disebutkan ada dua saudara, yang memiliki sifat yang kontras, satunya patuh dengan perintah Allah subhannah wata'alah, sementara saudaranya sering melakukan maksiat. saudaranya yang patuh dengan perintah agama ini, selau menasehati agar jangan bermaksiat. menasehatnya itu terus menurus hingga suatu waktu menemukan saudaranya sedang bermaksiat dan hingga puncak nasehatnya dia mengatakan bahwa Allah tidak akan mengampuninya dan tidak akan dimasukkan surga. Waktu semakin berganti hingga tibalah waktu kedua saudara ini meninggal, mereka dipertemukan di hadapan Allah subhannah wata'alah. ketika saudaranya yang soleh ini dimintai pertanggungjawaban selama hidup di dunia, dan Allah menanyakan kenapa dia mengatakan kepada suadaranya yang suka maksiat itu tidak akan mendapatkan pengampunan Allah (hal ini kontradiksi dengan sifat Allah, Maha Pengampun ) akhir kisah, saudaranya yang suka bermaksiat ini dimasukkan ke dalam surga karena rahmat Allah subhannah wata'alah sementara saudara yang taat beribah dimasukkan ke dalam neraka.
sulit untuk menebak kehidupan yang kita jalani.. terkadang apa yang direncanakan tak kunjung juga datang, malah yang datang hal slama ini kita hindari bahkan tidak diinginkan. sekalipun hidup ini adalah hasil usaha kita, namun seberapa besar apa yang kita jalankan adalah wujud dari harapan kita.. Kita membutuhkan asa, ia bisa membangkitkan kita juga mengarahkan langkah kita dalam mengarungi kehidupan yang kita jalani sekarang dan yang akan datang
25 Juli 2021
Kisah dua saudara
Surat "Cinta" Panitia Ukom 2018
22 Juli 2021
Terus berikhtiar
Catatan Try Out Hari Ini
20 Juli 2021
Idhul Adha 1442 H
19 Juli 2021
Puasa Arafah
17 Juli 2021
Demi Silaturahmi (catatan walking)
Godaan "menyerah"
15 Juli 2021
Menepati Janji
Ketika Gabut!!! Antar walking atau Jogging
13 Juli 2021
Lupa Potong kuku dan rambut
11 Juli 2021
10 Awal Dzulhijjah dan 10 Akhir Ramadhan
Tidak ada satupun hari dimana amal shaleh lebih dicintai Allah subhannah wata'alah dibanding amal shaleh yang dikerjakan di 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah
10 hari bulan Dzulhijjah ini merupakan puncak dari 4 bulan Haram (muliah), bulan paling presisus dari 4 bulan itu. 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah ini hampir sama nilainya ibadah di 10 hari terakhir di bulan ramadhan. Shalat, Dzikir dan puasa kita yang paling Allah cintai kita kerjakan di awal Dzulhijjah ini. Kita harus memberikan perhatian penuh pada hari hari kedepan karena keistimewaannya. Kita dianjurkan banyak berdzikir membaca tahmid tahlil dan takbir, kita menjalankan itu saat melaksanakan aktifitas hari-hari kita, misalnya sedang bekerja, sedang running atau sedang menunggu sesuatu. Kita menjalankan ini berdasarkan amalan yang dicontohkan imam abu Hurairah mereka tetatp berdzikir ketika beraktifitas di awal-awal Dzulhijjah ini.
Ada yang menyampaikan bahwa jika di bulan ramadhan 10 hari terakhir itu kemuliaan terletak di malam-malamnya sementara untuk awal Dzulhijjah ini keutamaannya terletak di sepanjang hari (pagi hingga Maghrib) dan perlu diketahui bahwa di bulan Dzulhijjah ini menggabungkan ibadah-ibadah dalam rukun Islam, tempat kumpulnya induk-induk beribadah ada di bulan Dzulhijjah kita bisa menjalankan bershahadat, bisa shalat puasa, bersedekah, dan berhaji. Semua ada dibulan Dzulhijjah khusus haji hanya ada di bulan Dzulhijjah.
Begitu besar faedah, afdhol dan keutamaan sehingga ulama-ulama klasik ini tidak menyia-nyiakan ini, ini merupakan hari-hari yang spesial, afdhol dan suci karena dicintai Allah Subhannah Wata'alah. Semoga Allah memberikan Taufiq dan hidayahnya sehingga 10 hari Dzulhijjah ini dapat berjalan dengan dan tidak disia-siakan..karena bisa mentotalkan dan tidak mencuekkin. Semoga Allah selalu melindungi dan memberikan kesehatan..Aamiin
Tarakan, 11 / 7 / 2021
Pukul. : 5.31 sore
Menjaga niat berpuasa (Awal Dzulhijjah)
10 Juli 2021
Silaturahmi Runner BC
07 Juli 2021
Kegiatan Genting Hari Ini
Pukul : 5.50 sore