Sore seperti ini, 13 tahun yang lalu, saya untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di tanah Paguntaka kota Tarakan. Begitu sampai saya sempat diantar mampir di kampus :). Star dari makassar selepas subuh dari sekretariat hmi cabang makassar diantar oleh dua kawan dengan dua motor :) ini saking banyaknya barang yang dibawa dan ada kelebihan bagasi dan anehnya ketika ditimbang kembali di balikpapan, timbangan bagasi saya pas ;) apa karena beda maskapai. dari makassar ke balikpapan dengan pesawat Batavia Air. sekitar jam 10-an nyampe dan harus menunggu hingga jam 2 siang untuk bisa cek in. Lumayan lama menunggu di Balikpapan :) namun karena semangat menggebu-gebu, 4 jam itu terlewati juga. Perjalanan ke Tarakan dengan menggunakan pesawat Sriwijaya. sekitar 60m menit perjalanan dan akhirnya tiba dengan selamat. Begitu di Bandara di jemput oleh senior yang mengajak kerja di Tarakan dan kak Ruli (alm). sebelum menuju balik ke rumah mampir makan di warung makan Sundari (sampai saat ini masih ada), dan disini saya mulai mengenal ayam penyet dan ayam lalapan :) hehehe, sebelum menuju tempat tinggal saya mampir di kampus seperti cerita di awal, saya bertemu dengan dosen-dosen dan beberapa diantaranya sangat familiar karena masih satu kampus saat kuliah di unhas :). Saya menginap di rumah pak yayasan, pemilik kampus ini, disitu ada anak pa yayasan, yang sementara SMP, saat ini sedang pendidikan dokter spesialis, dan dirumah ada ibu Yayasan dan juga anak pertama beliau (kak ime) dan suami (alm kak ruli).
Esok harinya, saya diajak pak yayasan ke kampus lagi, untuk melihat kondisi bangunan yang sedang dikerjakan saat itu lagi finishing lantai 2 gedung kuliah yang dijadikan laboratorium keperawatan, saya bertemu dengan anak kedua pa Yayasan, pak Muliadi (Direktur terakhir Akper Kaltara, sebelum beralih menjadi Politeknik Kaltara, 2018-2020) dan saya di ajak ke warung coto, yang sangat terkenal di Tarakan ;) kalau tidak saya saat itu ada coto daeng Gasing, dan masih ada lagi satu warung coto yang cukup terkenal coto bang Abu. Beliau sempat bercerita kalau sempat aktif di HMI, dan beliau tahun saya baru saja menyelesaikan kepengurusan di HMI cabang Makassar. Singkat cerita, keesokan harinya tepat tanggal 28 Januari 2008, saya masuk kerja dan yang bikin tersenyum saat itu merupakan hari penerimaan gaji hehehehe betapa senangnya kalau suatu saat saya juga bisa gajian :). kontrak kerja saya juga masih saya simpan dengan rapi sampai saat ini, saat mendapatkan gaji 1,5jt dengan tunjangan dosen 500rb. jadi total 2jt :) untukm ukuran saat itu sangat alhamdulillah. dan ketika aktif perkuliahan akan mendapatkan gaji mengajar setia akhir bulan. Kedatangan saya saat itu bertepatan akhir semester ganjil, dan saya masih ingat betul anak semester 1 sedang UAS sementara semester 3 sedang praktik di rumah sakit dan semester 5 sedang persiapan semester pendek. Saat itu sistem bekerjanya masih 6 hari, datang jam 8 pulang jam 3, kemudia masih kerja di hari sabtu, untuk hari jum'at hanya setengah hari.
Beberapa hari yang lalu, saya mencoba membuka catatan "harian" saya hehehe, karena seingat saya, saya dulunya begitu rutin menyoret-nyoret untuk mengungkapkan isi pikiran dan kegelisahan hati. Buku catatan itu tersimpan rapi dalam lemari yang sudah didoskan secara rapi dan disegel :) setelah membuka buku tersebut, akhirnya saya menemukan tanggal yang pasti kapan saya datang di Tarakan, karena sempat terlupakan dan hanya menebak-nebak. Di buku itu ada kalender tahun 2005 hingga 2014 dan begitu di lembaran tahun 2008, saya menyoret tanggal 26 tepatnya hari sabtu saya datang ke Tarakan, tanggal 27 Januari 2008, mantan presiden Suharto meninggal dunia dan tanggal 28 Januari 2008 untuk pertama kalinya saya masuk kampus untuk bekerja (rencana mau buat feed di IG :). Masih segar dalam ingatan, saya difasilitasi dengan motor bebek F1Zr. cukup lama motornya dan suka mogok :) wkwkwkw, bahkan motor ini make kopling. Ada rutinitas yang diajarkan sama pak yayasan, setiap senin dan kamis ikut puasa sunnah, dan setiap subuh wajib ke mesjid Al Amin yang berada di Jembatan Besi (saat itu belum terlalu mengenal tempat). Hanya berselang seminggu, ada teman dan juga adik kelas di Unhas, ikut nyusul kerja disini. Begitu banyak yang tersimpan, yang awalnya hanya target 3-5 tahun saja bekerja di Tarakan, eee malah keterusan sampai saat ini :) semua sudah qadarallah, mungkin garis perjalanan hidup saya ada di Tarakan ini. Tulisan cukup sebagai kenangan dan pengingat bahwa hari ini menjadi awal pertama saya menginjakkan kaki disini dan memulai menggapai asa dan harapan :)
Tarakan, 26 / 1 / 2021
Pukul : 5.11 Sore