31 Maret 2023

ketika Kondisi Yang Membuat Greget

Ada kondisi-kondisi dimana saya harus bertemu dan berkomunikasi dengan banyak orang. Mungkin karena saya sendiri yang membuka kerang itu sehingga ini yang membuat orang-orang mudah menghubungi saya melalui w.a apalagi mengenai pekerjaan di instansi pendidikan. Tidak selamanya kita menghadapi orang yang memiliki daya tangkap dan daya respon yang cepat, orang yang memiliki kepedulian atau pemahaman mengenai orang lain yang sama seperti kita. Ketika interaksi berlangsung sudah pasti akan membawa karakter masing-masing yang dipengaruhi budaya dan juga lingkungannya. Ternyata tidak selamanya saya berhadapan dengan orang yang bisa memahami kondisi dan situasi meskipun kita tidak bisa memaksa orang agar berpahaman dan berpendapat seperti kita. Ada diwaktu-waktu, orang ini memang tidak mengetahui kondisi kita sedang apa ketika mengirim pesan atau membangun komunikasi, dia tidak tahu kondisi kita bahwa kita lagi sibuk-sibuknya mengerjakan sesuatu, atau ketika interaksi sudah terjalin sebelumnya namun tidak "peduli" dengan kesibukan kita saat ini, apa karena memang tidak tahu (lebih banya seperti ini) atau karena asal saja membuka komunikasi. Sebenarnya kita tidak berharap orang itu berkata "mohon maaf sudah mengganggu waktunya" ya lagi-lagi itu hanya harapan kita, apalagi kita sudah meluangkan waktu yang cukup sementara tidak direspon dengan cepat. atau tiba-tiba saja membuka komunikasi yang ada perintah harus dikerjakan saat ini dengan gaya bahasa seolah-olah lupa bahwa ini dia sedang berkomunikasi sama siapa :D ya tapi mau diapa. mungkin karena standar dan kadar kepedulian dan kepekaan seseorang itu beda-beda, yang terpenting dan utama kita jangan melakukan ketidaksukaan kita itu kepada orang lain karena kita berada diposisi yang sama, tidak suka diperlukan dengan kondisi seperti itu dan ini kadang-kadang membuat gregetan keluarlah untaian kata-kata , ini kenapaaa, ini bagaimana, kenapa bisa seperti ini, ini orang bagaimana sic kayak tidak peduli  ini bukan berarti saya tidak mau membuka  berkomunikasi dengan orang seperti itu, saya yang harus bijak memahami dan sambil menyampaikan dengan baik baik sebaiknya seperti apa agar semua baik-baik saja :)

Tarakan,  31 .  03.   2023
                09 Ramadhan 1444 H
 Pukul   :  09.12

30 Maret 2023

Sedekah di Bulan Ramadhan.

Nabi Muhammad sallahualaihwassalam,  terkenal dermawan dan dibulan  ramdhan beliau lebih dermawan lagi. semua orang tahu bahwa bulan ramadhan ini menjadi bulan dilipatgandakannya semua amalam-amalan shaleh yang dibuat. Di bulan ramadhan ini, banyak betul tawaran untuk mengikuti program sedekah. alhamdulillah karena ada rejeki, kekecil apapun  itu saya mengikutinya baik dari provider yang selama ini  menawarkan, rekan yang kebetulan memang bekerja di amil zakat ormas yang mereka naungi. Ada juga dari IG ust yang selama ini saya ikuti dan membuat project sosial energi ramadhan untuk kaum muslimin yang secara harta masih terbatas namun ibadahnya bagus. bagi saya itu tidak jadi masalah, senang rasanya bisa terlihat dan semoga bisa memberikan manfaat banyak banyak orang. Tidak ada alasan untuk tidak bersedakah di bulan yang sangat mulia ini, apala


Tarakan, 23 .  03.   2023
               9 Ramadhan 1444 H
Pukul   : 23.3p 

Waktu Luang

Dua hal yang sangat berharga di dunia ini adalah kesehatan dan waktu luang, sesuai dengan hadist nabi.  Kesehatan merupakan hal yang sangat urgen dalam kehidupan manusia, kita tidak bisa berbuat  banyak hal jika kesehatan kita tidak mendukung, kita hanya terbaring lemah dan mengabaikan aktifitas rutin yang sudah bisa kita jalankan, kita berjaung dengan maut dan kondisi yang tidak menentu, kesehatan menjadi hal yang sangat mahal harganya ketika kita sedang dilanda sakit kita lebih sering menyalahkan sana dan sini mencari kambing hitam kenapa kesehatan kita terabaikan dan ketika kita tidak punya kondisi sehat kita sering kali mengabaikan rasa syukur yang begitu besar, kita sering kali lupa bahwa kesehatan lah yang memvondasikan mental yang kuat. Hal yang kedua yang sering terabaikan adalah waktu luang. Ketika kita punya banyak waktu free, lebih sering kita menghabiskan dengan hal-hal yang tidak berfaedah, berselancar dengan dunia maya, mencari hal-hal yang menyenangkan diri sesaat bahkan sengaja kita mengobrbantkan agenda yang lain  hanya untuk menmghabiskan waktu luang yang kita miliki. Inilah yang saya rasakan dalam beberapa hari terakhir ini, memiliki waktu luang l-hal  hal yang sangat mahal, banyak hal yang kita kerjakan, dan banyak hal yang seharusnya bisa diselesaikan, hingga akhirnya kita sadar seudah begitu banyak yang sudah terbuang dengan sia-sia. dan ketika kita kehilangan waktu luang itu, mjenjadi hal yang yang berat bahkan kita tidak punya waktu sedikitpun untuk meluangkan diri bahkan melakukan hal-hal yang lebih positif dan produktif, mengerjakan apa yang dikerjakan, apa yang diperbaut dan apa yang bisa diselesaikan tanpa harus menunggu karena kita sadar betapa mahalnya memiliki waktu luang


Tarakan, 30. 03. 2023
               09 Ramadhan 1444 H
Pukul    : 23.16

29 Maret 2023

Sibuk Betul, sampe lupa Jam mengejar

Hari ini benar-benar sibuk dan banyak kegiatan yang harus diselesaikan. Ini adalah salah satu keputusan yang saya ambil, yang pertama sudah berniat membantu orang lain, otomatis saya harus menyiapkan waktu untuk menyelesaikan itu dan tidak main-main, semalam saya harus begadang menyelesaikan walaupun akhirnya tidak benar-benar begadang karena saya tidur di jam 11 malam, padahal niatnya jam1 malam. akhirnya selepas subuh saya harus mengejar-ngejar menyelesaikan titipan teman :( padahal dipagi itu saya adarutinitas harus menjemur dan saya harus ngantar anak-anak, eee hanya ngantar yang berhasil menjemur harus tertunda padahal sejak subuh sudah direncanakan :( saya mencoba ke kampus lebih awal tetap aja masih telat begitu nyampe di kampus dan tiba-tiba mahasiswa sudah mau ketemu untuk bimbingan PA, padahal saya sudah janjian dengan teman yang saya bantu ini untuk bertemu di rumah, akhirnya molor juga, setelahnya menyelesaikan project tiba-tiba saya ditelpon teman kalau sudah mulai rapat sisa menunggu saya, setelah menyelesaikan urusan dengan teman saya menuju kampus dan teman-teman sudah menunggu sudah 20 menit. akhirnya rapat dan cukup alot dan ternyata diluar mahasiswa sudah menunggu untuk bimbingan PKK. karena sudah masuk shalat zuhur dan saya harus balik ke rumah dulu sekalian zuhuran dan menjemur pakean, tiba2 saya sakit perut dan setelah memberitahukan kepada mahasiswa bahwa saya balik agak telat dan begitu balik rupanya sudah banyak mahasiswa yang menunggu sementara mereka harus dinas siang. saya ladeni satu-satu terutama yang sudah kontrak dan begitu selesai, tiba-tiba ada mahasiswa menghadap mengingatkan jadwal mengaja :( astgahfurllah hampir lupa dan saya akhirnya masuk dan menjalankan tugas dan berdiskusi tentang topik perkuliahan. hingga azan ashar. inipun saya sudah ditunggu sama mahasiswa yang dinas pagi yang akan menghadap alhamdulillah selepas ashar saya melakukan bimbingan dan begitu membereskan kerjaan saya membuka w.a group kalau 30 menit lagi ada zoom toefl :( saya balik ke rumah dan tiba-tiba teringat kalau hari ini saya membawa takzil buka puasa, alhamdulillah beres dan balik ke rumah untuk zoom dan saya sambil-sambil mengurus pendaftaran STR online alumni saya yang kemarin gagal registrasi apalagi ini dibatasi hingga jam 9 malam dengan kesibukan dan adanya gangguan di jam prime. alhamdulillah selesai dan ini ngezoom walau tidak fokus di semua nomor jadi saya menulis tulisan ini :( ya Allah sesibuk ini kah saya sampai harus mengorbankan 2 juz tadarrus dan ada kerjaan soal OSCE yang harus diselesaikan., semoga terkejarkan di malam ini. bismillah

Tarakan, 29.  03.  2023
               08  Ramadhan 1444 H
Pukul   : 18.01


27 Maret 2023

Puasa dan lari Sore

Rutinitas lari rupanya tidak terhalangi dengan puasa yang sedang dijalani. Alhamdulillah jauh sebelum puasa ramadhan, diri ini sudah membiasakan diri berlari sore ketika berpuasa sunnah, terutama di hari senin sore yang bertepatan dengan puasa sunnah senin dan kamis. dua hari awal ramadhan saya memilih off  hal ini karena saya barus saya menjalankan longrun 25K di H-1 puasa. kemarin menjadi lari perdana di puasa hari ke.3 alhamdulillah tidak ada yang berubah kemampuan sebelum puasa, saya bisa berlari di pace 5 besar. sehingg waktu yang saya butuhkan untuk berlari 10K adalah 58 menit. demikian juga dengan tadi, saya berlari dengan pace yang begitu aman. saya menargetkan berlari 2-3 hari berlari berturut-turut dan off sehari, saya sudah merencakan lari selama puasa 50K perpekan yang artinya saya berlari 5x dalam seminggu dan punya 2 waktu off. semoga dilancarkan untuk pencapaina terget.


Tarakan, 27.  03.   2023
               5 Ramadhan 1444 H
Pukul     : 00.45

Rapel Taddarus

Bulan ramadhan kali ini saya masih memasang target tadarrus 2 juz dalam sehari seperti dalam dua tahun terakhir. Alhamdulillah program sudah tuntas untuk one day one juz sehingga saya menantang diri saya untuk meningkat lagi 2 juz dalam sehari. Ada saja kendala dalam mengerjakannya. ditengah kesibukan seperti sekarang ini nampaknya saya begitu mengalami kesulitan waktu, belum lagi ketika terjebak dalam menyibukkan diri dengan berselancar dalam dunia maya sosial media, awalnya hanya membuka w.a malah terjebak dengan scroll IG, dibuat terbuai dengan rasa penasaran yang begitu besar padahal yang ditampilkan di IG tidak ada keuntungan buat diri kita, hanya disuguhkan kenikmatan mata dan dunia bahkan lebih banyak ke arah gibah. Inilah tantangan terbesar bagi saya, ketika waktu luang menjadi harga yang sangat mahal bagi diri saya. Karena terjebak dalam kesibukan yang tidak jelas itu, saya ketinggalan dari target taddarus yang harus saya selesaikan, terkadang saya ketinggalan 1 juz yang seharusnya saya sudah masuk ke juz berikutnya, misalnya malam kedua seharusnya saya sudah masuk di juz 4 ini malah saya masih di juz 3. Ini kejadian dihampir dua malam berturut-turut dan alhamdulillah masih off kerja sehingga masih bisa terkejar. semoga menjadi perhatian saya kedepannya untuk lebih keuh keuh mencapai target ini. semoga dimudahkan niat baik ini hingga benar-benar bisa merealisasikan hingga dikahir ramadhan bisa khatam 2x. 

Tarakan, 27.  03.  2023
              5 Ramadhan 1444 H
Pukul   : 00.35  

24 Maret 2023

Suasana Jelang Buka puasa pertama

Kemarin, tepatnya sore hari, saya mengajak, anak ketiga dan keempat saya untuk mencari takjil untuk berbuka puasa. Kami star dari rumah sekitar jam 16.30, perjalanan kami lakukan mulai dari rumah menuju rusunawa, untuk berjumpa dengan teman sekalian mengambil titipan, namun kami tidak bertemu karena telpon tidak diangkat, selanjutnya kami menuju markoni, ada dua menu favorit untuk berbuka, yang pertama jalang kote, kedua es oyen, persis depan kantor dinas sosial tarakan, untuk pertama tutup, tidak menjual dan kedua begitu banyak antrian, sehingga kami melanjutkan perjalanan tanpa membeli apa-apa. Perjalanan kami lanjutkan ke arah sebengkok, melintasi depan RSAL yang cukup padat dengan kendaraan bahkan nyaris macet hehe. di sebengkok ada penjual donat namun lagi ramai sehingga perjalanan kami lanjutkan ke arah sebengkok AL, disini benar-benar ramai dan padat dengan kendaraan, perjalananpun agak tersendak. setelah lolos dari ramai orang-orang kami lanjutkan ke penjual jalangkote kedua di dekat mesjid al amin, namun setibanya disana, gerobak penjualnya dalam kondisi parkir :) alias tidak menjual, entah ini sudah tutup atau benar-benar tidak menjual. Padahal beberapa penjual yang sama ada kami lewati namun kami tidak mampir hanya persoalan sudah terbiasa dengan rasa jalangkote favorit ini. Perjalanan kami teruskan ke arah GTM, dan begitu sampai di daerah karang rejo akhirnya kami berhenti untuk membeli jalangkote dan tahu isi, karena ini dulu-dulu saya sering mampir beli disini. Kami belok dari simpang 3 menuju datu adil dan persis dekat ATM BNI kami mampir membeli semangka, dan memang tempatnya ini terbilang murah menurut saya sic hehe, lanjut perjalanan dan tibalah di datu adil kami mutar padahal rumah tempat tinggal kami sudah dekat. Namun kami masih melanjutkan perjalanan ke arah islamic, kami mampir dipenjual jajanan kue, tempat kami belanja snack jika kebetulan mau joggingpagi jika ke islamic naik motor :D, melewati islamic sampai memperhatikan area jogging, rupanya banyak yang lari di sekitaran taman berkampung, kami mampir ke penjual kue yang ada di dekat SD kampung 4, disini cukup ramai dan kue yang tawarkan 4 biji 5 ribu, karena banyak orang kami hanya membeli kue pukis di depannya. Kami lanjutkan perjalanan ke kampung 6 via gunung 10. Lagi-lagi disini sangat ramai dan banyak orang yang berjualan dan yang mencari takjil. akhirnya sebelum pulang kami, kembali mampir ke rumah teman untuk mengambil titipan, alhasil saya mendapatkan milo pemberian teman dan juga ada ikan masak, ikannya seger karena teman ini biasa menjual makanan / ikan via online, memang hobinya masak. alhamdulillah kami sampai di rumah, perjalanan kami memakan waktu 1 jam 30 menit. cukup lama dan cukup untuk menghilangkan perhatian dan rasa lapar atiyah yang puasa full dan aqilah yang lanjut berpuasa setelah buka jam 12 siang :).


Tarakan, 24.  03.  2023
               2 Ramadhan 1444 H
Pukul   : 03.42

23 Maret 2023

Subuh Pertama di Bulan Ramadhan 1444 H

Alhamdulillah, subuh pertama dibulan ramadhan 1444 H sudah berlalu, kemeriahan ramadhan masih terasa, anak-anak di rumah dan di komplek seperti biasanya meramaikan mesjid. Imam mesjid untuk subuh pertama ini dibuka oleh ketua takmir mesjid. Saf subuh bertambah 2, biasanya hanya 1 saja dsubuh-subuh sebelumnya. Selepas subuh, ketika saya memulai kembali melanjutkan rutinitas tadarus. Rupanya ini cukup berat, saya berniat menyelesaikan 1 jus di surat albaqoroh ini sebagai pembuka semangat di hari pertama puasa. MasyaAllah tantangannya luar biasa, mulai ngantuk dan ada saja yang mengalihkan perhatian dan dikondisi ini yang paling saya hindari adalah terjebak dalam membuka hp, saya untuk berselancar di dunia maya. Ngantukpun sangat-sangat tidak bisa dihindari, beberapakali mengaut dan dogaan untuk berbaring. namun sampai saat ini saya masih terus menunda sampai nanti pukul 11 siang, menjalankan sunnah kaimullah, tidaur sebelum azan zuhur semoga tidak kebablasan. Hari pertama puasa dipagi semoga berjalan lancar, ibadah-ibadah semkain dimudahkan dan bisa memanfaatkan hari demi hari ini dengan baik untuk mendapatkan hikmah dan kebaikan yang harus diraih di bulan penuh berkah dan maghfirullah ini. aammiin''

Tarakan, 23. 03 .  2023
               1 Ramadhan 1444 H
Pukul   : 07.30

22 Maret 2023

Marhaban ya Ramadhan

Alhamdulillah, malam ini memasuki 1 ramadhan 1444 H. Seperti biasa sambutan ramadhan ini, tidak ada spesial seperti didaerah lain, seperti pawai obor keliling atau kegiatan yang lainnya, paling-paling kerja bakti, bersih-bersih mesjid. Untuk saya, alhamdulillah ini merupakan karunia yang luar biasa, sudah dipertemukan kembali di bulan yang sangat mulia ini, bulan yang kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbaiki diri, mengevaluasi perjalanan ini ibadah dan keimanan yang sudah kita jalankan selama ini. Disinilah puncaknya tat kala semua amalan-amalan dilipatgandakan, jangan sampai moment yang berharga ini dilewati begitu saja, karena hari akan terus berganti hari, tidak akan menunggu kita, maka manfaatkan sebaik-baiknya, selagi diberikan kesehatan dan kesempatan, semoga satu bulan ke depan tidak disibukkan dengan urusan-urusan dunia hingga terlalaikan. sudah sebaiknya hari demi hari harus dilewati penuh kebaikan dan hikmah, jangan sampau terlewatkan tanpa meninggalkan jejak keduanya. Semoga ramadhan kali ini lebih dimanfaatkan kembali, lebih mendekatkan diri kepada sang Khaliq, Illahi robbi. aammin

Tarakan, 22 / 3 / 2023
              1 Ramadhan 1444 H
Pukul   : 21.67 

21 Maret 2023

Pekerjaan Padat, Emosi jadi Labil

Kemarin-kemarin, saya menjalani hari-hari yang begitu padat, merayap, semua kegiatan kantor, hobi, tuntutan organisasi profesi menyatu dalam rentang waktu berdekat-dekatan.  Untuk urusan kantor saya menjunjung tinggi idealisme dalam membimbing dan mengarahkan mahasiswa, saya benar-benar harus terjun langsung ke lapangan (rumah sakit) untuk melihat langsung kondisi pasien, ini cukup menyita waktu ditambah saya harus tetap merespon mahasiswa di kampus. Bahkan, saya harus merelakan jadwal ta'lim  saya hanya untuk menunggu mahasiswa yang belum ujian, apalagi mahasiswanya terbilang lelet dan sudah terbiasa bermasalah, saya jadikan itu sebagai motivasi bagi dia. Kegiatan organisasi profesi juga takkalah padatnya. Tugas memverifikasi pengajuan PKB online anggota PPNI juga cukup nyita banyak waktu, sejak 2 terakhir saya benar-benar dikejar-kejar untuk memverif belum lagi permintaan bantuan dari verifikator lain yang terkendala laptop dan ada juga tugas verifikator lain yang tidak memberikan respon verif mungkin karena padatnya kegiatan mereka, alhamdulillah perminggu kemarin semua bersih, sudah diverif berjumlah 18 ajuan, ada hal-hal pokok yang harus dilakukan dalam verif terutama untuk ranah pelaksanaan praktik keperawatan/ askep di faskes. Senin kemarin menjadi puncaknya, ketika pagi ke kampus saya tidak mengetahui jika ada kegiatan zoom yang harus saya ikuti tapi lupa mengisi form pendaftaran dan lupa mengingatkan teman-teman dosen yang lain :( untungnya bisa terkejar dan saya sambil ngajar bahkan sambil bimbingan, saya harus menterilkan waktu dari gangguan mahasiswa terutama saat presentasi yang bisa saya gunakan sebagai awal konsultasi pengajuan update kurikulum D3 Keperawatan. Saya sengaja me.w.a mahasiswa agar tidak langsung menerebus masuk ke ruangan, tunggu perintah, karena saya lagi presentasi dan sekaligus menyimak penjelasan narsum. dan beberapa ulasan dari kampus lain yang presentasi, walau akhirnya juga setelah giliran saya selesai saya harus nyambi melayani mahasiswa yang sudah duluan kontrak waktu untuk janjian. ALhamdulillah, dengan padatnya ini, semua masih bisa terjamah dan menyempatkan diri lari 6K sore harinya sekaligus menunggu waktu berbuka puasa sunnah di hari senin dan bada maghrib melanjutkan mengikuti ta'lim dari ust. Abu Jubair yang selama ini sudah bertugas di Tanjung selor yang kemarin pas ada di Tarakan sekaligus mengisi taklim.. MasyaAllah, semoga menjadi berkah dengan kepadatan kegiatan ini

Tarakan, 21. 03. 2023
Pukul   : 05.46

19 Maret 2023

Tukang Telat

Sejak tahun ini, saya benar-benar disibukkan dengan banyak kegiatan, sehingga saya menjadi molor dan telat dari rutinitas apapun itu. Paling awal adalah telat datang ke kantor :( saya paling sering datang jam 08.30 lewat, entah apa yang menjadi pembela saya dalam hal ini. Dimana-mana ketika kumpul atau apapun kebanyakan saya datangnya telat. Jum'at kemarin ketika ada upacara HUT PPNI ke-49 oleh DPD Kota Tarakan, dengan santainya saya datang ketika pemimpin upacara sudah datang. Saya pikirnya hanya sebagai utusan yang mewakili komisariat dan institusi untuk mendampingi mahasiswa ternyata saya dianggap "mewakili" komisariat yang saat itu benar-benar tidak ada utusan sama sekali :( dengan malunya saya harus berdiri di jajaran sebelah kiri peserta upacara yang secara tidak langsung dilihat oleh peserta yang lain :(, Pagi ini juga kejadian, ketika "memaksakan" diri mengikuti trailrun teman-teman sepeda, dan saya ketinggalan, saya yang biasanya datang bisa menyesuaikan ini, saya yang malah ketinggalan, mungkin karena belum mengetahui lokasinya saya yang ditinggalkan, karena memang tidak memberitahukan kalau akan ikut :( akhirnya saya harus menelpon teman untuk dijemput karena tidak mengetahui arah. Mungkin ini yang harus saya rubah, ketika pagi, saya ada rutinitas dan kebiasaan jogging dan menjemur pakean, inilah yang banyak menyita waktu, saya sebanarnya bisa menimbang mana yang perlu dan segera mana yang masih ditunda. Pengalaman penting agar bisa diubah dan dibiasakan untuk ontime dan tidak molor :(

Tarakan, 19. 03. 2023
Pukul   : 17.09 

18 Maret 2023

Sebelumnya "Gembira", kini berubah "Duka

Beberapa hari yang lalu, ada kerabat yang mengalami kedukaan, persis seminggu setelah orangtua beliau mengalami kecelakaan, qadarallah, sebagai orang kenal walaupun beliau memang belum terlalu dekat, namun  ada satu moment yang beliau begitu merasa "bangga" ketika menggunakan jaket yang tuliskan LPDP, katanya ini mewah, saya sampaikan bahwa ini hanya KW saja :) hehe , sebulan atau dua bulan sebelumnya, rekan ini baru saja menyelenggarakan akikahan anaknya yang ke.3. di rumah yang sama dan di tempat yang sama, ketika begitu ramai orang-orang berdatangan mengucapkan selamat. tepatnya di hari kami yang lalu, orang-orang kembali beramai-ramai datang untuk mengucapkan turut berduka atas yang dialami beliau dan keluarga. Cerita ini, hampir saya sewaktu kuliah, ketika ada teman yang cukup akrab dan dekat dengan saya, istrinya melahirkan, begitu ramai di group w.a mengucapkan selama atas kelahiran putranya, sekaligus anak kedua. Selang seminggu, group w.a kembali ramai, teman-teman mengucapkan turut berduka, atas meninggalnya anak beliau yang baru berumur beberapa hari. Memang benar, kita tidak bisa sepenuhnya memperkirakan apa yang hendak terjadi besok, hari ini boleh bahagia, besok berganti menjadi kesedihan, begitu cepat situasi dan kondisi berganti, bahkan menghadirkan sesuatu yang kontradiktif dengan kondisi yang saat ini kita alami. boleh jadi hari ini kita bersenang ria, bisa jadi pekan depan kita berseduh sedih, sebaliknya boleh jadi hari ini kita sedih, besoknya kita bahagia. Allah Maha membolakbalikkan hati manusia, karena Dia-nya penguasan hati manusia.

Tarakan, 18. 03. 2023
Pukul   : 23.15

13 Maret 2023

Merasa didesak-desak

Entah apa yang saya alami dalam 1 minggu terakhir. Saya merasa tidak begitu tenang dalam hari-hari saya belakangan ini. Entah apa penyebabnya saya berusaha menghindari konflik dalam pekerjaan dan memang saya sadari dalam satu minggu terakhir saya dikejar-kejar deadline pekerjaan yang tidak hanya berdampak pada diri saya namun juga orang lain. benar-benar saya kalem dan agak cenderungan kurang mengerti dengan keadaan yang selama ini saya buat. bahkan saya cenderung menghindari pekerjaan dan menghindari beberapa orang karena tidak ingin ditanyakan sesuatu yang serasa dikejar-kejar dan mungkin lebih terkesan "didikte". mungkin ini bawaan perasaan, atau bahasa orang sekarang lebih karena bawaan perasaan (baper). Tapi ini saya berusaha untuk tidak mau terpancing dengan keadaan, bekerja sesuai tupoksi dan semampunya, mempertanggungjawabkan ide-ide yang selama ini sudah di pikirkan matang-matang sebagai bagian dari tugas sebagai ketua prodi, dan ada hal-hal yang memang ingin dipertimbangkan dan sudah dipikirkan matang-matang, walau ada yang kurang sependapat dan merasa keputusan itu tidak beralasan namun itu semua dipikirkan matang-matang, selama tanggung jawab itu masih diamanahkan kepada diri saya maka segala konsekuensi dan segala risiko akan saya pertanggungjawabkan. Saya berusaha menjadi orang yang memiliki pendirian kuat dan memiki pertimbangan yang matang akan apa yang saya putuskan. insyaAllah semoga masih dalam bimbingan Allah subahannah wata'alah dan saya juga tetap meminta pertimbangan teman dan rekan sekantor dan 1 profesi tentunya.

Tarakan, 13. 03. 2023
Pukul   :  20.31

11 Maret 2023

Ambisi dan Kemampuan (Lari)

Inilah yang terjadi hari ini, ketika niat dari pekan lalu akan lari 30K, sudah mempersiapkan ini dan itu, berusahan tidak begadang dalam seminggu terakhir, dan berusaha menjaga ritme lari. Dua pekan belakangan boleh dikata  saya benar-benar porsir, karena pencapaian lari yang terbilang begitu-begitu saja. saya meniatkan ini agar bisa berlari terjauh sepanjang saya lari 30K. hehehe, tapi itulah ambisi, ternyata dua hari terakhir terbilang terlalu diporsir, terutama di hari kamis sore, ketika lagi puasa, berlari sepanjang 10K melintasi segitiga kota dengan cuaca yang cukup terik :( besoknya dengan alasan pejuang KM, mempertahankan jarak tempuh lari sepakan, menurut saya kemarin itu terbilang easy, bahkan sangat easy namun kondisinya memang yang tidak bersahabat, badan mulai terasa agak meriang begitu masuk jum'atan, kayaknya saya masuk angin, semalam niat ingin mengkonsumsi sarabba atau wedan, namun kelewat, saya pikir cukup dengan 1 tablet imbost forte. Subuh tadi sudah melahap 1 roti ditambah selepas subuh 1 butir telur masak, rute hari ini jika benar-benar sukses ingin mencapai 30 walau mustahil dengan kondisi badan yang benar-benar tidak fit, star jam 6 pagi, dalam kondisi masih gelap, dan mulai berlari namun baru 2 K sudah mulai berkeringat kayaknya demam saya keluar ini, begitu di ujung lingkas bertemu dengan teman lari, security pertamina, selama ini menjadi patner saya berlari selepas subuh buta wkwkwkw, sambil curhat-curhat dan haru karena bangga dengan kondisi kerja dia saat ini (panjang cerita jika diulas hehehe). sepanjang lari masih aman, lari dengan pace 6.00 sampai pace 6.30, begitu tiba didekat Polres ada keinginan untuk belok balik ke datu adil, namun itu diabakan dan saya tetap lanjut berlari ke arah bandara, berpapasan dengan rekan trail, julak alvian, guru stm, saya lanjut ke arah stm dengan target ada warung yang jual pocary sweat sekalian le meneral, karena disempatan yang lalu, harus nyari2 warung karena hanya jual salah satunya hehe. Balik lagi ke arah awal, kondisi badan benar-benar kembali ok setelah menghabsikan 1  botol kecil limeral dan tegukkan pocary, benar-benar ini membantu mengembalikan tenaga, begitu baru melewati belokan samsat, eee tiba-tiba disapa sama coach Tarakan Runner, pak H. widodo, sempat difotoin dan hasilnya keren., mampir di alma'rif karena kebelet pipis,badan mulai rembuk, sangat terasanya begitu melintasi depan pelabuhan SDF, mulai terseok-seok hingga harus mampir minum sebentar sambil istrahat di depan resto bundo, rumah makan padang ga jauh dari taman berlabuh, terseok-seok badan melintasi lingkas ujung dan lingkas, hingga benar-benar finish 21K ga jauh dari pasar boom panjang sambil easy run menutupi perjalanan pulang dan setibanya depan kantor pertamina, tercapai 22 K, pengen lanjut tapi takut terjadi apa-apa, hari ini sudah cukup difiniskan 22K. dengan pace 6.18 durasi 2 jam 18 menit untuk strava, sementara garmin, 2 jam 23 menit, dengan pace 6.32, strava ketika berhenti dibawah pace rata-rata maka jumlah detik dan menit tidak masuk hitungan, itulah untungnya strava :). ambisi berikutnya semoga H-1 ramadhan, bisa lari 30K. bismillah, semoga dimudahkan segala persiapannya.

Tarakan, 11.  03.  2023
Pukul   :  17.46

15 Sya'ban

Dulu, ketika di kampung halaman, malam 15 bulan sya'ban, atau dikenal dengan nifsu syah'ban, kami diajarkan sama alm ayah untuk mengerjakan amalan, membaca surat yasin sebanyak 3x dan diantara selah-selahnya berdoa, tiap doa itu berbeda tujuan doa.setelah membaca surat yasin pertama, berniat membaca dipanjangkan umur, setelah membaca yasin kedua, doa untuk menolak bala dan setelah membaca surat yasin ketiga, hanya menghadap Allah subhannah wata'alah. Walau saat ini, sudah tidak saya jalani, setelah mendapatkan taklim mengenai rujukan sunnahnya, sebenarnya tidak ada yang salah dengan doa-doa ini, dan bagi saya, saya memahaminya sebagai pengetahuan. Dulu, ketika belum mengenal puasa ayyaumil bidh, saya mengira bahwa puasa di bulan syahban itu hanya tanggal 15, lalu saya berpuasa juga di tanggal 14 sya'ban :) alhamdulillah kali ini paham bahwa kemuliaan setiap bulan itu ada di tanggal 13, 14 dan 15 bulan hijriah dan fadillahnya adalah seperti berpuasa dalam setahun, walaupun ini dikatakan hadis hasan. Apapun itu, yang terpenting di bulan syahban itu dimanfaatkan sebagai bulan persiapan memasuki bulan ramadhan, bahkan menurut hadist nabi, bulan ini bulan yang sering diabakan sebagian orang, karena telah memasuki bulan rajab dan orang lebih fokus untuk bulan ramadhan. Alhamdulillah, saat 15 syaban kemarin, atau dihari rabu yang lalu, anak-anak ikut berpuasa dan ini untuk kedua kalinya dan seperti biasa untuk memotivasi mereka harus menyiapkan menu yang mereka sukai, pizza hut :) \

Tarakan, 11.  3.  2023
Pukul   :  17.00

07 Maret 2023

Bantulah Saat diButuhkan bukan sebaliknya

Sudah sering mendapatkan situasi yang benar-benar menbuat tersenyum sinis, ketika ada orang yang menawarkan ingin membantu pekerjaan namun tidak pada momen dan waktu yang tepat. Ketika memberikan bantuan di waktu yang tepat, alhamdulillah sangat terbantu sekali dengan itu, namun di moment lain, ketika kita baru saja mau melakukan sesuatu, terdengar ucapan "sudah, nanti saya yang lakukan" ok baik, silakan dilanjutkan dalam hati, dan beberapa moment lain lagi, hal yang sama sudah dilakukan sebelum saya mengeksekusi pekerjaan itu. Namun tidak berlangsung cukup lama, kehiadian itu terulanh, dan cenderung terabaikan. Bukan hanya satu atau dua pekerjaan yang berbeda, rupanya ini sudah menjadi kebiasaan, sadar akan mengerjakan sesuatu ketika orang sudah mulai melakukan pekerjaan itu.  Harapan yang sebenarnya adalah melakukan pekerjaan itu tanpa harus menunggu ada orang yang sudah akan melakukan baru berucap "nanti saya saja" dalam hati selalu terucap kenapa tidak dari tadi, kenapa baru mau membantu ketika kita sudah mulai melakukan. Berharapnya adalah orang-orang ini sadar melakukan pekerjaan itu tanpa harus menunggu, lakukan saja,  tanpa embel-embel, namun yang terjadi itu hanya menimbulkan kekecewaan, berharap namun tak kunjung melakukan. Akhirnya terbiasa dengan kondisi ini, saya melakukan pekerjaan sebisa saya dan sadar akan itu, tidak mau berharap banyak, apalagi dengan kalimat-kalimat yang terucapa, "nanti saya saja" namun bagi saya ini bukan niat membantu, kalau mau membantu sejak dari awal. Ada yang unik lagi, ketika ada hal yang tidak perlu dilakukan dan memang tidak butuh bantuan harus dibiarkan saja, tapi ini malah dilakukan, semacam melakukan hal yang tidak dibutuhkan dan bukan momentnya dan ada pula ketika pekerjaan yang harus dilakukan kemarin-kemarin malah dilakukan sekarang, kata lain ini "sudah telat" sudah menimbulkan efek negatif sejak kemarin dan saat ini semacam sudah tidak berarti lagi, tapi tetap saya apresiasi walau sebenarnya agak disayangkan kenapa tidak dari kemarin-kemarin ketika itu dibutuhkan sekali bukan saat sekarang ketika sudah tidak dibutuhkan lagi. jangan pake prinsip : "saya tidak tahu, yang penting sudah saya lakukan, kemarin-kemarin saya banyak pekerjaan, itu kan tidak harus saya, kita kan harus saling membantu" kalimat pembenar itu yang sering terucap. Dalam hati berucap " ya,,.. sudah, capeh berurusan dengan ini" mending ga usah bantu sekalian" riweh. 


Tarakan, 07 . 03 . 2023
Pukul   : 06.36

06 Maret 2023

Pekerjaan yang Terabaikan

Memasuki minggu ke-3 perkuliahan, masih saja ada pekerjaan saya yang terabaikan, padahal ini menjadi tugas utama sebagai dosen, diantaranya saya belum menyelesaikan RPS satu MK, saya belum merampungkan laporan penelitian dan laporan pengabdian kepada masyarakat dan saya juga belum merampungkan 1 nilai semester ganjil dan saya memiliki kebiasaan yaitu molor masuk di kelas, molor masuk kerja tepat watu. Ini tidak lain, saya masih saja disibukkan dengan projek di luar  pekerjaan, saya masih saja menerima permintaan bantuan orang (walaupun agak berat menolaknya) belum lagi saya belum mau menghilangkan rutinitas lari, bukan menyita waktu namun ini yang membuat saya tidur lebih cepat dan bisa merasakan capeh namun sebenarnya manfaatnya rutinitas lari ini yang membuat saya memiliki imun yang lumayan "tangguh" ketika orang-orang mulai ngedrop kesehatannya, alhamdulillah saya masih bisa bertahan.  Akar masalah yang juga berkontribusi dari lalainya saya dari pekerjaan adalah banyaknya tuntutan verifikasi PKB online yang merupakan tugas saya di organisasi profesi. Semua ini tidak bisa disalahkan, saya yang harus lebih mahir dan cekatan lagi dalam mengatur waktu dan mendisiplinkan diri pada hal-hal yang harus diprioritaskan, saya harus sadar bahwa waktu terus berjalan, ketika saya sudah membiasakan diri menunda satu pekerjaan maka akan terbiasa menunda pekerjaan yang lain. saya harus cepat keluar dari kebiasaan kurang baik ini, saya harus fokus dan punya target menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang melelahkan menunda-nunda pekerjaan seperti ini. Saya harus berjanji untuk memutuskan rantai kebiasaan tidak produktif ini.

Tarakan, 6.  3.  2023
Pukul   : 06.18

"Magic" efek Domino

Baru-baru ini saya menyadari adanya efek domino dari keputusan yang kita ambil, entah itu keputusan positif maupun keputusan negatif. Untuk kedua itu menjadi hal yang begitu berat untuk dilahan, apalagi ketika futur dan dalam kondisi capeh dan banyaknya kerjaan. Efek besar yang sering sekali ditimbulkan adalah lalai dalam banyak hal. Ketika "terlanjur" terjebak, banyak sekali dampak negatif yang muncul berentetan, mulai mengabaikan hal-hal positif, mulai kehilangan kebiasaan menjalankan sunnah, ketinggalan shalat tepat waktu, lebih disibukkan dengan kegiatan-kegiatan duniaw sampai terbuai dalam pusaran media sosial yang membuang waktu sia-sia, terjebak dengan scroll info-info yang tidak berfaedah dan yang paling ditakutkan adalah kita kembali melakukan hal-hal yang sudah kita perjuangkan selama ini untuk ditinggalkan, berkiatan dengan kedzaliman diri atau maksiat berujung pada dosa. Sebaliknya, jika hal positif kita perkuat dan kita jalankan secara konsisten rupanya dampaknya sangat besar. dengan prinsip "jangan lupa melakukan kebaikan dalam setiap harinya" sangat-sangat berdampak baik bukan hanya untuk diri saya namun juga orang-orang disekitar saya. Saya lebih jernih dan positif menjalankan hari-hari, saya lebih mudah mendapatkan inspirasi dan motivasi ketika akan menyelesaikan sesuatu, kita semakin dijauhkan dari hal-hal yang selama ini kita berniat untuk ditinggalkan, semakin besar siap menghadapi hari-hari yang dijalani. Semua ini berpulang pada diri kita, mau melaksanakan yang mana, mau tetap terjebak dengan hal-hal yang memiliki dampak negatif atau kita tetap mempositifkan diri dengan hal-hal baik walau kita tidak sepenuhnya sempurna namun paling tidak kita sudah berusaha menjadi lebih baik dari sebelum-sebelumnya


Tarakan, 6.  3.  2023
Pukul   : 06.02

05 Maret 2023

Bismillah Kembali Rutin Bersedekah (bulanan)

Jum'at kemarin tepatnya di tanggal, 3 Maret 2023, alhamdulillah saya kembali mengirimkan sedekat beras rutin saya yang sempat dalam 3 bulan terakhir ini stop, ini lagi-lagi kondisi yang tidak memungkinkan untuk saya lakukan ketika kebutuhan keuangan saya belum tertutupi. terlebih dibulan desember, Januari dan Februari,. sedekah yang dalam 1 bulan terakhir ini saya rutin mengirimkan sebesar 25Kg berat. walau bulan ini berkurang menjadi 20Kg (total Rp. 260.000) dan insyaAllah untuk jumlah nominal uang sebesar itu semoga bisa tertutupi. saya benar-benar harus bisa menyisihkan uang saya untuk keperluan rutin itu, walau jumlahnya tidak begitu banyak dan berkurang 5Kg dari biasanya (65rb untuk 5Kg beras). semoga ini menjadi awal yang baik, karena selama 3 bulan terakhir ini benar-benar tidak berpartisipasi. semoga istiqomah dengan tetap memberikan donasi ini, yang insyaAllah saya tidak merasa berat dan saya tidak membebani diri dengan kondisi saya seperti saat ini. InsyaAllah rejeki sudah ada yang mengatur dan sudah menjadi kewajiban saya untuk memberikan hak orang-orang yang membutuhkan dari rejeki yang sudah saya dapatkan. insyaAllah. 

Ahad, 5.  3.   2023
Pukul  : 06.40

01 Maret 2023

1 Maret

Alhamdulillah, hari ini masuk 1 Maret 2023, yang berarti bahwa 2 bulan sudah berlalu, banyak kesibukan yang betu melelahkan dalam 1 bulan berjalannya kemarin, ada yang harus dikorbankan dan ada yang harus diprioritaskan. Cerita dalam 1 bulan kemarin menjadi pijakan untuk melangkah, banyak pelajaran yang harus diambil dan dijalankan, saya yang masih terjebak dalam jebakan silauan kenikmatan dunia, tat kala iman begitu drop, di sisi lain, saya begitu pasif dan tak punya motivasi kuat untuk menjalankan rutinitas hari-hari yang kaku dan normatif hingga melarikan diri dalam eksplorasi dunia sosial media yang tak beujung dan tak usai namun menghabiskan banyak moment dan peluang. saat belajar kembali untuk menjalani hari-hari penuh makna dan hikmah. semoga 1 bulan kedepan mendapatkan banyak kebaikan terlebih di minggu ke-3 bulan ini akan memasuki bulan suci ramadhan. semoga dilancarkan. aaamiin

Tarakan, 1 .  3  .  2023
Pukul   : 22.42