Rabu sore kemarin, saat menjalani latihan interval, saya bertemu dengan beberapa teman lari, seperti biasa kami saling bertegur sapa, kondisi ini memaksa saya menurunkan ritme lari hehehe, padahal memang lagi capeh-capehnya saja terus lanjut lari interval, mengingat semalamnya saya hanya tidur sebentar aja terus pekerjaan di kampus yang lumayan menumpuk, alhasil lari begitu capeh, namun alhamdulillah tubuh masih aman dibuat interval. Inilah konsekuensi lari sore hari, kondisi yang sama juga dengan lari di sabtu atau ahad pagi dengan lintasan islamic center. Beberapa kali berpapasan dengan teman dan harus disapa dan lempar senyum, mau all out jadi malu sendiri, namun pace masih aman bermain di bawah 6 alhasil total berlari 58 menit dengan pace 5.47 ini sudah lumayanlah dengan kondisi tubuh saat itu dan makan siang yang telat dan hanya menu indomie rebus + telur rebus. Ketika akan memasuki repitisi kedua, saya sedang berlari cukup pelan, tiba-tiba ada orang yang bersepeda yang menyusul dari belakang, orang tersebut menyapa, kalau dari stelannya kayaknya bukan gower yang suka laju-laju dijalan dan dia mengajal saya ngobrol sambil memuji " ini sudah berkeringat sampai basah semua, itu luar biasa" saya hanya balas dengan senyuman sambil merespon "ini bawaan saja mas, kalau keringat kayaknya hanya kebiasaan saja, makan saja bisa bercucuran keringat apalagi kalau lari, bisa jadi ini penyakit". kemudian dia melanjutnya " badan masih oklah, peruta datar ga buncit, dan spontan saya menjawab " padahal barusana saya makan siang dengan indomie telur, seharusnya agak buncit heheh" sambil dia melanjutkan, "mau donk seperti juga" saya bilang, pelan-pelan pak pasti biasa :) hehhe, beliau pamit untuk lanjutkan gowesnya, tidak lama berselang saya ketemu patner lari yang kebetulan saat ini lg off kerja sambil becanda saya menyapanya hehehe,. demikian juga saya bertemu rekan perawat yang kebetulan juga ada di islamic biasanya lari di persemaian, akhirnya saya nyusul bahkan menemani lari hehe, sekalian saya masuk ke rehat sebelum lari laju kembali dan begitu saya selesai 10K saya menyusul di parkiran depan islamic untuk ngajak ngobrol-ngobrol. jarang-jarang bisa ketemu seperti ini, pas tahun ini beliau memasuki 50 tahun :). Inilah seninya lari sore hari, ketika ramai-ramainya track jogging bisa saling nyapa dan bisa menurunkan ambisi untuk mengejar target, lari mengimbangi patner walau sesekali harus izin lari agak laju dan nanti akan ketemu lagi. ini menjadi slogan pelari : sehatnya dapat, silaturahmi dapat.
Tarakan, 24. 2 . 2023
Pukul : 00.36