30 November 2022

Nasehat ustad

tadi selepas shalat maghrib, saya mengikuti ta'lim aqidah, topik yang dibicarakan, masih seputar penguatan tauhid dan yang difokuskan dengan syirik, terdiri dari dua, sirik besar dan kecil sementara sirik besar mencakup syikik dalam niat, syirik dalam doa, syirik dalam ketaatan. Ketika memasuki sesi tanya jawab saya beranikan diri untuk bertanya mengenai mengkultuskan orang soleh (ulama), kata ustad, tidak jadi masalah meminta doa dari ulama soleh, selama tidak menyimpang dari ajaran Allah, tidak jadi masalah, itu yang disebut sebagai tawasul, hal ini pernah dicontohkan oleh rasulullah ketika mendoakan sahabat Abu Bakar dan Zaid bin Harits. karena ada penjelasan dari ustad yang belum clear saya memanfaatkan waktu sela menunggu iqomah dengan mendekati ustad, saya bertanya mengenai orang sakit yang mengharapkan kesembuhan dari dokter bukan dari Allah melalui perantaraan dokter, apakah termasuk dalam syirik ketaatan. kata ustad, pasien harus kembali diingatkan bahwa kesembuhan itu datang dari Allah dengan perantaraan dokter, namun jika orang berkeyakinan bahwa kesembuhan itu dari dokter tidak serta merta orang tersibut disebut sudah melakukan praktik syirik. ada namanya sebab akibat, sebab yang menyebabkan sesuatu terjadi dan sesuatu yang memberikan implikasi, misalnya ada orang yang tidak sadar minum racun dan ternyata tidak meracuni malah membarikan efek baik, jadi efek yang ditimbulkan hanya akibat dari sebab yang sudah ada. pengalaman ini menjadi lebih baik, paling tidak saya mmberikan diri untuk berkonsultasikan sm ustad karena banyak hal positif yang didapatkan selama mengikuti ta'lim beliau. semoga memberikan kebaikan dan saya semakin mantap untuk terus belajar dan memperbaiki diri
'

Tarakan,  30 / 11 / 2022
Pukul    : 21.55

Pasrahan

Pada kondisi-kondisi tertentu, saya termasuk orang tidak bisa banyak komplain, kalau ada yang sudah janji walau tidak banyak berharap, jika ditepati, alhamdulillah, jika tidak ya gpp, ga perlu dimasalahkan, apalagi jika bukan hal yang prinsipil. misalnya saya janjian dengan teknisi listrik dan ternyata tidak langsung ditanggapi, padahal sebenarnya saya masih bisa gunakan orang lain namun karena alasan sudah terlanjur janji dan masih ada pekerjaan yang diselesaikan. Namun tidak langsung datang karena beberapa kali dijanjikan, namun akhirnya datang juga dan lumayan bisa menyelesaikan pekerjaan yang harus diselesaikan dan sudah bisa digunakan. Sama halnya ketika, saya sudah janjian dengan tukang yang katanya akan membantu sedikit menyelesaikan pekerjaan rumah yang tersisa, memasang kawat di dapur namun akhirnya sampai sekarang belum dipenuhi mungkin karena pekerjaan utamanya sudah beres dan hak mereka sudah saya tunaikan. Mungkin karena bukan hal yang prinsipil sehingga saya juga tidak terlalu mempersoalkan, selama masih bisa digunakan dan masih bisa ditempati rumah yang sudah direnovasi walaupun kondisi ini sudah banyak mendapatkan sorotan dari orang dikenal karena menurut mereka ini tidak sesuai dengan biaya yang sudah dikeluarkan, saya tidak mempersoalkan karena saya memang tidak punya pengalaman sebelumnya dan sikap saya lebih kepada "pasrahan" dengan prinsip, ya gpp lah yang penting masih boisa digunakan, terserah dia / orangnya yang penting dikasih tahu, kalaupun saya tidak menghubungi balik atas janji yang sudah diucapakn, bisa jadi mereka merasa saya kurang serius karena tidak menghubungi kembali, sekali lagi untuk urusan seperti ini saya bukan orang yang suka maksa-maksa, kalau tidak bisa atau menunda, ya sudahlah, mau bagaimana lagi :D

Tarakan, 30 / 11 / 2022
Pukul    : 21.38 

29 November 2022

Ada Saja Rejeki Tak Terduga

Disaat-saat seperti sekarang ini, ada banyak hal-hal yang tidak terduga-duga, bukan menjadi hal yang harus ditutupi untuk diri saya tapi tidak diekspose keluar kalau sekarang dalam kondisi sulit-sulitnya selepas merenovasi rumah, untuk keperluan ini dan itu masih harus mikir-mikir, apa ada uangnya ada atau tidak dan dalam kondisi-kondisi tertentu benar-benar dalam kondisi tidak ada uang sepersenpun dalam dompet karena memang uang yang ada sudah habis dipakai untuk membayar utang. Untuk dua bulan ini, benar-benar serba cemas-cemas jika ada keperluan yang harus ditunaikan. Alhamdulillah ada saja rejeki yang tiba-tiba mncul tat kala dibutuhkan walau harus menunggu beberapa hari namun paling tidak sudah memberikan diberikan solusi, memang hadirnya di waktu dan saat-saat lagi butuh-butuhnya. Ini menjadi hari-hari yang dilalui dengan penuh suka cita, tidak semua yang dibutuhkan denganb muda kita hadirkan dihadapan kita, kita belum tentu membutuhkan orang yang digunakan saat ini, dan apa yang kita cari bukan berarti itu yang kita butuhkan, masih ada kebutuhan yang lebih mendasar untuk dibutuhkan dan saat-saat sepeti sekarang, saya banyak belajar hikmah, an mencoba mencari keridhoaan Allah subhannah wata'alah. disinilah saya banyak belajar bahwa tidak semua keinginan harus dituruti, harus lebih filter untuk menemukan apa yang kita dibutuhkan, dan saat-saat dibutuhkan itu kita perlu ikhtiar untuk mewujudkannya terlebih jika kita mendapatkan kejutan dengan rejjeki tidak terduga=duga


Tarakan, 29 / 11 / 2022
Pukul    : 22.07

Kebaikan (bantuan) yang Diberikan

Pernah berpikir (semoga tidak mengurangi keikhlasan) kita memberikan kebaikan kepada orang itu ternyata dengan itu banyak capaian yang didapatkan dan kita hanya mendapatkan ucapan "terimakasih" padahal jika ditimbang-timbang, orang itu mendapatkan imbalan materi dari apa yang sudah kita berikan dan ditindaklanjuti dalam bentuk hal yang lain. Ini tidak hanya satu atau dua orang, bisa sama beberapa orang dan orang tersebut mengakui bahwa atas bantuan itu mendapatkan reword atau prestasi lain. Bukannya tidak mau mengungkit, kok malah kepikiran, apa akan terus seperti ini, sementara secara benefit sic sebenarnya kita sudah mendapatkan untuk hal lain, namun untuk hal yang lain lagi, kita tidak mendapatkan apa-apa kecuali terimakasih, jika ditanya tentang sumbangsih, bukan disini mempermasalahkannya, karena dari awal memang mau membantu, cuman memang agak berbeda cara kita mengapresiasi. Lagi-lagi ini hanya sekedar pelajaran, membantu secukupnya dan sesuai porsinya, biar orang lain juga bisa belajar bahwa dari hasil karya yang ada itu membutuhkan banyak perjuangan, usaha dan perjuangan materil. Dulu mungkin kita menghargai orang yang kita libatkan, sebagai atasan atau sebagai relasi, sekedar sampai disitu saja, karena perjuangan dan proses yang kita jalankan itu tidak sedikit dan membutuhkan waktu yang cukup banyak, semoga dari hasil upaya yang sudah kita karyakan bisa bernilai positif bagi orang-orang  yang sudah terbantukan(sudah pasti bahkan ada nilai materil dan benefit yang sudah didapatkan) dan semoga tulisan ini bukan membuat kita "menyesal" sudah membantu, namun ini jadi pelajaran, jangan sampai kita seperti itu dan mengapresiasi sesuatu yang sudah kita tertolong untuk itu dengan hanya ucapan terimakasih. hehe

Tarakan, 29 / 11 / 2022
Pukul   : 19.19 

Manfaatkan Waktu

Waktu yang benar-benar sangat berharga jika dijalankan dan tidak disia-siakan. Waktu yang terus berjalan dan tidak akan kembali terkadang masih sering terabaikan. saya masih saja terjebak dengan hal-hal yang terbuang begitu saja, saya hanya terbuai dengan tontonan yang hanya menyenangkan mata sampai-sampai lupa bahwa saya memiliki target yang harus diselesaikan hanya karena teralihkan dengan tontonan yang sebenarnya hanya sekedar menghibur tanpa memberikan edukasi, sekedar memanjakan mata tanpa memberikan makna, padahal banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, walau dalam prinsip salah saya adalah semua masih terkejar, ntar-ntar dulu, tapi lagi-lagi saya menyia-nyiakan waktu yang sangat penting. seperti saat ini, tadi saya bangun subuh, niatnya akan shalat si jam 3.30 karena keenakan dan tidak langsung wuuduh akhirnya saya terbawa ke waktu menghujung malam dan akan masuk waktu subuh. semoga ini tidak terulang lagi, segera bergegas dan segera wuduh danb shalat sunnah sebelum benar-benar masuk subuh

Tarakan, 29 / 11 / 2022
Pukul   : 4.29

28 November 2022

Serba Irit

Sejak melakukan renovasi rumah, begitu banyak pengeluaran yang harus dikeluarkan bahkan 40% dari biaya operasional renovasi ini adalah pinjem, dan sedikit demi sedikit harus dibayarkan, sekarang masih ada utang Rp. 47.500.000 sama saudara, Rp. 5.000.000 sm kakak angkat, Rp.2 000.000 sama bro sem, Rp.4.000.000 sama teman kuliah S2, dan terakhir 1.500.000 sisa kontrakan. dan saya komitmen sampai bulan dua belas nanti saya harus melunasi pinajaman yang dibawah 5 juta, selebihnya menjadi cicilan saya setiap bulannya. dan ini menjadi beban pikiran, namun sebisa mungkin saya bisa mengendalikan pikiran-pikiran yang bebani ini, karena harus mengendalikans dan menahan semua keinginan-keinginan material saya, karena saat ini sangat-sangat tidak memungkinkan untuk membeli ini dan itu sesuka hati, untuk besnin motor saja masih berpkir panjang, tidak boleh membeli sesuatu yang tidak bisa dimanfaatkan dan memberi kebahagiaan yang sesungguhnya buka kebahagiaan karena tuntutan, untuk bisa itu emua harus benar-benar diam dengan kondisi yang ada dan yang terpenting jangan mudah terpengaruh dengan kondisi-kondisi yang tidak memungkinkan untuk dibeli dan nkmati :(

Tarakan, 28 / 11 / 2022
Pukul    : 22.32

27 November 2022

Rejeki Setiap Orang

Ketika melihat kesuksesan dan keberhasilan seseorang, yang utama dan yang harus kita lakukan adalah JANGAN IRI.,  Harus ikut bahagia dan jadikan motivasi buat kita, semoga kita bisa seperti mereka dan kita perlu mempelajari bagaimana kesuksesan mereka upayakan, bagaimana usaha besarnya dan seberapa besarnya doa yang dipanjatkan dalam setiap ibadah-ibadahnya. karena tidak ada usaha yang sia-sia, semua berproses dan hasilnya akan dinikmati, jika belum berhasil mungkin usaha kita belum maksimal, atau kita masih membutuhkan upaya yang giat lagi untuk mencapai apa yang kita inginkan. semua atas kerja keras dan usaha masing-masing, hasil tidak akan mengingkari apa yang sudah kita lakukan. tetap semangat, tetap ikhtiar :)

Tarakan, 27 / 11 / 2022
Pukul   : 14.56

Fokuskan Diri

Kesibukan demi kesibukan mulai berakhir, mulai kesibukan akreditasi yang menyita banyak perhatian hingga kesibukan rutinitas lainnya. minggu kemarin menjadi minggu kemarin menjadi minggu terakhir perkuliahan semester 5 yang menjadi kesibukan sendiri karena saya harus masuk dalam beberapa hari, kedepannya hingga berakhirnya semester ganjil ini, saya fokus dengan MK Konsep Dasar Keperawatan, Kedepannya masih banyak cita yang harus dikejar, yang utama itu adalah mempersiapkan diri untuk lanjut S3, harus mempersiapkan tema proposal penelitian, harus mempersiapkan diri TOEFL, harus mempersiapkan untuk melanjutkan mendaftarkan diri untuk LPDP. Sebelum semua tiba waktunya, saya masih punya waktu untuk mempersiapkan diri, mengatur kembali jadwal untuk kembali belajar TOEFL, mengingat kembali materi selama 3 minggu kursus intensif di Test Course Kampung Inggris. Belum lagi saya harus mempersiapkan diri untuk mengurus jabatan fungsional ke lektor, saya harus mempersiapkan semua dokumen yang diperlukan, termasuk juga saya harus mencoba mengurus kembali Serdos saya, alhamdulillah teman ada yang sudah lolos, bisa dijadikan mentor untuk mengurus dan menyelesaikan. semua harus dipersiapkan mulai besok, senin 28 November 2022. semoga semua dilancarkan dan dimudahkan. aamiin

Tarakan, 27 / 11 / 2022
Puklul  : 13.50

25 November 2022

Mereview artikel jurnal Internasional

tanggal  8 November saya mendapatkan email untuk undangan mereview artikel, dari jurnal berbahasa inggris dan juga ada campuran bahasa latin, awalnya saya hanya mengiyakan dan melanjutkan membuat akun dikarenakan saat itu benar-benar lagi sibuk-sibuknya mempersiapkan kunjungan akreditasi di pekan depan. sambil melihat sepintas artikelnya, rupanya mengenai pencegahan stanting. Setelah selesai akreditasi saya coba membuka kembali artikelnya dan mempelajari apa fokus artikel ini. Setelah dibaca-baca ini mengenai scoping review, ini pertama kali saya mereview artikel dalam bentum bentuk review bukan berdasarkan hasil riset secara langsung. saya harus kembali membaca ulang mengenai scoping review, tentang bagaimana tahapannya, dan bagaimana ulasan yang harus ada bahkan saya harus kembali mencari file saat kuliah untuk pertama kalinya kami membuat review leteratur dengan tahapan yang benar sesuai pendapat (teory) expert. untungnya banyak artikel mengenai ini dan ada yang dalam berbahasa indonesia. sebelumnya saya berkonsultasi dengan chief editor jurnal keperawatan padjadjaran, saya diarahkan untuk mengecek strategi pencarian artikelnya dan key word yang digunakan. setelah membaca-membaca ulasan dalam scoping review saya memulai mereview, melihat item apa yang harus dinilai dan harus bolak balik menggunakan google translate hanya untuk meyakinkan apa yang saya tulis apa sudah bener bahasanya. akhirnya saya menyelesaikan review ini dengan waktu yang cukup lama :) bahkan menjelang batas akhir mereview. yang membuat tertarik mereview ini adalah ini jurnal terindeks scopus Q3. masyaAllah, ini mengalaman luar biasa, saya sendiri belum pernah mengirimkan artikel dan mendapatkan feedback dari reviewer di jurnal setara Q3.  ini pengalaman sangat luar biasa, bahkan saya mencurahkannya ketika mengirim hasil review ada item tentang apa yang dirasakan setelah mereview :)
ini langkah yang baik moga kedepannya makin lancar berbahasa dan menulis dalam bahasa inggris, dan bisa memasukkan ke jurnal internasional dengan indeks scopus :) aamiin

Tarakan, 25 / 11 / 2022
Pukul   : 03.52

21 November 2022

Komitmen

 hilang tulisannya :( 

kembali menulis di 21/11/2022 pukul 22.44

ini mengenai ta'lim aqidah yang saya ikuti minggu lalu. akhir-akhir ini jarang saya mengikutinya karena bertepatan dengan tahsin di mesjid depan rumah. selalu menarik jika mengikuti ta'lim aqidah ini, apalagi membahas penguatan tauhid dan beberapa kisah yang diceritakan yang pertama tentang seorang pemuda yang gigih berjuang melawan musuh-musuh kaum muslimin, melalui perantara tangannya, banyak yang tumbang, hingga para sahabat mengatakan bahwa dia adalah seorang ahli surga ketika meninggal dunia kelak, namuan Rasulullah sullahualaihwassalam mengatakan bukan, dia bukan ahli surga, jawaban baginda nabi, membuat para sahabat penasaran hingga mengikuti kemana pemuda itu pergi. Hingga suatu ketika dia terkena sayatan pedanng musuh dan dia tidak mampu menahannya dan untuk menghilangkan rasa sakit itu, dia menusukknya pedang kearah dada yang dia rasakan sakit seketika pemuda itu meninggal dunia dalam kondisi membunuh diri sendiri. Kisah kedua adalah seorang hafiz qur'an yang diutus oleh rasulullah untuk menyampaikan pesan kepada raja romawi, berangkatlah utusan nabi tersebut dan ketika berada di istana negeri eropa, akhirnya dia sampai di sana dan seketika dia melihat ada sosok perempuan yang menarik, dan dia menghampiri dan mengajak menikah, ternyata perempuan itu mensyaratkan bahwa untuk bisa menjadi suaminya dia harus meninggalkan agama Islam, karena sudah terpesona akhirnya dia menanggalkan keislamannya dan memilih menikahi wanita tersebut ketika bertemu dengan sahabat saat itu, mereka menanyakan dimana hafalan-hafalan aqur/an yang selama ini, dia menjawab juga ,merasa heran dengan kondisinya sekrang, dia sudah tertipu dengan silaunya dunia terutama wanita. Kondisi ketiga yang dicertakan adalah seorang muazin yang sangat indah suaranya dan menjadi kepercayaan nabi untuk mengumandankan azan. hingga suatu ketika dia berada pada posisi sedang azan dan melihat sosok wanita berdiri tidak jauh dari tempatnya mengumandankan azan. dia mendekati dan mengajak wanita itu untuk menikah dan dia dia harus meninggalkan keislamanannya, dia turuti dan meninggalkan keislamannya, di malam oertama dia menikah, belum sempat menikmati malam pertama, pemuda ini terjauh dan meninggal dunia dalam kondiisi kafir dan belum menikmati indahnya berumah tangga namun sudah haru meninggla dunia.

Ustad mengajadi agar bisa komitmen

1. Berdoa 'ya.. mukholilil Khulub, tsatbi qolby ala dinni

2. jangan menunda melakukan amal shlaeh

3. meminta pertolongan Allah SWT

4. beristigfar

5. mengingat kematian.

Kuatkan Komitmen

Ada kendala terbesar saya saat ini, tantangan terbesar ketika godaan dan bisikan syaitan terlalu begitu kuat. Ketidakmampuan saya mengendalikan dan menguatkan diri. Ada hal sebenarnya menjadi pekerjaan rumah saya ketika saya harus membangun komitmen dan menmguatkan diri. Saya masih saya tidak bisa mengontrol diri dalam beberapa kondisi, saya masih saya mengikuti hawa nafsu dan menjeruskan diri kedalam kemaksiatan yang terus berulang. Memang saya sadari sebagai manusia, ada kondisi-kondisi yang tidak memungkinkan untuk menolak setiap goadaan besar dalam hidup namun kita sebagai manusia juga sudah dibekali dengan iman dan akal untuk bisa mengendalikan itu semua. Namun lagi-lagi, tipu daya dan kelincahan syaitan untuk bisa memperdaya diri tidak pernah menyerah hingga pada kondisi kita "sepakat" dengan logika yang dibangun, misalnya ada anggapakan bahwa itu tidak apa-apa dilakukan, apalagi jika dalam sendiri. Benar-benar perjuangan untuk bisa menguatkan diri dan membentengi diri. Memang saya sadari bahwa ada satu hal yang sudah dihindari namun ada terpaan masalah lain yang benar-benar mempermainkan dan mengendalikan kelemahan kita. Dalam sisi kelemahan itulah kadang terjatuh dan terjerumus dan terus terjerumus, walau sering kali dan wajib harus memohon pertolongan dan ampunan dari sang khaliq, namun saya harus sadar dan harus tahu diri bahwa ini tidak bisa diteruskan. Saya harus bangkit melawan ini, saya harus berani mengatakan tidak, mengatakan saya tidak mau terjebak, ini hanya persoalan tipuan dunia, ini hanya menyilaukan pandangan sementara, jangan terjebak dan jangan tertipu. bismillah, kuat tekad, kuatkan komitmen.

Tarakan, 21 / 11 / 2022
Pukul   :  06.21

17 November 2022

Terlewati Juga Asesmen Lapangan Akreditasi

Rabu kemarin, menjadi puncak pelaksanaan asesmen akreditasi LAM PT Kes, sejak 1,5 tahun yang lalu sudah dibentuk tim persiapan akreditasi. Awalnya kami begitu insten mempersiapkan, terlebih lagi saat-saat itu bertepatan dengan kegiatan ini dan itu di kampus. dan terlebih lagi begitu banyak cobaan dan rintangan yang dihadapi, kami harus benar-benar mandiri mempersiapkan semuanya terlebih lagi secera finansial kami banyak membutuhkan, akhirnya diprodi benar-benar mengatur keuangan dan memutar keuangan yang ada agar bisa mendukung persiapan akreditasi. Kami harus mencari pakar sebagai pendamping yang hohornya juga dibayarkan sangat telat karena keterbatasan ketersediaan dana. . Rasa cemas dan khawatir bercampur tatkala kami harus menunda pendaftaran karena ketidaktersediaan dana. kami harus mengalah dari prodi yang harus duluan melakukan pembayaran, pernah suatu ketika kami akan membayar namun konsekuensinya honor bimbingan kami yang dikurangi namun kami bersih keras untuk tidak mau mengorbankan itu semua karena sudah ada penmgalaman sebelumnya yang benar-benar kekurangan dana bahkan kami harus dicicil tiga kali dan ini kami tidak inginkan.

Dengan ditundanya pendaftaran itu memiliki hikmah positif untuk kami, adalah mendapatkan assesor yang benar-benar tidak membuat kami bertambah stres atau tegang. Kami benar-benar diarahkan dan dimbimbing kearah yang lebih baik, kami tidak merasakan seperti 2 akreditasi sebelumnya, benar-benar suasana saat itu tidak memberikan kami celah yang positif bahkan kami merasa blank dibuat assesor, kini karena kondisinya yang berbeda membuat kami optimis dengan apa yang telah kami siapkan dan persiapkan. sesuatu yang ada yang sudah kami lakukan namun tidak mampu diungkapkan mampu diungkapkan namun diarahkan oleh assesor untuk enar-benar dengan menunjukkan yang sudah dilakukan. alhamdulillah waktu berlalu seiring baliknya kedua assesor di daerah dan temapt masing-masing semoga bisa menjalin silaturahmiu diluar kon tentek assesmen lapangan

Tarakan, 17 / 11 / 2022
Pukul   : 21.44

11 November 2022

Utang Mengutang

Dalam dua bulan terakhir ini saya disibukkan dengan mencari pinjaman untuk menutupi biaya renovasi rumah, untuk pertama kalinya saya meminjam 50 juta dari saudara  untuk membiayai oprasional dan saat itu total uang yang saya keluarkan 100 juta. ternyata ini masih kurang, pemborongnya merongrong untuk segera melunasi padahal belum apa-apa proses penyelesaian rumah, ini juga yang menjadi sorotan dan masukkan tetangga. Akhirnya saya berani untuk komplain dan ini adalah hal saya sebagai orang yang menerima jasa namun tidak sesuai. Akhirnya kesepakatannya dengan kondisi tidak seperti dibicarakan awal, pembayaran dilunasi hingga angka 112juta, cukup besar dan cukup mengherankan orang yang mendengarnya, ini tidak pas dengan jumlah itu apalagi hasilnya masih setengah-setengah. kemudian bangnana dilanjutkan oleh tukang yan kemarin mengerjakan walau tidak ada kaitannya dengan mandor namun pengerjaannya ini sudah dibawah kendali dan pengawasan saya dan saya harus membeli sendiri bahan-bahan yang digunakan dan lumayan banyak modal yang dibutuhkan, untuk kedua kalinya saya meminjam uang dari kampus, ada selisi honor yang saya dapatkan dan uang yang saya butuhkan sehingga saya harus membayar 1,3 juta ini untuk keperluanm memberli material seperti semen hampir 20 zack, flamir hampir 3 karung, pasir dalam 4x angkutan, setiap uang yang saya pinjam seketika berbahan karena saya harus membeli material lagi. saya kemali meminjma uang untuk membeli peralatan instalasi listrik, kembali meminjam untuk keperluan tukang sehingga total uang saya pinjam sebesar 58 juta, sudah membayar sekitar 4 juta sudah terbayarakan  sehingga saya masih ada utang sekitar 54 juta dan saya belum membayar kontrakan 1,5 juta + belum memberikan aji tukang sebesar 13 juta. Kemana lagi saya harus meminjam uang sebesar itu? saya pernah ke kredit barang dengan jamina n BPKB namun uang yang didapatkan hanya 3,5 juta dan bunganya sekitar 3 juta untuk jangka pembayaran 1 tahun :( semoga segera ada solusi biar saya bisa menyelesaikan gaji tukan dan membayar kembali utang-utang seperti yang sudah dibicarakan sebelumnya dengan pemberi utan

Tarakan, 11 / 11 / 2022
Pukul   : 01.25

kembali Ke Rumah

Setelah 2 bulan kami kontrak rumah, akhirnya ahad lalu tanggal 6 lalu kami pindah dengan kondisi sudah cukup penerangan. walau sebenarnya ada masalah dengan terlambatnya pemasangan pipa untuk listrik, tapi tidak jadi masalah, rumah kami yang hampir dua bulan direnovasi ini sudah lumayan untuk ditempati. Memang kondisi rumahnya benar-benar berubah, sudah lebih tinggi dindingnya, , dan kamar utama dan ruang keluarga sudah lebih besar karena ada penambahan kurang lebih 1 meter untuk sdut kanan rumah. Lumayan juga untuk ngangkut-angkut barang, walau lemari untuk menyimpan barang ini terutama lemari saya, mengalami kerusakan karena usia dan kondisinya yang tidak memungkinkan untuk digunakan, tidak hanya itu, lemari buku saja juga ikut rusak padahal sebenarnya masih bisa digunakan untuk menyimpan buku, namun begitu kagetnya saya melihat ternyata kondisinya sudah terbongkar.  Kemudian yang menjadi kendala juga adalah kondisi lantai yang harus benar-benar diberishkan, apalai dapur, noda yang melengket di lantai sudah susah dibersihkan. Kondisi dapur juga dperbaiki, sudah ada westafel untuk menyucu piring walau masih ada sisa-sisa tripleks yang di simpan di dapur, paling tidak kelihatan sudah cukup besar dan lumayan untuk digunakan. Memang kepulangan kami ke rumah ini sangat dinantikan baik saya sendiri maaupun anak-anak, karena kami tumbuh dan berlindung di rumah ini, dan sudah hampir 12 tahun saya menempatinya sejak dibeli. semoga menjadi rumah yang menyenangkan seperti ungkapan, rumahku, surgaku :)


Tarakan, 11 / 11 / 2022
Pukul    : 01. 11

06 November 2022

Mencari Pinjaman Uang

Seharian ini, saya benar-benar disibukkan dengan soal pinjam meminjam uang. ini tidak lain karena ada kerjaan teknisi listrik yang harus dibelikan keperluan instalasi listriknya. Sebenarnya uangnya sudah ada, sudah saya sisakan sekitar 1,8juta berhubung tukang ada kebutuhan membeli semen dan flamir, dan uangnya tepakai 1jt., ada sumbangan amal sedekah dan amplop untuk anak dosen pembimbing saat S2. akhirnya uang yang terisa sekitar 500rb dan semaunya telah digunakan terakhir untuk membeli flywood sebesar 185rb dan ada beberapa keperluan. Akhirnya saya benar-benar kekurangn uang dn waktu saya sampai jam 4 sore untuk bisa membeli alat instalisi listrik dan teknisinya akan datang di jam 4 sore. dan sudah tidak memunginkan untuk ditunda berhubung kami sudah merencanakan untuk pindah besok sore. Usaha pertama yang saya lakukan tadi pagi adalah berbicara dengan saudara saya yang kembar, dan kondisinya sangat tidak memungkinkan untuk dibantu, terus dia menyarakankan menghubungi salah satu-saudara kami dan kesimpulanna juga sama, belum bisa meminjamkan. hingga saudara yang lain untuk menyarankan untuk menghubungi kakak angkat kami, dan belum diberikan jawaban dan dijanjikan besok dihubungi . akhirnya saya mendapatkan pinjaman dari rekan lari yang menjadi orang terakhir yang saya hubungi, alhamdulillah tanpa pikir panjang lebar dia meminjamkan uangnya dan unag pinjaman itu saya bisa menyelesaikan pembelian bahan-bahan untuk keperluan instalasi listrik dan malamanya tukang instalasinya bisa langsung memasang dan bisa digunakan untuk penenrangan sementara. 

Tarakan, 6 / 11 / 2022
Pukul   : 04.33

04 November 2022

Teman Yang Menyelamatkan

Dalam beberapa bulan terakhir ini, saya menemukan seorang mesjid yang cukup humble dan akrab. Seperti  biasanya jika ada jamaah mesjid yang sering muncul apalagi jika dia adalah penghuni baru di RT kami, biasanya kami menyapannya. Usut punya usut jamaah ini berasal dari sulawesi selatan (jeneponto) walau sebenarnya besar di Malaysia dan dia merupakan ikhwah yang satu ormas dengan beberapa teman., orgmasnya memegang sunnah dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya berkenalannya itu sebelum ramadhan, dan ada yang menarik ketika pertama kali melihat dia duduk bermajelis dengan kami yang saat itu yang membawakan adalah ustad yang sangat rutin mengisi ta'lim di mesjid kami, yang sudah hampir memasuki setahunan. Padahal dia bersama temannya lebih duluan dan kebetulan juga sama-sama pindah di kontrakan teman yang dulu satu tempat kerja dan teman kuliah. Singkat cerita dalam beberapa moment ketika ada kumpul-kumpul warga untuk silaturahmi, dia diajak dan mengikuti duduk bersama. dan beberapa kesempatan saya bertanya, apakah dengan mendengar yang kami ta'lim kan selama ini tidak mengganggu aqidah dia? heheh dia hanya tersenyum dan menjawab kalau ada yang sesuai dia ambil, kalau tidak sesuai dia tinggalkan dan bagi dia semua orang punya pandangan masing-masing yang berbeda-beda. Dalam hati saya, teman ini mematahkan anggapan saya selama ini mengenai orang yang cenderung "tidak berkompromi" dengan pemahaman orang lain. nah ini saya semakin mempertegaskan saya bahwa pandangan orang sangat berbeda-beda karena yang menentukan adalah tingkat keimanan dan kadar ketaqwaan kepada Allah Subhannah wata'alah.

Dalam beberapa kesempatan saya mengajak teman ini ngobrol, terutama masalah agama, kayaknya memang sosok seperti dia ini yang mampu mengantarkan kita ke arah yang lebih baik, kenapa? karena cara menyampaikannya begitu sederhana dan tidak ada indikasi "menghakimi" orang lain apalagi yang tidak sealiran, diluar mengenai pemahaman agama, kami ada beberapa kesamaan misalnya mengenai olahraga, mengajak diaa jogging dan bahkan saling memberikan tanggapan ketika menulis story. Barusan tadi pagi saya menanyakan, bagaimana bisa konsisten dalam berhijrah, katanya dia punya komunitas kecil (group) mengajiannya yang saling menguatkan dan dia berserah sepenuhnya kepada Allah subhannahwata'alah., memang ada beberapa moment yang cukup membuat diri merenung, hampir tiap 2-3 bulan istrinya masuk rumah sakit karena mengalami hipokalemia, dia bekerja dipercetakan dengan tanpa kompromi, tidak masuk tidak dapat kerja, anak-anaknya juga masih kecil-kecil, persis sama saya, saya pernah bertanya, apa dengan kondisi seperti dialaminya, dia merasa berat, dia menjawab sesuai pemahaman agamanya, semua diserahkan kepada Allah subhannah wata'alah, apa yang dia alami, pasti ada kebaikan yang sudah ditetapkan Allah. masyaAllah, melihat pemahaman teman ini , saya salut, mungkin inilah teman yang baik untuk saling berbagi dan menguatkan, dan menjadi teman yang menyelamatkan. aamiin

Tarakan, 4 / 11 / 2022
Pukul   : 08.00

03 November 2022

Malas Cek Hp, kelewatan moment

Saya termasuk orang yang paling malas memantau HP jika sudah berada di rumah, apalagi jika itu masalah pekerjaan, semalam itu saya benar-benar gabut, saya menyelesaikan reviewe tulisan yang sudah saya janjikan kepada teman., saking seriusnya saya kelupaan jika sama ada meeting zoom, seingat saya itu akan dilaksanakan malam ini, dan ketika menyelesaikan tulisan, saya melihat notifikasi HP, tidak ada w.a yang segera untuk dibalas,  ternyata saya ketinggalan informasi via group DPW PPNI dan saya baru ngehnya pagi tadu ketika membuka HP. Anehnya semalam itu saya berselancar di dunia maya dengan menggunakan HP yang lain, semacam tidak ada beban, saya menyelesaikan review dan harus dipersingkat karena hampir menulis 2 halaman, apalagi ini akan diteruskan ke teman, akhirnya saya meringkas mengambil point penting namun ketika mengetik untuk pertama kalinya malah saya kehilangan tulisan yang sudah diketik, akhirnya saya menulis ulang dan mengirimnya. ternyata saya menulisnya pesan 1 jam 10 malam :0 dan saya upload sebelumnya di blog ini, tulisan yang masih utuh.

Kelewatan moment seperti ini, sudah sering sekali saya alami, pernah suatu ketika ada pengumuman via group akan ada rapat di kampus, saat itu saya habis olahraga dan seperti biasa dengan rutinitas pagi mengantar anak-anak, setelahnya saya sibuk dengan hp dan gadget saya, saya tidak sama sekali membuka HP untuk kerja untuk memantau info yang masuk, ternyata jam 9 itu ada rapat dan saya ke kampus jam 09.30. semua tersorot kepada saya dengan kondisi benar-benar baru datang dan yang dibahas adalah bagian saya. ini pelajaran, untuk memaksakan diri memantau group walau sebenarnya lagi malas buka handphone, jangan sampai terulang kembali saya ketinggalan moment penting dan berharga

Tarakan, 03 / 11 / 2022
Pulul     : 07.55

02 November 2022

Review Begimpor 2022

Ini penilaian subjektif saya berdasarkan pengalaman mengikuti Begimpor 2022 dan 2021 termasuk membandingkan dengan beberapa event race lari yang pernah saya ikuti di seputaran Kalimantan Utara khususnya di Tarakan atau skala nasional (belum internasional 
Secara Keseluruhan Pelaksanaan Begimpor 2022 sudah luar biasa, dengan modal pendaftaran Rp. 25.000 (tanpa kaos) sudah mendapatkan beberapa fasilitas (recepack) lengkap dengan BIB + souviener + soyjoy + pocary sweat. Pengambilannya juga tidak tergesa-gesa karena durasi yang diberikan cukup lama dua hari dan panita sudah sigap, terus ada bagian pemeriksaan kesehatan dengan tenaga yang cukup memadai, hanya saja untuk dokternya yang saat itu bertugas hanya ada satu dokter dan cukup membuat antrian  bagusnya dokternya ini paham tentang olahraga jadi ada beberapa pertanyaan yang disampaikan cukup familiar di kalangan penggiat lari, seperti hearth rate, kebiasaan lari dan keluhan yang sering muncul, dan dokternya memberikan edukasi jika ada ditemukan masalah-masalah saat pemeriksaan, mungkin kedepannya dokter yang bertugas bisa di tambah lagi. 

Saat hari H, saya terkejut dan kagum dengan suasana start, ada karpet merah dan sudah ada pembagian kategori 10K dan 5 K (star/ finish dibuat dari tiang besi permanen bukan dari balon / karet dan yang bikin agak kaget, ketika ditanya sudah registrasi ? saya malah menyari meja berharap ada registrasi manual atau apalah, eee ternyata registrasinya cukup diberikan tanda spidol pada BIB  hehe mungkin demi efisiensi waktu. Untuk memulai lomba terbilang on schedule hanya kelewatan 5 menit dari jam 6 itu saja sudah lumayan. Saat memulai star juga sudah dibangkitkan semangat dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan Mars Kaltara.  Saat itu saya menunggu adanya pemutaran video dari mas menteri pariwisata karena ini bagian ada agenda pariwisata kaltara, walaupun sudah ada di instagramnya begimpor 2022, paling tidak bisa menambah semaraknya event ini  biar sambil mengambil2 waktu untuk warming up 
Saat Star dimulai cukup tertib, pelari dengan gaya dan kemampuan masing-masing menyusuri rute yang sudah ditentukan, yang membuat takjub ada bapak-bapak Polisi Militer yang ikut serta mengamankan bersama kepolisian di rute-rute krusial seperti tikungan (belokan) yang bisa bertemu dengan kendaraan pengguna jalan, ini kayak pengamanan presiden . Saat lari di KM 2 ini bikin kaget, rupanya sudah ada cek point dengan pembagian pita dan kayaknya orang-orang pada bingung ini pita mau diapain hehehe, kayaknya ini terlalu cepat mungkin kedepannya di KM 3 sebelum pertemuan dengan kategori 5K. Sepanjang lari sudah ada fotografer,, mungkin perlu ada penunjuk fotografer seperti penuntuk tiap kilometernya atau water station, kalau ada itu mungkin kita2 lebih siap untuk pasang gaya :) walau napas lagi ngos2an  karena sulit dibedakan yang mana fotografer resmi yang mana tim horenya pelari   hal yang positif setiap 2 KM ada water station, ini yang bikin takjub karena panitia yang bertugas ini teriak-teriak dari kejauhan memberikan air minum apa mau air putih atau pocary dan diberikan di gelas jadi tak perlu cari sedotan  

KM 7 kilometer krusial kayaknya untuk kategori 10K, dan ini rawan kecurangan jika panitia tidak sigap, apalagi posisi cek point sangat menentukan, lagi-lagi kita dibagikan pita, entah apa dicatat setiap yang lari atau tidak, atau hanya fokus sama 10 besar tapi bagi saya ini perlu jadi perhatian, karena bagaimanapun cek point sebagai senjata panitia jika ada yang complain, ada catatan panitia karena biasanya setiap lomba apalagi yang mendapatkan podium akan menjadi sorotan, karena tidak mungkin panitia mau cek strava atau aplikasi lari. Bisa dipertimbangkan untuk menjadikan 3x cek point. sehingga jika kategori 10K dan 5K bertemu di 2 atau 3K terakhir itu aman, karena tidak ada saling curiga antar peserta  atau bisa juga dengan menyaipkan video / foto untuk 25 peserta awal di pasang di cek point untuk melengkapi. Saat finish sudah cukup bagus, apalagi dua kategori ketemu dan tambah meriah, rute yang disiapkan terbilang cukup pas dan steril dari kendaraan lalu lalung. Bagi yang mau happy ending dan full smile di garis finish juga tidak jadi masalah dan panitia sudah sigap memberikan racepacek yang berisi medali. Pemenang juga sudah memberikan hadiah yang lumayan besar dan sudah juara harapan yang diberikan. Label untuk pemenang kategori juga harus ekstra hati-hati apalagi jika salah memberikan label pemenang atau tertukar, nah ini bisa dianulir dengan catatan-catatan dari cek point termasuk mengsingkirkan pemenang yang tidak sportif dengan tidak melewati cek point.
Secara keseluruhan begimpor sudah sesuai rule dan biasa ditemukan dibeberapa event lari, bahkan untuk skala kaltara ini sudah luar biasa pengaturan dan suasan yang ditemukan saat race. Mungkin eforianya masih terasa hingga beberapa hari kedepan, bahkan ada yang belum bisa move on. Hehe. Harapan kedepannya, tetap menghadirkan sosok pelari selebritis atau pelari nasional yang banyak followernya biar jadi penarik peserta, apalagi untuk diajak foto2     dan bisa menghiasi galeri sosmed peserta . Begimpor 2023 boleh nambah kategori 21K untuk memfasilitasi pelari-pelari endurance, pelari jarak jauh, dan rute yang dilalui bisa melewati beberapa icon-icon tanjung selor / bulungan, dan cek point perlu diperketat kembali dan sebaiknya ada live di sosmed begimpor biar teman-teman diluar tanjung selor bisa ikut merasakan eforia begimpor dan juga sebagai dokumentasi yang tersimpan secara digital. 

Terimakasih begimpor
Salam sehat

Tarakan, 02 /11 / 2022
Pukul   : 21.09

Terlalu kepo

Kurang Kerjaan saya akhir-akhir ini adalah kepoin orang-orang yang tidak dikenal, entah itu melalui IG, twitter atau media sosial lainnya. entah berpura-pura sebagai orang yang membutuhkan informasi atau butuh apalah dan semua itu hanya berbasa basi dan anehnya ini berulang-ulang dilakukan bahkan sengaja mencari dan membandingkan satu dengan yang lain. bahkan sampai berani menghubungi secara personal padahal semua itu hanya keisengan belaka. saya kayak tidak menghormati profesi mereka, bagaimana jika saya diposisi mereka, apalagi ini berkaitan dengan pekerjaan mereka, mungkin sebagian hanya menjadikan sampingan atau mereka terpaksa mengerjakan ini karena rupiahnya cukup menjanjikan. permasalahannya apa kepentingan saya kepoin ini itu. bahkan ada salah satu diantaranya sangat "marah" dan lagi-lagi mereka terganggu dengan keisengan saya ini. sudahlah, cukup sudah penasaran ini, sudah terlalu jauh, jika memang ingin tahu lebih jauh, cukup sudah tahu, jika terlalu jauh malah nanti akan terjebak dan akan rasakan sendiri dampak yang ditimbulkan, karena semua suka dibercandain apalagi diisengin. semakin jauh melangkah semakin digelapkan dan disilaukan dengan kondisi yang ada. sudahmi dan akhiri

Tarakan, 2 / 11 / 2022
Pukul   : 17.53

01 November 2022

1 November 2022

Alhamdulillah hari ini sudah memasuki bulan november yang di awali dengan hujan sepanjang malam, atau mungkin sesuai dengan sebuah lagu novemver rain., hampir dalam seminggu ini di kota tercinta ini tidak mengalami hujan, terlebih dengan kota Tarakan yang identik dengan kota tanpa musim, hujan semau-maunya turun begitu jika hujan tidak ada dalam dua atau tiga minggu maka boleh disimpulkan itu adalah musim kemarau, bisa jadi ini musim kemarau tercepat se antero negeri  ini:) 

Satu hal yang menjadi catatan dalam sebulan ini adalah efisien dana pribadi, benar-benar sudah tidak ada uang untuk keperluan lain selain keperluan hari-hari dan keperluan renovasi rumah. Ini menjadi perdana buat saya sering mengalami kekosongan saldo. alhamdulillahnya ada saja rejeki yang datang dari jalur yang tidak disangka-sangka, namun seketika harus kembali digunakan untuk keperluan renovasi,

Semoga bulan november ini berjalan lancar, akan banyak agenda penting, akan banyak kesibukan untuk persiapan yudisium, akreditasi, wisuda dan keperluan untuk kepangkatan akademik dosen. semoga semua berjalan lancar dan dilimpahkan rejeki. aamiin

Tarakan, 1 /11/ 2022
Pukul   : 06.37