31 Desember 2025

Tulisan ke-250 di 2025 dan ke-15000 ditahun ke-6

Journaling, inilah yang mendorong saya kembali menulis, walau sempat dibeberapa saat harus menyisahkan waktu yang benar-benar bisa melahirkan ide untuk menulis, dan terkadang untuk menutupi target 20 tulisan setiap bulannya, saya hanya menuliskan judul dan tanggal menulisnya setelah itu menyimpan dan menulisnya dilain hari. tidak terasa sudah sejauh ini menulis, kebiasaan yang awalnya memang harus dibiasakan mengejar target menyetor tulisan, bukan hanya menyetor km :). ini menjadi tulisan penutup tahun 2025 masehi, meskipun tidak perlu merayakan khusus, ini hanya sekedar pengingat waktu, bukan untuk dirayakan :) tulisan-tulisan ini menjadi bagian besar dalam refleksi diri, menjadi pengingat di kemudian hari, malah sebagian besarnya lagi merupakan dialog dengan diri sendiri atas segala masalah yang sedang dihadapi, bagaimana saya harus bersikap dan bagaimana saya mengevaluasi atas apa yang sudah berlalu. tulisan ini menjadi tulisan yang ke 1500 dalam blog ini, setelah 6 tahun rutin menyetor tulisan. banyak cerita, banyak kenangan dan banyak asa yang kembali digali dan disebarkan, semoga memberikan kebaikan dan keberkahan. aamiin

Tarakan, 31.  12.   2025
Pukul   : 22.31

Total Lari 3000K dalam 1 tahun

Alhamdulillah, setelah berjibaku dua hari untuk melengkap KM tahunan yang besok akan kembali menjadi 0 K. Sejak sabtu yang lalu saya sudah menerka-nerka apakah mampu mengikgat sekitar 40K yang harus diselesaikan untuk 3 hari, senin selasa rabu hari ini. Qadarallah, senin saya harus begadang dan sempat tidur setelah shalat subuh, jadinya senin tidak bisa menutupi KM, selasa pagipun hujan :( sehingga harus berlari sore hari, dan harus berlari diatas 10KM dan alhamdulillah hampir 14K, dan harus dilanjutkan pagi harinya. Alhamdulillah tadi pagi tadi cuaca sangat mendukung dan bisa berlari sejauh 23,2 KM. namun awal star sudah mulai berat hingga benar-benar mood lari bisa ditemukan setelah 7 KM:( benar-benar perjuangan. Saya sengaja mengambil rute gunung lingkas ke STM karena itu memang rute terbaik untuk menembus 22 KM, berusaha untuk tidak berhenti dengan membawa amunisi, ion water, coklat dan air namun lupa mengantongi energi jel, namun mindset sudah mengatakan bahwa untuk lari hingga 22K masih aman tanpa energi gel namun tetap hidrasi dengan isotonik. Alhamdulillah setelah terseok-seok dan menghindari namanya berhenti, akhirnya saya finis 23.23 K dengan waktu pace cukup dengan zona nyaman avg.pace 6.19,ini sudah lumayan untuk ukuran lari sejauh hari ini. alhamdulillah akhirnya mencapai 3000K meskipun tidak pernah mematok sejauh ini, yang penting bisa konsisten berlari dan dikasih kesempatan dan kesehatan agar masih tetap berlari. alhamdulillah. semoga di tahun 2026 bisa mempertahankan habit ini mengingat bulan 7 saya sudah harus kembali ke tanah jawa. bismillah...


Tarakan, 31.  12.   2025
Pukul   : 18.00

29 Desember 2025

Begadang lanjut Puasa Senin

Semalam.menjadi malam yang begitu menegangkan karena harus berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan draft Hibah PKm dosen. Saking serius ya ga terasa mengerjakan tembus hingga jam 4 subuh. Pertanyaannya apakah saya lanjut tidur dengan konsekuensi belum tentu bangun shalat subuh atau saya sahur meskipun di rumah hanya ada nasi dan harus mengusahakan sendiri lauknya. Akhirnya saya memilih yang kedua.. keluar rumah untuk membeli telur dan susu, cukuplah menjadi bekal sahur.. alhamdulillah bs sahur tepat waktu sebelum waktu azan subuh berkumandang. Karena tidak ada tidur sama sekali saya tidur selepas subuhan dan menyampaikan kepada anak anak agar membangunkan di jam 7.30. Rasanya bagan begitu capeh dan benar2 terlelap dan bangun sebelum jam 8. Harus menyelesaikan satu pekerjaan yang berkaitan dengan istri sebagai pembina PMR dan harus menandatangani surat mitra untuk keperluan hibah.. alhamdulillah meskipun  agak kelebihan akhirnya bisa satu persatu selesai kegiatan hari ini, bisa mengikuti zoom teman2 residen meskipun tidak full, sempat bimbingan. PKL dengan mahasiswa, sempat kuliah zoom untuk penjelasan kuesioner tugas mereka dan akhirnya jam memasuki 17.30 yang menandakan kurang 45 menit lagi waktunya berbuka. Alhamdulillah atas taifiq dan hidayah Allah subhannah semoga berjalan diluar prediksi saya :)

Tarakan, 29.  12.  2025
Pukul.    : 20.10

28 Desember 2025

Berenang Kembali Bersama Anak-anak

Seperti biasanya jika sudah memasuki masa liburan, kami sekeluarga seringkali ke Bais, salah satu kolam renang komirsial di Tarakan, sebenarnya ada ``````````````````````````````````````````````````````






Tarakan, 28.  12.  2025
Pukul   : 23.35

Mengejar Deadline

The power of kepepet nampaknya belum hilang dari prinsipku. hari ini saya terkejar kejar oleh deadline untuk submit hibat kementerian saintek dikti, kurang dari 24 jam, sementara saya masih menyelesaikan sekitar 25% artinya masih ada 75%.  semoga bisa terkejar sebelum waktunya ditutup sambil berharap ada perpanjangan. ini harus dilakukan mengingat begitu pentingnya kesempatan untuk mengikuti hibah ini terlebih pada hibat penelitian saya hanya egilible pada riset kerjasama dengan perguruan tinggi mandiri dan sangat tidak mungkin dengan waktu yang terbatas itu untuk mengkomunikasikan dengan kampus UI atau Unpad. semoga diwaktu yang tersisa masih bisa mengejar deadline ini. bismillah



Tarakan, 28.  12.  2025
Pukul   : 21.41

25 Desember 2025

Gabut, Scroll Mulu

Hari ini, benar-benar screentime saya tidak bisa terkendali. Sejak pagi selepas subuh, yang awalnya hanya untuk mengecek IG sebengtar rupanya keturusan hingga jam menunjukkan jam 06.30 :( mungkin karena lagi puasa kamis waktu menjadi tidak terasa. terus lanjut lagi selepas shalat duha, benar-benar waktu terbuang begitu saja, sore hari saya memutusakn untuk on on trail run meskipun agak telat mengantisipasi kebiasaan menggunakan handphone secara tidak terkendali. Malam hari selepas shalat isya juga kembali terperangkap dengan scroll IG, padahal aplikasinya sudah diuninstall, namun masih membukanya via browsing google chrome, meskipun sempat mencari referensi untuk hibah penelitian, dan keperluan membuat kuesioner, nampaknya masih belum bisa menggerakkan diri saya untuk memulai. semoga cukup hari ini saya seperti ini, mengingat besok masih banyak yang perlu diselesaikan. semoga bisa menjadi hari yang produktif

Tarakan, 25.  12.  2025
Pukul   : 22.06

Rejeki Tiba-tiba

Tidak seorangpun meninggal dunia sebelum seluruh rejekinya diberikan. Bulan desember ini terbilang cukup menguras dompet, setelah harus membauay utang-utang diawal bulan, nominal isi dompet sudah 0rupiah dipertengahan bulan, dampaknya saya harus kembali meminjam uang dari Bendahara kampus yang sebenarnya itu bagian dari dana hibah riset internal yang akan diberikan kelengkapannya ketika akan melaporkan hasil riset. alhamdulillah sudah selesai mengambil data dan sisa membuat laporan. Setalah mendapatkan amunisi untuk mengurus Haki dan etik penelitian ternyata belum bisa digunakan dalam beberapa saat kedepan sehingga saya mencoba menggunakan untuk keperluan hari hari namun tetap menyisahkan untuk dua keperluan tersebut. Saya beli kue tar dan beberapa kebutuhan, saya tetap bersedekah di pundi sedekah dari WiZ Tarakan dan sempat membelikan keperluan makan bersama anak-anak dan menutupi beberapa keperluan kegiatan kemarin. Dua hari yang lalu, tiba-tiba mendapatkan w.a dari deosen Ui yang sempat saya terlibat dalam penelitian tahap 1, beliau meminta rekening, namun saya sampaikan jika tidak perlu repot-repot namun beliau bilang gpp, saya kirimkan no rekening dan karena kecapean dan saya tertidur, begitu bangun saya ngejek w.a dan ada pesan beliau mengirimkan bukti tf yang jumlahnya cukup besar menurut saya, ada sekitar 1,2 jt. masyaAllah banget, sebenarnya bukan yang diharapkan karena mungkin beliau menilai ini sesuai dengan kinerja, antara bersyukur dan malu namun beliau meyakinkan itu merupakan hak saya karena sudah membantu :( rejekin yang benar-benar dibutuhkan disaat-saat seperti sekarang yang harus menunggu gajian sabtu mendatang dan ada beberapa kebutuhan yang harus dibeli :( alhamdulillah ya Allah, semoga dosen saya tersebut diberikan kelancaran dalam menyelesaikan studi S3nya. aamiin

Tarakan, 25.  12.  2025
Pukul   : 08.00 

24 Desember 2025

Alhamdulillah Rabu Berjalan Lancar

Hari ini benar-benar cukup sibuk, ada kegiatan organisasi profesi yang saya harus handle dengan persiapan kurang lebih 1 minggu. Ada sedikit kekhawatiran apakah bisa terlaksana mengingat waktunya yang cukup singkat. alhamdulillah beberapa teman, sudah terbiasa terlibat dalam kegiatan seperti ini, Sejak kemarin sudah mempersiapkan dengan menyurat kembali ke seluruh puskesmas di Tarakan, untungnya suratnya dibantu antar sama mahasiswa. tadi juga ketika akan memasang spanduk, juga meminta bantu sama mahasiswa, akhirnya persiapan gedung aman, daftar hadir sudah ready setelah itu berjumpa dan ngobrol dengan senior di Unhas yang sekarang menjabat sebagai sekretaris dinkes. Pas dengar mesjid sudah mulai berbunyi saya kembali ke rumah untuk mengambil beberapa barang termasuk batik PPNI, dan juga laptop yang juga harus dikonekkan dengan LCD, meskipun agak sedikit terkendala dengan koneksi pada akhirnya semua  materi bisa terdownload dan laptop saya bisa dua-duanya digunakan, satunya untuk materi dan satunya ut memantau zoom. Pesreta yang hadir cukup banyak, kayaknya sekitar 80% dari target undangan, semua perwakilan puskesmas hadir dan mereka sangat antusias mengikuti kegiatan hingga akhir. alhamdulillahnya mendaoat sambutan positif dan setelah acar berakhir saya kembali membereskan beberapa perlengkapan dan meyakinkan kembali tidak ada yang tertinggal dan kondisi ruang aula dinas kesehatan yang digunakan sudah seperti sediakala diawal. alhamdulillah berjalan lancar.


Tarakan, 24.  12.  2025
Pukul   : 22.04

22 Desember 2025

Kado Keci di hari Ibu

Hari ini bertepatan dengan hari ibu, nampaknya anak-anak belum mengucapkan tidak seperti saat hari ayah. Mungkin karena kesibukan anak-anak yang menghabiskan waktu berlibur sekolah di rumah. Sore tadi saya mencoba mengecek rekening kayaknya masih ada sedikit rejeki untuk membeli kue tar dan kebetulan juga lagi syaum dan untuk takjil untuk berbuka puasa. misi berhasil dengan menyembunyikan kuesnya di belakang rumah dan mengatur agar tidak diketahui ibunya anak-anak. dan setelah menunggu moment yang tepat akhirnya kami berhasil membuat surprise bersama anak-anak. sebenarnya jika dilihat dari harga itu tidak seberapa harga kue tarnya dan sangat standar dan ukurannya juga terbilang sedang, yang penting bagi kami itu kumpul bersama dan menikmati besama kue tarnya. hehe sebenarnya perayaan kecil seperti ini, sudah kami lakukan apalagi moment moment orang di rumah ulang tahun, paling tidak ada moment yang bisa diingat karena bisa jadi kedepannya atau di tahun depannya kondisi akan berubah terlebih ada rencana, insyaAllah rafa untuk bersekolah di Jogjakarta dan saya akan melanjutkan pendidikan kembali di depok. semoga kami semua sehat-sehat. aamiin




Tarakan, 22    12  2025
Puku     : 22,30

Kembai Berpuasa Senin

Seteah hampir 3 buan tidak menjalankan rutin berpuasa, persis hari ini, bertepatan dengan tanggal 2 Rajab atau 22 Desember, saya kembali memulai untuk berpuasa senin dan rupanya tidak semulus yang saya pikirkan. biasanya saya begitu survive dan berenergi menjalankan puasa ini, rupanya saya harus kembali beradaptasi. Berat tapi alhamduillah bisa terlewati juga. Berawal dengan istrahat kaimullah, tidur sebelum zuhur dan terbangun saat azan dan kembali tidur setelah zuhur, baru terasa tubuh kembali berenergi, saya kembali ke kampus untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang tertunda, akhirnya bisa melewati hari ini dengan penuh perjuangan kembali  Bulan rajab ini juga menjadi bulan mulia, dimana pahala dilipatgandakan, demikian juga dengan dosa, sehingga diperlukan niat yang kuat untuk menjalani hari demi hari selama bulan rajab ini sekaligus sebagai penanda bahwa 2 bulan agi menuju bulan suci ramadhan dan sekaligus sebagai latihan untuk memasuki bulan ramadhan termasuk mempersiapkan fisik dengan tetap menjalankan rutinitas lari meskipun dengan mengurangi intensitas latihan Semoga  pengalaman hari ini menjadi titik awal kembali membiasakan badan untuk berpuasa senin dan kamis bismillah

Tarakan, 22  12  2025
Pukul   : 21,52

21 Desember 2025

Mulai menyusun dan menentukan prioritas

Dalam 1 minggu dan  1 bulan kedepan akan menjadi hari hari yang sibuk, terutama untuk menyelesaikan proposal hibah penelitian dan pengabdian masyarakat melalui akun Bima kemenristeksaintik. Butuh effort karena untuk kualifikasi egilible riset saya hanya memenuhi kerjasama antar perguruan tinggi besar (mandiri) sementara ini saya belum ada jalin komunikasi dengan dosen di UI maupun di Unpad. Kesibukan selanjutnya dalam dua tiga hari ini akan ada persiapan pelaksanaan seminar ikatan perawat kesehatan komunitas indonesia untuk kaltara, secara administrasi sudah siap sisa berkoordinasi kembali dengan teman-teman puskesmas mengenai surat yang sudah nyampai ke mereka. terus Saya harus kembali mempelajari hibah untuk pengabdian masyarakat, mencoba mensingkronkan dengan fokus masalah yang selama ini ambil: remaja dan permasalahan kesehatannya baik fisik maupun mental (psikologisnya). Bulan depan mulai disibukkan dengan rencana 5K dalam rangka HUT PPNI, saat ini juga sedang berjalan bimbingan mahasiswa PKL dan ada dua mahasiswa sambil menyusun KTI, diawal bulan januari saya harus adakan edukasi kesehatan sebagai bentuk pengabdian saya dalam Hibah institusi. pelan-pelan namun saya harus memastikan ini ada progress dan tidak kalangkabut karena deadline. semangat. bismillah.


Tarakan, 21.  12.  2025
Pukul   : 18.14

18 Desember 2025

Berharap Ikut Kelas Toefl tapi di Reject

Ahad lalu saya melihat baleho di belakang stadion datu adil mengenai pendaftaran Pelatihan Toefl di swiss bell oleh PCMI Kaltara, saya mencoba mencari informasi mengenai ini dan berharap bisa join. Setelah menghubungi teman dan mendapatkan nomor kontak, saya menghubungi dan diarahkan ke mengikuti IG, saya yang sudah sebulan yang lalu menyampaikan istrahat dari IG, akhirnya membuat story hanya untuk mengikuti persyaratan untuk bisa registrasi. Keesokan harinya, registrasi di tutup karena sudah mencapai 200 peserta, dan di hari berikutnya ada info kembali kalau peserta diseleksi menjadi 120 peserta dan saya tidak masuk, otomatis langsung unfollow 😅 informasinya terbuka untuk umum tapi ternyata dibatasi, seharusnya ada informasi qouta terbatas, belum lagi di baleho promosinya ga ada kontak person atau sosmed sebagai media informasi, hanya menuliskan lembaganya mungkin berharap orang cari tahu. dari segi efisien sih ini tidak efisien, bukan masalah karena ditolak tapi lebih penasaran latihan toefl dalam sehari itu loh 😆 ya sudah yang penting sudah berusaha dan mencoba, masalah direject itu urusan lain dan intinya ga ngefek sih.. hehehe  



Tarakan, 18.   12.  2025
Pukul   :  13.35

Hujan, Jemuran dan Amarah

Kemarin cuaca Kota Tarakan kembali ke settingan awal, tidak mudah ditebak. seperti biasanya saya melakukan rutinitas pagi dimulai dengan berlari sekitar 8K sekalian mengetes kemampuan selepas suara hilang dan konsumsi obat dalam 2 hari terakhir. Pulang ke rumah, melanjutkan mencuci pakean selepas lari dan memang kondisi debit air yang berubah sehingga lebih kecil (rupanya ada masalah dengan kilometernya). untuk efisiensi air, hanya digunakan untuk mencuci dan mengeringkan sementara membilas di luar mesin cuci dan ini saya kerjakan sudah beberapa hari. Cuaca kemarin benar-benar tidak bisa ditebak, setelah menjemur pertama kali ternyata hujan datang dan saya harus mengangkat dan memasukkan jemuran. dan ternyata ini terjadi hampir 3x dengan selisi hanhya 1 jam saja. Terakhir saya kembali menjemur selepas hujan deras ketika zuhur berharap hujannya tidak lama dan ternyata benar, dan kali ini saya kembali menjemur dan berharap hujannya tidak turun lagi. hanya hitungan 1 jam, hujan kembali mengguyur dan posisi saya sedang di kampus, saya lihat jam 2 siang lewat 10, saya coba menelpon orang di rumah dan tidak ada yang merespon, saya nekat kembali ke rumah dengan harapan jemuran bisa terselamatkan. memang benar dan ternyata sudah diamankan dan kondisi saya basah kuyup dan harus mengganti pakean dan kemnbali ke tempat kerja. namun yang bikin sedih dan kaget, tak ada sepatah dua katapun dari orang rumah yang menanyakan kondisi yang basah kuyup, padahal saya kembali hanya untuk memastikan jemuran sudah diamankan, dan ini benar-benar membuat hati meradang tapi saya memilih tidak langsung mengungkapkan dan saya rasa tidak ada gunanya, toh orangnya merasa biasa-biasa aja, bahkan tak ada sama sekali pertanyaan kenapa kondisinya saya seperti ini dan paling tidak ada penasaran atau seperti apa. sedih dan ingin ngomel ya, percuma saja, kalimat saya sudah bilang "kenapa telat  balas w.a" tanpa gubrisan. sudahlah, yang penting jemuran terselamatkan meskipun jiwa dan amarah belum bisa tenang atas reaksi yang didapatkan, mau gimana lagi, kondisinya memang selalu dan sering seperti ini ;( peka dan sensitif denga n situasi menjadi barang langkah, ada ungkapan mungkin bisa jadi balasan atas sikap juga saya mungkin dinilai seperti ini juga ;( kalau saya bisa kenapa dia tidak bisa melakukan hal yang sama ;( mau bagaimana lagi, sikap pasrah dan sabar saja menghadapi kondisi seperti ini dan saya yakin, pasti tidak akan pernah memikirkan yang sudah saya pikiran ;( lelah tapi mau bagaimana lagi, rasanya akan gila sendiri jika kita berharap dan menginginkan orang berpolapikir seperti yang diharapkan. Pelajaran penting kembali. untuk bersabar dan terus bersabar dengan situasi dan orang yang berulang dan terus berulang dan tidak bisa ditebak

Tarakan, 18.  12.  2025
Pukul   : 13.28

15 Desember 2025

Suara Hilang

Pagi ini, benar-benar suara hilang, mungkin pengaruh radang dan mungkin juga pengaruh salah makan di hari-hari sebelumnya. mulai dari sabtu, ketika selepas HM, sudah kehabisan air di 4 KM terakhir, tiba-tiba nyampe di rumah setelah minum menghilangkan dahaga, saya membuka kulkas dan mendapatkan gula merah yang mungkin sudah berbulan-bulan di dalam kulkas dan saya mencicipinya beberapa kali. heheh ternyata cukup berpengaruh, terus beberapa kali saya makanan dingin dari kulkas, malam minggu sebelumnya saya minum es teh dan tidak lama kemudian saya minum kembali sarabba panas. kemarin suara saya masih lumayan aman, masih bisa berbicara namun sudah mulai serah-serak basah. pagi ini benar-benar sudah sama sekali parah, padahal ada beberapa agenda yang mengharuskan saya berbicara dengan beberapa orang, mulai mengantarkan mahasiswa pergi bimbingan, kemudian, mahasiswa akan konsul mengenai tugasnya dan siangnya saya zoom, semoga dalam beberapa jam ini, suara saya kembali membaik dan bisa berbicara dengan baik meskipun suara lumaya serak-serak napas. saya sadari nikmat suara selama 1 minggu tidak saya gunakan untuk membaca kalamullah :( saya terlalu disibukkan dengan rutinitas harian hingga lupa membaca alquran selepas maghrib atau isya. ;( semoga kondisi saya cepat pulih dan mungkin saya perlu ke dokter untuk berobat.


Tarakan, 15.   12.  2025
Pukul   : 05.47

13 Desember 2025

Hanya Dosen Biasa

Dua minggu kembali aktif di kampus, memang ada yang berubah, posisi saya sebagai dosen biasa dan tidak memiliki jabatan sama sekali. sebenarnya saya sangat menikmati kondisi ini, terlebih posisi saya lagi persiapan untuk melanjutkan pendidikan S3 dan sekaligus banyak persiapan yang harus dikerjakan. Dalam sebuah situasi ketika lagi rapat, saya melihat progres prodi mungkin agak berbeda dengan yang selama ini saya jalani, dalam beberapa kondisi beberapa kawan menyampaikan kondisi tersebut. Saya sebenarnya lagi belajar untuk menahan diri dan tidak ingin mencampuri lebih jauh, jika diperlukan, saya bisa membantu seperlunya jika tidak diminta juga gak apa-apa. hehehe meskipun pandangan ini dan itu sebuah dikembalikan kepada persepsi masing-masing, kalau yang saja jalani kembali ke prinsip saya " sebisanya bisa dibantu ya dibantu selama tidak melanggar aturan dan memang masih ada kesempatan untuk itu. prinsip ini dulunya mendapatkan banyak pertentangan dari beberapa kawan dan menjadi bahan "gibah" namun hasil dari keputusan itu memberikan dampak positif pada diri mahasiswa, bisa lulus ukom dan sekarang sudah banyak yang bekerja. Kembali lagi ke posisi saya sekarang, tanpa jabatan dan power, hanya menjadi sebagai dosen biasa dan dibutuhkan jika ada keperluan saja, mungkin banyak perbedaan dalam melihat masalah yang ada namun bagi saya, saya jalani senormal mungkin dan tanpa harus merasa harus saya yang bisa menyelesaikan masalah yang ada. toh, banyak yang bisa mengerjakan dan merasa belum perlu meminta tambahan energi yang orang lain ;) katanya sudah bagian dari tanggungjawab dan tupoksi masing-masing.


Tarakan, 13.  12.  2025
Pukul   :  19.21

12 Desember 2025

Mulai Sibuk di Kampus

Baru 2 minggu ini saya kembali aktif di kampus, namun kesibukannya gak tanggung-tanggung ini, terutama di hari kamis, ada dua kelas yang harus saya masuk, meskipun sebenarnya ini bukan yang pertama, selama satu bulan ini saya ngajar via zoom, kadang saya gabung namun lebih banyak di pisahkan karena ada presentasi dan feedback atas tugas yang sudah mahasiswa kerjakan. sebeanrnya hanya dua MK dengan 2 SKS, namun pembelajaran saat ini mengharuskan mengajar selama 5 jam waktu normal, ada project yang harus diselesaikan dan dikerjakan mahaaiswa dan sebagian lagi harus di presentasikan. Kesibukan lain adalah bimbingan tugas akhir mahasiswa, meskipun hanya 2 mahasiswa namun ini cukup menyita banyak waktu, karena apa yang dikerjakan harus benar-benar dipantau kembali dan dipastikan sesuai templete. Satu minggu ini juga saya disibukkan dengan mahasiswa yang melakukan klarifikasi atas nilai sementara yang didapatkan, sehingga mereka bisa tahu kenapa nilai mereka bermasalah dan apakah masih bisa terselamatkan atau harus mengambil semester antara, terus melayani konsultasi mahasiswa yang akan presentase. kesibukan ini sampe-sampe saya harus stay lembur agak sorean di kampus. Kesibukan ini semakin menyadarkan saya bahwa waktu itu menjadi moment yang sangat penting, saya sadar masih banyak hal yang harus diselesaikan belum lagi target-target yang lain terutama untuk daftar beasiswa. semoga kesibukan ini membawa keberkahan dan saya terus belajar dari tahapan-tahapan yang ada, lebih rendah hati dan terus mecoba hal-hal yang menantang.

Tarakan, 12.  12.  2025
Pukul   : 09.45

11 Desember 2025

Dimaklumi tak perlu di masalahkan

Ada beberapa situasi yang menguras begitu banyak tenaga, ada situasi yang benar-benar menguras otak, namun ketika situasi itu dihadapi berulang-ulang meskipun dalam waktu yang tidak teratur dan malah lebih sering secara random. memaklumi menjadi pilihan yang lebih baik, dari pada membuat menjadi masalah baru, karena situasi itu tidak akan berubah karena mengikuti pola yang sudah lama terbentuk, mau dijungkir balikpun akan sulit berubah, sudah dari sononya, pada akhirnya kita hanya bisa membiarkan dan mungkin tidak akan banyak terlibat, biarlah, itu menjadi bagian hidup dan tanggung jawab yang bersangkutan. mau dikasih pertimbanganpun bakalan sulit, dengan segala kemandirian berpikir namun belum bisa mempertimbangkan secara hakiki kedudukan yang sebenarnya, yang penting jalan aja dulu, padahal pertimbangan orang terdekat itu menjadi kunci "restu" namun nampaknya itu bukan menjadi hal yang substansial baginya dan orang terkekat sedekae diberitahu saja, toh pada akhirnya pendirian yang kuat dan kerasnya keinginan diri menjadi pembatas atas masukan dan pertimbangan yang datang dari orang dan lingkunga sekitar. mau bagaimana lagi, berjalan dan berseirama nampaknya mustahil terwujud, dia dengan kerasnya dirinya, kami disini dengan segala kelunakan dan memegang prinsp normatif yang berjalan saat ini. mau bagaimana lagi, semua harus dijalani dengan menerima kondisi ini, agar tetap waras dan tidak ikut-ikut memaksakan keinginan diri yang begitu kuat. jalan semaunya, pergi sekeinginannya, orang lain cukup tahu bukan memberi menjadi perisai halangan untuk tetap berjalan, jika mencoba meminta pertimbangan, itu hanya omongan semata sekedar mengetahui respon dan semakin memperkeuh-keuh akan keinginan diri yang begitu kuat. ibarat lagu, kau hidup dengan siapa, kutak tahu dengan siapa? kau ibarat orang lain bagiku.. hehehe 

Tarakan, 11.  12.  2025
Pukul   : 21.30

Selalu ada Celah

Ada saja celah yang membuat diri lalai dan mengabaikan komitmen yang sudah dijalankan. ketika jalan sudah lurus dan sesuai track, namun dalam beberapa titik, ada kondisi diri membuat tidak bisa bertahan dan akhirnya terlena dan kembali terjatuh dan menjauh dari arah yang sudah ditetapkan. memang benar kita bukan lah malaikat yang diciptakan dengan hawa nafsu, namun kita benar-benar tidak bisa mengendalikan diri meskipun logika dan iman sudah dipupuk, dan terjatuh itu menjadi pelengkap. kita harus benar-benar bangkit dan menyadari kita bukanlah makhluk yang sempurna, kita bukan benar-benar baik sepenuhnya, ada saja kekurangan yang melekat dalam diri kita dan sekaligus sebagai warning, itulah titik lemah yang sulit untuk dihindari, titik dimana kita benar-benar sadar, ada hal yang perlu direnungkan dan diperbaiki, sadar dengan penuh kesadaran, titik celah itu menjadikan kita bahwa kekurangan pada diri manusia itu nyata namun bukan untuk proklamirkan, apalagi perlu mendapatkan tempat yang menjadikan kita tidak terkontrol. titik itu menyadarkan bahwa manusia benar-benar tidak berdaya dan selalu membutuhkan pertolongan sang khaliq :(

Tarakan, 11.  12.   2025
Pukul   : 5.27

09 Desember 2025

Lembur Ala-ala di Kampus again

Kayaknya ada yang dikangenin dari dunia kerja saya, saya yang dulu dikenal sangat kerja holic, benar-benar mengutamakan kerjaan dari keluarga sampai pada akhirnya sadar, untuk apa semua ini saya lakukan jika harus memngabaikan dan mengesampingkan keluarga yang selama ini menjadi support utama buat saya, hehe, bagaimana tidak, saya yang benar-benar sangat idealis dengan mengejar segala deadline yang sudah saya tetapkan, terlebih lagi saat itu saya adalah seorang kaprodi bahkan dulu sebagai wakil direktur. hehe tapi itu dulu, sore ini saya sengaja agak memperlambat pulang ke rumah, tidak lain karena saya menyelesaikan nilai yang harus diumumkan besok berhubung mahasiswa harus registrasi semester antara. alhamdulillah satu tahap sudah saya bereskan, ini saya menambah 1 jam kerja dan saya masih menikmatinya sambil mengingat-ngingat kayaknya dulu sebagian besar hari hari saya terutama sore dihabiskan pulang lebih lama, hehe dan biasanya sekalian menunggu waktu menjemput anak pulang sekolah. meskipun ini hanya sekali saja, namun sudah membuat terkenang dengan memori-memori dulu, mengingat begitu semangatnya saya bekerja dan mengejar dunia wkwkwkwk. semangat, semoga target nilai bisa selesai malam ini.

Tarakan, 09.  12.  2025
Pukul   : 16.54

07 Desember 2025

Sudah-sudahlah

Apasih yang mau dicari sebenarnya, kesenangan semata? atau kepuasaan yang tidak akan pernah berujung bahkan ini menjadi titik berbahaya yang akan menimbulkan dampak yang jauh lebih besar lagi. apalagi sebenarnya yang mau dicari, tatk kala semua yang sudah ada di depan mata, dan bisa memberikan hal yang lebih positif namun masih mencari sesuatu yang tidak pasti dan berefek ketergantungan, entah apalagi yang mau dicari, ketika semua bisu dan hening malah disitu indra bergerak dengan cepat, memanfaatkan situasi, visual seakan melumpuhkan otak untuk berpikir jernih dan jauh ke depan, semua dilenyapkan dengan pandangan yang absurb meskipun menyenangkan namun hanya sesaat, kenapa ini yang selalu dikejar-kejar bahkan efek jangka panjangnya cukup jauh lebih besar. saya takutnya ini dianggap sebagai normalisasi padahal ini hal yang kurang baik untuk diteruskan. pandangan visual itu sangat menipu, tidak akan pernah bertahan. entah apa lagi yang saya cari, ketika bangunan yang sudah saya susun jauh-jauh hari namun seketika runtuh dan berantakan hanya karena keinginan yang tak berpangkal dan bertuan. sudah lah, sudahlah,. gak usah diingat-ingat, ga usah dreview lagi gak usah penasaran, gak usah cari tahu, toh dampak positifnya juga tidak ada, mending diabaikan karena dampak lebih buruknya jauh lebih besar. sudah lah. tinggalkan dab abaikan

Tarakan, 07.  12.  2025
Pukul    : 05.37

06 Desember 2025

Kembali Mengaspal di Tarakan dengan Longrun 17K

alhamdulillah, akhirnya setelah 2 minggu berada di Tarakan, performa lari kembali lagi. 1 minggu terakhir asli badan terseok-seok, lari 5 K menjadi hal yang luar biasa, apalagi lari diatasnya, perlahan-lahan mengembalikan performa dengan berdamai dengan kemampuan diri, tidak memaksakan kondisi badan sambil mempelajari sejauh mana kaki dan napas bisa berkompromi. 1 minggu kemarin menjadi hari-hari yang cukup berat, ketika keinginan hati ingin sekali berlari, apalah daya kemampuan badan hanya bisa segitunya, anehnya keringat yang keluar malah lebih dari biasanya. Mungkin efek kecapean selama perjalanan jauh di jawa, benar-benar butuh effort yang besar untuk bisa menyelesaikan misi dan anehnya begitu sampe di jakarta seolah-olah badan saya sudah kembali fit dalam 1 minggu selepas bormar sehingga saya dengan berani memutuskan longrun 15K keliling mutar GBK sebelum besok subuhnya balik ke Tarakan. Sebenarnya 2-3 hari pertama di Tarakan pun badan masih cukup powerfull, masih sempat berolahraga tipis-tipis sampai akhirnya hari ke-5 di tarakan benar-benar drop, flu berat bahkan di hari jumat dan sabtu merasakan demam namun belum berat. Tadi pagi menjadi pembuktian, insyaAllah badan saya sudah kembali normal, kembali kesetelan awal, persis 3 minggu selepas bormar, dan di hari kamis sebenarnya menjadi titik awal, ketika saya berhasil menuntaskan lari pagi 11K kemudian hari ini ditutup dengan kembali berlongrun dengan 17.17K dengan rute cukup elevasi, star dari islamic, menuju batu mapan, dan kembali ke arah Kodaeral xiii yang dulu bernama lantanmal. semoga ini menjadi pertanda baik dan saya bisa kembali berlari sperti biasanya meskipun tidak ada target tertentu masih dalam kondisi maintenance lari.

Tarakan, 06.  12.   2025
Pukul   : 19.29

05 Desember 2025

Darah Mendidih

Darah mendidih disini bukan berarti emosi yang lagi meluap-luap, akan tetap girah dalam tubuh yang lagi menggebuh-gebuh, ini dirasakan selepas meminum kopi rakitan sendiri. entah apa yang terjadi dalam tubuh saya, seolah-olah tubuh ini tidak terkontrol, didalam diri kayak lagi menyala-nyala terbakar, entah apa yang dibakar dan apa dampaknya. sebenarnya ini biasa digunakan ketika akan race atau kebetulan bersamaan dengan jadwal untuk latihan lari sore atau paginya, sehingga semangat yang menggebuh-gebuh ini menjadi bahan bakar yang siap dipakai untuk berlari meskipun selepas lari, efek menggebuh-gebuhnya masih tetap ada, hingga kepala menjadi pusing, entah bagaimana penyalurannya. ha ha, pengaruh hasrat yang benar ini cukup terkontrol, hanya saja, dada semacam ada dorongan besar, mencari-cari apa gerangan ini, masih bisa mengontrol diri namun tidak bisa mengontrol indra, apa yang dilihat, apa yang didengar, ingin rasanya langsung berlari menyalurkan semua energi, namun saya sadar ini masih siang banget ;( gak mungkin orang lari di kondisi siang bolong. benar- benar, dorongan ini bukan hanya sekali dua kali, kayak sudah menjadi siklus di dalam diri, dihari hari tertentu muncul dan menggebuh-gebuh  namun saya harus sadar diri dan kontrol, jangan sampai berdampak negatif bukan hanya pada diri saya namun juga pada orang di sekitar. Darah yang mendidih, keinginan yang menggebuh-gebuh, pandangan yang tak terkontrol namun emosi yang masih terkendali, efek kopi yang tidak bisa terbendung :(

Tarakan, 05.  12.  2025
Pukul   : 11.32

03 Desember 2025

Periksa Kesehatan Gratis; Nampak Biasa Tapi Bermakna

Hari ini saya mencoba menjalani cek kesehatan gratis, saya melakukan pendaftaran melalui akun sehat. sekedar penasaran dengan program unggulan kemenkes ini, yang mulai di launchimng sejak tahun lalu dan memang booming saat ini. Setelah melakukan pendaftaran, saya menuju puskesmas yang dituju, melakukan pendaftaran kembali dan menuju ruangan SKD/CKD, prosedurny kayak skrining PTM pada umumnya, ada pertanyaan mengenai penyakit kardiavaskuler, penyakit kejiwaan, depresi dan lain lain. Tiba di poli dilakukan pemeriksaan antropometri, lingkar perut, berat badan, tinggi badan, tekanan darah kemudian dilakukan pemeriksaan gula, makanya dianjurkan untuk puasa 8 jam sebelum dilakukan pemeriksaan GDS. terlihat biasa sebenarnya, pemeriksaan dikatas namun akan  bermakna buat mereka-mereka yang memiliki hasil pemeriksaan yang tidak normal, misalnya tekanan darah lebih 130, gula darah sewaktu lebih 130, lingkat perut lebih dari 80 cm untuk perempuan dan 90 cm untuk laki-laki, semua tanda di atas menjadi tanda awal beberapa penyakit kronik, hipertensi, diabetes mellitus, gejala masalah jantung dan lainnya. Memang ini akan tterlihat biasa-biasa saja bagi mereka yang hasil pemeriksaannya dalam batasan normal namun bukan berarti bebas dari segala kemungkinan penyakit, namun paling tidak ini menjadi langkah kecil untuk investasi kesehatan di masa akan depan.

Tarakan, 03.  12.  2025
Pukul   : 11.28

3 Desember, 43 tahun

Alhamdulillah, hari ini, usia memasuki angka 43 tahun, usia yang terbilang cukup tua namun entah kenapa pikiran dan jiwa seolah tidak menunjukkan usia seperti ini, apa karena aktivitas yang selalu berhadapan dengan mahasiswa hingga lupa jika usia tidak seperti mahasiswa namun semangat tetap seperti mahasiswa. 43 tahun sudah cukup menunjukkan kematangan dalam berbagai aspek, namun nampaknya itu belum tertuju kepada diri saya sendiri, tidak ingin membanding-bandingkan dengan orang lain karena setiap orang memiliki jalan dan rejeki masing-masing. Moment seperti ini menjadi evaluasi, sudah sejauh mana perjalanan hidup ini, apakah menuju kebaikan atau malah berbalik arah. meskipun usia hanyalah sebuah angka namun bukan berarti kita abai, ada usia biologis yang tidak bisa dihindari, ada periode kerja tubuh yang menurun dan melambat namun bukan berarti menjadi penghalang untuk tetap aktif namun sesuai porsi dan kemampuan tubuh. Tidak semua harus sama, apalagi dengan yang usia lebih muda, namun bukan berarti yang sudah berumur tidak bisa melakukan hal yang ama sehatnya dengan yang muda, tabatasan tetap ada, perbedaan pasti jelas, namun semangat tetap harus membara. Alhamdulillah usia 43 ini semoga masih berlanjut hingga angka-angka berikutnya, dan semoga membawa keberkahan dan bisa memberi manfaat bagi banyak orang, bukan dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk kepentingan perseorangan dan merugikan yang lain. Usia bukan sekedar angka, namun kematangan, usia bukan hanya sekedar pergantian bilangan namun ada spirit disetiap pergantian itu, terus tumbuh, terus bermanfaat dan berdampak bagi banyak orang. Terimakasih untuk keluarga inti saya yang menjadi support atas pencapaian sejauh ini, teman-teman yang sudah selalu ada dan mensupport serta memberikan doanya,. terimakasih semua pihak yang sudah banyak membantu dan tidak bs disebutkan satu-satu. 

Tarakan, 03.  12.   2025
Pukul   : 05.00

02 Desember 2025

Dua Desember , Cerita kemarin

Kemarin benar-benar melewatkan moment untuk menulis, ini tidak lain kebiasaan buruk, nanti aja lagi masih ada waktu. padahal di pagi hari saya sudah menuliskan caption di story w.a yang bisa menjadi inspirasi dan motivasi untuk saya sendiri, namun ternyata terpental, kesibukan seharian kemarin dengan harus masuk kantor kembali: mempersiapkan segala keperluan ruangan yang saya tempati agar benar-benar nyaman di pakai bekerja, terus dilanjutkan dengan bimbingan mahasiswa tugas akhir yang sudah sangat bersemangat untuk bertemu, kembali ke rutinitas ngantar dan jemput anak dan saya kembali harus mempersiapkan lanjutan kegiatan di SMPN 1 dengan beberapa persiapan logistik yang belum selesai dan harus dibeli terlebih dahulu, pas menuju ke sekolah, tiba-tiba hujan deras sehingga harus berbasah-basahan dan begitu sampai kami harus mencari-cari ruangan yang cocok bisa terkoneksi dengan laptop dan ketika siswa harus mengisi link, jaringannya error dan harus dikerjakan kembali di rumah, pagi ini saya mengecek baru 4 orang yang mengisi, mungkin karena kesibukan ujian akhir semester. pulang jam 2 lewat, istrahat sejenak sambil menunggu waktu shalat ashar dan kembali ke kampus untuk cek lok. karena sudah janjian dengan teman sorenya saya lari, sekitar 5 K namun keringatnya sudah kayak lari berkilo-kilo. hehe. kemarin juga saya mencoba menyelesaikan beberapa pembayaran dan utang hehehe sehingga saldo benar-benar menipis. malam selepas slahat isya, rasanya begitu capeh dan saya memutuskan untuk tidur dam sudah menitipkan ke anak-anak untuk membangunkan jam 9 malam, namun apalah daya, badan masih begitu berat untuk menyalahkan laptop, tidur kembali dan bangun, tiba-tiba sudah jam 04.00 subuh. hehehe. masyaAllah, kemarin benar-benar melelahkan, baru beradaptasi kembali dengan kesibukan dan rutinitas kerja meskipun belum 100%. alhamdulillah semoga benar-benar sudah siap  dengan segala kesibukan dan tuntutan kerjaan, yang terpenting, ada target yang menjadi prioritas dan benar-benar harus segera dibereskan dan diselesaikan waktu waktu terus berputar dan tidak akan menunggu kita untuk bergerak, terus melangkah dan persiapkan segalanya :) semangat

Tarakan, 02.  12.    2025
Pukul   : 05.30