskipun permasalahan keuangan ini menjadi beban pikiran utama, saya harus ikhlas dan sabar menjalani semua ini, tidak ada perjuangan yang dijalani dengan mudah, semua ada rintangan dan tantangannya. insyaAllah rezeki sudah ada setiap orang, sisa bagaimana rejeki itu kita jemput, mesti kita lambat atau telat menjemputnya, masih ada waktu dan sisi lain yang bisa kita gunakan dan dapatkan. 

Depok, 30.  10.  2024
Pukul : 05.52

27 Oktober 2024

Kelar Tabulasi Residensi

Alhamdulillah, sore tadi menjadi moment yang sangat melegahkan ketika saya berhasil menginput data kuesioner, karena ini menjadi rujukan saya dalam melaksanakan intervensi yang harus saya lakukan  dan yang terpenting adalah janji yang sudah terlanjur saya sampaikan untuk guru-guru SMP Yappa depok. akhirnya beres juga dengan kondisi agak ngantuk. Mungkin karena lagi semangat-semangatnya sehingga saya star kerjakan dari jam 10 hingga sore tadi. sisa dilanjutkan ke tahap selanjutnya data di masukkan dengan  SPSS untuk melihat hasil analisa. ini menjadi bekal yang benar-benar saya akan gunakan ketika akan turun di lapangan. besok harus segera disampaikan apa yang harus saya rencanakan dengan melihat situasi dan kondisi. semoga besok di mudahkan.

Depok, 27.  10.  2024
Pukul : 22.30

25 Oktober 2024

Lebih Dari Cukup

ini mengenai, kegiatan yang saya ikuti, membaca group w.a mengenai dana perjalananyang kembalikan oleh panitia, sementara saya sebenarnya saya berasal dari luar jakarta namun posisi saya sedang di jakarta dan posisi saya disamakan dengan seperti orang yang berasal dari Jabodetabek. Sebenarnya yang saya dapatkan lebih dari cukup, meskipun mestinya saya belum memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh panitia, saya tidak menginap karena masih harus mengajar dan masih dalam kesibukan residensi namunsaya bisa menikmati sarapan yang disediakan oleh hotel. Saya mendapatkan uang transpor darat, walau sebenarnya biaya yang saya keluarkan tidak lebih 50rb. Bersyukur, leboh dari cukup, paling tidak bisa menambah kas pribadi, sudah bisa beli kemeja putih 1 peace lagi, tidak perlu dibanding-bandingkan, kalau memang bukan hal dan milik kita, maka jangan dipaksakan atau dikondisikan agar kita menikmati yang bukan hak kita, naudzulbillah. berpikir jernih, nikmati apa yang didapatkan, jangan terjebak dengan ego sentris pribadi hingga tidak bisa berpikir jernih dan mengambil keputusan yang bukan menguntungkan diri kita, kalaupun ada, itu hanya sebentar dan akan meluap seperti biasanya. 

Depok, 25.. 10.  2024
Pukul  : 22.27

24 Oktober 2024

Pertama Kali naik MRT

Akhirnya setelah sekian lama, saya mencoba menggunakan transportasi canggih ini. Kemarin ketika saya ke lokasi kegiatan, saya turun dari stasiun KRL sudirman dan lanjur nyebrang ke stasiun MRT Dukuh Atas dan menuju stasion Senayan. Dengan kondisi yang cukup elegan, dan penumpangnya pun tidak berdesak-desakan kayak KRL, nyaman, cepat dan berkelas. Begitu pulang ternyata hotel tempat kegiatan kemarin dekat sekali dengan terminal blok M. sebenarnya saya bisa turun di stasiun MRT blok M, hehehe inipun saya tahunya begitu acara selesai dan mau pulang. rupanya sekitar 500 meter dari hotel grandhika, begitu melewati pasar/ Plaza blok M yang terbilang sepi, saya melihat stasion, dan ini juga menjadi pertama kalinya saya berada di Blok M yang sangat terkenal di Jakarta. dan alhamdulillahnya kemarin, ketika pulang, e-monay saya sisa 20 ribu, takut tidak bisa melanjutkan perjalanan, saya berniat mencari indomart terkekat sekalian mau nukar uang, rupanya ibu mawarni dari PPTI bulungan mendapat doorpize e-monya dan dikasinya ke saya karena katanya di bulungan pasti nda dibisa dipakai, hehehe alhamdulillah rejeki yang tidak disangka-sangka. dan ada satu hal yang perlu diketahui ketika naik sekalator, rupanya sebelah kanan itu dikhususkan untuk yang tetap berjalan / buru2 di eskalator, saya dengan entengnya berdiri disebelah kanan dan tidak jalan  wkwkwk pantasan diplototin orang di samping hehehe namanya juga warga baru, jadi wajar. dan itu saya sudah lakukan ketika berada di stasiun Mangarai yang super duper padat, saya ikutan jalan cepat di sekator sisi kanannya. ini pengalaman perdana sebagai warga magang di jakarta. hehe

Depokj,  24.  10.  2024
Pukul  :  0618

Kerjaan dan Tugas menjadi Prioritas

Kemarin, saya mengikuti kegiatan kongres luar biasa PPTI, perkumpulan pemberantasan TBC Indonesia, salah satu organisasi nirlaba yang bergerak dalam pengabdian masyarakat untuk pemberantasan TBC. Kondisi ini sebenarnya cukup sulit untuk saya ikuti, terlebih disaat bersamaan saya harus mengajar online kemudian saya harus mempersiapkan keperluan residensi. Kegiatannya dimulai selasa sore sudah harus cek in, sementara habis maghrib waktu depok saya harus mengajar online untuk mahasiswa keperawatan dan ini kontrak duluan. Saya memilih untuk tidak mengikuti kegiatan itu, karena bisa jadi jika saya memaksakan nginap di hotel malam pertama itu, maka ada beberapa pekerjaan yang harus ditunda. Malam ini juga seharusnya saya nginap di hotel namun saya memilih pulang ke kosan, selain alasan kamis mau puasa, dan juga bisa sekalian mempersiapkan keperluan residensi. Akhirnya saya pulang begitu acara tidak lama selesai. Acaranya seru dan benar-benar hampir sebagian besar yang ikut adalah senior-senior yang terbilang umurnya sudah memasuki masa pensiun dan masih terlibat dalam organisasi, saya mendapatkan kawan baru yang ternyata adalah senior, sesama alumni S2 Unpad, saya bertemu dengan bu Mawarni yang merupakan utusan PPTI bulungan dan teman sekamarnya bu dokter dari makasassar, yang merupakan peserta yang pertama saya berjumpa ketika saya baru tiba di hotel akhirnya diajak saraban barengan. alhamdulillah acaranya begitu akrab dan cukup banyak informasi mengenai organisasi ini. Hari ini kembali begeluk dengan rutinitas saya.

Depok.  24.  10.  2024
Pukul :  05.57

23 Oktober 2024

Tidur Tak Terencana

Ini menjadi istilah bagi kami yang saat ini sedang mengejar-ngejar target dan ketika malam tiba dikosan, harus melanjutkan tugas yang harus diselesaikan, berharap kondisi badan bisa berkompromi, dan mencoba untuk berbaring sejenak, tanpa rasa bersalah dan sadar yang mendalam, tiba-tiba sudah terbawa dalam alam tidur dan sektika tiba-tiba terbangun sudah azan subuh, tertidur dengan laptop menyala, lampur kamar yang masih nyala bahkan pintu kamar yang tidak terkunci. jika saya tertidur dalam kondisi lampu kamar menyalah, bisa dipastikan bahwa tidur saya benar-benar tidak terencana, niat awalnya hanya baring sejenak malah keterusan, mungkin karena lelah, karena kita tidak bisa sepenuhnya memaksa tubuh ini untuk bekerja, kita butuh istrahat, meskipun dengan berbagai cara termasuk dengan minum kopi ternyata dorongan dalam tubuh begitu besar hingga kita membutuhkan istrahat dengan caranya sendiri. Ketika tersadarkan dipagi harinya, dalam diri berucap : saya lelah, tubuh saya butuh istrahat meskipun pikiran selalu mendesak untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ada. tidak perlu dipermasalah, mungkin kedepannya lebih merencanakan tidur, tidur jam berapa dan bangun jam berapa. semangat

Depok,  22.  10.  2024
Pukul : 23.18

22 Oktober 2024

Ada Saja Jalannya

Ini tentang bagaimana saya menjalani residensi, jujur saja banyak hal yang harus saya pelajari, yang sudah jauh-jauh hari diingatkan oleh supervisor utama saya. Beberapa hal bahkan belum terlintas dalam pikiran sayam seperti apa membuat dan menjalaninya. Dengan modal bertanya walaupun malu, mau tidak mau harus dijalani dan dalam benak, saya menjadi orang yang terakhir dalam hal mengumpulkan tugas dan itu menjadi realita yang harus saya terima sambil belajar berproses. orang-orang sudah melangkah jauh ke depan, sementara saya saja masih belum punya persiapan apa yang harus saya ambil untuk bisa melangkah. Kondisi ini tidak membuat saya putus ara dan semangat, bagi saya, ini adalah proses pembelajaran, tetap menyelesaikan tugas-tugas meskipun dengan gerakan yang lambat, pelan-pelan yang penting selesai. Saya tidak memiliki target  prestasi yang gemilang, bagi saya yang penting proses ini saya jalani dan selesai membawa gelar. Jangan melihat sudah mejauh mana orang melangkah namun lihat sejauh mana usaha saya untuk mengejar meskipun dengan langkah kecil, terus belajar, bertanya dan berproses, luruskan niat, semua akan berlaku selama kita mengikuti seluruh tahapannya. bismillah


Depok,  22.  10.  2024
Pukul : 22.53