30 April 2023

Trail Run




Alhamdulillah dalam beberapa kali saya mengikuti trail run oleh kawan kawan komunitas sepeda, alhamdulillah effornya sangat luarbiasa, saya benar-benar merasakan capeh yang luar biasa melebihi capehnya latihan interval dan tempo, namun puasnya luar biasa. ada sampai bahasanya lutut sampai ketemu lutut, namun puasnya luar biasa, nikmatnya dapat capehnya dapat. on on lebih di kenal orang-orang disini, rutenya asli sangat sulit untuk berlari, tidak seperti rute yang lain seperti gunung nanas atau pohon rambutan apalagi gunung menangis yang memungkin orang-orang masih bisa berlari, kali ini benar-benar sangat-sangat tidak memungkinkan lari disisi lain kondisi tanahnya masih banyak akar-akar yang bisa membuat kepleset jatuh. Kayaknya ini sudah menjadi agenda rutin di weekend selain rutinitas lari di jalan raya.
Tarakan , 30.. 04.  2023
Pukul    : 21.50







Puasa Syawal

Alhamdulillah kemarin menjadi penutup puasa 6 hari di bulan syawal. kenapa harus cepat-cepat kenapa harus buru-buru?  selagi bisa dan sempat kenapa harus menunda/ alhamdulillah, saya star di tangal 3 syawal, bertepatan dengan hari senin dan memang dalam  minggu kemarin saya belum aktif di kantor, saya masih berlibur kerja. alhamdulillah semua berjalan lancar, masih sempat berlari di sore hari dan seperti biasa. dalam pandangan saya kenapa langsung lanjut, paling tidak kita tidak kehilangan aura ramadhan, puasa sebulan di bulan ramadhan dan dilanjut 6 hari, bagi saya tubih tidak terlalu terkagetkan begitu tiba-tiba harus melepas lama berpuasa, apalagi dengan aktifitas saya selama ramadhan, malah saya rasa lebih fokus yang membedakannya tidak ada suasana tarwih namun untuk di siang hari benar-benar terasa kondisinya terlebih saya masih bersempat berlari sore sambil menunggu waktu berbuka. dan rencananya insyaAllah akan melaksanakan ayyaumil bith di hari kamis, jumat dan sabtu. Keutamaan puasa 6 hari di bulan seperti berpuasa setahun penuh, selain mengejar keutamaan itu yang terpenting adalah membiasakan badan beraktifitas dalam kondisi berpuasa, tubuh tidak kaget kita tiba-tiba berpuasa selama sebulan penuh dan tiba-tiba tidak berpuasa selama 11 bulan, kita ,mengembalikan kondisi tubuh seperti di sepanjang bulan ramadhan namun tidak selama  bulan ramadhan, dari segi kesehatan tubuh kita sedang di toksit artinya ketika kita berpuasa tidak terlalu jauh setelah bulan ramadhan berarti secara tidak langsung kita membiasakan tubuh kita untuk berpuasa di waktu-waktu tertentu di 11 bulan lainnya, belum lagi jika kita merutinkan puasa senin kamis sepanjang 11 bulan itu. wallahu a'alam bishawab

Tarakan,  20.  04.  2023
pukul    :  21.22

29 April 2023

Teman 1 Frekuensi

Alhamdulillah, dalam satu tahun belakangan ini saya berkomunikasi dengan rekan-rekan sepeda, meskipun saya tidak bersepeda, kebetulan rekan-rekan ini mulai rutin berlari dan lebih spesifik dengan trail run. Saya pernah menulis tentang ini di tahun lalu ketika pertama kali ikut bergabung di Trail run. Alhamdulillah pertemanan terus berlanjut tidak hanya di satu dua orang namun juga dibeberapa orang. ada hal yang menarik dan juga menjadi daya tarik saya, rupanya ini mereka-mereka suka bercanda dan dengan prinsip tidak baperan, sebenarnya situasi ini yang saya sukai dan saya juga harus siap untuk dibercandai, namun sejauh ini bercandanya terbilang normal dan lebih kememberi motivasi. Usia yang hampir saya dengan saya  di pentolan komunitas sepeda ini, menjadikan obrolan kami "masuk" dan mudah mencair dan saya merasa ada berada di komunitas yang tepat dan sesuai hobi dan terbilang sehat. semoga tetap terjalin kebersamaan dan komunikasi ini dan memberikan boster sendiri bagi saya diluar rutinitas kerjaan saya dan oganisasi profesi yang saya jalani. salam sehat

Tarakan, 29.  04.  2023
Pukul   : 18.15 

Jujur Jujuran

Siang ini, ditengah kegabutan saya membuka komunikasi dengan teman lama yang berdominisi di Bandung. Sudah banyak kisah yang saya tuliskan dalam tulisan-tulisan saya yang lama, dan sebenarnya sedari dulu saya sudah lama berniat untuk menghilang dan menjauh untuk menjalin komunikasi, dengan beberapa pertimbangan namun di bulan januari yang lalu, teman ini banyak curhat tentang kondisi ibunya, hingga takdir berkata ibunya harus berpulang ke pangkuan Tuhan YME. (teman ini beragama nasrani). Dari riwayat obralan kami dichat tepat di tanggal 23 januari 2023, ibunya meninggal, sebagai teman tetap memberi support bahkan dihari-hari setelah berusaha memantau story sekedar memberikan support. mungkin hanya itu yang bisa dilakukan, tidak mungkin saya terbang ke bandung dan tidak mungkin saya mendoakan karena secara keyakinan berbeda. Setelah-setelahnya masih ngobrol walau tidak seintans dulu, sekedar menyapa. Tadi siang kita ngobrol, ada hal yang sudah pengen lama disampaikan tapi selalu kurang moment yang tepat.  Saya juga memulai cerita bahwa saya sebenarnya menjalin komunikasi dan pertemanan yang sudah dianggap sebagai saudara dan karena alasan tertentu saat ini saya harus mengakhiri, demi kebaikan diri saya dan kebaikan teman, yang walaupun sampai saat ini teman yang saya ceritakan sama teman ini, tidak mengetahui sikap yang saya ambil. Dan pada akhirnya, setelah sudah panjang lebar bercerita tentang apa saja, dan pas masuk topik mengenai jika bertemu mau ngapain, inilah moment yang sebenarnya saya nantikan sejak dulu, mau menyampaikan bahwa kalau bertemu tidak mesti melakukan hal yang sebenarnya tidak perlu dilakukan, walau memang tidak mudah untuk melepas hal sudah sering dilakukan sejak dulu bahkan saya juga tidak bisa mengontrol diri dan pasti terjebak dan menjebakkan diri hingga hari ini saya benar-benar yakin bahwa saya berubah dan sudah tidak mau berjebak dan menyelam dalam pertemuan yang sangat tidak berfaedah, dan banyak hal positif yang bisa kita lakukan, lari bareng, ngobrol dan mencoba menghindari hal-hal yang perlu dihindari. walau berat namun harus diceritakan, terserah pasca ini, apakah teman ini benar-benar tidak mempermasalahkan atau seperti apa kondisinya, yang jelas saya sampaikan apa yang menjadi keinginan saya walau saya berharap jangan sampai memutuskan komunikasi namun itu jadi plihan teman ini, apakah dia tetap mau berkomunikasi tanpa embel ini dan itu tanpa harus mau ini dan itu, akan ini dan akan itu, murni benar-benar pertemanan, benar menjalin komunikasi persaudaraan, namun sekali lagi saya kembali ke teman ini seperti apa sikap dia dan kelanjutannya, yang pasti saya sudah menyampaikan sikap dan saya berharap bahwa saya bisa dipahami dan dihargai dengan sikap itu dan sekali lagi bukan berarti saya memutuskan komunikasi tertemanan. harapannya adalah pertemanan yang sehat dan produktif

Tarakan, 29.  04. 2023 
Pukul   :  17.07

28 April 2023

Jangan Langsung Su'udzon

Tadi siang, tiba-tiba teman menelpon, karena melihat status teman ini lagi menjalani pendidikan ners di salah satu kampus di samarinda, saya langsung berpikiran negatif, jangan-jangan mau menghubungi mengenai tugas mereja, seperti yang sudah-sudah dilakukan oleh teman seangkatannya, sudah ada 3 yang menghubungi dan baru 1 orang yang menghubungi kembali. astaghfirullah hal'azim, saya duluan sudah berprasangka negatif, untung saja saya tetap mengangkat telponnya, ternyata teman ini menanyakan tentang pendaftaran di kampus :) ya Allah, untung aja tidak langsung menuduh sebelumnya hanya sekedar "mencurigai" hehehe, mungkin ini namanya manusia, ada saja prasangka negatif dalam diri kita, untung saja langsung menerima dan bisa mengkonfirmasi, kalau-kalau justru yang saya lakukan tadi menghindari untuk berbicara berarti saya sudah menuduh tanpa dasar, hanya prasangka-prasangka yang belum tentu benar. hehehe Tidak semua orang memiliki perasaan dan niat yang sama sekalipun berasal dari institusi yang sama, belum tentu satu tujuan atau niat yang sama. ini juga warning buat saya, jangan sampai saya berprasangka negatif pada orang-orang yang belum tentu seperti dalam dugaan kita dan jangan mau ditipu sama perasaan kita sendiri, logika kita harus ikut berperan dalam mengambil keputusan dan sikap yang kita tunjukan. meskipun berprasangka negatif dengan kadar kecil sebagai sikap antisipasi terhadap situasi dan orang itu juga perlu, dan tentunya harus dilengkapi dengan data dan fakta.

Tarakan, 28.  04.  2023
Pukul   : 16.41

27 April 2023

Harus Asertif (Tegas)

Pagi ini saya mengikuti live instagram, dari Antony Diomartin, mengenai Assertif. Dalam dunia keperawatan dalam komunikasi, kami sering sekali diajarkan bagaimana secara asertif dalam berkomunikasi kepada klien yang berarti bahwa kita harus menyampaikan sesuatu secara tegas dengan tetap memperhatikan kondisi perasaan klien. Dalam ulasan Pak Martin (sapaan narasumber). Asertif merupakan sikap (ucapan) yang diungkapkan secara jujur dan tegas terhadap apa yang kita rasakan, kita tetap mengekspresikan diri kita namun tetap memperhatikan perasaan / kondisi orang lain dan menghargai orang lain.  dalam bersikap ada 3 tipe orang, yang pertama pasif, kedua : asertif dan ketiga : agresif.  Sikap asertif ini yang menjadi penengah diantara pasif dan agressif. yang perlu dicantam jika menghadapi orang agresiff adalah jangan kita menjadi korban, akan tetapi kita juga jangan melukai orang lain. Teknik dalam assertif sederhananya dikenal dengan 3S,.  saat situasi begini..........  saya merasa,.......... dan dan saya harapkan adalah........    sebagai contoh : Kalau kamu selalu pulang terlambat, ayah merasa kurang baik untuk kamu dan orang dirumah, makanya ayah harapkan pulang lebih awal.

Tarakan, 27.  04. 2023
Pukukl  : 09.41

26 April 2023

Jangan Mennyerah dengan Ujian

Sehari sebelum lebaran, saya melihat adanya notice dari kasisolusi, seperti ini ulasannya :  sudah rajin ibadah, sudah rajin menjalankan amal sholeh, kenapa hidup masih gini-gini saja, sementara orang sebelah yang ibadahnya gitu-gitu aja bahkan kurang sekali tapi hidup dengan penghasilan baik, apakah ini adil??  ini benar-benar, ustad sebagai narasumber menjawab keresahan itu dengan pendekatan pertama  berprasangka baik karena takdir yang ditetapkan Allah itu semuanya baik, prasangka negatif bukan ditujukan kepada Allah subhannah wata'alah, karena semua ada hikmah (hal positif), dan kita dianjurkan berbaik sangka kepada Allah (sesuai hadir " sesungguhnya Aku sesuai dengan prasangka hambaKu), dan jangan sampai kita berprasangka buruk kepada Allah, karena bisa akan mengarahkan kepada kekhufuran.  kutipan ayat  QS : Al ankabut ayat 2-3 : apakah manusia mengira mereka akan dibiarkan saja mengatakan "kami telah beriman, sementara mereka tidak diuji lagi(2)., sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pun benar-benar  mengetahui orang yang benar dan mengetahui orang-orang yang berdusta. kemudian dilanjutkan ayat 10 "diantara manusia ada yang berkata " kami telah beriman kepada manusia.  Kaidah kedua : ada pintu-pintu ibadah yang bisa kita lakukan dari musibah yang kita alami., dari musibah ini kita bisa belajar untuk memacu diri kita, kebaikan apa yang bisa kita lakukan ketika mendapatkan musibah ini. disini kita belajar pentingnya sabar dan syukur. disini titik utama bagaimana kita menyikapi setiap musibah yang kita alami. Perlu diingat bahwa para Nabi dan Rasul ujiannya lebih berat dan mereka tetap istiqomah, menjadi renungan-renungan bahwa nabi dan rasul dengan kadar keimanan dan ketaqwaan dan mendapatkan ujian yang lebih berat. yakinlah, bahwa semua ada sisi positif dari semua yang kita alami, wallahua'alam bishawab

Tarakan, 26.  04.  2023
Pukul   : 08.24

Terlihat Baik Belum Tentu Baik

Pandangan manusia memang sangat-sangat terbatas, orang hanya tahu apa yang dilihatnya, apa yang di dengarnya, mungkin akan lebih tahu lagi jika kita sudah ngobrol dan mengetahui namun tetap juga belum mengetahui seperti apa yang sebenarnya ada pada diri manusia itu. dan jadi yang benar-benar yang bisa mengetahui diri seseorang itu adalah diri dia sendiri dan Tuhannya, sehingga apa yang nampak pada diri seseorang tidak sepenuhnya "baik" seperti dalam prasangka orang, padahal begitu banyak aib yang saat belum terungkap. Hal ini bisa jadi "aib" itu mengendap tanpa sadar dan ce nderung kita yang abai, bisa jadi karena terlena dengan kesan baik, bisa jadi karena merasa semua baik-baik saja, menjadikan kita "lupa" bahwa aib itu suatu saat akan terungkap, sisa menunggu momentnya untuk terungkap. Kita sering mendengar bahwa setiap manusia memiliki memiliki aib masing-masing dan ada yang sudah nampak dan ada yang masih tertutupi, dalam keterbatasan pandangan dan pendengaran manusia, bisa jadi semua yang buruk-buruk belum terungkap, jadi kita tidak boleh menghakimi, melabeli, Aib orang lain yang terungkap bisa juga jadikan pelajaran bagi diri kita, kita jangan lupa bisa jadi kita lebih buruk atau parah dari orang yang mendapatkan ujian dengan terungkapnya aib.nya. ini menjadi warning buat diri kita, segera benahi, segera perbaiki, bisa jadi giliran kita kemudian yang akan terungkapkan, teruslah berbena diri. Nampakan dan tampilan "baik" yang sudah saat ini, harus disyukuri, harus menunjukkan lebih baik lagi, dan benar benar tulus dan ikhlas dalam hati bukan karena pamer dan riya. semoga Allah subhannah wata'alah melindungi kita kita, menjaga aib aib kita dan menempatkan kita pada derajat yang baik. aammiin

Tarakan, 26.  04.  2023
Pukul   :  07.57

Selepas Ramadhan dan Idul Fitri

Menjadi tantangan tersendiri buat kita semua alumni ramadhan, setelah 1 bulan penuh fokus dengan amalan-amalan ibadah kita, meningkatkan kadar ketaqwaan kita, memperbanyak amalan sholeh dan amalan hati, bahkan kita tidak pernah melewatkan moment-moment istimewah di sepanjang bulan ramadhan. Apakah kita akan menjadi konsisten menjalankan itu semua di 11 bulan kedepan? apakah kita benar-benar konsisten menjalankan di luar ramadhan. Tantangan demi tantangan akan kita lewati, kita akan bergelut daitun melawan diri kita sendiri. Apakah kita hanya menganggungkan bulan ramadhan hingga diluar bulan ramadhan kita menjadi lalai dan banyak melakukan kekhilafan, seperti kata ustad, apakah kita lupa bahwa Allah SWT yang kita imani tidak pernah putus nikmat, karunia dan taufiqnya kepada kita di sepanjang hayat kita namun kita masih saja abaikan di 11 bulan itu, jangan sampai kita mengagung-agungkan bulan ramadhan namun kita abaikan  1 bulan yang ada. dimanakah amalan-amalan sholeh yang kita lakukan, dimanakah sedekah-sedekah kita yang sudah kita lakukan dan dimanakan tilawah-tilawah sudah kita lakukan, jika memang kita benar-benar beriman kepada Nya dan mengharapkan keridhoan Nya sudah tidak pantas kita mengabaikan 11 bulan yang ada. lakukanlah hal-hal (ibadah, amalan-malan) yang kecil namun instens itu sudah lebih baik dari pada tidak sama sekali. semoga Allah memberikan keistiqomahan, taufiq, inayah dan hidayah sehingga kita bisa tetap diberikan keistiqomahan sekalipuan kadarnya tidak seperti di bulan ramadhan namun kita tetap istiqomah menjalankan. wallahua'alam bishawab.

Tarakan,  26.  04.  2023
Pukul   :  04.03

24 April 2023

Lebaranku ini (Idul Fitri 1444 H)

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu Akbar, Laillah haillah allah akbar, Allahu Akbar wa illah Ilham
Lebaran kali ini menjadi lebaran yang kembali saua jalani sendiri. Sebenarnya keputusan saya adalah sudah dipikirakn matang, ketika istri sudah mengajak lebih awal untuk mudik bersama dengan anak-anak ke Makassar, namun dengan pertimbangan adanya beberapa saya menunda tidak ngikut mudik. dan ada beberapa kisah yang cukup menarik untuk dikenang,. malam lebaran dengan tahu goreng ini kisah yang benar-benar memiluhkan namun syarat makna, tatkalah orang-orang bergembira dengan suasana lebaran dengan berbagai hidangan menu di hari lebaran, saya di malam harinya, saya hanya mengkonsumsi tahu goreng yang dengan alasan dari pada mubazir, dibuang, sudah ada dalam kulkas. namun alhamdulillahnya di hari lebaran pertama dan kedua, saya menghadiri silaturahmi dengan tetangga, sahabat sudah mendapatkan suasana menu makanan lebaran. alhamdulillah, nikmat mana lagi yang engkau dustai. Lebaran ini pula memberikan banyak silaturahmi, tidak hanya bertemu dengan tetangga, teman kerja namun juga rekan-rekan lari, dan saya tetap memanfaatkan moment di hari lebaran kedua, selepas subuh untuk menuntaskan HM di bulan April ini. Saya juga tidak lupa menghubungi saudara kandung, hanya 1 yang terlewatkan, namun selama ini sudah cukup sering berkomunikasi. dan sebagai tetangga dan ayah dari anak-anak yang punya kawan permainan di sekitar rumah, saya memberikan angpao sama anak-anak tetangga sebesar 5rb khusus untuk mereka, tidak untuk anak-anak di luar RT kami :). dua hari lebaran ini yang sangat bermakna dan semoga memberikan kebaikan bagi prang-orang yang sudah melapangkan dirinya dan rejekinya untuk berbagi dengan diri yang lagi berlebaran sendiri di rumah :)


Tarakan,  24. 04. 2023
Pukul   :  16.55

21 April 2023

Ramadhan ku ini

30 hari sudah berlalu, begitu banyak cerita dan kisah yang terjadi dalam 30 hari itu, ada beberapa yang membuat takjud dan bersyukur, pertama : saya tidak ketinggalan tarwih, alhamdulillah dengan begitu menjaga aktifitas dan kesibukan sehingga tidak ingin ketinggalan, kedua, menyelesaikan khatam dua kali, walau dengan penuh tertatih di kekhataman kedua. ketiga bisa menjaga target olahraga :) hehehe alhamdulillah, keempat melaksanakan sedekah, alhamdulillah masih menjalankan sedekah, dengan berapapun, mensupport beberapa kawan melakukan berbagi iftar dan sembako (beras). kelima melaksanakan qiyamul lail, berburu keutamaan 10 malam terakhir di bulan ramadhan. walau sempat tertinggal 1 hari di malam pertama dalam 10 malam terakhir. Alhamdulillah ramadhan kali ini tidak membuat saya merasa banyak kehilangan waktu yang dijalankan sia-sia, sekalipun belum sesempurna orang lain lakukan, namun paling tidak kita sudah meyakinkan diri kita sendiri bahwa ternyata kita bisa melakukan kebaikan untuk diri kita sendiri. Semoga kebaikan ramadhan ini terus berlanjut hingga 11 bulan kemudian. aamiin


Tarakan, 21.  04. 2023
Pukul   : 23.52 

2 hari 8 Juz

alhamdulillah, sore tadi menjadi kedua khatam al qur'an. namun ada yang menarik dari putaran kedua ini. Yang pertama saya tidak terlalu mengalami banyak kendala, saya begitu konsiten menjalankan 1 hari 2 juz, jika ada ketinggalan biasanya selepas shalat tarwih sudah terselesaikan. dan ini berjalang di 15 hari putaran pertama ramadhan. Namun hal demikian tidak berlaku untuk putaran kedua, saya begitu disibukkan dengan urusan kerjaan dan kegiatan sehingga beberapa waktu yang biasa saya gunakan untuk tadarrus menjadi terabaikan, begitu juga dengan diri saya yang tidak bisa memanage waktu dengan baik, yang terjadi saya hanya bisa mengaji sekedarnya saja tidak ada target waktu dan lama. Saya mulai kehilangan 1 jus dalam setiap hari bahkan saya hanya mengejar ketinggalan dalam setiap harinya. Akhirnya saya pada titik dimana hitungan hari akan berakhir ramadhan semantara ngaji saya belum tuntas hingga tepat diwaktu rabu hari saya melihat jus mengaji saya masih jus 20 sementara ini sudah memasuki  2 hari terakhir dan saya masih berada di jus 22. Dalam hati saya harus bisa menyelesaikan bacaan saya. akhirnya sewjak kemarin saya memfokuskan diri mnyelesaikan 10 juz yang terakhir, alhamdulillah berkah inayah dan taufiq Allah SWT saya bisa mnyicil panggilan ityu sedikit demi sedikir, saya menghabiskan waktu 1.5 jam untuk membaca  1.5 jus dan saya masih terus bekerja. semangat dan lahamdulillah ini kado yang baik diri sendiri dan juga bagi orang lain


Tarakan, 21.  04.  2023
Pukul   : 23.51 

12 April 2023

Alhamdulillah Pekerjaan Tuntas.

Sisi lain yang saya hadapi dihari ini adalah kondisi yang saya hadapi bisa terlewatkan semuanya. walau saya sempat memulai kerja agak terlambat karena harus menyelesaikan soal UTS yang belum rampung diinput :(  setelah memberikan panum, akhirnya saya menyelesaikan soal UTS dan melangsungkan pengawasan dengan dibantu beberapa teman staf dan dosen tim. setelah menyelesaikan pengasawan saya bertemu dengan salah satu untuk memberikan mengenai tugas akhir mahasiswa dan setelah clear saya menyelesaikan dua pekerjaan saya yang sudah dijanjikan. alhamdulillah dua pekerjaan sekaligus selesai dan bisa menyetor kepada teman. sambil-sambil mengikuti kursus online toefl saya mengerjakan verifikasi pengajuan PKB online rekan profesi yang sudah diajukan sepekan yang lalu, jangan sampai terlalu lama menunggu dan alhamdulillah bisa terselesaikan sebelum buka. saya juga sudah mengerjakan titipan kuesioner teman untuk publikasi pendidikan, sebagai kawan sudah pasti mensupport. Hari ini benar-benar bermanfaat membuat legah ketika pekerjaan yang dikhawarkan akan tertunda dan terunda lagi alhamdulillah bisa terselesaikan. Saat ini sisa menunggu pekerjaan yang lain yang sudah menunggu semoga dilancarkan. aamiin

Tarakan, 12.  04.  2023
               22 Ramadhan 1444 H (malam)
Pukul    : 22.59 

Kelewatan Malam ke 21 Ramadhan

Kemarin malam menjadi awal dimulaiya 10 hari terakhir di bulan ramadhan, hari dimana orang-orang begitu khusu menjalankannya, hingga harus memanfaatkan moment ini tanpa kelewatan semalam pun. Namun kemarin saya kehilangan moment yang sangat beharga itu, sudah mempersiapkan lebih awal sudah memasang alarm namun tidak kunjung membangunkan saya dari tidur. apa karena sebelumnya saya sudah terbangun dan sempat mengkonsumsi  ayam kari dan kembali tertidur di jam 12 malam, saya berharap insyaAllah bisa bangun di jam 2 itu. Memang kondisi dan posisi tidur saya berbeda dari sebelumnya saya agak ke kiri bertukaran dengan rafa, dan posisi HP untuk membunyikan alarm yang agak kejauhan dan tidak seperti biasanya,. begitu sadar ternyata sudah jam 4, begitu menyesalnya diriku hingga terkagetkan dan tidak bisa berbuat banyak. rasa menyesal semenyesal menyesalnya kenapa saya melewati malam 12 tanpa melaksanakan qiyamul lail di islamic center, apa karena kecapean atau niat yang belum kuat hingga belum bisa menyadarkan aku dari lelapnya tidur. bahkan 5 menit sebelum jam 2, ada rekan yang me.w.a mengabarkan di mesjid ormasnya menunaikan qiyamul lail, spontan saya membalasnya di jam 4 dengan mengatakan saya ketiduran. Saya sangat berharap hari ini cepat berlalu hingga saya bertemu dengan malam ke-22 lagi dan bisa menjalankan ibadah shalat di dini hari. bismillah, insyaAllah 

Tarakan,  12.  04.  2023
Pukul   :  22.47

10 April 2023

Melawan Tidur Pagi

Kemarin, untuk pertama kalinya saya melakukan tidur pagi selepas shalat subuh, memang dalam kondisi semalam mengikuti nigth trail run, malam itu berakhir jam 00.00 setiba di rumah harus kembali memulihkan energi yang sudah terbuang dengan mengkonsum kembali karbo. Tidur jam 1 dini hari dan memasang alarm jam 04.00 alhamdulillah semua bisa terlaksana dengan baik. selepas subuh kembali membaca alqur'an dan baru melewati 2-3 lembar akhirnya mata begitu berat, teringat ucapan (yang mengutip hadist) jika begitu merasakan ngantuk maka tidurlah. Atas dasar inilah saya langsung menuju kasur, jika dipaksanakan melakukan aktifitas apapun akan menjadi kacau karena tidak dapat berkonsentrasi dengan baik. Subuh hari ini, alhamdulillah begitu selepas shalat subuh dan melanjutkkan taddarussaya berjuang kembali melawan rasa ngantuk, apa karena semalam tidurnnya cukup saja namun saya harus ketinggalan shalat tahajud karena sudah tidak memungkinkan lagi waktunya dan ini juga untuk mengantisipasi azan berkomandang. Walau beberapa kali harus menguap, alhamdulillah masih menahan godaan untuk tidur pagi. kebiasaan menahan tidur pagi ini sudah sejak lama terutama di awal-awal pandemi. semoga bisa istiqomah karena begitu banyak hal yang bisa dilakukan selain tidur pagi.

Tarakan, 10.  04.  2023
Pukul   :  06.27  

09 April 2023

Night Trail

Kemarin malam menjadi perdana untuk saya bisa olahraga malam setelah hampir 5 tahun saya tidak melaksanakannya dan itupun saya terakhir melakukannya di bandung, lari selepas shalat isya. Trail malam ini yang kedua kali setelah minggu lalu, namun saya tidak ikut karena ada mis komunikasi karena teman-teman lebih duluan jalan. saya ketinggalan sekitar 40 menit, saya kira jam 9 malam star rupanya jam 8 malam :(. Untuk trail malam saya sudah mempersiapkan memang keperluan, mulai dari menyiapkan loading karbo, menyiapkan keperluan lari seperti bekal termasuk mempersiapkan waktu, saya harus mencari mesjid yang lebih duluan selesai shalat tarwih dan sudah siap jalan begitu selesai shalat. alhamdulillah bergabung dengan rekan-rekan yang lain lebih awal, sempat berkenalan dengan beberapa teman yang lain yang baru join, kata beberapa di antaranya sudah sering ketemu di islamic :D mungkin karena saya tidak memperhatikan persis dan tidak ingat hehehe, dan begitu yang lain pada menyusul rupanya ada suami teman 1 kantor, memang selama ini giat ikut on on (trail di bukit mas pasir putih). alhamdulillah star sebelum jam 9 malam dan rute yang dijalani ini adalah rute yang pernah dilakukan sekitar bulan 2 yang lalu. Perjalanannya sangat menantang apalagi saya yang tidak membaca senter kepala yang bikin orang was-was karena saya begitu santainya lari sementara dalam kondisi gelap-gelap yang rawan cidera hehehe. alhamdulillah perjalanan begitu menyenangkan dengan jarak 12 K dengan waktu 2,5 jam. finish dengan gembira dan begitu sampai di rumah tidak lama hujan deras :)

Tarakan, 09. 04. 2023
               18 Ramadhan 1444 H
Pukul   : 14.47

07 April 2023

17 Ramadhan 1444 H

Alhamdulillah, malam ini dan insyaAllah besok  memasuki hari ke 17 Ramadhan. Tanggal ini identik dengan perayaan nurul qur'an, diyakini bahwa dimalam itu pertama kali qur'an diturun kepada nabi Muhammad sallahu alaih wassalam. sekaligus malam ini menandakan bahwa ramadhan sudah berjalan setengah. sebagai bahan evaluasi sudah sejauh mana amalan-amalan yang sudah kita lakukan., jika belum maksimal masih ada waktu untuk memperbaiki. Sejauh ini alhamdulillah, ramadhan kali ini terbilang cukup berat dengan segala kesibukan di kampus, satu target yang sudah tercapai adalah 1x khatam walau 1 hari molor, seharusnya khatamnya di 15 ramadhan, namun baru bisa diselesaikan sore barusan. alhamdulillah dengan perjuangan yang tidak sebentar, harus bernar-benar mempush diri dengan target ini tetap terlaksana. alhamdulillah, shalat tarwih belum ada yang bolos, hanya 1x melaksanakan di luar mesjid al Mujahid, suasana ramadhan begitu syahdu, dan ada beberapa insiden kecil ketika satu dua jamaah memilih mesjid yang lain untuk menjalankannya. semua ada pertimbangan masing-masing. Untuk diri saya sendiri moment di pertengahan ramadhan in menjadikan evaluasi  dan dengan meminta pertolongan Allah subhannah wata'alah untuk membimbing dan memberikan kekuatan hati untuk istiqomah menjalankan amal-amal shaleh di bulan penuh berkah ini. aamin ya rabbal alamin


Tarakan,  07.  04.  2023
Pukul   : 23.59

04 April 2023

Silaturahmi, Lepas Ego

Ahad kemarin tepatnya tanggal 2 April 2023, saya menghadiri ajakna teman untuk berbuka puasa terutama di hari ahad. Sebenarnya teman ini berasal dari ormas islam yang sangat akrab ditelinga saya bahkan saya mengenalnya sejak kuliah, beberapa teman satu jurusan terutama dari kalangan akhwat itu berasal dari ormas itu. Ajakan berpuasa ini merupakan yang kedua kalinya, setelah minggu lalu saya berhalangan diri karena bersamaan dengan jadwal lari sore :) mungkin karena mengejar target jarak KM jadi saya abaikan sementara lagian masih hari ketiga puasa jadi masih ada waktu dibeberapa pekan ke depannya. dan beribicara tentang ormas ini, sudah beberapa kali saya diajak untuk ikut taklim, semenjak dari awal di Tarakan, karena ada teman kantor yang berasal dan saat ini aktif di organisasi islam itu, namun entah bagaimana dan begitu banyak alasan yang menguat menjadikan saya tidak juga beranjak untuk mengikuti kegiatan rutin itu. Entah karena penilaian subjketif saya atau karena tedensis dengan beberapa sosok teman yang menjadikan saya agak berpikir kembali jika bergabung.  Mungkin saat itu Saya saya sangat subjektif menilai tentang karakter teman yang saya anggap itu mengawali ormasnya, namu saya sudah salah menduga dengan mengambil contoh teman yang menjadi representasi ormas itu. Dan terakhir-terakhi ini saya sering kali berpapasan dengan anggota ormas islam ini, dan mereka terbilang masih muda dan menunjukkan sosok tawaddu dan beda dengan yang ditampilkan teman selama ini, namun bukan berarti membanding akan tetapi lebih mengambil sisi positfnya. akhirnya saya berbincang dengan antusias bersama teman selama berada di mesjid tempat lokasi berbagi, tidak ada sekat tidak ada lagi ego

Tarakan, 4.  04.  2023
              14 Ramadan 1443 H
Pukul    : 23.57

01 April 2023

Telat dan ditinggal

Untuk sekian kalinya saya mengikuti trail run bersama teman-teman dan untuk sekian kalinya juga saya sering kali telat. Malam ini, untuk pertama kalinya teman-teman mengadakan trail run di malam hari, karena puasa sehingga ambilnya malam, dan kali ini benar-benar tidak memperhatikan waktu kumpul, sejak pertama dapat infonya, selalu dikepala saya itu jam 9 malam, habis tarwih, sayapun mempersiapkan diri di jam itu, saya sudah shalat di mesjid yang tergolong cepat untuk shalat tarwihnya, saya sudah menyiapkan snack dan minuman yang bisa membantu hidrasi nanti, dan begitu na'asnya ketika berada di titik kumpul, semua motor sudah rapih dan sisa tidak ada satupun yang tersisa, saat itu sudah menunjukkan jam 09.01 malam, saya kembali mengecek jam untuk kumpul, ternyata jam 20.00 😁 pantasan saja tidak ada tanda-tanda baru saja pergi, ternyata sudah dari tadi, saya coba cek-cek rute, kayaknya agak susah dikejar karena ini rute mutar jauh, kalaupun saya susul pasti akan kesasar juga karena kondisinya malam dan saya orang yang paling susah menemukan jalan, saya sudah coba berjalan kurang lebih 800 meter untuk menyusul tapi rasa-rasanya mustahil, saya coba menghubungi teman, tapi posisi tidak diangkat, akhirnya saya memutuskan balik arah dan pulang😄 kayaknya memang bukan rejeki saya untuk ikut trail malam, saya tidak punya persiapan lebih, saya hanya bermodalkan senter dihape padahal seharusnya menggunakan senter di kepala, saya pake baju warna gelap seharusnya yang cerah dan agak menyala, tapi tidak apa-apalah, memang bukan rejeki, kalau memang niat, paling tidak nanya-nanya sama teman yang ngajak, jangan sok sok sudah tahu semua tanpa konfirmasi lagi, kalau memang niat sic, sudah memang dipersiapkan sedari tadi, sudah harus bangun komunikasi biar tidak kejadian seperti ini, ini sudah yang kedua kalinya saya ditinggal, yang pertama saat dua minggu lalu, apalagi titik kumpulnya di bukit mas, saat teman sudah infokan malah saya asyik-asyik star dari rumah, begitu tiba disana lagi-lagi ditinggal untuk pertama kalinya, akhirnya saya menelpon teman, ini pelajaran penting untuk tidak seperti ini, jangan menerjemahkan sendiri informasi tanpa konfirmasi kembali. nikmati suasana ini, jangan dipusingkan :D mau diapa lagi kalau sudah begini.

Tarakan,  1.  04.  2023
Pukul    :  22.32

1 April 2023

Alhamdulillah, hari ini sudah memasuki bulan April 2023, 3 bulan sudah terlewati di tahun 2023 ini, begitu banyak cerita dan kisah yang sudah terlewati dan kali ini saya benar-benar memasuki fase "capeh" dengan segala apa yang sudah saya lakukan, namun ini manusiawi, saya tidak ingin ini menjadi alasan saya tidak berbuat banyak, rasa capeh itu sebagai hal yang alamiah, ketika seluruh energi sudah tercurahkan, maka tubuh waktu untuk istrahat, menenangkan diri. Capeh itu dijadikan alarm diri bahwa tubuh tidak bisa dipaksakan terus menerus, kita butuh kembali mengumpulkan energi untuk kembali memulai mengejar mimpi. selama asa itu ada, selama itu juga kita akan terus berjuang, sebisa mungkin, semampu mungkin. Jangan pernah menyerah ketika masih berjuang, selama masih ada waktu dan kesempatan berarti selama itu juga peluang ada. mari meraih semua mimpi-mimpi itu, mari mengejar semua yang ingin digapai, teruslah berusaha hingga tingga sudah memang harus berhenti. bismillah 

Tarakan, 1.  4.  2023
Pukul   : 22.15