31 Desember 2022

Catatan AKhir Tahun 2022

Hari ini menjadi catatan terakhir untuk tahun 2022, menjadi catatan ke-30 di bulan Desember dan menjadi catatan ke 820 sepanjang dari menulis di blog ini. MasyaAllah, sempat mengalami pasang surut semangat dalam menulis blog ini, alhamdulillah akhirnya tercapai juga target manulis. tadi saya secara random membaca tulisan dalam setiap bulannya, banyak yang bikin senyum-senyum karena tidak menyangkah sudah sejauh ini menuliskan apa saja yang ada dalam pikiran, semoga ini bisa menjadi pengingat untuk melangkah lebih baik, mengambil sisi positifnya dari semua peristiwa, memperbaiki apa yang perlu diperbaiki dan meninggalkan hal-hal yang dapat memberikan efek negatif. banyak keluh kesah dalam 250 tulisan ini, namun ini bukan mau menceritakan aib atau mencari kesalahan orang lain, namun ini lebih untuk mengingatkan diri bahwa ada hal yang membebani pikiran dan harus segera dicarikan solusinya. Terkadang ada tulisan sebagai penorehan kegilisahan, setelah menulis ada rasa lega bahkan segera mencari solusinya agar tidak terus membebani, ada yang penyelesaikan diluar dugaan, dan hadirnya tepat disaat dibutuhkan, ada pula yang tidak membutuhkan logika untuk menyelesaikannya, dibiarkan berjalan begitu saja setelah panjatan munajat doa diucapkan dalam heningnya 1/3malam. Sang Khaliq, Tuhan Alam seluruh alam semesta memberikan diwaktu yang tepat. semoga kenangan di 2022 memberikan hal yang positif dan tentukan mendapatkan keridhoaan Allah subhannah wata'alah, tetap humble, tetap berbaik hati sama orang, jangan meremehkan orang-orang, jangan cepat menyimpulkan hanya dari pengamatan/ pertemuan awal, jangan menyombongkan diri untuk hal-hal yang sebenarnya tidak perlu dinampakkan, tetap berlajar untuk hal-hal yang baik dan harus banyak belajar mengendali keinginan dan hasrat yang memberikan efek yang buruk untuk diri kita dan orang disekitar kita. selamat tinggal 2022, kenanganmu begitu berarti dan bermakna.

Tarakan, 31 / 12 / 2022
Pukul   :  21.41  

30 Desember 2022

Bukan Pecundang

Pecundang dalam pencarian mesin google berarti bahwa orang yang tidak bisa menang, atau orang selalu kalah, orang yang tidak mau berjuang, orang yang ingin mendapatkan kesuksesan secara instan. kondisi ini sempat saya alami ketika menghadapi dua kondisi yang berbeda, yang pertama ketika antusias saya menulis sudah mulai menurun drastis, bukan karena tidak ada waktu namun lebih karena malan dan hilangnya niat untuk mencari ide, padahal saya sudah memiliki komitmen untuk menulis dalam setiap bulannya 20 tulisan dan dibulan 11 dan 12 harus menulis 25 tulisan agar diakhir tahun total tulisan saya adalah 250.  sempat mengalami saat-saat saya tidak menyelesaikan 20 tulisan di bulan Juli sehingga dibulan Agustus saya harus menutupinya dengan menulis 25 judul. dan dibulan 11 saya lupa bahwa harus menulis 25 tulisan, namun saya hanya menulis 20 tulisan dan artinya di bulan 12 ini saya harus menulis 30 tulisan. Alhamdulillah tulisan ini menjadi tulisan ke 29 dan insyaAllah besok tulisan 30 sebagai catatan akhir tahun. Kondisi kedua adalah hobi lari. saya pernah berpikir bagaimana kalau saya meningkatkan jarak lari saya, jangan hanya sebatas HM di setiap bulan, paling tidak naik 25K atau lebih atau kalau bisa 30K hingga 42K (FM). Tanpa harus terlalu berambisi, dengan terus menjalani latihan rutin, mulai easy, fast, hard, intensitas sedang hingga tanjakan, tadi pagi menjadi catatan lari saya terjauh, 28K sekali lagi, padahal niat awalnya 25K dan sempat terlintas ada keinginan sekalian 30K dan alhamdulillah kondisi saya pasca lari aman-aman saja seperti setelah HM, padahal tadi saya berlari selama 2 jam 47 menit. semoga perlahan-lahan tiap bulannya meningkat hingga diakhir tahun bisa mencapai 42K :) insyaAllah semoga tidak pernah puas dan selalu tetap menjalankan rutinitas hingga menjadi habit dan bisa mencapai goal tersebut. 

Belajar dari dua kondisi tersebut, saya berkesimpulan sementara bahwa saya bukanlah tipekal yang mudah menyerah, walau terkesan lambat, namun tidak menyulutkan semangat untuk tetap melangkah, satu prinsip yang dilakukan adalah jangan menunda-nunda untuk melakukan hal yang bisa kita lakukan saat ini tat kala waktu masih luang dan masih awal. dan lakukan itu tanpa pikir nanti dan tanpa tunda-tunda. Mungkin ini prinsip yang saya jalani tanpa sadar merupakan kekuatan dan energi yang sangat bermanfaat. tetap menjalani hal-hal positif dan lakukan yang baik baik, dan teruslah berbuat baik

Tarakan, 30 / 12 / 2022
Pukul   : 22.48 

28 Desember 2022

Pace Teman Lari Makin Gila

Seolah-olah tidak percaya denga progress pace dari dua teman lari. jika diperhatikan di strava, teman yang satu ini berlari dengan pace yang sudah 5 besar dan berlari untuk 10K, berlari longrun dalam 3 hari berturut-turut bahkan salah satunya adalah HM sementara teman yang lain sudah berlari pace 5 kecil untuk 10K dan ketika melihat capaian yang  begitu naik, namun tidak rutin lari seperti teman yang pertama, mungkin karena persoalan pekerjaan. Dalam diri sempat terpancing, saya harus seperti itu namun saya kembali sadar bahwa semua orang punya pace berlari masing-masing, ada cocokan dan ada yang tidak. ada yang tiba-tiba sudah bisa berlari 45 menit untuk 10K adapula yang lebih malahan. Intinya jangan sampai kita memaksakan diri hanya karena melihat progress orang lain. seperti biasanya, dan sudah harus dipegang bahwa setiap orang punya kemampuan beda-beda, tergantung intensitas latihan dan tidak boleh kita membanding-bandingkan karena motivasi kita berbeda, dasar berlari berbeda, menu latihan yang kita jalankan juga berbeda, selama kita enjoy dengan kemampuan yang sudah kita capai, dan mengevaluasi progress yang sudah capai agar tidak stagnan, berarti sangat tidak bijak jika terus membanding-bandingkan. yang kita lakukan adalah memberikan apresiasi atas pencapaian teman biar lebih semangat lagi berlari, karena olahraga ini berbilang murah meriah namun outfitnya menggila, bahkan semua orang bisa berlari namun tidak semua orang bisa melewati garis finis dengan happy dan tersenyum karena untuk bisa sampai kesitu butuh latihan yang tidak sebentar, dibutuhkan konsistensi dan disiplin. kenali kemampuan diri, kenali kondisi tubuh, evaluasi progress lari secara kontinyu dan nikmati setiap langkah dalam berlari.

Tarakan, 28 / 12 / 2022
Pukul   :  18.02

Teman Sudah Bekerja

Alhamdulillah, empat bulan yang lalu, tepatnya ketika saya sedang berjoging bertemu dengan  teman yang selama ini menjadi teman joging lebih tepatnya lebih sering berpapasan saat jogging. Teman ini terbilang sangat berat tantangan yang dihadapi sebelum-sebelumnya. Ketika dia bercerita sebenarnya dia memiliki kompetensi sebagai pelaut untuk bagian mesin, namun karena permintaan dari sang istri sehingga dia harus mencari pekerjaan yang bisa menutupi kehidupannya. awalnya bekerja di tambang hingga masa pandemi. hingga suatu ketika perusahaan ini kondisinya memburuk sehingga mau tidak mau dia harus keluar dari pekerjaannya itu. Faktor lain adalah istrinya tidak ingin pisah-pisahan dengan sang suami, karena harus masuk cam dan beberapa minggu kemudian baru libur kerja. Pilihan sulit yang harus dijalankan ketika dia harus mencari-cari pekerjaan. Terbilang sulit dan posisi saya saat itu sebagai teman hanya memberi semangat dan juga tetap mendoakan semoga cepat mendapatkan pekerjaan. Teman mengatakan bahwa dia sedang menunggu pekerjaan yang dijanjikan oleh temannya, namun sampai saat itu tidak ada jawabannya. akhirnya ada tawaran dia harus bekerja di bagian dapur sebuah hotel yang cukup besar di Tarakan, saya sampaikan yang penting halal. bertahan hampir 1 tahun, tidak lama kemudian teman ini saya melihatnya bekerja sebagai tukang yang vendornya itu bekerja sama dengan pertamina tarakan. tidak lama kemudian saya mendengar ada tawaran kerja sebagai security di pertamina, rupanya teman ini sudah punya sertifikat pelatihan security, alhamdulillah dia diterima, namun informasi dia diterima ini cukup dramatis, ketika saya lari sore seperti biasa saya mengelilingi datu adil dan sudah pasti akan melewati kantor pertamina, tiba-tiba ketika saya sedang berlari ada motor yang menghampiri saya dan dalam hati sempat terlintas, ini siapa yang berseragam security, tidak lama kemudia orang yang dimotor itu menyapa dengan "sodara" :) betapa kagetnya ketika melihat yang menyapa itu adalah teman saya yang selama ini berjuang mencari pekerjaan. Tadi siang ketika melintas menuju kampus, saya melihat ada security, saya sudah menebak bahwa itu sahabat ini, dan seperti biasa, dia meneriati "halo sodara???" tenryata teman ini belum berubah dan walau masih berseragam, dia tidak menghilang ciri khas kami ketika bertemu :) semoga dia tidak berubah demikian juga dengan saya. dengan kondisinya seperti ini, saya sudah bersyukur sekali dan saya mengatakan sama dia bahwa ini pekerjaan yang pas untuk dia, pekerjaan sebagai laki-laki :)

Tarakan, 28 / 12 / 2022
Pukul   :  17.48

26 Desember 2022

Jangan Cepat Puas

Masih seputaran hasil akreditasi prodi D3 keperawatan, dengan nilai 310, ini nilai yang sangat rentan hanya kelebihan 10 angka dari standar nilai baik sekali. nilai ini bagi saya belum terlalu aman jika kita cepat berpuas dengna mengabiakan apa yang sudah dilakukan selama ini. usaha kami selama kurang lebih 1.5 tahun ini juga terbilang tidak main-main terutama untuk melengkapi dokumen-dokumen yang membutuhkan dana yang terkadang kami harus mengadakan sendiri dari prodi. bagaimana dengan peranan institusi? tentunya tetap memberikan peranan dengan membayarkan iuran yang harus dibayar sekitar 60-an juta walau harus tertunda dalam dua bulan karena keterbatasan dana. Namun beberapa upaya kami juga untuk tetap mempersiapkan dokumen dan ikur workshop dengan dana yang dimiliki prodi. Namun lagi-lagi ini jangan sampai budaya mutu menjadi hilang karena eforia atas pencapaian prestasi akreditasi ini. Pastinya ini menjadi moment penting untuk kami bangkit kembali setelah 10 tahun dalam 3x akreditasi baru kali ini mendapatkan nilai maksimal. sebelumnya nilai kami hanya 270, padahal persiapan kami juga tidak main-main, sangat dipersiapkan karena kekuarangan SDM. memang yang harus diperhatikan adalah indeks faktor dari bobot penilaian borang, ini yang benar-benar harus diperhatikan dan diupayakan dokumennya ada, begitu juga dengan kami saat melaksanakan OSCE yang indeks fakornya begitu besar termasuk adanya kegiatan yang kesinambungan untuk ditingkatkan dan dipertahankan (PPEPP). semoga menjadi langkah awal untuk semakin membuat mutu internal kampus atau prodi D3 keperawatan lebih baik lagi. aammiin

Tarakan, 26/ 12 / 2022
Pukul   : 13.20

Bahasa Benar, Tapi Kurang Pas

Ada beberapa orang yang bertutur kata dengan benar dan jujur sesuai denga realita sebenarnya. misalnya ada ucapan "saya ini bukan kepala keluarga, minta uang sama ayah sebagai kepala rumah tangga"  benar bahasa ini diucapkan, dalam kondisi normal dan tidak ada permasalahan yang ada. Namun apakah bahasa itu benar diucapkan ketika kondisi keuangan memang benar-benar lagi kurang-kurangnya hingga tiap bulan harus membayar utang. Ada juga bahasa "kan saya hanya nanya, (bukan juga salah saya), bukannya sudah dibayar semua (utang)". Catatan saya menunjukkan masih ada sekitar 65 juta utang saya yang tersebar dibeberapa teman dan sudah saya tuliskan sebelumnya dan sangat tidak mungkin dalam hitungan tiga bulan sudah terbayarkan, mau ambil uang dari mana, sementara saya harus benar-benar memutar otak untuk membayarkan hingga uang belanja yang tidak diberikan (bisa tertutupi dengan gaji istri). ini pula yang pernah terucapkan ketika saya ditanyakan bagaimana kondisi keuangan keluarga saat ini, lagi-lagi saya menyampaikan uang lagi sulit-sulitnya, karena saya menghindari pinjaman di bank. dan ketika diawal-awal kami akan merenovasi rumah, ketika uang ditanyakan apakah ada untuk keperluan belanja saya  mengatakan untuk sementara uang belanja distop gunakan uang yang ada dulu dan keluarlah bahasa 'seharusnya uangnya sudah dialokasikan sejak awal"(dalam hati, uang yang dibutuhkan cukup besar, saya sudah minjam kesana kesini, dan ini untung-untung ada yang meminjamkan uang dengan janji saya mengembalikan pinjaman tepat waktu, jadi ada yang harus dikorbankan). alhamdulillah dibeberapa hari kemudian ada saja rejeki sehingga uang bulanan masih aman. namun kondisinya tidak untuk bulan berikutnya dan hingga saat ini ditulis, kemungkinan sampai bulan januari tahun 2023.

Memang terkadang kita terucap itu benar sesuai dengan kondisi dan realita yang ada namun ada pertimbangan yang menunjukkan empati kita, kita lebih peka dengan lawan bicara kita tentang kondisi yang dialami. mungkin ada orang yang tidak memikirkan itu dan menganggap itu penting. dan kita juga tidak bisa memaksakan kondisi itu sama orang lain agar bersikap seperti kita namun hal itu tidak mungkin terjadi apalagi jika berkaitan dengan karakter seseorang, paling tidak kita yang memaklumi orang walau kita jarang sekali dimaklumi. kita mau mengerti orang lain walau kadang sulit untuk dimengerti. kerasnya hati seseorang hanya Sang Khaliq yang memahaminya, kita sebagai manusia hanya bisa berdoa agar dilembutkan hatinya. 


Tarakan, 26 / 12 / 2022
Pukul   : 09.38

25 Desember 2022

Akreditasi BAIK SEKALI

Setelah kehadirannya ditunggu-tunggu dan bikin deg degan, akhirnya SK akreditasi tiba juga di kampus tercinta Politeknik Kaltara. sebenarnya secara online sudah ada pemberitahuan dilaman LAM PTKes tentang hasilnya, selama ini kita menduganya bahwa SK ini hanya diterima berupa file hingga kami harus menyurat untuk percepatan, padahal akreditasi kami sudah masuk sidang majelis dan sisa ditandatangani dan ini menjadi pertimbangan untuk pelaksanaan yudisium dan wisuda. Sekalipun bukti fisik untuk meyakinkan kami sudah terakreditasi, namun kami berdalih paling tidak nilai kami C atau terakreditasi. alhamdulillah rupanya SKnya dikirim secara langsung melalui jasa pengiriman (Tiki) dan ketika membukanya nilai 310 dengan peringkat Baik Sekali atau akreditasi B berdasarkan SK 1042/LAM-PTKES/Akr/Dip/XII/2022. yang ditandatangai tanggal 16 Desember 2022 yang bertepatan dengan hasil sidang majelis dan alhamdulillah  inisiatif kami yudisium di tanggal 20 Desember dan Wisuda ditanggal 21 Desember 2022 menjadi aman dan tidak perlu dikhawatirkan. Hail ini paling tidak sudah menenangkan kan kami, 1.5 tahun mempersiapkan dengan segala keterbatasan dan likalikunya semua terbayarkan dengan hasil ini namun jangan cepat berpuas dan berbangga diri berlebihan, ada beberapa hal yang perlu dperbaki dan ditingkatkan, paling tidak rekomendasi yang sarankan perlu ditindaklanjut karena akan ada monev progress pasca akreditasi. Semoga ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan ke arah lebih baik lagi. aamiin

Tarakan, 25 / 12 / 2022
Pukul   : 00.17 

24 Desember 2022

Rejeki yang Tak Terduga

tadi sore ketika saya menshare informasi mengenai oeluang kerja di rumah sakit bayangkara tarakan, ke salah satu alumni saya, karena memang saat ini dia bisnis online pakean bekas dan kebetulan saya mengurus STRnya dan sudah diterima. yang sangat disayangkan jika tidak diteruskan informasinya karena  suaminya adalah anggota Brimob, siapa tahu karena ada keterkaitan dengan dinas suaminya bisa dibantu untuk masuk RS Bhayangkara,  namun ini hanya bayangan saya, paling tidak ada mencoba mencari pekerjaan yang sesuai pendidikan dia, D3 keperawatan. dalam menjawab pesan saya itu dia mengirimkan foto kalau dia sudah transfer 200rb. Kebetulan dia punya utang sama saya 100rb, sudah beberapa kali saya ingatkan siapatahu dia temiliki rejeki dan bisa membayar uang pengurusan STR namun hingga STRnya sudah diterima, namun juga belum berinisiatif membayar walau pada saat itu kondisi saya lagi butuh-vbutuhnya. dan melaui japrian saya menyampaikan informasi peluang kerja tersebut. AKhirnya dia menyampaikan permohonan maaf karena baru mengirim, sebenarnya bagi saya jumlah itu cukup besar dan terlebih dalam kondisi saya seperti saat-saat sekarang, uang sebeasar itu cukup bermanfaat bagi saya. alhamdulillah atas pertolongan Allah, dia mengembalikan uang saya diwaktu yang tepat disaa-saat kita sedang butuh-butuhnya. aamiin

Tarakan, 24 / 12 / 2022
Pukul   :  23.52

Tadarrus (kembali)

Alhamdulillah, subuh tadi saya kembali menjalankan membaca mushaf alqur'an sebanyak 50 ayat. Ini menjadi pertama kalinya kembali setelah kepulangan saya dari kampung Inggris. Saya sadari saat-saat ini begitu banyak kesibukan saya jalani hingga waktu selepas maghrib yang biasanya saya gunakan untuk membaca alqur'an selalu terlewatkan. Padahal, dulu ini menjadi rutinitas yang sulit untuk ditinggalkan bahwa saya beberapa kali khatam alqur'an diluar bulan ramadhan. Membiasakan kembali yang dulu pernah dijalankan rutin bukan hal yang mudah, kita harus berjuang melawan kemalasan diri sendiri, dan titik melemahnya keimanan saya. Saat ini sudah memasuki jumadil akhir yang berarti bahwa kurang lebih 3 bulan lagi kita akan memasuki bulan ramadhan, saya harus kembali membuat ancang-ancang untuk menyambut bulan ramadhan tersebut dengan salah satunya kembali merutinkan diri membaca alquran selepas shalat maghrib. semoga diberikan hidayah dan semangat dalam menjalankan niat baik ini, karena selama hampir 4 bulan ini, saya benar-benar disibukkan dengan urusan dunia yang tidak berkesudahan, semakin dikejar-kejar semakin dia menjauhkan kita dengan cahaya keilmuan dan kebenaran. semoga dipelihara dan dijaga kembalinya niat baik ini. aamiin


Tarakan, 24 / 12 / 2022
Pukul   : 23.42 

23 Desember 2022

Mulai Bimbingan PKK

Mulai pekan ini, kambus disibukkan dengan berbagai kegiatan, salah satu diantaranya adalah kegiatan bimbingan PKK untuk mahasiswa semester 5. saya kembali membimbing di area keperawatan medikal bedah yang sejak dulu saya bimbing walau sebenarnya berbeda dengan disiplin keilmuan saya saat ini. saya berharap bisa menyelesaikan pekerjaan ini untuk 5 minggu ke depan. Yang berbeda dengan bimbingan yang saya jalani selama ini, aga fleksibel dan lebih mengutamaan pemahaman dan kedisiplinan. Mahasiswa harus benar-benar tahu tentang apa yang harus kerjakan, terlebih untuk persiapan uji kompetensi, mahasiswa harus benar-benar paham kondisi yang dialami pasien, apa keluhan pasien dan prioritas untuk menyelesaikan keluhan yang dihadapi pasien. disinilah mahasiswa harus benar menjalankan dan tidak merekayasa data yang dituliskannya dan ditampikanya apa adanya. semoga dilancarkan untuk 5 minggu ke depan. aamiin


Tarakan, 23 / 12 / 2022
Pukul    : 23.13

22 Desember 2022

Undangan dan Silaturahmi

Dua hari ini dan senin lalu, saya menghadiri undangan pernikahan alumni dan jika dilihat dari waktunya benar-benar disaat-saat kita lagi sibuk-sibuknya. Kemarin merupakan pernikahan negar (wawan) lulus tahun 2015, alumni yang sempat lama di Tarakan bekerja sebelum akhirnya bekerja di tanjung selor sebagai tempat kelahirannya. dikenal sebagai anak yang cukup mandiri walau terkadang menjadi objek ocehan teman seangkatannya dan beberapa hari minggu sebelum menjelang pernikahan, dia meminta saya untuk menuliskan nama-nama dosen. di hari senin sebelumnya ada pernikahan emsi yang merupakan lulusan tahun 2017, kebetulan saya sempat dua tahun bersama mereka sebelum akhirnya melanjutkan pendidikan di Bandung, karena selama ini dikenal sebagai mahasiswa yang adem-adem dan tidak memiliki catatan rekor buruk sehingga tidak ada alasan bagi saya untuk tidak datang jika memang benar-benar tidak ada kegiatan, hari itu juga bertepatan hari senin pas saya lagi menjalankan shaum. Uniknya saya membukus beberapa cemilan yang disediakan sebagai bekal untuk berbuka puasa nanti :) Terakhir yang barusan saya hadir dipernikahan panca, atau dikenal sebagai wawan, cukup dekat selama dia mahasiswa dan beberapa kali sempat ngobrol-ngobrol dan kebetulan orangtuanya saya kenal dan kakaknya yang anggota polisi juga saya kenal, karena alasan ini saya mengupayakan harus datang. alhamdulillah saya berjumpa dengan kakanya yang polisi dan beberapa teman seangkatannya, ya sekalian reuni kecil-kecilan. dan dari ketiga pengantin yang saya datangi, pasti ada beberapa temannya yang pas bersamaan datang. Inilah indahnya menjalin silaturahmi, walau kadang harus bimbang berapa duit yang harus dimasukkan diamplop :D namun yang terpenting adalah hadir dan menjalin silaturahmi, mungkin saja orangtua mereka masih mengingat saya, apalagi jika melihat perjalanan kuliah mereka, saya terkadang berinteraksi dengan orangtua mereka untuk persoalan akademik. Jika memang ada undangan dan pas saya tidak ada kegiatan dan saya benar-benar ingat akan harinya, insyaAllah saya alkan usahakan hadir kecuali jika memang benar-benar tidak bisa sama sekali atau benar-benar kelupaan.  indahnya menjalin silaturahmi.

Tarakan, 22 / 12 / 2022
Pukul   : 23.10

Pelukan Sahabat

Sahabat menjadi tempat yang begitu penting ketika kita membutuhkan support dan doa. Disaat-saat kita galau dan butuh pelukan hangat dari seorang sahabat. Pelukan ini berarti menunjukkan bahwa sahabat ini ada ketika kita sedang ditimpa persoalan. walaupun terkadang kita tidak pernah secara jujur menyampaikan kondisi yang sedang kita hadapi namun dalam gerak gerik dan tingkah laku kita yang tidak bisa dibohongi jika saat ini kita membetuhkan sosok yang bisa memberikan support. Saat ini, saya memiliki pertemanan yang semuanya hanya sebatas kenal dan tahu, komunikasi hanya sebatas nanya kabar dan cukup sampai disitu, sekedar hanya melihat status di story sekedar menjadi viewer, kosong tanpa ada feedback. Namun ada beberapa pertemanan yang lain, cukup sering memberikan tanggapan pada stroy walau hanya emot, ini sebenarnya sudah cukup walau terkadang kita sering abai diantara pertemanan yang ada. Dalam beberapa hal, pelukan sahabat ini menandakan kedekatan secara personal dan menunjukkan  bahwa dia bukan sekedar teman namun teman dalam senang dan juga sedih, kehadirannya dibutuhkan diwaktu yang tepat. Meskipun begitu pertolongan dan kasih sayang Tuhan sang pemilik alam semesta jangan sampai dilupakna. sebaik-baiknya meminta pertolongan hanya kepada Nya.

Tarakan, 22 / 12/ 2022
pukul    : 12.02

Yudisium dan Wisuda

Akhirnya yang dinanti-nantikan terlaksana juga, Yudisium dan Wisuda mahasiswa politeknik Kaltara terkhusus prodi D3 Keperawatan yang selama ini menjadi tanggungjawab saya. Walau masih dalam kondisi menggantung, karena tanggalnya harus menyesuaikan dengan tanggal akreditasi yang sampai saat ini belum siterbitkan, sisa menunggu proses adminitrasi karena dari laporan yang sudah masuk dalam sistem informasi LAM PTKes, proses akredisitasi kami sudah selesai disidangkan yang dalam artian sudah hasil akreditasi kami sudah keluar namun secara laporan surat keputusan belum diterbitkan, atas pertimbangan itu kami berani untuk melaksanakan wisuda., apapun konsekuensinya, yang pasti kami sudah dinilai dan paling buruk adalah mendapatkan status akreditasi tanpa melihat nilainya. hal yang menjadi pertimbangan lain adalah kondisi kepanitiaan yang sudah sejak lama siap. sempat melakukan penundaan ditanggal 15 Desember yang lalu, hingga beberapa orang tua mahasiswa sudah berada di Tarakan. Kampuspun mengambil opsi jika sudah ada kepastian sudah selesai proses majelis maka kita siap melaksanakan wisuda di tanggal 21 dan tanggal 20 desember, prodi melaksanakan Yudisium. untuk menjaga-jaga dan sebagai bukti laporan, berita acara dan penomoran SK menunggu tanggal yang tercantum dalam akreditasi prodi D3 keperawatan

Tarakan, 22 / 12 / 2022
Pukul   : 14.46

19 Desember 2022

Rasa Tidak Tenang

Dalam beberapa hari terakhir ini saya dicemaskan dengan hal-hal yang berkaitan dengan hasil akreditasi dan yudisium. Kedua hal ini yang membuat pikiran tidak fokus dan gagal fokus. Seberapa besar keinginan diri untuk mencapai nilai yang sangat baik (B) salam akreditasi namun masih dihantui dengan bisa dan tidaknya kami mencapainya..belajar dari pengalaman yg sudah-sudah ketika rasa optimis itu tidak cukup bahkan melampai realitas yang ada. Saya dan bahkan kita semua (dikantor) terlalu berlebihan mengungkapkan hal yang belum terjadi, pengalaman yang sudah-sudah ini menjadikan saya begitu tidak tenang bahkan sudah jatuh pada overthinking, dalam pikiran memikirkan hal hal yang belum tentu terjadi namun membuat cemas. Jika nanti seperti ini jika nanti seperti itu, semakin liar pikiran yang tak berujung ini. Mencoba untuk tenang dan meyakinkan diri namun dalam benak., akankah semua sia-sia dengan adanya permohonan tergesa-gesa dari orang sekitar. Hanya bs berpasrah, semoga tidak terjadi., semoga hasilnya seperti yang diharapkan jikalau kemungkinan terburuknya ini tidak bisa maka., harus siap menerima kenyataan hidup dan pahitnya hidup

Tarakan, 19 / 12 / 2022
Pukul.   :  21.00

Belajar dari Messi

Siapa yang tidak mengenal Lional Messi, sebagai bintang sepakbola dunia. 7 kali mendapatkan Ballon d'Or sebagai penghargaan tertinggi bagi pemain sepakbola dunia. ditahun-tahun sebelumnya Messi dan CR7 selalu berganti-gantian mendapatkan penghargaan tersebut. sejak 14 tahun terakhir dan ada 2 tahun dimana mereka tidak mendapatkannya. dan mungkin menjadi sejarah bagi lional Messi jika dibandingkan dengan Cr7. paling tidak Lional Messi bisa mempersembahkan tropi Piala Dunia bagi negaranya namun tidak bagi cr7. mungkin ini yang menjadi motivasi besar bagi Mesi, diusianya sekarang yang sudah tidak terlalu muda untuk bermain bola dan dengan beberapa catatan record kurang baik dalam persepakbolaan eropa diakhir-akhir ini. bahkan sebagian orang memberikan label the legend bagi Messi, beberapa kali mempersembahkan 4 Tropi piala champion bersama sementara CR7 mempersembahkan 5x bersama real madrid. Hari in benar-benar Messi menunjukkan bahwa mimpi itu tidak ada yang mustahil, Messi menunjukkan kepada dunia bahwa usaha dan kerja keras akan berbuah hasil, dimasa karirnya dia mempersembahkan tropi piala dunia, bagi messi dengan capaian Ballon d'Or sebanyak 7x belum cukup jika tidak mempersembahkan tropi piala dunia untuk negaranya dan ini terbukti malam ini, kegagalan final piala dunia tahun 2014 sudah cukup bagi Messi dan hari ini sudah dibuktikan dengan perjuangan keras untuk mewujudkan ini. selamat Messi selamat Argentina

Tarakan, 19 / 12 / 2022
Pukul   :  03.28

Argentina Juara

Perhelatan piala dunia akhirnya berakhir dengan kemenangan Argentina sebagai champion, begitu banyak harapan diarahkan ke Argentina, bagaimana tidak, bintang argentina Lional Messi sudah melalang buana dalam pencapaian pemain terbaik dunia (ball on Dor) bersaing dengan CR7. Malam ini argentina tampil begitu memukau, 45 menit pertama sudah membongkar pertahanan Prancis dengan 4 Gol, 1 dipersembahkan oleh Messi. di babak kedua, prancis berhasil menyamakan kedudukan dengan bintang andalan mereka Kelian Mbape, skor menjadi 2-2. akhirnya masuk perpanjangan waktu untuk 2x15. dan Argentina melakukan gol duluan skor menjadi 3-2, namun berhasil dipatahkan kembali dengan tindakan pinalty Mbape sehingga kedudukan berakhir 3-3 dan harus berakhir dengan adupinalti. dari 4 yang menembak, pemain argentina semua berhasil memasukkan gol ke gawang sementara pemain Prancis 2x gagal. Akhirnya Argentina berhasil memenangkan adupinalty sekaligus berhasil membawa tropi piala dunia setelah 36 tahun menunggu. Selalu ada bintang dibalik kemenangan juara piala dunia. 1986 Maradona terkenal lihai dengan cetakan Golnya bahkan masih begitu terkenal namanya hingga saat ini, demikian pula dengan lional Messi, kebintangannya sudah tidak diragukan lagi dan wajar saja, Messi begitu bersemangat dan berusaha keras untuk setelah kegagalannya saat final tahun 2014 di Brazil harus mengakui keunggulan Jerman. Menurut catatan (kompas.com) Untuk malam ini merupakan final ke-6 dan menjadi catatan bahwa 3 kali menang dan 3 kali kalah, menang di tahun 1978 (lawan Belanda), 1986 (Lawan jerman Barat) dan 2022 (lawan prancis) sementara kalah ditahun 1930 (lawan Uruguay), 1990 lawan Jerman dan 2014 lawan jerman. Selamat untuk Messi yang berhasil mempersembahkan trofi piala dunia diakhir karirnya mempersembahkan untuk argentina dan Selamat untuk argentina, sebagai champion untuk ke-3 kalinya

Tarakan, 19 / 12 / 2022
Pukul   : 03.07

18 Desember 2022

Memanfaatkan waktu

Akhir-akhir ini, saya benar-benar banyak membuang waktu dengan sia-sia, begitu banyak waktu dan kesempatan yang saya buang begitu saja dan saya tidak terlalu peduli dengan waktu yang terbuang itu, saya merasa baik-baik saja bahkan tidak merasa bahwa begitu banyak waktu dan kesempatan yang terbuang tanpa memberikan hal yang positif, bahkan hal yang bermanfaat bahkan menjauhkan diri dari kebaikan dan mendekatkan diri pada kefanaan. Saya terlenan dengan hal-hal yang tidak bermanfaat, misalnya saya begitu asyik bermain sosial media, menyibukkan diri dengan tontonan yang bersifat gibah atau hanya kesenangan semata. Mungkin ini yang benar-benar harus dikontrol dan dikendalikan. Jangan sampai saya hanya asyik membuang waktu, saya harus berpikir lebih jauh lagi bahwa kondisi saya saat ini dalam kondisi benar-benar tidak lagi santai atau sedikit pekerjaan, banyak hal yang harus dikerjakan dan banyak hal yang mau diselesaikan.ingat hal yang tidak pernah kembali itu adalah waktu dan hal yang paling sering disia-siakan adalah kesempatan dan jika kita mengabaikan itu semua, kita masuk dalam kategori orang-orang yang merugi. na'udzubillah.

Tarakan, 18 / 12 / 2022
Pukul   :  16.53

Mbape dan Hakimi

Ada hal yang menarik dalam piala dunia kali ini, hal ini bukan mengenai skor atau serunya pertandingan namun yang menjadi sorotan adalah persabatan antara pemain Maroko, Ashraf Hakimi dan Kelian Mbape, pemain Prancis, kedua pesekbola tersebut tergabung dalam klub besar PSG di Liga Prancis. Saya sendiri hanya mengenal Mbape, karena setiap kali isu transfer pemain di klub-klub eropa, namanya selalu menjadi sorotan. Persahabatan keduanya begitu kental dan saling support. Breada di group yang berbeda, ketika masuk tahap semifinal begitu mulai menampakan keakraban yang mulai disorot, padahal sejak di PSG keduanya sangat akrab, moment-moment kebersamaannya mulai nampak dan banyak disorot oleh nitizen penggila bola di seluruh dunia. Ketika Maroko berhasil mengalahkan Spanyol di 16 besar dengan adul pinalti, Haikimi melakukan selebrasi dengan joget pingun dan ini berhasil menarik perhatian dari Mbape dengan menulisnya di twitter, hal yang sama pernah mereka lakukan selebrasi ketika di PSG. Kemudian ketika, Maroko berhasil mengalahkan Portugal di perempat final dengan satu-satunya gol, Hakimi menuliskan see you soon bro di twitter Mbape. dan dibalas love boleh Mbape. Ketika mereka akan memasuki lapangan, moment yang begitu hangat antara pertemuan Mbape dan Hakimi, dengan salam khas diantara mereka dan sling berpelukan. dan diakhir pertandingan dimana Prancis menang melawan Maroko, Mbape mendekati Hakimi dan memberikan semangat, dan tidak sampai disitu, mereka saling bertukar kostum, sehingga saat selebrasi pemain prancis ke pendukung prancis, Mpabe mengenakan konsum yang bertuliskan Hakimi. Fans kesebelasan Prancis dan fans PSG paham bagaimana betul kedekatan mereka, dan ketika akan kembali ke dalam ruang ganti, Mpabe memperkenalkan Hakimi ke keluarganya dan mereka nampak masih bersama sebelum akirnya benar-benar masuk ke dalam ruang ganti masing2 negara. dan Mpabe menuliskan dont be sad bro, everybody proud of what you did, you made history. ashraf Hakimi


Tarakan, 18 / 12 / 2022
Pukul    : 14.10 

17 Desember 2022

Sejak Itu

Ada yang menjadi tantangan terberat bagi saya selama ini, entah ada hubungannya dengan kondisi yang saya alami saat ini dengan keputusan saya di bulan agustus tahun ini, yang berarti bahwa keputusan ini sudah brjalan 4 bulan lamanya. Ternyata dampaknya cukup besar baik untuk hal positif dan negatif. secara positif, hidup saya lebih tenang, saya tidak terikat dan tidak terkejar-kejar dengan tuntutan harus begini dan harus begitu dan semua yang saya jalanni tidak murni untuk kebaikan, ada maksud terselubung. Dampak negatifnya adalah saya semakin liar mencari atau mengalihkan hal yang dulu pernah saya lakukan, hampir setiap hari berkomunikasi dan hampir setiap hari saling memberikan informasi, entah karena keterpaksaan atau seperti apa, yang saya rasakan hanyalah kehampaan dan tidak ada nyawa dalam persaudaraan, hidup semacan ada yang membayang-bayangi belum ada lagi jika ada permintaan yang tidak bisa dipenuhi dan memberikan dampak pada komunikasi terlebih lagi circly yang sudah terlalu jauh dan tidak bisa saya ikuti, biarlah semua berlalu dan cukup sudah yang berjalan selama ini, memang benar harus dihentikan dan harus membiasakan diri untuk tidak seperti dulu dan ridak seperti yang sudah-sudah, jalani lalaui dan biarlah yang sudah berlalu hanya sebatas kenangan


Tarakan, 17 / 12 / 2022
Pukul    L 23.59

Untuk Apa?

untuk apa kita mencari kesenangan hidup? apa kita tidak siap dengan tantangan hidup hingga kita harus mencari alasan lain menghindar dari tuntutan hidup, kita lari dari permasalahan yang ada hingga jalan keluar tersingkat adalah mencari kesenangan untuk diri sendiri, sudah pasti caranya sudah tidak benar, toh kalau benar kenapa harus sendiri dan bersembunyi sembunyi. apalagi jika itu bukan hal yang baik, itulah namanya hidup dan rayuan kehidupan, kita sebenarnya bisa menghindari atau mensiasatinya, tapi entah apa penyebabnya, apa ini hanya pelarian atau hanya keisengan belaka. nah perlu ditimbang dan direnungkan kembali. ada apa gerangan, hingga kesenangan ini benar-benar menjadi kebiasaan yang terselubung dan sembunyi-sembunyi, hanya lagi-lagi rasa penasaran dan mungkin tidak ada untungnya buat kita atau buat orang lain kita tetap saja melakukan demi kesenangan semu dan kebiasaan yang tidak sehat. sudah seharusnya saya melepas ini semua, sudah berkali-kali yang mencoba namun selalu gagal untuk menghindari, namun satu hal yang tidak pernah dilupa untuk jangan lelah untuk mencoba untuk bangkit dan melawan itu semua jangan biarkan semua terjebak dalam kehinaan dan kenestapaan yang berlarut-larut, kita yang mengarahkan hidup kita, kita yang menghindarinya dan kita yang mengaturnya.

Tarakan, 17 / 12 / 2022
Pukul    : 23.48

10 Desember 2022

Kerjakan yang Perlu Dikerjakan

Akhir-akhir ini, saya menjadi orang yang kurang motivasi dan semangat untuk menyelesaikan pekerjaan. Banyak kerjaan yang terabaikan dan tertunda karena kemalasan saya. saya terkadang berangkat kerja jam 9 pagi :( karena hanya menyelesaikan pekerjaan rutin di rumah, bersih-bersih, harus menjemur dulu, apalagi jika pagi harinya adalah jadwal rutin lari, saya semua akan berantakan. Saya malah banyak melakukan blunder-blunder karena kesalahan saya sendiri, semisalah saya pernah datang ke kampus jam 09.30 malah hampir jam 10, ternyata saya terlambat dan rapatnya sedang membaas mengenai pekerjaan saya dan saya tiba-tiba saja bengong karena merasa bersalah dengan keterlambatan saya, saya kembaloi membuka buka whasapp ternyata ada pengumuman rapat. Ada pula pekerjaan yang saya kerjakan diawal demi memanfaatkan wakytu yang ada, belum  begitu deadline, sehingga ketika pekerjaan itu dibutuhkan diwaktunya, saya sudah siap untuk memberikan atau mempersentasekan. Banyak hal yang perlu kembali saya ingat-ingat, saya perlu kembali mengecek ngecek apa yang perlu saya selesaikan. karena waktu itu sangat penting. 1 pekerjaan saya lagi yang kemarin saya selesaikan, ini pekerjaan bapak rumah tangga ketiksa harus mengatur kayu=kayu hasil bongkar-bongkar rumah, saya harus memindahkan di tempat yang aman dan menaruh diseng untuk melindungi dari hujan. alhamdulillah kemarin beres dan begitu tau malam ini hujn saya tidak terlalu pusing lagi karena poisisi kayu-kayu yang besar itu terlindungi dari hujan. inilah jika kita mengerjalkan apa yang haris dikerjakan agar jika sudah tiba maka kita tidak akan kalng kabut

Tarakan, 10 / 12 / 2022
Pukul   : 0,20

Jumat yang terabaikan

Banyak yang berubah setelah kepulangan saya dari kampung inggris, salah satunya adalahh runitas jumat yang saya lakukan. Dulu-dulu saya selalu menjaga amal-amal setiap jumat, muali dari membaca surat al kahfi hingga tuntas, bersedekah terutama di subuh hari, memotong kuku dan merapikah wajah, mandi sebelum pergi ke mesjid, lebih awal ke mesjid dan sebisanya menggunakan baju bewarna putih serta memperbanyak membaca shalawat. Sejak bulan agustus pas bertepatan saya kembali ke Tarakan, amalan-amalan ini mulai menghilang perlahan-lahan, saya hampir tidak bsa membaca surat al kahfi apalagi menamatkannya :(, saya tidak bisa datang lebih awal ke mesjid malah saya datang begitu utbah sudah dimulai, penampilan saya menggunakan pakean yang tadi pagi digunakan di kantor, benar-benar jum'at saya terabaikan begitu saja. Entah memulai kembali dari mana, benar-benar membuat saya begitu merindukan kembali semangat saya dalam melaksanakan amalan yang diutamakan di hari jumat tersebut. Ini bukan berarti saya tidak bisa kembali menjalankan apa yang dulu rutin saya lakukan. Saya harus kembali secara pelan-pelan menjalankan  ni, saya harus kembali memrioritaskan dan kembali memaksakan dan mengingatkan diri bahwa hari jumat itu jangan diabaikan begitu saja, ada amalan yang harus dijekar, ada niat yang harus dikuatkan, semua ini mendapatkan keridhoaanNya, agar benar-benar tidak mengabaikan dan menyia-nyiakan amalan di setiap hari jumat, belum tentu besok-besok kita punya banyak wakyu untuk menjalankan ini semua, kalau bukan kita sendiri yang melaksanakan dan memperjuangkannya. jaga diri dan jaga niat, laksanakan apa yang harrus dilaksanakan.

Tarakan, 10 /12 / 2022
Pukul   : 07.00

06 Desember 2022

Sekecil Apapun, Utang Tetap dibayar

Kemarin, saya menghubungi teman untuk mengembalikan uang 50rb yang saya pinjam, sebenarnya kalau maundiabaikan ini uang 50 rb ini tidak jadi masalah, mungkin teman ini tidak akan mempersoalkan karena saat itu juga kayaknya saya dikasih bukan minjam hehehe, namun sesuai dengan prinsip bahwa, utang harus tetap dibayarkan apapun kondisinya dan saya meminta nomor rekeningnya, kayaknya teman ini memakai rekening temannya, setahu saya dulu dia memiliki rekening tersendiri di BCA. Mumpung uangnya masih ada dan memang uang itu bukan dari saya, ini merupakan kelanjutan cerita yang beberapa hari yang lalu saya tulis mengenai beraninya saya sekarang meminjam uang keteman-teman. Sebagai komitmen saya harus mengembalikannya dan menjadi pertimbangan juga bagi teman saya jika suatu waktu saya kepepet juga harus minjam duit. Kemarin jumlah nya memang tidak terlalu banyak, jika saya tidak membiasakan diir untuk membayar utang-utang kecil yang saya sudah ngemis-ngemis sama teman maka saya saya akan kesulitan kedepannya dan menjadikan sebagai tabiat, biasa meminjam namun sulit sekali mengembalikan, fokus ke bayar utang dan jangan biarkan kita meningalkan dunia ini dalam kondisi utang-utang yang belum terbayarkan.


Tarakan, 06 / 12 / 2022
Pukul   : 03.38

05 Desember 2022

Kendala (dalam) keberangkatan

Jum'at lalu, istri saya harus melakukan perjalanan ke Medan dan star dari Tarakan, di Penerbangan Pertama melalui Balikpapan, lanjut jakarta, dan Medan dengan harapan berangkat dari pagi agar bisa sore tiba di Medan jika melihat penerbangan yang ada. Pergi selepas subuh, saya sudah mengingatkan bahwa ada selepas subuh sudah siap berangkat, namu ternyata belum siap dan harus ke sekolah untuk mengambil barang tertentu dan juga harus berurusan dengan kamar kecil :( ini menjadi signal kendala pertama., setelah beres ternyata masih ada barang ketinggalan namun saya mengingatkan jika pergi mengambil ke rumah besar kemungkin akan ketinggalan pesawat. Ternyata benar ketika sampai Bandara Tarakan, sudah masuk boarding untuk penumpang tujuan Balikpapan, akhirnya harus buru-buru dan untungnya masih bisa terkejar. ternyata begitu sampe di atas pesawat, barang-barang di kabin peswat sudah full sehingga barang dititipkan via bagasi (info dari petugas yang menghubungi saya untuk konfirmasi barang sudah sampai atau tidak. Transit dibalikpapan sekitar 1.5 jam dan melanjutkan penerbangan ke Jakarta, setibanya di jakarta ternyata sudah hampir jam 12 lewat dan posisi istri saya berbeda terminal dengan terminal penerbangan ke Medan walau masih 1 group dengan lion (memang ada perbedaan terminal di bandara soekarno hatta untuk penerbangan tujuan dan dari  sumatera dan kalimantan), qadarallah ketinggalan pesawat dan untungnya masih ditanggung oleh lion untuk melanjutkan penerbangan di jam 6 sore (artinya transit 6 jam) dan istri menginfokan sekitar jam 10 lewat waktu tarakan sudah nyampe Medan.

Persoalan kembali muncul ketika memesan tiket kepulangan, penerbangan yang diinginkan ternyata sudah tutup seingat saya waktu hari kamis itu masih ada penerbangan langsung Jakarta Tarakan via Bati air. dan dihari sabtu kondisi badan saya benar-benar drop dan saya juga harus mengkoordinir pelaksanaan pelatihan di kampus. saya memesankan tiket dengan rincian awalnya 3.300.000, namun saya transfer 3jt saja, dengan harapan nanti saya yang menutupi (sementara saya sekali sudah tidak punya uang di rekening) akhirnya saya menunda pembayaran sambil melihat-lihat harga tiket, ternyata harganya semakin meninggi ;( dan saya harus mencari solusi lain. setelah dicari-cari tiket yang diinginkan tadi malah makin naik. dan saya membuat kesalahan dengan salah membeli tiket, seharusnya saya mengecek ulang sebelum melakukan pembayaran tiket yang diingin di jam 6.25 malah saya membeli di jam 7.45, ini menjadi kesalahan pertama. karena istri benar-benar tidak bisa melakukan tranfer, akhirnya saya harus meminjam uang teman 1.2 juta ternyata ini masih kurang 50 ribu :( dan akhirnya saya berhasil memesankan tiket untuk balik.

Kemarin perjalan istri saya dimulai., hanya dikasih kabar kalau sekarang sudah siap-siap perjalanan ke Jakarta. dan setibanya di Jakarta dan sudah berada di terminal untuk keberangkatan Batik ke Balikpapan. kami di kabari sekitar jam 13.30 artinya penerbangannya sesuai dengan jadwal., sore harinya seharusnya pesawatnya tiba di Balikpapan, ternyata di jam 5 sore, istri saya baru kabari kalau penerbangan mereka di alihkan ke Makassar dengan alasan ada perbaikan landasan paju sehingga tidak bisa mendarat. akhirnya saya bilang sama istri kalau dihitung-hitung jamnya kayaknya sulit mengenal penerbangan yang ke Tarakan, namun istri saya bilang ini hanya sebentar paling akan terbang lagi dan cukup 30 menit :( dalam hati sejak kapan penerbangan 30 menit makassar balikpapan) sudah mendengar dan menitipkan pesan agar tetap mengabari kalau sudah boarding (dan ternyata tidak juga dikabari), dugaan saya antara berhasil mendapatkan penerbangan ke Tarakan atau ketinggalan pesawat. Kondisi saay sejak pertama mendengar kabar dialihkan pesawat itu badan saya lepas dan sampe-sampe lupa kalau saya harus minum obat sore kemarin :( dan saya langsung balik ke rumah untuk mengabari sama anak-anak. Selepas  isya semalam, istri menelpon dalam benak saya kalau benar-benar mendapatkan penerbangan di tarakan pasti di saat sekarang itu lagi di atas pesawat, dan istri mengabari kalau mereka harus nginap di Balikpapan dengan tanggunan penuh pihak lion.

astaghfirullah hal azim, semua sudah ini sudah menjadi ketetapan Nya dan ada sumbangan diri kita yang bisa saja lalai dengan masalah ini, sebenarnya kita bisa merencanakan perjalanan jauh-jauh sebelumnya dengan matang, tidak memandang enteng karena ini perjalanan jauh dan melibatkan beberapa terminal penerbangan yang di lewati, belum lagi kebijakan ini dan itu, ada kendala dalam perjalanan yang diluar dugaan kita, semua bisa terjadi, namun ini semua menjadi pelajaran penting untuk ke depannya, lebih siap dan lebih mempersiapkan diri, barang dan finansial, ini bukan perjalanan ke Tanjung yang bisa direncanakan secara matang atau sekedarnya saja, kita hanya butuh perjalanan laut itupun dengan ancaman kehabisan tiket spit,  yang terpenting adalah doa untuk dimudahkan dan diselamatkan dalam perjalanan dan ini yang terpenting dan mungkin sebagian mengabaikan. wallahu'alam bishawab

Tarakan, 5 / 12 / 2022
Pukul   : 06.12

04 Desember 2022

Teman Tatkala Susah

Masih seputar minjam meminjam uang. Ini tentang pengalaman semalam meminjam uang ., jadi semalam itu saya me.w.a beberapa teman dan ada yang menanggapinya secara main dan secara serius danm ada yang biasa-biasa aja. ada teman yang benar-benar bikin tensi, memang teman ini jarang ngobrol namun sekali ngobrol bisa pecah, semalam saya hanya ,meminta dipinjamin uang 50rb via mobile banking karena saldo yang tidak mencukupi untuk mentransfer uang. terjadi perdebatan antara kami dan penuh berbelit-belit hanya untuk mengatakan tidak bisa mentransfer 50rb. Menanyakan inilah itulah yang mengarahkan bahwa saya seolah-olah bercanda memintan uang sebesar itu sampai akhirnya dia juga tuk kunjung memberikan, ini wajar, lama tidak berkomunikasi, saya tiba-tiba menghubungi hanya untuk ditrasferin wkwkwkwk kedua ada teman yang sebenarnya sudah cukup dekat, dini hari tadi ketika saya melihat dia lagi online disitu saya meminta bantuan untuk transferin 50rb untuk menutupi batas sadlo minimal, untuk teman ini tidak banyak komentar dia segera menjawab bisa dan saya mengirimkan nomor rekening. ALhamdulillah, satu kesulitan terlewati. Dalam kondisi seperti ini, mungkin kita bisa menilai bahwa kita menentukan dan memutuskan siapa sebenarnya teman kita, terutama tatkalah kita susah atau pada saat lagi butuh-butuhnya bantuan. Padahal dalam beberapa terakhir ini., saya begitu introvert untuk hal-hal yang berkaitan dengan kesusahan, sulit untuk mengungkapkan kepada orang lain apalagi saudara sendiri. Kalau harus terpaksa itu hanya untuk orang-orang sudah kita percaya, disinilah mereka hadir dan dalam kondisi pinjam meminjam barang ini, menjadi catatan bagi saya, sepada siapa seharusnya saya berteman baik dan kepada siapa yang kita anggap hanya berteman saja atau hanya kenal saja. Ini menjadi pelajaran, karena disisi lain biasanya saya memposisikan diri sebagai orang yang bisa memberikan solusi bukan orang yang sudah menyusuahkan.


Tarakan, 4 / 12 / 2022
Pukul   : 03.31 

03 Desember 2022

Uda Berani Meminjam Uang

Renovasi rumah yang sudah dijalani hampir 3 bulan ini menjadikan saya kehilangan akal sehat, saya sudah dibuat pusing berkali-kali, bingung ketika sudah ada notifkasi harus membayar utang atau tiba-tiba ada keperluan yang tiba-tiba dan saya tidak punya pegangan karena uang saya 5 juta saya harus setor di bulan ini untuk membayar utang. Hampir semua circle tertemanan saya jajaki dan ngemis-negmis untuk meminjam uang. Padahal dari lubuk hati terdalam tidak ingin seperti ini, namun kondisnya benar-benar memaksa saya harus melakukan ini, dulu saya paling anti untuk bisa meminjam uang, kini saya benar-benar mengemis sana sini untuk mendapatkan pinjaman, saya disibukkan dengan ungkapan, sama siapa lagi saya harus meminjam uang. Saudara sudah (yang terbanyak terisisa 45 juta ipar dan 5 jt kaka angkat), teman kerja barusan saya pinjam 1.2jt, teman lari 2jt+2,5Jt, teman kuliah 4jt, + kontrakan pak haji belum dibayar 1,5 jt) ya Allah banyak benar utang saya sama orang-orang. hingga sudah menjadi kebiasaan saya harus meminjam dan memintah belaskasihan orang. padahal saya paling anti untuk masalah ini dan saya paling tidak suka namun kondisi memaksakan saya harus melakukan ini namun saya tidak ingin keenakan, jika memang sudah ada dana, saya harus prioritaskan mengembalikan, saya tidak perlu lagi banyak berbicara yang penting acaranya khidmat dan penuh keabraban, sudah ini menjadi konsekuensi yang harus saya dapatkan dan terima, semua sudah berjalan dan saya tidak bisa menghindari yang saya lakukan  adalah mengembalikan urang-utanng itu sesuai janji dan melakukan mengontrolan diri atas barang dan jasa yang saya gunakan untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak saya gunakan. Sudah belajar kembali jangan suka membeli barang-barang yang tidak digunakan, fokus kembalikan urang dan tidak memperluas orang yang dimintai utang biar tidak menjadi kebiasaan, hilang urat syaraf karena sudah terbiasa melakukan utang dengan alasan syar'i


Tarakan, 3 / 12 / 2022
Pukul   : 22.29

Gobloknya diriku

Mungkin itu kata yang tepat untik melukiskan diriku sati hari ini, banyak kejadian aneh yang harus saya alami karena kelalian dan kebodohan diri saya sendiri, saya benar-benar tidak mempertimbangkan matang-matang apa yang sebenarnya harus saya lakukan, semuanya kacau balau, hingga saat ini saya menulis ini dalam kondisi membutuhkan uangan hanya 25rb untuk menutupu tiket pesawat yang saya beli yang sebenarnya saya bisa komunikan dengan teman saya sata meminjam uang tadi, asli ini benar-benar diluar dugaan saya dan ini sudah sering terjadi dalam beberapa kali. Ketika tadi siang saya menyampaikan jumlah yang harus ditransfer untuk membeli tiket peswat dari Medan Ke Tarakan, saya menghitungnya pas-pas tanpa melihat dan mempertimbangkan ada biaya tambahan dan ketika saya melakukan pelunasan pembayaran ternyata saya melakukan kesalahan salah mengambil jadwal penerbangan dan cukup memberikan pengaruh kepada jadwal keberangkatan dari Jakarta ke Tarakan. Akhirnya saya mendapatkan solusi jadi mau tidak mau harus nambah bajet hampir 1 juta untuk bisa kembali ke tarakan di jam 8 malam namun naifnya hingga saat ini, saya benar-benar apes,  saya tidak bisa melakukan transaksi karena benar-benar uangnya tidak cukup, uang yang dibutuhkan 875.000rb untuk transfer, direkening saya 880rb, rupanya tidak cukup dana untuk melakukan transferan biaya tiket ini. saya sudah menghubungi teman untuk melakukan transaksi ini, tapi entah bagaimana ada beberapa teman seolah tidak percaya kalau saya benarp-benar membutuhkan 30 rb hanya untuk menutupi saldo minimal di rekening. dan gobloknya saya ketika meminta pinjaman 1.200.000 sama teman saya tidak minta dilebihkan padahal itu bisa saya sampaikan karena hitung-hitungan saya sangat pas padahal ada biaya tambahan ketika melunasi pembayaran. Cukup sudah kegoblokan yang saya perbuat inim jangan lagi dibuat pusing dengan hal-hal yang recehan seperti ini namun memberikan efek besar hanya karena kegoblokan dan ketidakhati-hatian saya dalam menanggapi atau menyelesaian urusan atau masalah yang sedang dihadapi

Tarakan,  3 / 12 / 2022
Pukul   :  22.02

3 Desember

3 Desember, ini menjadi hari dimana saya memasuki usia 40 tahun, hari yang dijalani begitu banyak warna terbilang rumit dan receh, sejak pagi saya disibukkan dengan urusan kue untuk konsumsi hingga saya kelewatan waktu mengambilnya, saya bolak balik mengantarkan anak sekolah dengan selisi jam yang berbeda, kemudia saya harus mengurus tiket kepulangan istri yang serba rumit, mulai dari kurang uang, salah memilih jam hingga saat ini saya dipusingkan untuk mentransfer sisa pembayaran tiket, 20 rb rupiah. belum lagi tadi siang ketika saya harus mengambil snack sore ternyata belum disipakan sama pembelinya hingga saya harus  menunggu 15 menit padahal itu sudah masuk waktu istrahat, untungnya pas tiba kuenya kondisinya pelatihan belum selesai.  mungkin ini akan menjadi cerita dan saya mengambil sisi positifnya saja, benar-benar hari yang saya lalui hari ini benar-benar kacau. Namun ini menjadi cerita tersendiri di hari ini. Semua harus disyukuri semua hari dipelajari secara baik-baik, usia 40 ini bukan lagi usia main-main, namun ini menjadi usia yang benar-benar mapan bahkan, rasulullah sallahu'alaih wassalam mendapatkan risalah kenabian diusia 40, berarti bahwa tanggungjawabnya menjadi begitu besar begitu juga dengan usia 40, semoga ini menjadi titik balik menjadi lebih baik, memperbaiki hal-hal yang perlu diperbaiki dan meninggalkan hal-hal yang perlu ditinggalkan, mencari dan melakukan hal-hal yang positif dan produktif, hilangkan overthinking, munculkan positif thinking, ingat bahwa usia tidak pernah kemali,m umur akan selalu berkurang, saatnta kita mencipta, saatnya kita bermimpi dan mewujudkan mimpi-mimpi itu, selesaikan semua yang perlu diselesaikan, jauhkan semua yang perlu dijauhkan jangan mengulangi kesalahan yang sama dan itu-itu saja, pertegas diri, positifkan diri, raih ridho illahi. aamiin

Tarakan, 3 / 12 / 2022
Pukul   : 21.24

01 Desember 2022

Ketika di Tagih Utang

Tadi pagi, ada kejadian yang benar-benar mengagetkan, masih seputaran utang mengutang, ketika sudah dikesepatakan awal untuk membayar utang disetiap tanggal 1 tiap bulannya, kebetulan bulan ini saya baru saya membayar utang yang lain sebesar 5jt, namun seketika ada telpon dari saudara yang menyampaikan kepada saya agar tetap membayar utang sesuai perjanjian awal, walau sebenarnya diawal saya sempat mengatakan mungkin menunda sementara pembayaran utang untuk dua bulan ini, namun ternyata belum diamini, seketika saya harus kembali berpikir keras untuk mencari pinjaman. akhirnya saya kembali menghubungi teman yang sudah saya kembalikan uangnya sebesar 5jt (ini uang yang hampir digunakan semuanya dari gaja saya), alhamdulillah beliau kembali memberi pinjaman 2,5 jt sesuai dengan bayaran yang saya harus transfer. alhamdulillah, sahabat baik ini, begitu menjadi perantara pertolongan Allah subhannahwata'alah. dan ternyata dikesempatan yang berbeda, kaka saya juga sudah menhubungi saya untuk mau membantu menutupi, namun sudah keduluan sama teman ini. dan saya tidak mempermasalahkan kondisi, memang sudah seharusnya saya menyijil tiap bulannya walau sebenarnya agak berat karena diwaktu yang bersamaan saya harus juga membayar utang sama teman yang lain yang sudah saya janjikan sejak awal ketika meminjam uang kepada mereka-mereka. Ini menjadi pengalaman yang begitu berkesan, jika memang harus memilih sebaiknya tidak berutang karena akan berhadapan dengan kondisi-kondisi seperti ini., tetap harus saya syukuri karena saya sudah dibantu diawal dan sebagai konsekuensi saya harus berusaha keras untuk mencari kembali melalui pinjaman-pinjaman kepada saudara dan sahabat yang  lain untuk bisa menutupi utang-utang yang ada sambil melihat peluang yang ada untuk meminjam dan mengembalikan pinjaman-pinjaman itu. semoga Allah subhannah wata'alah memudahkan urusan-urusan saya. aamiin

Tarakan, 1 / 12 / 2022
Pukul   : 23.54 

1 Desember 2022

Cepat sekali rasanya, bulan November berlalu, rasanya baru-baru saja memasuki bulan 11, memang tidak bisa dipungkiri bahwa dibulan 11 kemarin kami sudah balik ke rumah dengan kondisi yang belum full selesai namun alhamdulillah sudah bisa digunakan, mungkin yang membuat hari demi hari terlewati dengan tanpa berpikir panjang lagi, padahal beberapa kegiatan yang cukup menguras tenaga dilalui di bulan november ini. Tapi lagi-lagi semuanya harus dilewati dan dilalui dengan syukur. apapun kondisinya sekalipun terkadang membuat diri ini terpuruk dan jatuh, alhamdulillah masih ada asa untuk kembali bangkit sesuai semangat dalam blog ini. harus benar-benar mengendalikan semangat untuk terus bangkit dalam kondisi-kondisi keterburukan.

Semoga diakhir tahun ini, memberikan kesan dan kenangan yang lebih baik, tidak memperburuk kondisi yang saat ini sedang merasakan sulit-sulitnya secara finansial, bukan karena tidak memiliki pendapatan namun lebih karena pengeluaran saat ini lebih difokuskan untuk membayar utang-utang yang digunakan untuk renovasi rumah, namun asa yang lain tidak boleh surut, masih banyak cita yang ingin diraih, masih banyak asa untuk kembali dipupuk untuk meraih impi yang sudah lama diukir, semoga sebulan terakhir di tahun 2022 memberikan kesan yang baik, kebaikan untuk bersama dan kebaikan demi kebaikan yang lain. teruslah melangkah

Tarakan, 1 / 12 / 2022
Pukul   :  17.50

30 November 2022

Nasehat ustad

tadi selepas shalat maghrib, saya mengikuti ta'lim aqidah, topik yang dibicarakan, masih seputar penguatan tauhid dan yang difokuskan dengan syirik, terdiri dari dua, sirik besar dan kecil sementara sirik besar mencakup syikik dalam niat, syirik dalam doa, syirik dalam ketaatan. Ketika memasuki sesi tanya jawab saya beranikan diri untuk bertanya mengenai mengkultuskan orang soleh (ulama), kata ustad, tidak jadi masalah meminta doa dari ulama soleh, selama tidak menyimpang dari ajaran Allah, tidak jadi masalah, itu yang disebut sebagai tawasul, hal ini pernah dicontohkan oleh rasulullah ketika mendoakan sahabat Abu Bakar dan Zaid bin Harits. karena ada penjelasan dari ustad yang belum clear saya memanfaatkan waktu sela menunggu iqomah dengan mendekati ustad, saya bertanya mengenai orang sakit yang mengharapkan kesembuhan dari dokter bukan dari Allah melalui perantaraan dokter, apakah termasuk dalam syirik ketaatan. kata ustad, pasien harus kembali diingatkan bahwa kesembuhan itu datang dari Allah dengan perantaraan dokter, namun jika orang berkeyakinan bahwa kesembuhan itu dari dokter tidak serta merta orang tersibut disebut sudah melakukan praktik syirik. ada namanya sebab akibat, sebab yang menyebabkan sesuatu terjadi dan sesuatu yang memberikan implikasi, misalnya ada orang yang tidak sadar minum racun dan ternyata tidak meracuni malah membarikan efek baik, jadi efek yang ditimbulkan hanya akibat dari sebab yang sudah ada. pengalaman ini menjadi lebih baik, paling tidak saya mmberikan diri untuk berkonsultasikan sm ustad karena banyak hal positif yang didapatkan selama mengikuti ta'lim beliau. semoga memberikan kebaikan dan saya semakin mantap untuk terus belajar dan memperbaiki diri
'

Tarakan,  30 / 11 / 2022
Pukul    : 21.55

Pasrahan

Pada kondisi-kondisi tertentu, saya termasuk orang tidak bisa banyak komplain, kalau ada yang sudah janji walau tidak banyak berharap, jika ditepati, alhamdulillah, jika tidak ya gpp, ga perlu dimasalahkan, apalagi jika bukan hal yang prinsipil. misalnya saya janjian dengan teknisi listrik dan ternyata tidak langsung ditanggapi, padahal sebenarnya saya masih bisa gunakan orang lain namun karena alasan sudah terlanjur janji dan masih ada pekerjaan yang diselesaikan. Namun tidak langsung datang karena beberapa kali dijanjikan, namun akhirnya datang juga dan lumayan bisa menyelesaikan pekerjaan yang harus diselesaikan dan sudah bisa digunakan. Sama halnya ketika, saya sudah janjian dengan tukang yang katanya akan membantu sedikit menyelesaikan pekerjaan rumah yang tersisa, memasang kawat di dapur namun akhirnya sampai sekarang belum dipenuhi mungkin karena pekerjaan utamanya sudah beres dan hak mereka sudah saya tunaikan. Mungkin karena bukan hal yang prinsipil sehingga saya juga tidak terlalu mempersoalkan, selama masih bisa digunakan dan masih bisa ditempati rumah yang sudah direnovasi walaupun kondisi ini sudah banyak mendapatkan sorotan dari orang dikenal karena menurut mereka ini tidak sesuai dengan biaya yang sudah dikeluarkan, saya tidak mempersoalkan karena saya memang tidak punya pengalaman sebelumnya dan sikap saya lebih kepada "pasrahan" dengan prinsip, ya gpp lah yang penting masih boisa digunakan, terserah dia / orangnya yang penting dikasih tahu, kalaupun saya tidak menghubungi balik atas janji yang sudah diucapakn, bisa jadi mereka merasa saya kurang serius karena tidak menghubungi kembali, sekali lagi untuk urusan seperti ini saya bukan orang yang suka maksa-maksa, kalau tidak bisa atau menunda, ya sudahlah, mau bagaimana lagi :D

Tarakan, 30 / 11 / 2022
Pukul    : 21.38 

29 November 2022

Ada Saja Rejeki Tak Terduga

Disaat-saat seperti sekarang ini, ada banyak hal-hal yang tidak terduga-duga, bukan menjadi hal yang harus ditutupi untuk diri saya tapi tidak diekspose keluar kalau sekarang dalam kondisi sulit-sulitnya selepas merenovasi rumah, untuk keperluan ini dan itu masih harus mikir-mikir, apa ada uangnya ada atau tidak dan dalam kondisi-kondisi tertentu benar-benar dalam kondisi tidak ada uang sepersenpun dalam dompet karena memang uang yang ada sudah habis dipakai untuk membayar utang. Untuk dua bulan ini, benar-benar serba cemas-cemas jika ada keperluan yang harus ditunaikan. Alhamdulillah ada saja rejeki yang tiba-tiba mncul tat kala dibutuhkan walau harus menunggu beberapa hari namun paling tidak sudah memberikan diberikan solusi, memang hadirnya di waktu dan saat-saat lagi butuh-butuhnya. Ini menjadi hari-hari yang dilalui dengan penuh suka cita, tidak semua yang dibutuhkan denganb muda kita hadirkan dihadapan kita, kita belum tentu membutuhkan orang yang digunakan saat ini, dan apa yang kita cari bukan berarti itu yang kita butuhkan, masih ada kebutuhan yang lebih mendasar untuk dibutuhkan dan saat-saat sepeti sekarang, saya banyak belajar hikmah, an mencoba mencari keridhoaan Allah subhannah wata'alah. disinilah saya banyak belajar bahwa tidak semua keinginan harus dituruti, harus lebih filter untuk menemukan apa yang kita dibutuhkan, dan saat-saat dibutuhkan itu kita perlu ikhtiar untuk mewujudkannya terlebih jika kita mendapatkan kejutan dengan rejjeki tidak terduga=duga


Tarakan, 29 / 11 / 2022
Pukul    : 22.07

Kebaikan (bantuan) yang Diberikan

Pernah berpikir (semoga tidak mengurangi keikhlasan) kita memberikan kebaikan kepada orang itu ternyata dengan itu banyak capaian yang didapatkan dan kita hanya mendapatkan ucapan "terimakasih" padahal jika ditimbang-timbang, orang itu mendapatkan imbalan materi dari apa yang sudah kita berikan dan ditindaklanjuti dalam bentuk hal yang lain. Ini tidak hanya satu atau dua orang, bisa sama beberapa orang dan orang tersebut mengakui bahwa atas bantuan itu mendapatkan reword atau prestasi lain. Bukannya tidak mau mengungkit, kok malah kepikiran, apa akan terus seperti ini, sementara secara benefit sic sebenarnya kita sudah mendapatkan untuk hal lain, namun untuk hal yang lain lagi, kita tidak mendapatkan apa-apa kecuali terimakasih, jika ditanya tentang sumbangsih, bukan disini mempermasalahkannya, karena dari awal memang mau membantu, cuman memang agak berbeda cara kita mengapresiasi. Lagi-lagi ini hanya sekedar pelajaran, membantu secukupnya dan sesuai porsinya, biar orang lain juga bisa belajar bahwa dari hasil karya yang ada itu membutuhkan banyak perjuangan, usaha dan perjuangan materil. Dulu mungkin kita menghargai orang yang kita libatkan, sebagai atasan atau sebagai relasi, sekedar sampai disitu saja, karena perjuangan dan proses yang kita jalankan itu tidak sedikit dan membutuhkan waktu yang cukup banyak, semoga dari hasil upaya yang sudah kita karyakan bisa bernilai positif bagi orang-orang  yang sudah terbantukan(sudah pasti bahkan ada nilai materil dan benefit yang sudah didapatkan) dan semoga tulisan ini bukan membuat kita "menyesal" sudah membantu, namun ini jadi pelajaran, jangan sampai kita seperti itu dan mengapresiasi sesuatu yang sudah kita tertolong untuk itu dengan hanya ucapan terimakasih. hehe

Tarakan, 29 / 11 / 2022
Pukul   : 19.19 

Manfaatkan Waktu

Waktu yang benar-benar sangat berharga jika dijalankan dan tidak disia-siakan. Waktu yang terus berjalan dan tidak akan kembali terkadang masih sering terabaikan. saya masih saja terjebak dengan hal-hal yang terbuang begitu saja, saya hanya terbuai dengan tontonan yang hanya menyenangkan mata sampai-sampai lupa bahwa saya memiliki target yang harus diselesaikan hanya karena teralihkan dengan tontonan yang sebenarnya hanya sekedar menghibur tanpa memberikan edukasi, sekedar memanjakan mata tanpa memberikan makna, padahal banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, walau dalam prinsip salah saya adalah semua masih terkejar, ntar-ntar dulu, tapi lagi-lagi saya menyia-nyiakan waktu yang sangat penting. seperti saat ini, tadi saya bangun subuh, niatnya akan shalat si jam 3.30 karena keenakan dan tidak langsung wuuduh akhirnya saya terbawa ke waktu menghujung malam dan akan masuk waktu subuh. semoga ini tidak terulang lagi, segera bergegas dan segera wuduh danb shalat sunnah sebelum benar-benar masuk subuh

Tarakan, 29 / 11 / 2022
Pukul   : 4.29

28 November 2022

Serba Irit

Sejak melakukan renovasi rumah, begitu banyak pengeluaran yang harus dikeluarkan bahkan 40% dari biaya operasional renovasi ini adalah pinjem, dan sedikit demi sedikit harus dibayarkan, sekarang masih ada utang Rp. 47.500.000 sama saudara, Rp. 5.000.000 sm kakak angkat, Rp.2 000.000 sama bro sem, Rp.4.000.000 sama teman kuliah S2, dan terakhir 1.500.000 sisa kontrakan. dan saya komitmen sampai bulan dua belas nanti saya harus melunasi pinajaman yang dibawah 5 juta, selebihnya menjadi cicilan saya setiap bulannya. dan ini menjadi beban pikiran, namun sebisa mungkin saya bisa mengendalikan pikiran-pikiran yang bebani ini, karena harus mengendalikans dan menahan semua keinginan-keinginan material saya, karena saat ini sangat-sangat tidak memungkinkan untuk membeli ini dan itu sesuka hati, untuk besnin motor saja masih berpkir panjang, tidak boleh membeli sesuatu yang tidak bisa dimanfaatkan dan memberi kebahagiaan yang sesungguhnya buka kebahagiaan karena tuntutan, untuk bisa itu emua harus benar-benar diam dengan kondisi yang ada dan yang terpenting jangan mudah terpengaruh dengan kondisi-kondisi yang tidak memungkinkan untuk dibeli dan nkmati :(

Tarakan, 28 / 11 / 2022
Pukul    : 22.32

27 November 2022

Rejeki Setiap Orang

Ketika melihat kesuksesan dan keberhasilan seseorang, yang utama dan yang harus kita lakukan adalah JANGAN IRI.,  Harus ikut bahagia dan jadikan motivasi buat kita, semoga kita bisa seperti mereka dan kita perlu mempelajari bagaimana kesuksesan mereka upayakan, bagaimana usaha besarnya dan seberapa besarnya doa yang dipanjatkan dalam setiap ibadah-ibadahnya. karena tidak ada usaha yang sia-sia, semua berproses dan hasilnya akan dinikmati, jika belum berhasil mungkin usaha kita belum maksimal, atau kita masih membutuhkan upaya yang giat lagi untuk mencapai apa yang kita inginkan. semua atas kerja keras dan usaha masing-masing, hasil tidak akan mengingkari apa yang sudah kita lakukan. tetap semangat, tetap ikhtiar :)

Tarakan, 27 / 11 / 2022
Pukul   : 14.56

Fokuskan Diri

Kesibukan demi kesibukan mulai berakhir, mulai kesibukan akreditasi yang menyita banyak perhatian hingga kesibukan rutinitas lainnya. minggu kemarin menjadi minggu kemarin menjadi minggu terakhir perkuliahan semester 5 yang menjadi kesibukan sendiri karena saya harus masuk dalam beberapa hari, kedepannya hingga berakhirnya semester ganjil ini, saya fokus dengan MK Konsep Dasar Keperawatan, Kedepannya masih banyak cita yang harus dikejar, yang utama itu adalah mempersiapkan diri untuk lanjut S3, harus mempersiapkan tema proposal penelitian, harus mempersiapkan diri TOEFL, harus mempersiapkan untuk melanjutkan mendaftarkan diri untuk LPDP. Sebelum semua tiba waktunya, saya masih punya waktu untuk mempersiapkan diri, mengatur kembali jadwal untuk kembali belajar TOEFL, mengingat kembali materi selama 3 minggu kursus intensif di Test Course Kampung Inggris. Belum lagi saya harus mempersiapkan diri untuk mengurus jabatan fungsional ke lektor, saya harus mempersiapkan semua dokumen yang diperlukan, termasuk juga saya harus mencoba mengurus kembali Serdos saya, alhamdulillah teman ada yang sudah lolos, bisa dijadikan mentor untuk mengurus dan menyelesaikan. semua harus dipersiapkan mulai besok, senin 28 November 2022. semoga semua dilancarkan dan dimudahkan. aamiin

Tarakan, 27 / 11 / 2022
Puklul  : 13.50

25 November 2022

Mereview artikel jurnal Internasional

tanggal  8 November saya mendapatkan email untuk undangan mereview artikel, dari jurnal berbahasa inggris dan juga ada campuran bahasa latin, awalnya saya hanya mengiyakan dan melanjutkan membuat akun dikarenakan saat itu benar-benar lagi sibuk-sibuknya mempersiapkan kunjungan akreditasi di pekan depan. sambil melihat sepintas artikelnya, rupanya mengenai pencegahan stanting. Setelah selesai akreditasi saya coba membuka kembali artikelnya dan mempelajari apa fokus artikel ini. Setelah dibaca-baca ini mengenai scoping review, ini pertama kali saya mereview artikel dalam bentum bentuk review bukan berdasarkan hasil riset secara langsung. saya harus kembali membaca ulang mengenai scoping review, tentang bagaimana tahapannya, dan bagaimana ulasan yang harus ada bahkan saya harus kembali mencari file saat kuliah untuk pertama kalinya kami membuat review leteratur dengan tahapan yang benar sesuai pendapat (teory) expert. untungnya banyak artikel mengenai ini dan ada yang dalam berbahasa indonesia. sebelumnya saya berkonsultasi dengan chief editor jurnal keperawatan padjadjaran, saya diarahkan untuk mengecek strategi pencarian artikelnya dan key word yang digunakan. setelah membaca-membaca ulasan dalam scoping review saya memulai mereview, melihat item apa yang harus dinilai dan harus bolak balik menggunakan google translate hanya untuk meyakinkan apa yang saya tulis apa sudah bener bahasanya. akhirnya saya menyelesaikan review ini dengan waktu yang cukup lama :) bahkan menjelang batas akhir mereview. yang membuat tertarik mereview ini adalah ini jurnal terindeks scopus Q3. masyaAllah, ini mengalaman luar biasa, saya sendiri belum pernah mengirimkan artikel dan mendapatkan feedback dari reviewer di jurnal setara Q3.  ini pengalaman sangat luar biasa, bahkan saya mencurahkannya ketika mengirim hasil review ada item tentang apa yang dirasakan setelah mereview :)
ini langkah yang baik moga kedepannya makin lancar berbahasa dan menulis dalam bahasa inggris, dan bisa memasukkan ke jurnal internasional dengan indeks scopus :) aamiin

Tarakan, 25 / 11 / 2022
Pukul   : 03.52

21 November 2022

Komitmen

 hilang tulisannya :( 

kembali menulis di 21/11/2022 pukul 22.44

ini mengenai ta'lim aqidah yang saya ikuti minggu lalu. akhir-akhir ini jarang saya mengikutinya karena bertepatan dengan tahsin di mesjid depan rumah. selalu menarik jika mengikuti ta'lim aqidah ini, apalagi membahas penguatan tauhid dan beberapa kisah yang diceritakan yang pertama tentang seorang pemuda yang gigih berjuang melawan musuh-musuh kaum muslimin, melalui perantara tangannya, banyak yang tumbang, hingga para sahabat mengatakan bahwa dia adalah seorang ahli surga ketika meninggal dunia kelak, namuan Rasulullah sullahualaihwassalam mengatakan bukan, dia bukan ahli surga, jawaban baginda nabi, membuat para sahabat penasaran hingga mengikuti kemana pemuda itu pergi. Hingga suatu ketika dia terkena sayatan pedanng musuh dan dia tidak mampu menahannya dan untuk menghilangkan rasa sakit itu, dia menusukknya pedang kearah dada yang dia rasakan sakit seketika pemuda itu meninggal dunia dalam kondisi membunuh diri sendiri. Kisah kedua adalah seorang hafiz qur'an yang diutus oleh rasulullah untuk menyampaikan pesan kepada raja romawi, berangkatlah utusan nabi tersebut dan ketika berada di istana negeri eropa, akhirnya dia sampai di sana dan seketika dia melihat ada sosok perempuan yang menarik, dan dia menghampiri dan mengajak menikah, ternyata perempuan itu mensyaratkan bahwa untuk bisa menjadi suaminya dia harus meninggalkan agama Islam, karena sudah terpesona akhirnya dia menanggalkan keislamannya dan memilih menikahi wanita tersebut ketika bertemu dengan sahabat saat itu, mereka menanyakan dimana hafalan-hafalan aqur/an yang selama ini, dia menjawab juga ,merasa heran dengan kondisinya sekrang, dia sudah tertipu dengan silaunya dunia terutama wanita. Kondisi ketiga yang dicertakan adalah seorang muazin yang sangat indah suaranya dan menjadi kepercayaan nabi untuk mengumandankan azan. hingga suatu ketika dia berada pada posisi sedang azan dan melihat sosok wanita berdiri tidak jauh dari tempatnya mengumandankan azan. dia mendekati dan mengajak wanita itu untuk menikah dan dia dia harus meninggalkan keislamanannya, dia turuti dan meninggalkan keislamannya, di malam oertama dia menikah, belum sempat menikmati malam pertama, pemuda ini terjauh dan meninggal dunia dalam kondiisi kafir dan belum menikmati indahnya berumah tangga namun sudah haru meninggla dunia.

Ustad mengajadi agar bisa komitmen

1. Berdoa 'ya.. mukholilil Khulub, tsatbi qolby ala dinni

2. jangan menunda melakukan amal shlaeh

3. meminta pertolongan Allah SWT

4. beristigfar

5. mengingat kematian.

Kuatkan Komitmen

Ada kendala terbesar saya saat ini, tantangan terbesar ketika godaan dan bisikan syaitan terlalu begitu kuat. Ketidakmampuan saya mengendalikan dan menguatkan diri. Ada hal sebenarnya menjadi pekerjaan rumah saya ketika saya harus membangun komitmen dan menmguatkan diri. Saya masih saya tidak bisa mengontrol diri dalam beberapa kondisi, saya masih saya mengikuti hawa nafsu dan menjeruskan diri kedalam kemaksiatan yang terus berulang. Memang saya sadari sebagai manusia, ada kondisi-kondisi yang tidak memungkinkan untuk menolak setiap goadaan besar dalam hidup namun kita sebagai manusia juga sudah dibekali dengan iman dan akal untuk bisa mengendalikan itu semua. Namun lagi-lagi, tipu daya dan kelincahan syaitan untuk bisa memperdaya diri tidak pernah menyerah hingga pada kondisi kita "sepakat" dengan logika yang dibangun, misalnya ada anggapakan bahwa itu tidak apa-apa dilakukan, apalagi jika dalam sendiri. Benar-benar perjuangan untuk bisa menguatkan diri dan membentengi diri. Memang saya sadari bahwa ada satu hal yang sudah dihindari namun ada terpaan masalah lain yang benar-benar mempermainkan dan mengendalikan kelemahan kita. Dalam sisi kelemahan itulah kadang terjatuh dan terjerumus dan terus terjerumus, walau sering kali dan wajib harus memohon pertolongan dan ampunan dari sang khaliq, namun saya harus sadar dan harus tahu diri bahwa ini tidak bisa diteruskan. Saya harus bangkit melawan ini, saya harus berani mengatakan tidak, mengatakan saya tidak mau terjebak, ini hanya persoalan tipuan dunia, ini hanya menyilaukan pandangan sementara, jangan terjebak dan jangan tertipu. bismillah, kuat tekad, kuatkan komitmen.

Tarakan, 21 / 11 / 2022
Pukul   :  06.21

17 November 2022

Terlewati Juga Asesmen Lapangan Akreditasi

Rabu kemarin, menjadi puncak pelaksanaan asesmen akreditasi LAM PT Kes, sejak 1,5 tahun yang lalu sudah dibentuk tim persiapan akreditasi. Awalnya kami begitu insten mempersiapkan, terlebih lagi saat-saat itu bertepatan dengan kegiatan ini dan itu di kampus. dan terlebih lagi begitu banyak cobaan dan rintangan yang dihadapi, kami harus benar-benar mandiri mempersiapkan semuanya terlebih lagi secera finansial kami banyak membutuhkan, akhirnya diprodi benar-benar mengatur keuangan dan memutar keuangan yang ada agar bisa mendukung persiapan akreditasi. Kami harus mencari pakar sebagai pendamping yang hohornya juga dibayarkan sangat telat karena keterbatasan ketersediaan dana. . Rasa cemas dan khawatir bercampur tatkala kami harus menunda pendaftaran karena ketidaktersediaan dana. kami harus mengalah dari prodi yang harus duluan melakukan pembayaran, pernah suatu ketika kami akan membayar namun konsekuensinya honor bimbingan kami yang dikurangi namun kami bersih keras untuk tidak mau mengorbankan itu semua karena sudah ada penmgalaman sebelumnya yang benar-benar kekurangan dana bahkan kami harus dicicil tiga kali dan ini kami tidak inginkan.

Dengan ditundanya pendaftaran itu memiliki hikmah positif untuk kami, adalah mendapatkan assesor yang benar-benar tidak membuat kami bertambah stres atau tegang. Kami benar-benar diarahkan dan dimbimbing kearah yang lebih baik, kami tidak merasakan seperti 2 akreditasi sebelumnya, benar-benar suasana saat itu tidak memberikan kami celah yang positif bahkan kami merasa blank dibuat assesor, kini karena kondisinya yang berbeda membuat kami optimis dengan apa yang telah kami siapkan dan persiapkan. sesuatu yang ada yang sudah kami lakukan namun tidak mampu diungkapkan mampu diungkapkan namun diarahkan oleh assesor untuk enar-benar dengan menunjukkan yang sudah dilakukan. alhamdulillah waktu berlalu seiring baliknya kedua assesor di daerah dan temapt masing-masing semoga bisa menjalin silaturahmiu diluar kon tentek assesmen lapangan

Tarakan, 17 / 11 / 2022
Pukul   : 21.44

11 November 2022

Utang Mengutang

Dalam dua bulan terakhir ini saya disibukkan dengan mencari pinjaman untuk menutupi biaya renovasi rumah, untuk pertama kalinya saya meminjam 50 juta dari saudara  untuk membiayai oprasional dan saat itu total uang yang saya keluarkan 100 juta. ternyata ini masih kurang, pemborongnya merongrong untuk segera melunasi padahal belum apa-apa proses penyelesaian rumah, ini juga yang menjadi sorotan dan masukkan tetangga. Akhirnya saya berani untuk komplain dan ini adalah hal saya sebagai orang yang menerima jasa namun tidak sesuai. Akhirnya kesepakatannya dengan kondisi tidak seperti dibicarakan awal, pembayaran dilunasi hingga angka 112juta, cukup besar dan cukup mengherankan orang yang mendengarnya, ini tidak pas dengan jumlah itu apalagi hasilnya masih setengah-setengah. kemudian bangnana dilanjutkan oleh tukang yan kemarin mengerjakan walau tidak ada kaitannya dengan mandor namun pengerjaannya ini sudah dibawah kendali dan pengawasan saya dan saya harus membeli sendiri bahan-bahan yang digunakan dan lumayan banyak modal yang dibutuhkan, untuk kedua kalinya saya meminjam uang dari kampus, ada selisi honor yang saya dapatkan dan uang yang saya butuhkan sehingga saya harus membayar 1,3 juta ini untuk keperluanm memberli material seperti semen hampir 20 zack, flamir hampir 3 karung, pasir dalam 4x angkutan, setiap uang yang saya pinjam seketika berbahan karena saya harus membeli material lagi. saya kemali meminjma uang untuk membeli peralatan instalasi listrik, kembali meminjam untuk keperluan tukang sehingga total uang saya pinjam sebesar 58 juta, sudah membayar sekitar 4 juta sudah terbayarakan  sehingga saya masih ada utang sekitar 54 juta dan saya belum membayar kontrakan 1,5 juta + belum memberikan aji tukang sebesar 13 juta. Kemana lagi saya harus meminjam uang sebesar itu? saya pernah ke kredit barang dengan jamina n BPKB namun uang yang didapatkan hanya 3,5 juta dan bunganya sekitar 3 juta untuk jangka pembayaran 1 tahun :( semoga segera ada solusi biar saya bisa menyelesaikan gaji tukan dan membayar kembali utang-utang seperti yang sudah dibicarakan sebelumnya dengan pemberi utan

Tarakan, 11 / 11 / 2022
Pukul   : 01.25

kembali Ke Rumah

Setelah 2 bulan kami kontrak rumah, akhirnya ahad lalu tanggal 6 lalu kami pindah dengan kondisi sudah cukup penerangan. walau sebenarnya ada masalah dengan terlambatnya pemasangan pipa untuk listrik, tapi tidak jadi masalah, rumah kami yang hampir dua bulan direnovasi ini sudah lumayan untuk ditempati. Memang kondisi rumahnya benar-benar berubah, sudah lebih tinggi dindingnya, , dan kamar utama dan ruang keluarga sudah lebih besar karena ada penambahan kurang lebih 1 meter untuk sdut kanan rumah. Lumayan juga untuk ngangkut-angkut barang, walau lemari untuk menyimpan barang ini terutama lemari saya, mengalami kerusakan karena usia dan kondisinya yang tidak memungkinkan untuk digunakan, tidak hanya itu, lemari buku saja juga ikut rusak padahal sebenarnya masih bisa digunakan untuk menyimpan buku, namun begitu kagetnya saya melihat ternyata kondisinya sudah terbongkar.  Kemudian yang menjadi kendala juga adalah kondisi lantai yang harus benar-benar diberishkan, apalai dapur, noda yang melengket di lantai sudah susah dibersihkan. Kondisi dapur juga dperbaiki, sudah ada westafel untuk menyucu piring walau masih ada sisa-sisa tripleks yang di simpan di dapur, paling tidak kelihatan sudah cukup besar dan lumayan untuk digunakan. Memang kepulangan kami ke rumah ini sangat dinantikan baik saya sendiri maaupun anak-anak, karena kami tumbuh dan berlindung di rumah ini, dan sudah hampir 12 tahun saya menempatinya sejak dibeli. semoga menjadi rumah yang menyenangkan seperti ungkapan, rumahku, surgaku :)


Tarakan, 11 / 11 / 2022
Pukul    : 01. 11

06 November 2022

Mencari Pinjaman Uang

Seharian ini, saya benar-benar disibukkan dengan soal pinjam meminjam uang. ini tidak lain karena ada kerjaan teknisi listrik yang harus dibelikan keperluan instalasi listriknya. Sebenarnya uangnya sudah ada, sudah saya sisakan sekitar 1,8juta berhubung tukang ada kebutuhan membeli semen dan flamir, dan uangnya tepakai 1jt., ada sumbangan amal sedekah dan amplop untuk anak dosen pembimbing saat S2. akhirnya uang yang terisa sekitar 500rb dan semaunya telah digunakan terakhir untuk membeli flywood sebesar 185rb dan ada beberapa keperluan. Akhirnya saya benar-benar kekurangn uang dn waktu saya sampai jam 4 sore untuk bisa membeli alat instalisi listrik dan teknisinya akan datang di jam 4 sore. dan sudah tidak memunginkan untuk ditunda berhubung kami sudah merencanakan untuk pindah besok sore. Usaha pertama yang saya lakukan tadi pagi adalah berbicara dengan saudara saya yang kembar, dan kondisinya sangat tidak memungkinkan untuk dibantu, terus dia menyarakankan menghubungi salah satu-saudara kami dan kesimpulanna juga sama, belum bisa meminjamkan. hingga saudara yang lain untuk menyarankan untuk menghubungi kakak angkat kami, dan belum diberikan jawaban dan dijanjikan besok dihubungi . akhirnya saya mendapatkan pinjaman dari rekan lari yang menjadi orang terakhir yang saya hubungi, alhamdulillah tanpa pikir panjang lebar dia meminjamkan uangnya dan unag pinjaman itu saya bisa menyelesaikan pembelian bahan-bahan untuk keperluan instalasi listrik dan malamanya tukang instalasinya bisa langsung memasang dan bisa digunakan untuk penenrangan sementara. 

Tarakan, 6 / 11 / 2022
Pukul   : 04.33

04 November 2022

Teman Yang Menyelamatkan

Dalam beberapa bulan terakhir ini, saya menemukan seorang mesjid yang cukup humble dan akrab. Seperti  biasanya jika ada jamaah mesjid yang sering muncul apalagi jika dia adalah penghuni baru di RT kami, biasanya kami menyapannya. Usut punya usut jamaah ini berasal dari sulawesi selatan (jeneponto) walau sebenarnya besar di Malaysia dan dia merupakan ikhwah yang satu ormas dengan beberapa teman., orgmasnya memegang sunnah dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya berkenalannya itu sebelum ramadhan, dan ada yang menarik ketika pertama kali melihat dia duduk bermajelis dengan kami yang saat itu yang membawakan adalah ustad yang sangat rutin mengisi ta'lim di mesjid kami, yang sudah hampir memasuki setahunan. Padahal dia bersama temannya lebih duluan dan kebetulan juga sama-sama pindah di kontrakan teman yang dulu satu tempat kerja dan teman kuliah. Singkat cerita dalam beberapa moment ketika ada kumpul-kumpul warga untuk silaturahmi, dia diajak dan mengikuti duduk bersama. dan beberapa kesempatan saya bertanya, apakah dengan mendengar yang kami ta'lim kan selama ini tidak mengganggu aqidah dia? heheh dia hanya tersenyum dan menjawab kalau ada yang sesuai dia ambil, kalau tidak sesuai dia tinggalkan dan bagi dia semua orang punya pandangan masing-masing yang berbeda-beda. Dalam hati saya, teman ini mematahkan anggapan saya selama ini mengenai orang yang cenderung "tidak berkompromi" dengan pemahaman orang lain. nah ini saya semakin mempertegaskan saya bahwa pandangan orang sangat berbeda-beda karena yang menentukan adalah tingkat keimanan dan kadar ketaqwaan kepada Allah Subhannah wata'alah.

Dalam beberapa kesempatan saya mengajak teman ini ngobrol, terutama masalah agama, kayaknya memang sosok seperti dia ini yang mampu mengantarkan kita ke arah yang lebih baik, kenapa? karena cara menyampaikannya begitu sederhana dan tidak ada indikasi "menghakimi" orang lain apalagi yang tidak sealiran, diluar mengenai pemahaman agama, kami ada beberapa kesamaan misalnya mengenai olahraga, mengajak diaa jogging dan bahkan saling memberikan tanggapan ketika menulis story. Barusan tadi pagi saya menanyakan, bagaimana bisa konsisten dalam berhijrah, katanya dia punya komunitas kecil (group) mengajiannya yang saling menguatkan dan dia berserah sepenuhnya kepada Allah subhannahwata'alah., memang ada beberapa moment yang cukup membuat diri merenung, hampir tiap 2-3 bulan istrinya masuk rumah sakit karena mengalami hipokalemia, dia bekerja dipercetakan dengan tanpa kompromi, tidak masuk tidak dapat kerja, anak-anaknya juga masih kecil-kecil, persis sama saya, saya pernah bertanya, apa dengan kondisi seperti dialaminya, dia merasa berat, dia menjawab sesuai pemahaman agamanya, semua diserahkan kepada Allah subhannah wata'alah, apa yang dia alami, pasti ada kebaikan yang sudah ditetapkan Allah. masyaAllah, melihat pemahaman teman ini , saya salut, mungkin inilah teman yang baik untuk saling berbagi dan menguatkan, dan menjadi teman yang menyelamatkan. aamiin

Tarakan, 4 / 11 / 2022
Pukul   : 08.00

03 November 2022

Malas Cek Hp, kelewatan moment

Saya termasuk orang yang paling malas memantau HP jika sudah berada di rumah, apalagi jika itu masalah pekerjaan, semalam itu saya benar-benar gabut, saya menyelesaikan reviewe tulisan yang sudah saya janjikan kepada teman., saking seriusnya saya kelupaan jika sama ada meeting zoom, seingat saya itu akan dilaksanakan malam ini, dan ketika menyelesaikan tulisan, saya melihat notifikasi HP, tidak ada w.a yang segera untuk dibalas,  ternyata saya ketinggalan informasi via group DPW PPNI dan saya baru ngehnya pagi tadu ketika membuka HP. Anehnya semalam itu saya berselancar di dunia maya dengan menggunakan HP yang lain, semacam tidak ada beban, saya menyelesaikan review dan harus dipersingkat karena hampir menulis 2 halaman, apalagi ini akan diteruskan ke teman, akhirnya saya meringkas mengambil point penting namun ketika mengetik untuk pertama kalinya malah saya kehilangan tulisan yang sudah diketik, akhirnya saya menulis ulang dan mengirimnya. ternyata saya menulisnya pesan 1 jam 10 malam :0 dan saya upload sebelumnya di blog ini, tulisan yang masih utuh.

Kelewatan moment seperti ini, sudah sering sekali saya alami, pernah suatu ketika ada pengumuman via group akan ada rapat di kampus, saat itu saya habis olahraga dan seperti biasa dengan rutinitas pagi mengantar anak-anak, setelahnya saya sibuk dengan hp dan gadget saya, saya tidak sama sekali membuka HP untuk kerja untuk memantau info yang masuk, ternyata jam 9 itu ada rapat dan saya ke kampus jam 09.30. semua tersorot kepada saya dengan kondisi benar-benar baru datang dan yang dibahas adalah bagian saya. ini pelajaran, untuk memaksakan diri memantau group walau sebenarnya lagi malas buka handphone, jangan sampai terulang kembali saya ketinggalan moment penting dan berharga

Tarakan, 03 / 11 / 2022
Pulul     : 07.55

02 November 2022

Review Begimpor 2022

Ini penilaian subjektif saya berdasarkan pengalaman mengikuti Begimpor 2022 dan 2021 termasuk membandingkan dengan beberapa event race lari yang pernah saya ikuti di seputaran Kalimantan Utara khususnya di Tarakan atau skala nasional (belum internasional 
Secara Keseluruhan Pelaksanaan Begimpor 2022 sudah luar biasa, dengan modal pendaftaran Rp. 25.000 (tanpa kaos) sudah mendapatkan beberapa fasilitas (recepack) lengkap dengan BIB + souviener + soyjoy + pocary sweat. Pengambilannya juga tidak tergesa-gesa karena durasi yang diberikan cukup lama dua hari dan panita sudah sigap, terus ada bagian pemeriksaan kesehatan dengan tenaga yang cukup memadai, hanya saja untuk dokternya yang saat itu bertugas hanya ada satu dokter dan cukup membuat antrian  bagusnya dokternya ini paham tentang olahraga jadi ada beberapa pertanyaan yang disampaikan cukup familiar di kalangan penggiat lari, seperti hearth rate, kebiasaan lari dan keluhan yang sering muncul, dan dokternya memberikan edukasi jika ada ditemukan masalah-masalah saat pemeriksaan, mungkin kedepannya dokter yang bertugas bisa di tambah lagi. 

Saat hari H, saya terkejut dan kagum dengan suasana start, ada karpet merah dan sudah ada pembagian kategori 10K dan 5 K (star/ finish dibuat dari tiang besi permanen bukan dari balon / karet dan yang bikin agak kaget, ketika ditanya sudah registrasi ? saya malah menyari meja berharap ada registrasi manual atau apalah, eee ternyata registrasinya cukup diberikan tanda spidol pada BIB  hehe mungkin demi efisiensi waktu. Untuk memulai lomba terbilang on schedule hanya kelewatan 5 menit dari jam 6 itu saja sudah lumayan. Saat memulai star juga sudah dibangkitkan semangat dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan Mars Kaltara.  Saat itu saya menunggu adanya pemutaran video dari mas menteri pariwisata karena ini bagian ada agenda pariwisata kaltara, walaupun sudah ada di instagramnya begimpor 2022, paling tidak bisa menambah semaraknya event ini  biar sambil mengambil2 waktu untuk warming up 
Saat Star dimulai cukup tertib, pelari dengan gaya dan kemampuan masing-masing menyusuri rute yang sudah ditentukan, yang membuat takjub ada bapak-bapak Polisi Militer yang ikut serta mengamankan bersama kepolisian di rute-rute krusial seperti tikungan (belokan) yang bisa bertemu dengan kendaraan pengguna jalan, ini kayak pengamanan presiden . Saat lari di KM 2 ini bikin kaget, rupanya sudah ada cek point dengan pembagian pita dan kayaknya orang-orang pada bingung ini pita mau diapain hehehe, kayaknya ini terlalu cepat mungkin kedepannya di KM 3 sebelum pertemuan dengan kategori 5K. Sepanjang lari sudah ada fotografer,, mungkin perlu ada penunjuk fotografer seperti penuntuk tiap kilometernya atau water station, kalau ada itu mungkin kita2 lebih siap untuk pasang gaya :) walau napas lagi ngos2an  karena sulit dibedakan yang mana fotografer resmi yang mana tim horenya pelari   hal yang positif setiap 2 KM ada water station, ini yang bikin takjub karena panitia yang bertugas ini teriak-teriak dari kejauhan memberikan air minum apa mau air putih atau pocary dan diberikan di gelas jadi tak perlu cari sedotan  

KM 7 kilometer krusial kayaknya untuk kategori 10K, dan ini rawan kecurangan jika panitia tidak sigap, apalagi posisi cek point sangat menentukan, lagi-lagi kita dibagikan pita, entah apa dicatat setiap yang lari atau tidak, atau hanya fokus sama 10 besar tapi bagi saya ini perlu jadi perhatian, karena bagaimanapun cek point sebagai senjata panitia jika ada yang complain, ada catatan panitia karena biasanya setiap lomba apalagi yang mendapatkan podium akan menjadi sorotan, karena tidak mungkin panitia mau cek strava atau aplikasi lari. Bisa dipertimbangkan untuk menjadikan 3x cek point. sehingga jika kategori 10K dan 5K bertemu di 2 atau 3K terakhir itu aman, karena tidak ada saling curiga antar peserta  atau bisa juga dengan menyaipkan video / foto untuk 25 peserta awal di pasang di cek point untuk melengkapi. Saat finish sudah cukup bagus, apalagi dua kategori ketemu dan tambah meriah, rute yang disiapkan terbilang cukup pas dan steril dari kendaraan lalu lalung. Bagi yang mau happy ending dan full smile di garis finish juga tidak jadi masalah dan panitia sudah sigap memberikan racepacek yang berisi medali. Pemenang juga sudah memberikan hadiah yang lumayan besar dan sudah juara harapan yang diberikan. Label untuk pemenang kategori juga harus ekstra hati-hati apalagi jika salah memberikan label pemenang atau tertukar, nah ini bisa dianulir dengan catatan-catatan dari cek point termasuk mengsingkirkan pemenang yang tidak sportif dengan tidak melewati cek point.
Secara keseluruhan begimpor sudah sesuai rule dan biasa ditemukan dibeberapa event lari, bahkan untuk skala kaltara ini sudah luar biasa pengaturan dan suasan yang ditemukan saat race. Mungkin eforianya masih terasa hingga beberapa hari kedepan, bahkan ada yang belum bisa move on. Hehe. Harapan kedepannya, tetap menghadirkan sosok pelari selebritis atau pelari nasional yang banyak followernya biar jadi penarik peserta, apalagi untuk diajak foto2     dan bisa menghiasi galeri sosmed peserta . Begimpor 2023 boleh nambah kategori 21K untuk memfasilitasi pelari-pelari endurance, pelari jarak jauh, dan rute yang dilalui bisa melewati beberapa icon-icon tanjung selor / bulungan, dan cek point perlu diperketat kembali dan sebaiknya ada live di sosmed begimpor biar teman-teman diluar tanjung selor bisa ikut merasakan eforia begimpor dan juga sebagai dokumentasi yang tersimpan secara digital. 

Terimakasih begimpor
Salam sehat

Tarakan, 02 /11 / 2022
Pukul   : 21.09