Kemarin menjadi hari yang begitu penting dalam pencapaian lari saya :) alhamdulillah untuk pertama kalinya mendapatkan penghargaan untuk kategori master untuk pencapaian posisi ke-4 dan untuk pertama kalinya saya masuk kategori master karena sebelumnya masuk dalam kategori elit atau umum yang sudah pasti sulit untuk mendapatkan 5 besar, 10 besarpun sudah untung-untungan. kemarin memang kondisi agak sedikit kurang fit karena efek dari obat reumatik yang saya konsumsi hampir 3 hari belakangan dan efek yang saya rasakan adalah ngantuk yang berlebihan dan tidur yang lelap. Disatu sisi memang cukup baik untuk proses pemulihan, apalagi berkaitan dengan nyeri lutut yang selalu datang ketika sudah berlari diatas 5K, itu yang saya rasakan saat sesi uji rute pekan lalu dan memang dalam dua minggu belakangan kemarin keluhan itu sering muncul. Ini tidak lain saat lutut saya tersandung meja di tempat kerja dan besoknya saya masih berlari tanpa menghiraukan, kiranya hanya sakit biasa. karena tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan pas event lari, makanya saya berobat ke dokter keluarga bpjs. alhamdulillah efek terapinya dapat, keluhan di lutut tidak ada, hanya efek samping ke lambung yang sedikit muncul. tapi tidak lama hanya saat berlari saja.
Hal yang membanggakan kemarin adalah, mental tetap kokoh, sebenarnya bukan gelar juara yang dikejar, namun lebih kepada seberapa besar kita menjaga mood dan mental selama berlari, yang pasti ada tekanan di dalam diri, karena kita selama ini sudah dikenal sama orang-orang yang sering jogging di islamic, mungkin diantaranya sangat melihat atau memperhatikan saat latihan rutin. Belajar dari pengalaman sebelumnya, sengaja mengambil star agak barisan depan, kemarin itu dibaris kedua. begitu star , 500 meter pertama masih aman, dan masih menjaga ritme, untungnya star berjalan cukup baik, biasanya saya agak kesulitan memulai lari dengan laju, kemarin cukup aman, begitu mau masuk KM ke-2, berhadapan dengan gunung sepuluh, dan ini rute yang sering dilalui dalam 2 bulan terakhir, perut mulai terasa keras ketika sudah memasuki km ke6, sempat kejar mengejar dengan rekan runner tjs, namun posisi menjadi stabil ketika akan memasuki km ke-9. dan alhamdulillah posisi ke-4 finish untuk kelas master.
Apa yang sudah dilakukan selama ini, sudah terbayarkan dengan pencapaian ini.walau bila dibandingkan dengan event di tanjung selor, hampir kurang lebih, yang membedakana adalah kelas master. jika pengalaman di tanjung selor jika dimasukkan dalam kelas master, bisa jadi di poisisi keempat, karena selisi dengan posisi ke 2 lumayan tidak terlalu jauh, apa yang dilakukan selama ini membuahkan hasil dikemarin, setelah sesi uji rute pekan lalu, benar-benar menahan diri untuk berlari longrun, mengikuti saran pelatih untuk fokus interval traning, selama seminggu dan berakhir di hari jum'at. sabtunya yang biasa digunakan untuk longrun atau HM, hanya bisa berlalu 7K itupun sudah ditahan-tahan agar tidak terpancing. dan kemarin efeknya terbukti, kata kuncinya menghindari latihan ber;ebihan di H-1. Loading karbonya juga yang rencana awalnya mau pallu basang, malah ke ayar bakar karena palu basangnya tidak dijual, pagi sebelum pergi star lupa minum jadi efek tenggorokan cukup terasa. semoga menjadi semangat untuk latihan berikutnya dan event lari berikutnya.
Tarakan, 31 / 1 / 2022
Pukul : 11.36