sulit untuk menebak kehidupan yang kita jalani.. terkadang apa yang direncanakan tak kunjung juga datang, malah yang datang hal slama ini kita hindari bahkan tidak diinginkan. sekalipun hidup ini adalah hasil usaha kita, namun seberapa besar apa yang kita jalankan adalah wujud dari harapan kita.. Kita membutuhkan asa, ia bisa membangkitkan kita juga mengarahkan langkah kita dalam mengarungi kehidupan yang kita jalani sekarang dan yang akan datang
31 Desember 2022
Catatan AKhir Tahun 2022
30 Desember 2022
Bukan Pecundang
28 Desember 2022
Pace Teman Lari Makin Gila
Teman Sudah Bekerja
26 Desember 2022
Jangan Cepat Puas
Bahasa Benar, Tapi Kurang Pas
25 Desember 2022
Akreditasi BAIK SEKALI
24 Desember 2022
Rejeki yang Tak Terduga
Tadarrus (kembali)
23 Desember 2022
Mulai Bimbingan PKK
22 Desember 2022
Undangan dan Silaturahmi
Pelukan Sahabat
Yudisium dan Wisuda
19 Desember 2022
Rasa Tidak Tenang
Belajar dari Messi
Argentina Juara
18 Desember 2022
Memanfaatkan waktu
Mbape dan Hakimi
17 Desember 2022
Sejak Itu
Untuk Apa?
10 Desember 2022
Kerjakan yang Perlu Dikerjakan
Jumat yang terabaikan
06 Desember 2022
Sekecil Apapun, Utang Tetap dibayar
05 Desember 2022
Kendala (dalam) keberangkatan
04 Desember 2022
Teman Tatkala Susah
03 Desember 2022
Uda Berani Meminjam Uang
Gobloknya diriku
3 Desember
01 Desember 2022
Ketika di Tagih Utang
1 Desember 2022
30 November 2022
Nasehat ustad
Pasrahan
29 November 2022
Ada Saja Rejeki Tak Terduga
Kebaikan (bantuan) yang Diberikan
Manfaatkan Waktu
28 November 2022
Serba Irit
27 November 2022
Rejeki Setiap Orang
Fokuskan Diri
25 November 2022
Mereview artikel jurnal Internasional
21 November 2022
Komitmen
hilang tulisannya :(
kembali menulis di 21/11/2022 pukul 22.44
ini mengenai ta'lim aqidah yang saya ikuti minggu lalu. akhir-akhir ini jarang saya mengikutinya karena bertepatan dengan tahsin di mesjid depan rumah. selalu menarik jika mengikuti ta'lim aqidah ini, apalagi membahas penguatan tauhid dan beberapa kisah yang diceritakan yang pertama tentang seorang pemuda yang gigih berjuang melawan musuh-musuh kaum muslimin, melalui perantara tangannya, banyak yang tumbang, hingga para sahabat mengatakan bahwa dia adalah seorang ahli surga ketika meninggal dunia kelak, namuan Rasulullah sullahualaihwassalam mengatakan bukan, dia bukan ahli surga, jawaban baginda nabi, membuat para sahabat penasaran hingga mengikuti kemana pemuda itu pergi. Hingga suatu ketika dia terkena sayatan pedanng musuh dan dia tidak mampu menahannya dan untuk menghilangkan rasa sakit itu, dia menusukknya pedang kearah dada yang dia rasakan sakit seketika pemuda itu meninggal dunia dalam kondisi membunuh diri sendiri. Kisah kedua adalah seorang hafiz qur'an yang diutus oleh rasulullah untuk menyampaikan pesan kepada raja romawi, berangkatlah utusan nabi tersebut dan ketika berada di istana negeri eropa, akhirnya dia sampai di sana dan seketika dia melihat ada sosok perempuan yang menarik, dan dia menghampiri dan mengajak menikah, ternyata perempuan itu mensyaratkan bahwa untuk bisa menjadi suaminya dia harus meninggalkan agama Islam, karena sudah terpesona akhirnya dia menanggalkan keislamannya dan memilih menikahi wanita tersebut ketika bertemu dengan sahabat saat itu, mereka menanyakan dimana hafalan-hafalan aqur/an yang selama ini, dia menjawab juga ,merasa heran dengan kondisinya sekrang, dia sudah tertipu dengan silaunya dunia terutama wanita. Kondisi ketiga yang dicertakan adalah seorang muazin yang sangat indah suaranya dan menjadi kepercayaan nabi untuk mengumandankan azan. hingga suatu ketika dia berada pada posisi sedang azan dan melihat sosok wanita berdiri tidak jauh dari tempatnya mengumandankan azan. dia mendekati dan mengajak wanita itu untuk menikah dan dia dia harus meninggalkan keislamanannya, dia turuti dan meninggalkan keislamannya, di malam oertama dia menikah, belum sempat menikmati malam pertama, pemuda ini terjauh dan meninggal dunia dalam kondiisi kafir dan belum menikmati indahnya berumah tangga namun sudah haru meninggla dunia.
Ustad mengajadi agar bisa komitmen
1. Berdoa 'ya.. mukholilil Khulub, tsatbi qolby ala dinni
2. jangan menunda melakukan amal shlaeh
3. meminta pertolongan Allah SWT
4. beristigfar
5. mengingat kematian.