29 Februari 2024

Tanpa Hitung-hitungan

Dalam beberapa kesempatan, saya ketika ingin "berbuat baik" sudah tidak hitung-hitungan, sekali mengeluarkan duit anggaplah sebagai sedakah. Rekeji itu bukan hanya semata duit namun juga berkaitan dengan pertemanan yang sehat dan baik. Kebetulan ada sedikit rejeki, tidak ada salah mentraktir itupun tidak sering itupun terkadang teman lebih sering mentraktir. termasuk dalam hal "sedekah" jika ada uang, paling-paling mensedekahkan sebisanya, sebenarnya wajib. karena bagi saya rejeki itu sudah diatur, tidak perlu khawatir, kebaikan yang kita berikan sudah menjadi hukum alam akan kembali kepada diri kita. Tanpa hitung-hitungan ini bukan berarti tanpa berpikir jernih dan jauh. dalam kondisi-kondisi tertentu kita perlu hitung-hitungan dalam artian jangan sampai kita sudah terlalu jauh dan berlebihan, jangan sampai kita terjebak "baik" padahal kita terlalu baik dan gampang untuk dibaik-baikin :D so, be smart, baik pada kondisi dan situasi yang tepat dan bukan untuk dimanfatin :)

Tarakan, 29. 04. 2024
Pukul   :  07.28 

Terlelap

Kemarin, menjadi hari yang begitu melelahkan. Sehari sebelumnya, saya melakukan sesi interval meskipun hanya 50% dari yang biasanya yang saya lakukan. kemudian hari-hari biasa beraktifitas pagi mengajar hingga jam 12.00 kemudia lanjut jam 1 siang dan jam 2 siang harus lanjut rapat dan hingga jam 3 lewat kemudian lanjut balik ke rumah setelah jam kantor berakhir kemudian saya berniat untuk lanjutkn latihan lari di Bumit Mas dengan mengambil rute PAUD, rute yang lumayan aman karena rute yang tidak terjal walau masih tinggi elevasinya. Selepas lari, saya balik untuk bergegas shalat maghrib dan lanjut pengajian. Di saat-saat penghujung taklim, saya merasakan ngantuk yang sangat kuat, dan sepanjang shalat isya, untungnya masih kuat hingga bisa menyelesaikan shalat dan begitu selesai sebenarnya ada ajakan untuk mengikuti tazkiah teman, namun lagi-lagi ngantuk tidak bisa terbendung hingga balik ke rumah dan langsung tertidur dan bangun-bangun sudah jam 4 subuh :D. Puncak capeh sebenarnya ada di hari senin, biasanya saya merasayakan rasa yang ngantuk ini dan akan tidur cepat, namun ini benar-benar terjadi di hari rabu kemarin. Memang jika dipantau kembali senin kemarin, saya mengajak teman-teman nongkron si sarabba rumahan, kemudian di selasa malam, lanjut nongky di hatori sambil menikmati sanggat cimpedak. Sebenarnya ini saya lakukan hanya untuk mengeluarkan saya dari kesibukan dan rutinitas pekerjaan biar tidak sumpek dan tidak melulu tentang kerjaan. itu saja. semoga lelah ini menjadi lillah. aamiin

Tarakan, 29.  02.  2024
Pukul   :  06.32 

23 Februari 2024

Nitizen Tarakan

Barusan saya membaca-baca sosmed salah satu informasi mengenai Tarakan. Kebetulan yang dibahas mengenai Paslon tertentu dan menjadi bahan-bahan candaan dan gorengan para netizen. hampir sama dengan netizen kebanyakan di Indonesia, bahasanya sangat-sangat ngeri, walau saya yakin itu beberapa bercanda, namun saya kembali bersedih, bahasa yang digunakan tak kalah dengan bahasa buzerp untuk skala nasional. Bahkan saya berpikir lebih jauh lagi, semoga ini hanya sebagian saja dari netizen di Tarakan, bukan menggambarkan netizen sebenarnya. Jika berbicara mengenai hasil pilpres, menandakan gambaran pemilihnya, ya seperti itu, kalangan pendukung paslon yang menang (sementara) benar-benar "brutar" dalam bertutur kata,terkaget-kagetkan dengan bahasa mereka, bahkan mereka seolah tidak menghormati apalagi empati dengan lawan bicaranya. Apalagi itu yang memiliki pendidikan tinggi, sekali tidak suka, apapun kebaikan yang sudah ditampakkan, akan terhempas karena kebencian. Semoga makin banyak orang yang peduli dengan demokrasi di negara ini, jangan karena kita saat ini merasa nyaman tanpa mendapatkan kendala yang berarti maka kita dengan gampangnya menjeral bahwa kehidupan bangsa ini sedang baik-baik saja. Kita dibutakan dengan pandangan kita yang semu tanpa melihat semua secara jernih dan utuh

Tarakan, 23.  02.  2024
Pukul   : 23.03

Jumatku yang (tidak) Berkah

Ada yang berubah dari jumatku dalam beberapa waktu terakhir, saya seakan-akan tidak terlalu lagi mengejar jumat berkah. saya sudah tidak mengejar-ngejar kebaikan di hari penuh kebaikan, beberapa amalan keutamaan jumat itu : memperbanyak shalat sunnah, memperbanyak shalawat, bersedekah dan yang terakhir ini benar-benar terlalu jauh dari yang seharusnya :( hari jumat seolah berlalu begitu saja, ngaji surat al kahfi pun jarang tuntas, paling banter sampe ayat 50 :( entah apa yang menggogoti, apa yang salah dengan diri saya. saya hanya disibukkan dengan lari dan lari :( semoga saya tidak kehilangan keberkahan, dengan tetap sebisanya menjalankan sunnah, mengenakan pakean putih saat salat jumat, memotong kuku, merapikan jangkut dan kumis, tetap bersedekah, dan memperbanyak dzikir. ya Allah lindungi Hambah dengan kelalaian ini :(

Tarakan, 23.  02.  2024
Pukul    : 07.03

22 Februari 2024

Kesibukan 1 Minggu ini


dalam 1 minggu terakhir ini, saya disibukkan dengan kegiatan supervisi mahasiswa yang sedang menjalankan praktik kerja lapangan. sebenarnya ini bukan yang pertama, sejak tahun kedua  kerja disini di kampus ini (2009)  saya sudah dikenalkan dengan kesibukan ini. Hal yang sangat menarik adalah kegiatan ini begitu memakan waktu, kebetulan jaraknya sudah lumayan di daerah mamburungan hingga karungan, sebenarnya sudah dijelankan namun perjalanan sejak ahad kemarin, hingga kamis siang tadi, rupanya cukup menyita waktu, hingga saya merayakan kelelahan yang lumayan, mungkin karena sudah terakhir kunjungan hingga capehnya memuncak dan tiba-tiba saya tertidur dari jam 1 lewat hingga jam 4. lumayan sudah bisa istrahat, sekaligus mengganti waktu yang selama 1 minggu saya gunakan untuk menyelesaikan target waktu. Selain kesibukan supervisi, saya juga menjalankan rutinitas mengajar yang cukup menyita waktu, senin hingga kamis pagi, namun puncaknya adalah di hari selasa dan rabu karena itu jam mengajar dari jam 8 pagi hingga jam 11.20 siang kemudian lanjut jam 13.00 hingga 15.30. capeh, sudah pasti, namun saya lebih harus bersyukur dengan keadaan ini, semoga kesibukan ini menjadi berkah. aamiin 









Tarakan, 22.  2.  2024
Pukul   : 23.59

19 Februari 2024

Tanpa Ta'lim Pagi

Pagi yang berbeda untuk hampir setahunan ini, kebiasaan saya yang mendengarkan ceramah dalam kondisi apa saja. Bukan tanpa sebab, mungkin karena kebiasaan lari pagi dan juga aktifitas lain. Bukannya tidak mau menggali ilmu, saya malah sempat tersadarkan dalam kondisi ini, apa karena pembelaan, saya merasa bahwa apa yang saya dapatkan melalui taklim yang sudah saya jalankan dalam beberapa hari dalam setiap minggunya,  Apa karena saya juga sudah menganggap bahwa apa yang saya sudah begitu siap dengan segala problematikan hidup, entah apa itu,. dan memang saya sadari bahwa dalam dua kajian yang saya dapatkan, sudah cukup banyak menjawab persoalan-persoalan, dan sebenarnya saya saat ini berprinsip, saatnya menjalankan apa yang sudah didengar dari ustad-ustad yang selama ini saya dengar. bismillah semoga istiqomah.

Tarakan, 19.  02.  2024
Pukul   :  07.54

Trail Bareng Komunitas Lari

Kemarin menjadi hal yang sangat menyenangkan, kali ini gerombolan kembali kedatangan tamu dari rekan-rekan Tarakan Runner dan papa kilo dan beberapa rekan2 dinas pendidikan. Ini sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari dan sempat tertunda karena hujan. Kemarin cuaca cukup mendukung dan teman-teman berkumpul dengan tepat waktu hanya satu orang saya yang molor dan ditinggalkan karena pasti sudah tahu rute :D sepanjang perjalanan juga kami becanda dan bergurau. Ada senior di Tarakan runner yang memang sudah cukup akrab dan sering bercanda. Rute yang diambil adalah rute yang biasa digunakan perpaduan bukit mas dan gunung selatan dan diwaktu normal ini dicapai sekitar 2 jam. Alhamdulillah rekan-rekan Tarakan runner sangat enjoy walau dalam kondisi ngos-ngos. alhamdulillah mereka happy dan mereka pengen mengulangi kembali nanti. Trail kali ini benar-benar fun





18 Februari 2024

Ga Usah bahas Politik

Pembahasan politik saat ini, sedang tidak baik-baik saja, semua menguras energi, apalagi di sosial media (sudah dibahas di judul sebelumnya). Memang bukan hal yang mudah untuk tidak melek persoalan politik dan demokrasi indonesia, terlebih beberapa peristiwa yang ada, sudah semakin menafikan pendidikan tinggi dan logika berpikir lebih jernih, tidak mencampuradukkan kepentingan sana dan sini, semua demi kebaikan bersama, jika memang saat ini kita tidak power dan koneksi, kita tidak bisa berbuat banyak, toh pekerjaan sebagai pengajar tidak secara langsung berhubungan dengan politik namun kebijakan politik mengenai dosen, ekonomi (pengurangan subsudi) cukup banyak mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Pertanyaannya tinggal bagaimana kita bersikap, harus bagaimana kita menyampaikan opini dan pendapat kita jika kemudian hari berhadap-hadapan dengan kekuatan penguasa, kita bisa apa? kita hanya warga yang suaranya tidak terlalu lantang di dengar. Sudahi kekepoan tentang politik, abaikan berita tentang politik, biar mereka yang menjalani, kita hanya memikirkan anamah yang sudah dijalankan, sisa menunngu informasi yang sedang banyak dibicarakan namun tidak terlibat dalam perdebatan dan perkaiarain pendukung dan pembenci kekuasaan

Tarakan, 18.  02.  2024
Pukul   : 23.50

17 Februari 2024

Nitijen Indonesia

Akhir-akhir ini saya lebih banyak menyimak komen2 nitijen, asli bikin geleng2 kepala.. tidak hanya masalah politik, hingga postingan ustad saya sudah banyak perdebatan diantara netijen. Seolah tidak ada yang merasa tidak bersalah dengan ketikan mereka, selalu bertikai dan terus bertikai, saking penasarannya sayapun mengecek profil orang2 berdebat, diantaranya akun terkunci, bahkan banyak yang menggunakan akun palsu. Ini yang menjadi perhatian buat saya sendiri, untuk apa berdebat terlalu jauh, toh tidak akan ada yang merasa puas, sudah merasa paling benar.  Namun tidak terjadi dengan masalah hobi apalagi lari, rasa-rasanya belum banyak terjadi perdebatan tanpa ujung semua merasa enjoy dan happy2 dengan postingan. dan bagi saya sebenarnya apa yang menjadi komentar menunjukkan kualitas diri kita dan gambaran diri kita sebenarnya. Saya memang orang yang tidak terlalu suka berdebat kusir, saya lebih suka berdialog di ruang terbuka, ada feedback ada insigh yang didapatkan.

Tarakan, 17.  02.  2024
Pukul.   :  19.19

Pemilu 2024 Telah Usai

Pemilu 2024 telah usia, namun panasnya perdebatan tentang pemilu ini masih berlangsung, banyak pendukung yang masih saling menyerang. Memang jika melihat dari posisi yang suaranya masih kurang, kecurangan itu dilakukan secara sistematis dan terstruktur, ini yang banyak diberikan, banyak guru besar ahli tata negara mempermasalahkan ini, bahkan dari laporan koran tempo, kecurangan ini dimulai dengan dalih bantuan sosial pemerintah dan mengarahkan seluruh bagian dari penguasa untuk langsung terlibat. memang secara tidak langsung bersentuhan pengarahan mencoblos paslon tertentu dan yang paling meresahkan adalah dengan dirubahnya undang-undang pemilu khususnya ayat mengenai calon cawapres yang dalam ajuan MK hanya membolehkan yang sudah pernah menjabat kepala daerah yang diangkat melalui pemilihan langsung di daerah, sementara keputusan MK merubah draft ajuan itu menjadi "sedang menjabat". belum lagi ada indikasi kecurangan dalam sistem perhitungan online KPU yang bisa menggelembungkan suara dan tidak bisa diganggu. nah, pemilu ini sudah berakhir, suka tidak suka kita akan ada presiden baru yang terpilih, jangan sampai kita terlena dalam kekecewaan, karena tetap harus hidup, tetap harus menjalankan hari-hari kita, terpilih dan tidak terpilih jagoan kita, tidak akan banyak memberikan perubahan pada diri kita, masih saja kita akan begini-begini saja, kita yang akan memperjuangan diri kita, kecuali kita memiliki koneksi dengan kekuasaan. terus maju dan bergerak

Tarakan, 17. 02.  2024
Pukul    : 18.27

11 Februari 2024

Usia 41 tahun, bisa apa?

terkadang baru tersadarkan, jika usia saya sudah tidak semuda dan setua orang lain. hehe dan usia 41 ini menjadi refleksi bahwa ini sudah memasuki usia matang (seharusnya), apa karena sering berjumpa dengan mahasiswa yang umurannya sekitar 17 s.d 22 tahun hingga kadang tidak tersadarkan bahwa usia saya sudah sangat jauh. Namun karena tuntutan pekerjaan hal ini menjadi terabaikan. perubahan demi perubahan, seharusnya menjadi tolak ukur dalam mengambil keputusan, harus benar-benar berkontribusi. namun sejauh ini lingkungan saya masih sebatas pekerjaan dan hobi, belum keluar dari situ, lingkungan sayapun masih seputaran dua hal ini. yang perlu direnungkan, sudah sejauh mana saya melangkah ? sudah sejauh mana saya berkontribusi, saatnya untuk berpikir lebih produktif 


Tarakan, 11.  02.  2023
Pukul   :  07.37

Evaluasi Kemampuan Long Run

Kemarin saya melakukan long run 30K sebagai bagian dari persiapan pocari sweat run Indonesia. dan ini menjadi kedua kalinya saya berlari sejauh ini dari catatan strava. ada yang berbeda dengan latihan kemarin, meskipun agak berat, target lari 30 berhasil dituntaskan dengan durasi waktu berhenti kurang dari 8 menit, waktu yang saya habiskan 3 jam 21 menit dengan avg pace 6.41. kalau dari catatan strava saya pernah berlari sejauh 32 K sewaktu bulan september 2023 dengan Avg Pace 6, 17 dengan durasi waktu 3 jam 21 menit, waktu yang hampir sama dengan kemarin namun selisi 2 K :( selisi waktu yang lumayan jauh dan menjadi renungan bagi saya, kira-kira apa penyebab hingga seperti ini. saya mencoba menerka-nerka, memang tidak bisa disadari dulu sewaktu sering berlari sendiri, saya memiliki kebiasaan berlatih maksimal, memiliki pace yang terkendali bahkan kebiasaan lari saya untuk 10K rata2 dibawah 60 menit. tapi itu dulu, sekarang sejak bulan 12 awal saja sedang berlari dengan metode MAF dan berlari dengan pace besar, rata2 pace 7. dan ini yang membuat saya agak sulit mengembalikan performa ini, namun keuntungan yang saya dapatkan adalah masa pulih saya lebih singkat dan saya benar-benar fresh bila dibandingkan setelah long run di tahun-tahun sebelumnya. Kemarin menjadi titik awal saya untuk menjalankan persiapan FM untuk pertama kalinya, masih ada 5 bulan lagi untuk mempersiapkan diri lebih maksimal, jangan menyerah dan tetap melihat progressnya lebih baik.

Tarakan, 11.  02.  2024
Pukul   :  07.28

09 Februari 2024

Support Teman

Dalam 2 minggu terakhir, teman lari yang selama ini begitu semangat tiba-tiba mengabarkan mengalami sakit hingga tidak bisa bergabung dengan teman-teman yang lain ketika menjalani latihan bareng, setelah ditelusuri ternyata mengalami vertigo akibat asam lambung myang meningkat. Setelah melihat yang sudah-sudah, kayaknya ini adaptasi badan teman ini yang lumayan turun drastis dan kebetulan teman ini cukup rutin latihan bahkan ada kecenderungan over training. Bisa jadi juga ini karena kondisi badan teman ini yang beradaptasi dengan kondisi metabolisme tubuh hingga harus sakit dulu. Melihat kondisi itu kami memberikan support kepada teman, agar dia tetap semangat, jangan banyak berpikir dan lebih berdamai dengan kondisi diri dan jangan pernah menyesali apa yang sudah terjadi dan jangan terlalu pusing dengan kondisi saat ini. perkemarin teman ini sudah mulai komen dan sudah kembali mengupload aktifitas lari dengan kondisi yang lebih baik. semoga lebih sehat dan lebih bisa mengenali kemampuan diri. salam sehat salam semangat

Tarakan, 09.  02.  2024
Pukul   : 18.27

Panasnya Pilpres Capres

Pemilihan presiden kali ini benar-benar menguras emosi dan konsentrasi namun perdepatan dan bersitegangnya tidak seperti pilpres tahun 2019 dimana hanya ada dua kubuh yang saling berhadap-hadapan dan saling menyerang bahkan ada istilah cebong dan kampret. Kali ini ada 3 capres dan cawapres dengan segala kelebihan dan kekurangan masing-masing. kalau yang 02 banyak di dukung dengan artis dan influesncher namun tidak berlaku untuk 01 yang dikenal dengan calon paling miskin dari 3 yang lain. Perdebatan dalam lini media massa pun tidak bisa terhindarkan dan yang banyak menjadi sasaran semua paslon namun bila dilihat trennya pasangan 01 mendapatkan sintimen positif dari warga sosmed bila dibandingkan dengan Paslon 2, dan yang bikin dari geleng-geleng adalah pertikaian antar pendukung kalau berbicara gagasan, belakangan muncul dukungan kepada pasangan 01 dari kalangan influencher yang dengan hati nurani masing-masing bergabung memang mereka ini identik dengan keshalehan pribadi (tidak neko-neko). Terakhir-akhir ini 03 menyerang bahkan dalam debat pamungkaspun mengutip apa yang disampaikan pak Jokowi , tidak terlibat dalam pelanggaran HAM, dan lain lain. dipendukung 02 lebih menggaungkan pemilu 1 putaran dan ini juga dilemparkan oleh influencher yang dukung 02. dalam lini media massa banyak yang meminta, berikan alasan kenapa harus mendukung 02, apalagi jika berdebat mengenai gagasan. Beginilah konstelasi politik, dukung mendukung menjadi hal yang biasa. bagi saya pribadi, ketika memilih ada tanggungjawab didalamnya, amanah yang kita berikan bisa dijalankan dengan track recordnya,. apapun nanti hasilnya itulah secara konstitusi harus didukung walau secara hati belum sepenuhnya :D

Tarakan, 09.  02.  2024
Pukul   : 18.14

06 Februari 2024

Tugas Menulis Buku

Dalam kurang dari 14 hari ini, saya mendaftarkan diri untuk menulis buku, masih topik keperawatan keluarga di dua penerbit yang berbeda. Yang pertama di getpress (ini subbuku ke-4 saya) mengenai masalah yang terjadi pada usia pertengahan  dan hampir sama dipenerbit ke-3 juga demikian. ini menjadi tantangan buat saya, di tengah kesibukan dalam perkuliahan perdana, banyak yang diselesaikan mulai dari membuat rencana pembelajaran, membuat materi yang tidak ada termasuk menyelesaikan beberapa kegiatan rutin untuk bimbingan mahasiswa dan pekerjaan rutin di prodi. Hal yang menjadi tantangan berat adalah saya harus mencari waktu yang pas agar semua target itu berjalan sesuai dengan target waktu yang sudah ditentukan, sebenarnya tergantung saya lagi, apakah saya mau terlena dengan mensearching sosmed hingga kehabisan banyak waktu dan kesempatan, karena ketika pagi saya masih memiliki kesibukan dalam dunia pelarian, saya harus rutin berlari seperti yang sudah-sudah, belum lagi kesibukan mengajar nampaknya mulai senin hingga kamis full, jam pertama, jam ke tiga hingga jam ke-5 semoga saya tidak menyerah dengan kondisi ini, karena ini tanggungjawab yang harus dijalankan terlebih lagi tema sub bab yang saya tulis adalah keahlian saya dan rencana reset saya kedepannya bahkan menjadi topik yang saya akan angkat ketika lanjut S3 (insyaAllah). semoga dilancarkan, diberi kesehatan dan semangat yang berapi-api.


Tarakan, 06.  02.  2024
Pukul   : 17.08

05 Februari 2024

Hapus (sementara) Akun Facebook

penghapusan akun sementara facebook ini hanya bisa digunakan melalui laptop, dengan mengklik pengaturan dan privasi , masuk kebagian pusat akun lalu mencari detail pribadi, lalu masuk ke pengaturan akun dan memilih kembali detail pribadi dan pilihan ketiga untuk non aktif sementara atau permanen dan akhirnya diarahkan alasan untuk non aktif, pilih terlalu banyak menghabsikan waktu dan jreng jreng masukkan pasword ( tarakan2023). beres.. sebenarnya alasan membuka facebook ini lebih karena ingin melihat teman2 yang masih aktif, rupanya diluar dugaan mereka jarang aktfi bahkan tidak ada komunikasi sama sekali. sudah lupakan dan akhiri bermain facebook karena niat ingin menjalin silaturahmi sudah tidak ada lagi di FB ini dan beberapa teman diantaranya sudah ada kontak w.a mending ini yang dijalin komunikasinya


Tarakan. 05. 02.  2024
Pukul   : 23.54

Kuliah Perdana Genap

hari ini sudah dimulai perkuliahan sementer genap dan alhamdulillah berjalan lancar. meskipun saya sempat datang terlambat dan harus mengajar di jam pertama, untungnya mahasiswa sudah tahu apa yang harus dilakukan (registrasi) dan tugas kami hanya mengingatkan dan tidak memberikan izin bagi mahasiswa yang tidak melakukan registrasi. saya mengajar 3x pertemuan langsung dan untungnya masih materi yang lalu walau masih ada materi yang harus disiapkan ulang. dan kali ini saya benar-benar belum menyiapkan RPS sebagaimana biasanya masih menggunakan PRS lama dan juga menyesuaikan dengan kurikulum terbaru apa pokok bahasannya masih sama, apa ada yang dihilangkan atau ada yang ditambahkan., selamat bersibuk kembali dan siapkan lebih matang pembelajaran dan jangan asal-asalan

Tarakan, 05.  02.  2024
Pukul   : 23.41

04 Februari 2024

Gagal Jadi Pacer

Akhir bulan januari lalu, penjadi penentu untuk menjadi pacer Pocari Sweat Run Indonesia. Drama menjelang interviewpun tidak terduga-duga (sudah ada di tulisan bulan lalu), dan setelah dinanti-nanti, tibalah email yang masuk di jam 9 malam :) dan isi emailnya adalah terimakasih sudah antusias mengikuti seleksi dan mohon maaf belum berhasil menjadi bagian dari pacer :(   sebenarnya dari awal tidak terlalu berharap namun selama seleksi sudah melakukan secara maksimal dan terbaik versi saya. dan lagi-lagi namanya seleksi sudah pasti ada yang terpilih dan ada yang gugur. gagal menjadi pacer bukan berarti gagal dalam menginspirasi orang-orang dalam hidup sehat (lelarian). sesuai dengan pesan tim pocari tetap menghinspirasi :) nah sesuai dengan target saya di pocari run 2024 ini, insyaAllah akan berlari 42, 129 K, dan harus memiliki target waktu finish, semoga bisa finish dibawah 3 jam.  Terus berlari, terus sebarkan virus lari dan terus menebar kebaikan.

Tarakan, 4.  02.  2024
Pukul   : 17. 44

02 Februari 2024

Utang Semakin Menipis

Alhamdulillah,. utang 50jt, alhamdulillah perlahan berkurang dan tuntas, perhari ini, utang yang harus dibayar 20 minggu (20x) per 2,5jt/bulan. sekarang sudah tuntas 17x, yang berarti tersisa 7,5 jt lagi, emang bukan perkara sedikit ini, alhamdulillah ya Allah, ini bertahap-tahap bisa terselesaikan, insyaAllah lebih cepat sebelum bulan puasa. Selain itu juga saya memiliki utang yang tersisa, 15 juga sama kakak angkat yang sempat meminjamkan 5 jt dan baru mengembalikan 3,5 jt. Sungguh diluar nalar, awalnya tidak menyangka bakalan bisa menyelesaikan ini semua lebih awal, alhamdulillah sejak diselamatkan dari utang ribah, semua bisa berjalan dan tidak ada kendala. Meski saya sadar saya belum bisa memberikan tambahan uang yang dipinjam. semoga rejeki ini semakin dilimpahkan dan dimudahkan. aamiin

Tarakan, 02.  02.  2024
Pukul   : 08.50 

01 Februari 2024

Satu Februari

Alhamdulillah hari ini sudah memasuk 1 februari 2024, banyak yang menjadi catatan penting dalam perjalanan karir, banyak yang menjadi bahan renungan apa yang hendak saya lakukan dikemudian hari. beberapa kejadian yang sudah-sudah, begitu banyak hal yang harus saya lakukan kedepannya, begitu banyak yang harus saya perbaiki, kejadian demi kejadian saya alami. dan saya harus melangkah lebih baik lagi. Jangan pernah mentangisi dan tidak move on dari apa yang sudah terjadi., memang benar, realita yang kita hadapi tidak semudah imajinasi yang ada, boleh jadi imajinasi kita sudah terjauh menggambarkan seolah-olah realita yang sesungguhnya padahal semua itu hanyalah bayangan kepalsuan, belum tentu terjadi dan hari ini sudah diperhadapkan bahwa bayangan realita itu benar-benar tidak ada. sudah, tinggalkan dan kita melangkah lebih jauh lagi

Tarakan, 01.  02.  2024
Pukul   : 16.34