Hari ini dan kemarin menjadi perdana bagi saya menjadi pengawas pusat (PP) try out (TO) uji kompetensi D3 Perawat dan ini terbilang "surprise" sejak terlibat dari pertama kali ujom tahun 2014, pertama kali try out nasional 2015 dan pertama kalinya kampus Kaltara menjadi Tempat Ujian Kompetensi (TUK), berperan jadi penanggungjawab TUK dan pengawas lokal baik di try out ukom maupun ukom sendiri. Dulu sempat mempertanyakaan kondisi ini ketika, saya melihat peran PP ini hanya diamanahkan orang tertentu, mungmin saat itu saya belum terlalu paham dan bisa jadi menaruh kecurigaan dan melontarkan pertanyaan (dalam hati) apakah tidak ada orang lain ??? seiring berjalannya waktu, pertanyaan itu terpendam terlebih kondisi covid 19 yang tetap menyelenggarakan ujian dengan protokol kesehatan yang ketat dan membutuhkan PP yang sudah berpengalaman. Lama tidak memperhatikan ini, karena berpikir yang lebih berhak menuntukan ada assosiasi karena lebih paham dan tahu kriteria PP yang layak ditugaskan. saat mendaftarkan mahasiswa ikut try otu saya malah menugaskan kepada rekan untuk diajadikan pengawas lokal bahkan untuk PP saya tidak terlalu mengarah kesana. dua Minggu lalu tepatnya sedang perjalanan dari tanjung ke Tarakan, tiba-tiba saya ditelpon pengurus assosiasi untuk menjadi PP, ini antara percaya dan tidak, bagi saya ini mungkin sudah rejeki dan sudah jalannya dan lagi-lagi ini menjadi kabar yang menyenangkan, akhirnya saya memenuhi syarat sebagai PP, setelah melihat persyaratannya ternyata yang utama adalah terlibat dalam review soal ukom, alhamdulilllah di bulan november tahun lalu sudah ikut dan sudah terlibat dalam gerakan sejuta soal beberapa kali dan berkontribusi dalam penggorganisasian penyusunan dan pengiriman soal ukom ke regional :)
Ahad pekan lalu menjadi breafing PP secara nasional, ada beberapa nama yang begitu tidak asing, perlahan-lahan materi disampaikan mulai dari gambaran umum pelaksanaan TO, kode etik pengawas, pembayaran dan pembiayaan hingga penggunaan sistem CBT yang terkoneksi dengan pusat. kemudian sebagai penanggungjawab panitia lokal saya harus mengkoordinirkan penggunaan CBT di UBT karena TO kali ini , mahasiswa UBT tidak terlibat sehingga pembayaran dan penggunaan CBT center agak berbeda jika dibandingkan dengan mahasiswa UBT ikut serta dalam TO atau Ukom. Pengorgananisasian ukom ini cukup tertata dan terstruktur, bahkan saat masuk zoom saat breafing dengan pengawas pusat, setiap PP dicek kehadirannya apa sudah masuk dalam zoom hingga ada pengorganisasian melalui wa group yang dibagi perwilayah Indonesia.dan ada group khusus untuk PP di regional kalimantan, H-3 saya sudah kembali melist apa saja yang harus saya lakukan menjelang H-2 hingga hari H. mengingat-ingat apa saja yang kurang, saat saya mendapatkan manifest komponen uji, mulai Co-CBT, IT Lokal hingga Pengawas lokal (PL), saya mengkoordinasikan via group dan saya memastikan apa saja yang harus saya lakukan menjelang H-1.
kemarin, H-1, masih menjadi penyakit saya, saya agak lambat jika membuat janji, sudah rencana sebelum jam 9 nyampe di UB, malah kelewatan 10 menit, akhirnya agak mundur jadwal breafing dengan komponen uji dan peserta, karena yang terlibat sudah sering ikut, jadi breafing sekedar mengingatkan, begitu masuk dengan breafing dengan peserta juga tidak jadi masalah, dan rasa-rasanya apa yang disampaikan sudah. di hari H, paginya hujan di Tarakan cukup lebat, saya keluar jam 7.30 berharap agak cepat nyampe namun karena ada keperluan hingga singga sebentar dan alhamdulillah saya nyampe di lokasi kurang 8 menit jam 08.00 saya melihat mahasiswa sudah ada 5 di lokasi dengan 3 orang basah kuyup karena kehujanan di jalanan. semua komponen uji siap melaksanakan tugasnya, saya membantu PL untuk menempelkan Upass di meja peserta, setelah selesai, persis di jam 8.30 peserta masuk ruangan dan masih tersisa 4 peserta yang belum datang. sebelum ujian dimulai semua peserta mulai meng log in dengan upasnya masing-masing, melakukan pengenalan sistem dan sambil menunggu jam 09.30 dan akhirnya tiba, saya mengaktifkan ujian dan mahasiswa menekan tombol F5. semua peserta berhasil mengakses untuk mengerjakan soal. alhamdulillah tidak ada kejadian yang menghambat termasuk jaringan dan pemadaman lampu. semua berjalan lancar, hingga semua berakhir., peserta kembali keluar ruangan dan mendapatkan konsumsi dari kampus. kompunen uji melalukan pemusnaan upas dengan mengisi berita acara
ada beberapa yang menjadi catatan, pertama saya lupa untuk mengecek kembali kehadiran kompunen uji saat hari H, kemarin saya memang melihat hanya H-1 yang ada, rupanya ada dibawahnya untuk hari H. akhirnya saya mengirimkan lnik kehadiran 30 menit sebelum selesai, biasanya 1,5 jam berjalannya ujian sudah dikirim :), untuk ujian kali ini tidak ada admin, sehingga untuk keperluan memprint saya harus menyiapkan sendiri, termasuk saya harus bekerja sama dengan panitia lokal kaltara untuk menyiapkan keperluan konsumi dan kebutuhan prokes, dan selanjutnya adalah dana yang diberikan panitia pusat terbilang kurang, ada beberapa tenaga yang ikut terlibat juga misalnya tambahan tenaga teknisi, kebersihan termasuk security. mau tidak mau harus mengeluarkan dana tambahan di luar manisfest yang dikeluarkan panitia pusat, bagi saya tidak masalah mengambil dari honor yang didapatkan sebagai PP, karena jumlahnya cukup besar bagi saya dan anggap sebagai sedekah untuk kepentingan TO, ini saja untung-untungan kampus dikasih izin untuk kegiatan ini dan mahasiswa bisa melaksanakan ujian dengan tenang, aman dan nyaman itu sudah alhamdulillah sekali. dan secara keselurahan saya cukup puas dan senang dengan pelaksanaan ini, demi kepentingan mahasiswa apalagi untuk kelancaran persiapan ukom, ini semua tidak jadi masalah dan tidak perlu dipermasalahkan. cuman kekurangan penyewaan CBT saya yang ada selisi 314.00 dan untuk ini saya melaporkan ke panpus setelah berkonsultasi dengan penanggungjawab cluster TO ukom :) secara keseluruhan saya sangat bersyukur sekali, qadarallah, mungkin ini alasan yang tersembunyi saya diamanahkan menjadi PP, segala yang ada tidak ada yang kebetulan, semua atas se Izin sang Khaliq, Allah subhannah wata'alah.
Tarakan, 18 Juni 2022
Pukul : 20.55