31 Desember 2025

Tulisan ke-250 di 2025 dan ke-15000 ditahun ke-6

Journaling, inilah yang mendorong saya kembali menulis, walau sempat dibeberapa saat harus menyisahkan waktu yang benar-benar bisa melahirkan ide untuk menulis, dan terkadang untuk menutupi target 20 tulisan setiap bulannya, saya hanya menuliskan judul dan tanggal menulisnya setelah itu menyimpan dan menulisnya dilain hari. tidak terasa sudah sejauh ini menulis, kebiasaan yang awalnya memang harus dibiasakan mengejar target menyetor tulisan, bukan hanya menyetor km :). ini menjadi tulisan penutup tahun 2025 masehi, meskipun tidak perlu merayakan khusus, ini hanya sekedar pengingat waktu, bukan untuk dirayakan :) tulisan-tulisan ini menjadi bagian besar dalam refleksi diri, menjadi pengingat di kemudian hari, malah sebagian besarnya lagi merupakan dialog dengan diri sendiri atas segala masalah yang sedang dihadapi, bagaimana saya harus bersikap dan bagaimana saya mengevaluasi atas apa yang sudah berlalu. tulisan ini menjadi tulisan yang ke 1500 dalam blog ini, setelah 6 tahun rutin menyetor tulisan. banyak cerita, banyak kenangan dan banyak asa yang kembali digali dan disebarkan, semoga memberikan kebaikan dan keberkahan. aamiin

Tarakan, 31.  12.   2025
Pukul   : 22.31

Total Lari 3000K dalam 1 tahun

Alhamdulillah, setelah berjibaku dua hari untuk melengkap KM tahunan yang besok akan kembali menjadi 0 K. Sejak sabtu yang lalu saya sudah menerka-nerka apakah mampu mengikgat sekitar 40K yang harus diselesaikan untuk 3 hari, senin selasa rabu hari ini. Qadarallah, senin saya harus begadang dan sempat tidur setelah shalat subuh, jadinya senin tidak bisa menutupi KM, selasa pagipun hujan :( sehingga harus berlari sore hari, dan harus berlari diatas 10KM dan alhamdulillah hampir 14K, dan harus dilanjutkan pagi harinya. Alhamdulillah tadi pagi tadi cuaca sangat mendukung dan bisa berlari sejauh 23,2 KM. namun awal star sudah mulai berat hingga benar-benar mood lari bisa ditemukan setelah 7 KM:( benar-benar perjuangan. Saya sengaja mengambil rute gunung lingkas ke STM karena itu memang rute terbaik untuk menembus 22 KM, berusaha untuk tidak berhenti dengan membawa amunisi, ion water, coklat dan air namun lupa mengantongi energi jel, namun mindset sudah mengatakan bahwa untuk lari hingga 22K masih aman tanpa energi gel namun tetap hidrasi dengan isotonik. Alhamdulillah setelah terseok-seok dan menghindari namanya berhenti, akhirnya saya finis 23.23 K dengan waktu pace cukup dengan zona nyaman avg.pace 6.19,ini sudah lumayan untuk ukuran lari sejauh hari ini. alhamdulillah akhirnya mencapai 3000K meskipun tidak pernah mematok sejauh ini, yang penting bisa konsisten berlari dan dikasih kesempatan dan kesehatan agar masih tetap berlari. alhamdulillah. semoga di tahun 2026 bisa mempertahankan habit ini mengingat bulan 7 saya sudah harus kembali ke tanah jawa. bismillah...


Tarakan, 31.  12.   2025
Pukul   : 18.00

29 Desember 2025

Begadang lanjut Puasa Senin

Semalam.menjadi malam yang begitu menegangkan karena harus berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan draft Hibah PKm dosen. Saking serius ya ga terasa mengerjakan tembus hingga jam 4 subuh. Pertanyaannya apakah saya lanjut tidur dengan konsekuensi belum tentu bangun shalat subuh atau saya sahur meskipun di rumah hanya ada nasi dan harus mengusahakan sendiri lauknya. Akhirnya saya memilih yang kedua.. keluar rumah untuk membeli telur dan susu, cukuplah menjadi bekal sahur.. alhamdulillah bs sahur tepat waktu sebelum waktu azan subuh berkumandang. Karena tidak ada tidur sama sekali saya tidur selepas subuhan dan menyampaikan kepada anak anak agar membangunkan di jam 7.30. Rasanya bagan begitu capeh dan benar2 terlelap dan bangun sebelum jam 8. Harus menyelesaikan satu pekerjaan yang berkaitan dengan istri sebagai pembina PMR dan harus menandatangani surat mitra untuk keperluan hibah.. alhamdulillah meskipun  agak kelebihan akhirnya bisa satu persatu selesai kegiatan hari ini, bisa mengikuti zoom teman2 residen meskipun tidak full, sempat bimbingan. PKL dengan mahasiswa, sempat kuliah zoom untuk penjelasan kuesioner tugas mereka dan akhirnya jam memasuki 17.30 yang menandakan kurang 45 menit lagi waktunya berbuka. Alhamdulillah atas taifiq dan hidayah Allah subhannah semoga berjalan diluar prediksi saya :)

Tarakan, 29.  12.  2025
Pukul.    : 20.10

28 Desember 2025

Berenang Kembali Bersama Anak-anak

Seperti biasanya jika sudah memasuki masa liburan, kami sekeluarga seringkali ke Bais, salah satu kolam renang komirsial di Tarakan, sebenarnya ada ``````````````````````````````````````````````````````






Tarakan, 28.  12.  2025
Pukul   : 23.35

Mengejar Deadline

The power of kepepet nampaknya belum hilang dari prinsipku. hari ini saya terkejar kejar oleh deadline untuk submit hibat kementerian saintek dikti, kurang dari 24 jam, sementara saya masih menyelesaikan sekitar 25% artinya masih ada 75%.  semoga bisa terkejar sebelum waktunya ditutup sambil berharap ada perpanjangan. ini harus dilakukan mengingat begitu pentingnya kesempatan untuk mengikuti hibah ini terlebih pada hibat penelitian saya hanya egilible pada riset kerjasama dengan perguruan tinggi mandiri dan sangat tidak mungkin dengan waktu yang terbatas itu untuk mengkomunikasikan dengan kampus UI atau Unpad. semoga diwaktu yang tersisa masih bisa mengejar deadline ini. bismillah



Tarakan, 28.  12.  2025
Pukul   : 21.41

25 Desember 2025

Gabut, Scroll Mulu

Hari ini, benar-benar screentime saya tidak bisa terkendali. Sejak pagi selepas subuh, yang awalnya hanya untuk mengecek IG sebengtar rupanya keturusan hingga jam menunjukkan jam 06.30 :( mungkin karena lagi puasa kamis waktu menjadi tidak terasa. terus lanjut lagi selepas shalat duha, benar-benar waktu terbuang begitu saja, sore hari saya memutusakn untuk on on trail run meskipun agak telat mengantisipasi kebiasaan menggunakan handphone secara tidak terkendali. Malam hari selepas shalat isya juga kembali terperangkap dengan scroll IG, padahal aplikasinya sudah diuninstall, namun masih membukanya via browsing google chrome, meskipun sempat mencari referensi untuk hibah penelitian, dan keperluan membuat kuesioner, nampaknya masih belum bisa menggerakkan diri saya untuk memulai. semoga cukup hari ini saya seperti ini, mengingat besok masih banyak yang perlu diselesaikan. semoga bisa menjadi hari yang produktif

Tarakan, 25.  12.  2025
Pukul   : 22.06

Rejeki Tiba-tiba

Tidak seorangpun meninggal dunia sebelum seluruh rejekinya diberikan. Bulan desember ini terbilang cukup menguras dompet, setelah harus membauay utang-utang diawal bulan, nominal isi dompet sudah 0rupiah dipertengahan bulan, dampaknya saya harus kembali meminjam uang dari Bendahara kampus yang sebenarnya itu bagian dari dana hibah riset internal yang akan diberikan kelengkapannya ketika akan melaporkan hasil riset. alhamdulillah sudah selesai mengambil data dan sisa membuat laporan. Setalah mendapatkan amunisi untuk mengurus Haki dan etik penelitian ternyata belum bisa digunakan dalam beberapa saat kedepan sehingga saya mencoba menggunakan untuk keperluan hari hari namun tetap menyisahkan untuk dua keperluan tersebut. Saya beli kue tar dan beberapa kebutuhan, saya tetap bersedekah di pundi sedekah dari WiZ Tarakan dan sempat membelikan keperluan makan bersama anak-anak dan menutupi beberapa keperluan kegiatan kemarin. Dua hari yang lalu, tiba-tiba mendapatkan w.a dari deosen Ui yang sempat saya terlibat dalam penelitian tahap 1, beliau meminta rekening, namun saya sampaikan jika tidak perlu repot-repot namun beliau bilang gpp, saya kirimkan no rekening dan karena kecapean dan saya tertidur, begitu bangun saya ngejek w.a dan ada pesan beliau mengirimkan bukti tf yang jumlahnya cukup besar menurut saya, ada sekitar 1,2 jt. masyaAllah banget, sebenarnya bukan yang diharapkan karena mungkin beliau menilai ini sesuai dengan kinerja, antara bersyukur dan malu namun beliau meyakinkan itu merupakan hak saya karena sudah membantu :( rejekin yang benar-benar dibutuhkan disaat-saat seperti sekarang yang harus menunggu gajian sabtu mendatang dan ada beberapa kebutuhan yang harus dibeli :( alhamdulillah ya Allah, semoga dosen saya tersebut diberikan kelancaran dalam menyelesaikan studi S3nya. aamiin

Tarakan, 25.  12.  2025
Pukul   : 08.00 

24 Desember 2025

Alhamdulillah Rabu Berjalan Lancar

Hari ini benar-benar cukup sibuk, ada kegiatan organisasi profesi yang saya harus handle dengan persiapan kurang lebih 1 minggu. Ada sedikit kekhawatiran apakah bisa terlaksana mengingat waktunya yang cukup singkat. alhamdulillah beberapa teman, sudah terbiasa terlibat dalam kegiatan seperti ini, Sejak kemarin sudah mempersiapkan dengan menyurat kembali ke seluruh puskesmas di Tarakan, untungnya suratnya dibantu antar sama mahasiswa. tadi juga ketika akan memasang spanduk, juga meminta bantu sama mahasiswa, akhirnya persiapan gedung aman, daftar hadir sudah ready setelah itu berjumpa dan ngobrol dengan senior di Unhas yang sekarang menjabat sebagai sekretaris dinkes. Pas dengar mesjid sudah mulai berbunyi saya kembali ke rumah untuk mengambil beberapa barang termasuk batik PPNI, dan juga laptop yang juga harus dikonekkan dengan LCD, meskipun agak sedikit terkendala dengan koneksi pada akhirnya semua  materi bisa terdownload dan laptop saya bisa dua-duanya digunakan, satunya untuk materi dan satunya ut memantau zoom. Pesreta yang hadir cukup banyak, kayaknya sekitar 80% dari target undangan, semua perwakilan puskesmas hadir dan mereka sangat antusias mengikuti kegiatan hingga akhir. alhamdulillahnya mendaoat sambutan positif dan setelah acar berakhir saya kembali membereskan beberapa perlengkapan dan meyakinkan kembali tidak ada yang tertinggal dan kondisi ruang aula dinas kesehatan yang digunakan sudah seperti sediakala diawal. alhamdulillah berjalan lancar.


Tarakan, 24.  12.  2025
Pukul   : 22.04

22 Desember 2025

Kado Keci di hari Ibu

Hari ini bertepatan dengan hari ibu, nampaknya anak-anak belum mengucapkan tidak seperti saat hari ayah. Mungkin karena kesibukan anak-anak yang menghabiskan waktu berlibur sekolah di rumah. Sore tadi saya mencoba mengecek rekening kayaknya masih ada sedikit rejeki untuk membeli kue tar dan kebetulan juga lagi syaum dan untuk takjil untuk berbuka puasa. misi berhasil dengan menyembunyikan kuesnya di belakang rumah dan mengatur agar tidak diketahui ibunya anak-anak. dan setelah menunggu moment yang tepat akhirnya kami berhasil membuat surprise bersama anak-anak. sebenarnya jika dilihat dari harga itu tidak seberapa harga kue tarnya dan sangat standar dan ukurannya juga terbilang sedang, yang penting bagi kami itu kumpul bersama dan menikmati besama kue tarnya. hehe sebenarnya perayaan kecil seperti ini, sudah kami lakukan apalagi moment moment orang di rumah ulang tahun, paling tidak ada moment yang bisa diingat karena bisa jadi kedepannya atau di tahun depannya kondisi akan berubah terlebih ada rencana, insyaAllah rafa untuk bersekolah di Jogjakarta dan saya akan melanjutkan pendidikan kembali di depok. semoga kami semua sehat-sehat. aamiin




Tarakan, 22    12  2025
Puku     : 22,30

Kembai Berpuasa Senin

Seteah hampir 3 buan tidak menjalankan rutin berpuasa, persis hari ini, bertepatan dengan tanggal 2 Rajab atau 22 Desember, saya kembali memulai untuk berpuasa senin dan rupanya tidak semulus yang saya pikirkan. biasanya saya begitu survive dan berenergi menjalankan puasa ini, rupanya saya harus kembali beradaptasi. Berat tapi alhamduillah bisa terlewati juga. Berawal dengan istrahat kaimullah, tidur sebelum zuhur dan terbangun saat azan dan kembali tidur setelah zuhur, baru terasa tubuh kembali berenergi, saya kembali ke kampus untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang tertunda, akhirnya bisa melewati hari ini dengan penuh perjuangan kembali  Bulan rajab ini juga menjadi bulan mulia, dimana pahala dilipatgandakan, demikian juga dengan dosa, sehingga diperlukan niat yang kuat untuk menjalani hari demi hari selama bulan rajab ini sekaligus sebagai penanda bahwa 2 bulan agi menuju bulan suci ramadhan dan sekaligus sebagai latihan untuk memasuki bulan ramadhan termasuk mempersiapkan fisik dengan tetap menjalankan rutinitas lari meskipun dengan mengurangi intensitas latihan Semoga  pengalaman hari ini menjadi titik awal kembali membiasakan badan untuk berpuasa senin dan kamis bismillah

Tarakan, 22  12  2025
Pukul   : 21,52

21 Desember 2025

Mulai menyusun dan menentukan prioritas

Dalam 1 minggu dan  1 bulan kedepan akan menjadi hari hari yang sibuk, terutama untuk menyelesaikan proposal hibah penelitian dan pengabdian masyarakat melalui akun Bima kemenristeksaintik. Butuh effort karena untuk kualifikasi egilible riset saya hanya memenuhi kerjasama antar perguruan tinggi besar (mandiri) sementara ini saya belum ada jalin komunikasi dengan dosen di UI maupun di Unpad. Kesibukan selanjutnya dalam dua tiga hari ini akan ada persiapan pelaksanaan seminar ikatan perawat kesehatan komunitas indonesia untuk kaltara, secara administrasi sudah siap sisa berkoordinasi kembali dengan teman-teman puskesmas mengenai surat yang sudah nyampai ke mereka. terus Saya harus kembali mempelajari hibah untuk pengabdian masyarakat, mencoba mensingkronkan dengan fokus masalah yang selama ini ambil: remaja dan permasalahan kesehatannya baik fisik maupun mental (psikologisnya). Bulan depan mulai disibukkan dengan rencana 5K dalam rangka HUT PPNI, saat ini juga sedang berjalan bimbingan mahasiswa PKL dan ada dua mahasiswa sambil menyusun KTI, diawal bulan januari saya harus adakan edukasi kesehatan sebagai bentuk pengabdian saya dalam Hibah institusi. pelan-pelan namun saya harus memastikan ini ada progress dan tidak kalangkabut karena deadline. semangat. bismillah.


Tarakan, 21.  12.  2025
Pukul   : 18.14

18 Desember 2025

Berharap Ikut Kelas Toefl tapi di Reject

Ahad lalu saya melihat baleho di belakang stadion datu adil mengenai pendaftaran Pelatihan Toefl di swiss bell oleh PCMI Kaltara, saya mencoba mencari informasi mengenai ini dan berharap bisa join. Setelah menghubungi teman dan mendapatkan nomor kontak, saya menghubungi dan diarahkan ke mengikuti IG, saya yang sudah sebulan yang lalu menyampaikan istrahat dari IG, akhirnya membuat story hanya untuk mengikuti persyaratan untuk bisa registrasi. Keesokan harinya, registrasi di tutup karena sudah mencapai 200 peserta, dan di hari berikutnya ada info kembali kalau peserta diseleksi menjadi 120 peserta dan saya tidak masuk, otomatis langsung unfollow 😅 informasinya terbuka untuk umum tapi ternyata dibatasi, seharusnya ada informasi qouta terbatas, belum lagi di baleho promosinya ga ada kontak person atau sosmed sebagai media informasi, hanya menuliskan lembaganya mungkin berharap orang cari tahu. dari segi efisien sih ini tidak efisien, bukan masalah karena ditolak tapi lebih penasaran latihan toefl dalam sehari itu loh 😆 ya sudah yang penting sudah berusaha dan mencoba, masalah direject itu urusan lain dan intinya ga ngefek sih.. hehehe  



Tarakan, 18.   12.  2025
Pukul   :  13.35

Hujan, Jemuran dan Amarah

Kemarin cuaca Kota Tarakan kembali ke settingan awal, tidak mudah ditebak. seperti biasanya saya melakukan rutinitas pagi dimulai dengan berlari sekitar 8K sekalian mengetes kemampuan selepas suara hilang dan konsumsi obat dalam 2 hari terakhir. Pulang ke rumah, melanjutkan mencuci pakean selepas lari dan memang kondisi debit air yang berubah sehingga lebih kecil (rupanya ada masalah dengan kilometernya). untuk efisiensi air, hanya digunakan untuk mencuci dan mengeringkan sementara membilas di luar mesin cuci dan ini saya kerjakan sudah beberapa hari. Cuaca kemarin benar-benar tidak bisa ditebak, setelah menjemur pertama kali ternyata hujan datang dan saya harus mengangkat dan memasukkan jemuran. dan ternyata ini terjadi hampir 3x dengan selisi hanhya 1 jam saja. Terakhir saya kembali menjemur selepas hujan deras ketika zuhur berharap hujannya tidak lama dan ternyata benar, dan kali ini saya kembali menjemur dan berharap hujannya tidak turun lagi. hanya hitungan 1 jam, hujan kembali mengguyur dan posisi saya sedang di kampus, saya lihat jam 2 siang lewat 10, saya coba menelpon orang di rumah dan tidak ada yang merespon, saya nekat kembali ke rumah dengan harapan jemuran bisa terselamatkan. memang benar dan ternyata sudah diamankan dan kondisi saya basah kuyup dan harus mengganti pakean dan kemnbali ke tempat kerja. namun yang bikin sedih dan kaget, tak ada sepatah dua katapun dari orang rumah yang menanyakan kondisi yang basah kuyup, padahal saya kembali hanya untuk memastikan jemuran sudah diamankan, dan ini benar-benar membuat hati meradang tapi saya memilih tidak langsung mengungkapkan dan saya rasa tidak ada gunanya, toh orangnya merasa biasa-biasa aja, bahkan tak ada sama sekali pertanyaan kenapa kondisinya saya seperti ini dan paling tidak ada penasaran atau seperti apa. sedih dan ingin ngomel ya, percuma saja, kalimat saya sudah bilang "kenapa telat  balas w.a" tanpa gubrisan. sudahlah, yang penting jemuran terselamatkan meskipun jiwa dan amarah belum bisa tenang atas reaksi yang didapatkan, mau gimana lagi, kondisinya memang selalu dan sering seperti ini ;( peka dan sensitif denga n situasi menjadi barang langkah, ada ungkapan mungkin bisa jadi balasan atas sikap juga saya mungkin dinilai seperti ini juga ;( kalau saya bisa kenapa dia tidak bisa melakukan hal yang sama ;( mau bagaimana lagi, sikap pasrah dan sabar saja menghadapi kondisi seperti ini dan saya yakin, pasti tidak akan pernah memikirkan yang sudah saya pikiran ;( lelah tapi mau bagaimana lagi, rasanya akan gila sendiri jika kita berharap dan menginginkan orang berpolapikir seperti yang diharapkan. Pelajaran penting kembali. untuk bersabar dan terus bersabar dengan situasi dan orang yang berulang dan terus berulang dan tidak bisa ditebak

Tarakan, 18.  12.  2025
Pukul   : 13.28

15 Desember 2025

Suara Hilang

Pagi ini, benar-benar suara hilang, mungkin pengaruh radang dan mungkin juga pengaruh salah makan di hari-hari sebelumnya. mulai dari sabtu, ketika selepas HM, sudah kehabisan air di 4 KM terakhir, tiba-tiba nyampe di rumah setelah minum menghilangkan dahaga, saya membuka kulkas dan mendapatkan gula merah yang mungkin sudah berbulan-bulan di dalam kulkas dan saya mencicipinya beberapa kali. heheh ternyata cukup berpengaruh, terus beberapa kali saya makanan dingin dari kulkas, malam minggu sebelumnya saya minum es teh dan tidak lama kemudian saya minum kembali sarabba panas. kemarin suara saya masih lumayan aman, masih bisa berbicara namun sudah mulai serah-serak basah. pagi ini benar-benar sudah sama sekali parah, padahal ada beberapa agenda yang mengharuskan saya berbicara dengan beberapa orang, mulai mengantarkan mahasiswa pergi bimbingan, kemudian, mahasiswa akan konsul mengenai tugasnya dan siangnya saya zoom, semoga dalam beberapa jam ini, suara saya kembali membaik dan bisa berbicara dengan baik meskipun suara lumaya serak-serak napas. saya sadari nikmat suara selama 1 minggu tidak saya gunakan untuk membaca kalamullah :( saya terlalu disibukkan dengan rutinitas harian hingga lupa membaca alquran selepas maghrib atau isya. ;( semoga kondisi saya cepat pulih dan mungkin saya perlu ke dokter untuk berobat.


Tarakan, 15.   12.  2025
Pukul   : 05.47

13 Desember 2025

Hanya Dosen Biasa

Dua minggu kembali aktif di kampus, memang ada yang berubah, posisi saya sebagai dosen biasa dan tidak memiliki jabatan sama sekali. sebenarnya saya sangat menikmati kondisi ini, terlebih posisi saya lagi persiapan untuk melanjutkan pendidikan S3 dan sekaligus banyak persiapan yang harus dikerjakan. Dalam sebuah situasi ketika lagi rapat, saya melihat progres prodi mungkin agak berbeda dengan yang selama ini saya jalani, dalam beberapa kondisi beberapa kawan menyampaikan kondisi tersebut. Saya sebenarnya lagi belajar untuk menahan diri dan tidak ingin mencampuri lebih jauh, jika diperlukan, saya bisa membantu seperlunya jika tidak diminta juga gak apa-apa. hehehe meskipun pandangan ini dan itu sebuah dikembalikan kepada persepsi masing-masing, kalau yang saja jalani kembali ke prinsip saya " sebisanya bisa dibantu ya dibantu selama tidak melanggar aturan dan memang masih ada kesempatan untuk itu. prinsip ini dulunya mendapatkan banyak pertentangan dari beberapa kawan dan menjadi bahan "gibah" namun hasil dari keputusan itu memberikan dampak positif pada diri mahasiswa, bisa lulus ukom dan sekarang sudah banyak yang bekerja. Kembali lagi ke posisi saya sekarang, tanpa jabatan dan power, hanya menjadi sebagai dosen biasa dan dibutuhkan jika ada keperluan saja, mungkin banyak perbedaan dalam melihat masalah yang ada namun bagi saya, saya jalani senormal mungkin dan tanpa harus merasa harus saya yang bisa menyelesaikan masalah yang ada. toh, banyak yang bisa mengerjakan dan merasa belum perlu meminta tambahan energi yang orang lain ;) katanya sudah bagian dari tanggungjawab dan tupoksi masing-masing.


Tarakan, 13.  12.  2025
Pukul   :  19.21

12 Desember 2025

Mulai Sibuk di Kampus

Baru 2 minggu ini saya kembali aktif di kampus, namun kesibukannya gak tanggung-tanggung ini, terutama di hari kamis, ada dua kelas yang harus saya masuk, meskipun sebenarnya ini bukan yang pertama, selama satu bulan ini saya ngajar via zoom, kadang saya gabung namun lebih banyak di pisahkan karena ada presentasi dan feedback atas tugas yang sudah mahasiswa kerjakan. sebeanrnya hanya dua MK dengan 2 SKS, namun pembelajaran saat ini mengharuskan mengajar selama 5 jam waktu normal, ada project yang harus diselesaikan dan dikerjakan mahaaiswa dan sebagian lagi harus di presentasikan. Kesibukan lain adalah bimbingan tugas akhir mahasiswa, meskipun hanya 2 mahasiswa namun ini cukup menyita banyak waktu, karena apa yang dikerjakan harus benar-benar dipantau kembali dan dipastikan sesuai templete. Satu minggu ini juga saya disibukkan dengan mahasiswa yang melakukan klarifikasi atas nilai sementara yang didapatkan, sehingga mereka bisa tahu kenapa nilai mereka bermasalah dan apakah masih bisa terselamatkan atau harus mengambil semester antara, terus melayani konsultasi mahasiswa yang akan presentase. kesibukan ini sampe-sampe saya harus stay lembur agak sorean di kampus. Kesibukan ini semakin menyadarkan saya bahwa waktu itu menjadi moment yang sangat penting, saya sadar masih banyak hal yang harus diselesaikan belum lagi target-target yang lain terutama untuk daftar beasiswa. semoga kesibukan ini membawa keberkahan dan saya terus belajar dari tahapan-tahapan yang ada, lebih rendah hati dan terus mecoba hal-hal yang menantang.

Tarakan, 12.  12.  2025
Pukul   : 09.45

11 Desember 2025

Dimaklumi tak perlu di masalahkan

Ada beberapa situasi yang menguras begitu banyak tenaga, ada situasi yang benar-benar menguras otak, namun ketika situasi itu dihadapi berulang-ulang meskipun dalam waktu yang tidak teratur dan malah lebih sering secara random. memaklumi menjadi pilihan yang lebih baik, dari pada membuat menjadi masalah baru, karena situasi itu tidak akan berubah karena mengikuti pola yang sudah lama terbentuk, mau dijungkir balikpun akan sulit berubah, sudah dari sononya, pada akhirnya kita hanya bisa membiarkan dan mungkin tidak akan banyak terlibat, biarlah, itu menjadi bagian hidup dan tanggung jawab yang bersangkutan. mau dikasih pertimbanganpun bakalan sulit, dengan segala kemandirian berpikir namun belum bisa mempertimbangkan secara hakiki kedudukan yang sebenarnya, yang penting jalan aja dulu, padahal pertimbangan orang terdekat itu menjadi kunci "restu" namun nampaknya itu bukan menjadi hal yang substansial baginya dan orang terkekat sedekae diberitahu saja, toh pada akhirnya pendirian yang kuat dan kerasnya keinginan diri menjadi pembatas atas masukan dan pertimbangan yang datang dari orang dan lingkunga sekitar. mau bagaimana lagi, berjalan dan berseirama nampaknya mustahil terwujud, dia dengan kerasnya dirinya, kami disini dengan segala kelunakan dan memegang prinsp normatif yang berjalan saat ini. mau bagaimana lagi, semua harus dijalani dengan menerima kondisi ini, agar tetap waras dan tidak ikut-ikut memaksakan keinginan diri yang begitu kuat. jalan semaunya, pergi sekeinginannya, orang lain cukup tahu bukan memberi menjadi perisai halangan untuk tetap berjalan, jika mencoba meminta pertimbangan, itu hanya omongan semata sekedar mengetahui respon dan semakin memperkeuh-keuh akan keinginan diri yang begitu kuat. ibarat lagu, kau hidup dengan siapa, kutak tahu dengan siapa? kau ibarat orang lain bagiku.. hehehe 

Tarakan, 11.  12.  2025
Pukul   : 21.30

Selalu ada Celah

Ada saja celah yang membuat diri lalai dan mengabaikan komitmen yang sudah dijalankan. ketika jalan sudah lurus dan sesuai track, namun dalam beberapa titik, ada kondisi diri membuat tidak bisa bertahan dan akhirnya terlena dan kembali terjatuh dan menjauh dari arah yang sudah ditetapkan. memang benar kita bukan lah malaikat yang diciptakan dengan hawa nafsu, namun kita benar-benar tidak bisa mengendalikan diri meskipun logika dan iman sudah dipupuk, dan terjatuh itu menjadi pelengkap. kita harus benar-benar bangkit dan menyadari kita bukanlah makhluk yang sempurna, kita bukan benar-benar baik sepenuhnya, ada saja kekurangan yang melekat dalam diri kita dan sekaligus sebagai warning, itulah titik lemah yang sulit untuk dihindari, titik dimana kita benar-benar sadar, ada hal yang perlu direnungkan dan diperbaiki, sadar dengan penuh kesadaran, titik celah itu menjadikan kita bahwa kekurangan pada diri manusia itu nyata namun bukan untuk proklamirkan, apalagi perlu mendapatkan tempat yang menjadikan kita tidak terkontrol. titik itu menyadarkan bahwa manusia benar-benar tidak berdaya dan selalu membutuhkan pertolongan sang khaliq :(

Tarakan, 11.  12.   2025
Pukul   : 5.27

09 Desember 2025

Lembur Ala-ala di Kampus again

Kayaknya ada yang dikangenin dari dunia kerja saya, saya yang dulu dikenal sangat kerja holic, benar-benar mengutamakan kerjaan dari keluarga sampai pada akhirnya sadar, untuk apa semua ini saya lakukan jika harus memngabaikan dan mengesampingkan keluarga yang selama ini menjadi support utama buat saya, hehe, bagaimana tidak, saya yang benar-benar sangat idealis dengan mengejar segala deadline yang sudah saya tetapkan, terlebih lagi saat itu saya adalah seorang kaprodi bahkan dulu sebagai wakil direktur. hehe tapi itu dulu, sore ini saya sengaja agak memperlambat pulang ke rumah, tidak lain karena saya menyelesaikan nilai yang harus diumumkan besok berhubung mahasiswa harus registrasi semester antara. alhamdulillah satu tahap sudah saya bereskan, ini saya menambah 1 jam kerja dan saya masih menikmatinya sambil mengingat-ngingat kayaknya dulu sebagian besar hari hari saya terutama sore dihabiskan pulang lebih lama, hehe dan biasanya sekalian menunggu waktu menjemput anak pulang sekolah. meskipun ini hanya sekali saja, namun sudah membuat terkenang dengan memori-memori dulu, mengingat begitu semangatnya saya bekerja dan mengejar dunia wkwkwkwk. semangat, semoga target nilai bisa selesai malam ini.

Tarakan, 09.  12.  2025
Pukul   : 16.54

07 Desember 2025

Sudah-sudahlah

Apasih yang mau dicari sebenarnya, kesenangan semata? atau kepuasaan yang tidak akan pernah berujung bahkan ini menjadi titik berbahaya yang akan menimbulkan dampak yang jauh lebih besar lagi. apalagi sebenarnya yang mau dicari, tatk kala semua yang sudah ada di depan mata, dan bisa memberikan hal yang lebih positif namun masih mencari sesuatu yang tidak pasti dan berefek ketergantungan, entah apalagi yang mau dicari, ketika semua bisu dan hening malah disitu indra bergerak dengan cepat, memanfaatkan situasi, visual seakan melumpuhkan otak untuk berpikir jernih dan jauh ke depan, semua dilenyapkan dengan pandangan yang absurb meskipun menyenangkan namun hanya sesaat, kenapa ini yang selalu dikejar-kejar bahkan efek jangka panjangnya cukup jauh lebih besar. saya takutnya ini dianggap sebagai normalisasi padahal ini hal yang kurang baik untuk diteruskan. pandangan visual itu sangat menipu, tidak akan pernah bertahan. entah apa lagi yang saya cari, ketika bangunan yang sudah saya susun jauh-jauh hari namun seketika runtuh dan berantakan hanya karena keinginan yang tak berpangkal dan bertuan. sudah lah, sudahlah,. gak usah diingat-ingat, ga usah dreview lagi gak usah penasaran, gak usah cari tahu, toh dampak positifnya juga tidak ada, mending diabaikan karena dampak lebih buruknya jauh lebih besar. sudah lah. tinggalkan dab abaikan

Tarakan, 07.  12.  2025
Pukul    : 05.37

06 Desember 2025

Kembali Mengaspal di Tarakan dengan Longrun 17K

alhamdulillah, akhirnya setelah 2 minggu berada di Tarakan, performa lari kembali lagi. 1 minggu terakhir asli badan terseok-seok, lari 5 K menjadi hal yang luar biasa, apalagi lari diatasnya, perlahan-lahan mengembalikan performa dengan berdamai dengan kemampuan diri, tidak memaksakan kondisi badan sambil mempelajari sejauh mana kaki dan napas bisa berkompromi. 1 minggu kemarin menjadi hari-hari yang cukup berat, ketika keinginan hati ingin sekali berlari, apalah daya kemampuan badan hanya bisa segitunya, anehnya keringat yang keluar malah lebih dari biasanya. Mungkin efek kecapean selama perjalanan jauh di jawa, benar-benar butuh effort yang besar untuk bisa menyelesaikan misi dan anehnya begitu sampe di jakarta seolah-olah badan saya sudah kembali fit dalam 1 minggu selepas bormar sehingga saya dengan berani memutuskan longrun 15K keliling mutar GBK sebelum besok subuhnya balik ke Tarakan. Sebenarnya 2-3 hari pertama di Tarakan pun badan masih cukup powerfull, masih sempat berolahraga tipis-tipis sampai akhirnya hari ke-5 di tarakan benar-benar drop, flu berat bahkan di hari jumat dan sabtu merasakan demam namun belum berat. Tadi pagi menjadi pembuktian, insyaAllah badan saya sudah kembali normal, kembali kesetelan awal, persis 3 minggu selepas bormar, dan di hari kamis sebenarnya menjadi titik awal, ketika saya berhasil menuntaskan lari pagi 11K kemudian hari ini ditutup dengan kembali berlongrun dengan 17.17K dengan rute cukup elevasi, star dari islamic, menuju batu mapan, dan kembali ke arah Kodaeral xiii yang dulu bernama lantanmal. semoga ini menjadi pertanda baik dan saya bisa kembali berlari sperti biasanya meskipun tidak ada target tertentu masih dalam kondisi maintenance lari.

Tarakan, 06.  12.   2025
Pukul   : 19.29

05 Desember 2025

Darah Mendidih

Darah mendidih disini bukan berarti emosi yang lagi meluap-luap, akan tetap girah dalam tubuh yang lagi menggebuh-gebuh, ini dirasakan selepas meminum kopi rakitan sendiri. entah apa yang terjadi dalam tubuh saya, seolah-olah tubuh ini tidak terkontrol, didalam diri kayak lagi menyala-nyala terbakar, entah apa yang dibakar dan apa dampaknya. sebenarnya ini biasa digunakan ketika akan race atau kebetulan bersamaan dengan jadwal untuk latihan lari sore atau paginya, sehingga semangat yang menggebuh-gebuh ini menjadi bahan bakar yang siap dipakai untuk berlari meskipun selepas lari, efek menggebuh-gebuhnya masih tetap ada, hingga kepala menjadi pusing, entah bagaimana penyalurannya. ha ha, pengaruh hasrat yang benar ini cukup terkontrol, hanya saja, dada semacam ada dorongan besar, mencari-cari apa gerangan ini, masih bisa mengontrol diri namun tidak bisa mengontrol indra, apa yang dilihat, apa yang didengar, ingin rasanya langsung berlari menyalurkan semua energi, namun saya sadar ini masih siang banget ;( gak mungkin orang lari di kondisi siang bolong. benar- benar, dorongan ini bukan hanya sekali dua kali, kayak sudah menjadi siklus di dalam diri, dihari hari tertentu muncul dan menggebuh-gebuh  namun saya harus sadar diri dan kontrol, jangan sampai berdampak negatif bukan hanya pada diri saya namun juga pada orang di sekitar. Darah yang mendidih, keinginan yang menggebuh-gebuh, pandangan yang tak terkontrol namun emosi yang masih terkendali, efek kopi yang tidak bisa terbendung :(

Tarakan, 05.  12.  2025
Pukul   : 11.32

03 Desember 2025

Periksa Kesehatan Gratis; Nampak Biasa Tapi Bermakna

Hari ini saya mencoba menjalani cek kesehatan gratis, saya melakukan pendaftaran melalui akun sehat. sekedar penasaran dengan program unggulan kemenkes ini, yang mulai di launchimng sejak tahun lalu dan memang booming saat ini. Setelah melakukan pendaftaran, saya menuju puskesmas yang dituju, melakukan pendaftaran kembali dan menuju ruangan SKD/CKD, prosedurny kayak skrining PTM pada umumnya, ada pertanyaan mengenai penyakit kardiavaskuler, penyakit kejiwaan, depresi dan lain lain. Tiba di poli dilakukan pemeriksaan antropometri, lingkar perut, berat badan, tinggi badan, tekanan darah kemudian dilakukan pemeriksaan gula, makanya dianjurkan untuk puasa 8 jam sebelum dilakukan pemeriksaan GDS. terlihat biasa sebenarnya, pemeriksaan dikatas namun akan  bermakna buat mereka-mereka yang memiliki hasil pemeriksaan yang tidak normal, misalnya tekanan darah lebih 130, gula darah sewaktu lebih 130, lingkat perut lebih dari 80 cm untuk perempuan dan 90 cm untuk laki-laki, semua tanda di atas menjadi tanda awal beberapa penyakit kronik, hipertensi, diabetes mellitus, gejala masalah jantung dan lainnya. Memang ini akan tterlihat biasa-biasa saja bagi mereka yang hasil pemeriksaannya dalam batasan normal namun bukan berarti bebas dari segala kemungkinan penyakit, namun paling tidak ini menjadi langkah kecil untuk investasi kesehatan di masa akan depan.

Tarakan, 03.  12.  2025
Pukul   : 11.28

3 Desember, 43 tahun

Alhamdulillah, hari ini, usia memasuki angka 43 tahun, usia yang terbilang cukup tua namun entah kenapa pikiran dan jiwa seolah tidak menunjukkan usia seperti ini, apa karena aktivitas yang selalu berhadapan dengan mahasiswa hingga lupa jika usia tidak seperti mahasiswa namun semangat tetap seperti mahasiswa. 43 tahun sudah cukup menunjukkan kematangan dalam berbagai aspek, namun nampaknya itu belum tertuju kepada diri saya sendiri, tidak ingin membanding-bandingkan dengan orang lain karena setiap orang memiliki jalan dan rejeki masing-masing. Moment seperti ini menjadi evaluasi, sudah sejauh mana perjalanan hidup ini, apakah menuju kebaikan atau malah berbalik arah. meskipun usia hanyalah sebuah angka namun bukan berarti kita abai, ada usia biologis yang tidak bisa dihindari, ada periode kerja tubuh yang menurun dan melambat namun bukan berarti menjadi penghalang untuk tetap aktif namun sesuai porsi dan kemampuan tubuh. Tidak semua harus sama, apalagi dengan yang usia lebih muda, namun bukan berarti yang sudah berumur tidak bisa melakukan hal yang ama sehatnya dengan yang muda, tabatasan tetap ada, perbedaan pasti jelas, namun semangat tetap harus membara. Alhamdulillah usia 43 ini semoga masih berlanjut hingga angka-angka berikutnya, dan semoga membawa keberkahan dan bisa memberi manfaat bagi banyak orang, bukan dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk kepentingan perseorangan dan merugikan yang lain. Usia bukan sekedar angka, namun kematangan, usia bukan hanya sekedar pergantian bilangan namun ada spirit disetiap pergantian itu, terus tumbuh, terus bermanfaat dan berdampak bagi banyak orang. Terimakasih untuk keluarga inti saya yang menjadi support atas pencapaian sejauh ini, teman-teman yang sudah selalu ada dan mensupport serta memberikan doanya,. terimakasih semua pihak yang sudah banyak membantu dan tidak bs disebutkan satu-satu. 

Tarakan, 03.  12.   2025
Pukul   : 05.00

02 Desember 2025

Dua Desember , Cerita kemarin

Kemarin benar-benar melewatkan moment untuk menulis, ini tidak lain kebiasaan buruk, nanti aja lagi masih ada waktu. padahal di pagi hari saya sudah menuliskan caption di story w.a yang bisa menjadi inspirasi dan motivasi untuk saya sendiri, namun ternyata terpental, kesibukan seharian kemarin dengan harus masuk kantor kembali: mempersiapkan segala keperluan ruangan yang saya tempati agar benar-benar nyaman di pakai bekerja, terus dilanjutkan dengan bimbingan mahasiswa tugas akhir yang sudah sangat bersemangat untuk bertemu, kembali ke rutinitas ngantar dan jemput anak dan saya kembali harus mempersiapkan lanjutan kegiatan di SMPN 1 dengan beberapa persiapan logistik yang belum selesai dan harus dibeli terlebih dahulu, pas menuju ke sekolah, tiba-tiba hujan deras sehingga harus berbasah-basahan dan begitu sampai kami harus mencari-cari ruangan yang cocok bisa terkoneksi dengan laptop dan ketika siswa harus mengisi link, jaringannya error dan harus dikerjakan kembali di rumah, pagi ini saya mengecek baru 4 orang yang mengisi, mungkin karena kesibukan ujian akhir semester. pulang jam 2 lewat, istrahat sejenak sambil menunggu waktu shalat ashar dan kembali ke kampus untuk cek lok. karena sudah janjian dengan teman sorenya saya lari, sekitar 5 K namun keringatnya sudah kayak lari berkilo-kilo. hehe. kemarin juga saya mencoba menyelesaikan beberapa pembayaran dan utang hehehe sehingga saldo benar-benar menipis. malam selepas slahat isya, rasanya begitu capeh dan saya memutuskan untuk tidur dam sudah menitipkan ke anak-anak untuk membangunkan jam 9 malam, namun apalah daya, badan masih begitu berat untuk menyalahkan laptop, tidur kembali dan bangun, tiba-tiba sudah jam 04.00 subuh. hehehe. masyaAllah, kemarin benar-benar melelahkan, baru beradaptasi kembali dengan kesibukan dan rutinitas kerja meskipun belum 100%. alhamdulillah semoga benar-benar sudah siap  dengan segala kesibukan dan tuntutan kerjaan, yang terpenting, ada target yang menjadi prioritas dan benar-benar harus segera dibereskan dan diselesaikan waktu waktu terus berputar dan tidak akan menunggu kita untuk bergerak, terus melangkah dan persiapkan segalanya :) semangat

Tarakan, 02.  12.    2025
Pukul   : 05.30

26 November 2025

Sudut Pandang Berbeda-beda

Setelah beberapa hari kedatangan saya di Tarakan, hal saya lakukan ketika balik di tempat kerja hingga 7 bulan ke depan sebelum memasuki kembali pendidikan S3 adalah "tidak merasa paling benar dan paling tahu tentang apapun, apalagi mengenai urusan kampus atau solusi yang ada. Untuk pertama kalinya senin lalu saya menghadapke pimpinan untuk melaporkan kalau saya sudah selesai dan insyaAllah akan balik aktif bekerja di bulan desember nanti dan dalam beberapa hari ini akan menyelesaikan project penelitian. namun ekspekstasi saya berbeda dengan kondisi saat saya datang :( mungkin waktunya kurang tepat dan kebetulan pimpinan lagi ada kegiatan, tidak banyak yang saya diskusikan karena moment kurang tepat. saya sempat menanyakan respon pemilik kampus mengenai kondisi kampus yang beberapa bagian rusak akibat angin puting beliung, beliau menyampaikan yayasan menyerahkan sepenuhnya kepada isntitusi termasuk untuk biaya yang dikeluarkan, yayasan sudah mengambil semua jatah keuangannya ketika mahasiswa baru registrasi ulang. tidak kaget dengan cerita itu, nampaknya musibah ini menjadi hal yang biasa-biasa saja, tanpa melihat ini mungkin adalah "tuguran" dan dianggap sebagai proses yang alamiah :( padahal, saya banyak berharap ada nilai spiritual yang bisa diambil dari kondisi ini, mungkin karena sudut pandang yang berbeda-beda. Hal yang berbeda juga saya dapatkan namun ketika saya berada di depok, pekan lalu ketika akan mensosialisasi kepada dosen-dosen mengenai perkembangan terbaru mengenai asuhan keperawatan keluarga dan gerontik, rapatnya dimulai jam 19.30 atau saya 18.30 waktu jakarta, rapatnya diundur karena kaprodi belum ada di zoom dan harus ditunggu sekitar 20 menitan, betapa terkejutnya, begitu beliau masuk dan tidak ada kata-kata kenapa lambat bergabung, tidak sesuai waktu yang ditentukan dan ada kalimat yang mengagetkan " sebenarnya kita sudah mengadakan rapat dengan pembimbing, pak haris yang tidak ada, dan sekarang rapat hanya mau mendengarkan apa progres terbaru"  ok saya paham saat itu saya sedang dalam perjalanan balik ke depok, dan sangat tidak memungkinkan untuk ikut. perlakukan yang kurang bersahabat juga ketika rapat pembimbing KTI, mungkin karena saya yang tidak mengikuti rapat dan ketinggalan info mengenai apa yang harus dilakukaan dan ada rapat ulang dan itu saya harus ikut padahal sebelumnya sudah merencanakan perjalanan ke magelang. Komunikasi ini yang membuat saya cukup terkejut, memang saya tidak pernah meminta diistimewakan, paling tidak kondisi saya yang tidak berada di tarakan bisa menjadi pertimbangan dan kondisi sebaliknya ternyata saya harus menyesuaikan dengan segala kegiatan yang ada di Tarakan :(. ya Allah berat namun memang harus dijalani, ketika sedang berusaha memperjuangan diri sendiri saya harus benar-benar konsen dan fokus dengan target yang berjalan di kampus ;( mungkin sebagai tantangan bagi diri saya, saya tidak meminta untuk dispesialkan dan dipahami, tapi mau tidak mau saya harus menyiapkan tenaga ekstra ;( semoga dilancarkan segala kegiatan yang ada di prodi dan juga persiapan untuk mendaftar beasiswa 

Tarakan, 26.  11.  2025
Pukul  : 04.32.

23 November 2025

Alhamdulilah urusan Beress

3 bulan terakhir saya mempersiapkan diri untuk keperluan S3, mulai dari menyiapkan adminis, persyaratan utama adalah test toefl sesuai standar 530, menyiapkan essai dan proposal S3 yang akan dipresentasikan saat nanti seleksi substansi dan sudah harus menghubungi calon promotor. Alhamdulillah, hampir semua perencanaan hampir sudah tereaslisasi, saya mendapatkan skor toefl sesuai dengan diharapkan malah lebih, saya bisa masuk kelas speaking sebagai modal untuk Cas cis cus meskipun masih perlu banyak belajar lagi, saya mendapatkan gambaran bagaimana cara membuat essai dab mendapat kontak senior S3 Ui yang jg awardwe dan fun factnya adalah alumni komunitas unpad, saya sdh mendapatkan referensi tambahan sebaiknya seperti apa yang harus ada dalam.konten essai dan alhamdulillah saya sudah berbicara langsung dengan dosen FiK UI yang bidang keilmuannya adalah remaja dan setting kesehatan sekolah, mendapatkan support sostem dari teman2 kuliah 2024 yg magister peminatan komunitas dan juga teman2 kursusan..  kedepannya saya jangan menyia-nyiakan kesempatan yang masih luang untuk menyeleaikan essai dan berdiskusikan kembali dengan beberapa kawan dan senior.. semoga dimudahkan, dilancarkan dan bisa mendapatkan sesuai dengan yang diharapkan. 

Jakarta, 23.  11.  2025
Pukul.  : 05.06 diatas pesawat menunggu tak off

Mendengarkan Curhatan

Semalam ketika sedang menunggu keberangkatan ke terminal Depok untuk naik damri ke bandara, saya melihat ada teman belum tidur, sdh jam 24.00 teman ini terbilang sangat disiplin masalah tidur. Saya coba nyapa.. dan terjadilah komunikasi basa basi, tak lama kemudian dia menulis pesan, Mr. Saya mau curhat, boleh ga ? Tidak lama dia mengirimkan materi yg mau diceritakan, saya melihat kalau ini harus diobrolij, jd saya nelpon dan terjadinya komunikasi, sebenarnya teman ini bimbang dengan kondisijya antara lanjut kuliah atau bekerja mengingat dia sebagai anak pertama dan masih ada 2 adiknya yang kalau dia kuliah S2 pasti akan butuh dana besar meskipun orangtuanya mengatakan itu tidak masalah. Saya sarankan lanjut  kuliah sambil nyari beasiswa kayak teman2 yang lain, yang sekarang sedang mempersiapkan segala keperluan untuk beasiswa.  Saya juga menceritakan saya juga bakalan akan sering di jogja insyaallah tahun jika anak saya jadi pesantren di jogja jadi kita bisa tetangganya nanti. Beres teman ini, saya coba menghubungi grab yang pernah saya gunakan dan memang sengaja menghubungi kalau kalau dia lg naik, ga lama dibalas lg di rumah, sdh lama ga narik grab lagi. Gak lama berlangsung chat2 kalau dia sebenarnya lagi banyak masalah, saya memberi saran agar dia tetap semangat. Meskipun kami hanya sebatas custumer dan driver, namun saya coba memberikan saran sesuai dengan pengalaman dan ilmu yang saya paham, apalagi laki laki identik dengan ungkapan "laki laki tidak bercerita" namun pada kenyataannya laki laku juga manusia, punya beban pikiran dab punya masalah yang harus diberikan solusi, lama kami ngobrol via chat w.a hingga jam 1 dan saya menyampaikan pesan, setiap masalah pasti solusi, rejeki setiap manusia itu sdh ditetapkan dan tidak perlua risau, bahkan Allah tidak akan menjabut nyawa seseorang jika rejeki yang ditetapkan belum didapatkan. Sy bilang juga jika ada masalah jangan sungkan h tukang menghubungi. Hehehe dua kawan di atas punya masalah yang berbeda beda sebaiknya memang kita sebagai manusia jangan mengabaikan dan sudah seharusnya kita bisa membantu atau memberikan solusi sesuai dengan pengalaman dan paling tidak, jangan menambah masalah lagi :(

Jakarta, 23. 11. 2025

Pukul : 04.45

21 November 2025

Kehangatan di Dies Natalis FIK UI ke-40

alhamdulillah, hari ini saya mengikuti dies natalis fakultas ilmu keperawatan UI yang ke-40, sebagai alumni sekaligus sebagai calon mahasiswa doktoral yang tertunda kuliah, hehe. tidak bisa dipungkiri, UI menjadi corong kemajuan pendidikan keperawatan di Indonesia dengan usia ke-40, usia yang sangat matang untuk memutuskan sesuatu. Saya yang baru bergabung di UI sejak agustus tahun 2024, merasakan atmosfir yang luar biasa, menjadi bagian keluarga besar FIK UI, rasa bangga dan haru sudah pasti ada di dalam diri, benar-benar menjadi magnet tersendiri. Hari ini, kehangatan itu sangat-sangat terasa, terutama ketika sudah menjadi alumni, senang kembali bertemu dengan supervisor utama dan supervisor saat residensi, kembali menerima masukan-masukan positif dari dosen apalagi saya yang berencana akan melanjutkan pendidikan doktoral di UI, dosen-dosen sangat mendukung dengan keputusan ini dan alhamdulillah serasa kembali ke rumah sendiri, keramahan dosen ini bukan berarti kita akan digampang-gampangkan, dimudah-mudahkan, semuanya harus berjalan sesuai dengan standar terlebih lagi UI menjadi kampus nomor 1 di Indonesia versi dunia dan menjadi ke 189 di dunia menjadi kampus satu-satunya di Indonesia, yang jelas harus siap dengan segala tantangan dan masalah yang akan muncul kemudian. hari ini, menjadi rangkaian apresiasi atas apa yang sudah di capai oleh FIK, kedepannya akan berupaya mencapai yang terbaik di Asia dan masuk dalam ranking ke-150 di dunia, dan menurut informasi dari orang dekat presiden menginginkan 100 terbaik. hehe melalui dies natalis ini juga hadir seluruh guru besar FIK UI terutama yang tergabung dalam senior nurse, ada diskusi yang menghadirkan rieke diah pitaloka sebagai anggota komisi 9 DPR, sekjend kemenkes, konsil (penengah kemenkes dan pendidikan tinggi, menjembatani keduanya dan yang terpenting hari ini benar-benar beruntung, alhamdulillah, bertemu dengan supervisor utama yang sekaligus saya meminta izin untik menyebutkan nama beliau saat dilkukan wawancara, bertemu beberapa dosen senior, bertemu dengan mantan dekan Fkep unpad, yang menandatangani ijazah saya, prof. Henny Suazana Mediani, ketua DPW PPNI DKI sekaligus ikatan alumni UI (iluni) pak Dr. Jajang Sp.Kom, teman-teman seperjuangan yang menyeleaikan S2 dan rekan residensi yang saat ini sedang berproses. semoga makin jaya FIK UI

Depok, 21. 11.  2025
Pukul  : 20.12 

Jatah Hidup Laptop 1x/hari

Ada yang menarik ketika saya membawa laptop di toko service gian di jalan akses UI kepala dua. selama seharian laptop lenovo saya tidak bisa nyala. padahal sebelumnya bisa digunakan. nah saya berpikir laptop rusak kembali, sebelumnya sudah sering seperti ini dan diservice ga lama, butuh 1-3 hari laptop bagus. kayaknya laptop lenovo ini kehilangan power untuk menyuplai listrik sehingga tidak mampu menyalakan mesin dan layar menjadi blank. ternyata setelah dipelajari, laptop ini hanya bisa nyala sehari hanya sekali, begitu dimatikan dan kemudian dinyalakan kembali maka laptop akan mati, lebih tepatnya istrahat. ini berdasarkan pengalaman kemarin saat dibawa di toko service laptopnya nyala, begitu dimatikan dan dinyalakan kembali dengan menggunakan cashan yang lain, rupanya tidak bisa dan sore ini saya coba untuk nyalakan, benar bisa nyala. hehehe, meskipun hanya dikasih jatah 1x sm laptop ini, namun ini sangat berarti karena begitu banyak data yang bisa diakses disini dan kemampuan memory ini cukup besar sehingga untuk melakukan multitasking, ngezoom nyambi nonton youtube atau menggunakan aplikasi lain masih aman dan benar-benar bisa membantu, dan harus diingat kembali, begitu dinyalakan jangan dimatikan, karena dia tidak akan nyala hingga menunggu 24 jam kemudian. hehe

Depok, 21.  11.  2025
Pukul : 18.40

20 November 2025

Teman Pertemanan lelarian

Lagi, dan lagi, bahasan dunia pertemanan itu tidak ada habisnya. bebeberapa belakangan ini, saya berjumpa dengan stranger dan ternyata nyambung, padahal kenalnya juga karena salah negur orang kirain orang yang sebelumnya sudah saya ketemui, padahal orang yang berbeda hehehe. ternyata dunia lelarian itu begitu dekat dan mudah akrab. ini juga terjadi ketika saya lagi di tempat pengambilan racepack bormar, pas lagi makan di solaria sebagai carboloading, ada mas-mas yang menanyakan apa boleh gabung duduk disitu, kebetulan saya sendiri dan meja itu bisa untuk 4 orang, ternyata kami ngobrol dan menjadi teman mengantri selama 1 jam dan setelah pengambilan racepack saling bercerita dan berkahir ketika kita harus pulang ke tempat istrahat masing-masing. serandom itu pertemanan dalam dunia lari, ketika finis juga ada beberapa begitu ramah ketika kita punya keperluan yang sama, recovery di icebath, sambil ngobrol dan bercerita sedikit mengenai pengalaman berlari dan asalnya dari jatinegara, jakarta. kemudian di sapa dengan orang yang kebetulan melintas dan ternyata adalah orang pinrang, kebetulan ada refrensi orang pinrang lagi, akhirnya nyambung. lari tidak hanya bermaju dan mengejar kilometer akan tetapi jauh dari itu, lari menjadi bagian dari diri kita yang utuh, dan siap mengahadapi tantangan. 

Depok, 20.  11.  2025
Pukul : 20.10 

Laptop dan Hp kompakan rusak

Pagi tadi, saya dikejutkan dengan masalah handphone dan laptop yang bersamaan. Laptop lenovo yang sejak 2021 menemani bekerja, persis di bulan november 4 tahun lalu pertama saya beli dan kapasitasnya lumayan besar sehingga memudahkan beberapa pekerjaan namun memang dalam 2 tahun terakhir ini sering sekali trouble, sudah masuk keluar service baik di tarakan maupun di depok. hehe lain lagi dengan handphone, boleh dikata ini handphone yang juga saya beli sekitaran tahun 2021, dan memang hanya dijadikan sebagai cadangan, dan akhirnya tadi setelah digunakan zoom, tiba-tiba jatuh dari tempat yang cukup tinggi dan benar LCD rusak dan tidak nampak apapun dilayarnya. demikian pula dengan laptop, tiba-tiba layarnya tidak konek, padahal baru saja digunakan untuk membuat soal uas tadi pagi begitu akan dipake mengajar tiba-tiba powernya hilang, ini pernah terjadi diawal-awal residensi sehingga harus diservice lagi dan bisa digunakan. Khusus untuk handphone, memang sudah seharusnya rusak, karena banyak virus di dalamnya dan tentunya bisa merusak diri. wajar rusak untuk penyelamatan diri. hehe . sebenarnya dua barang ini banyak kenangannya, sudah banyak mengantarkan sejauh ini namun namanya juga barang ada masa bagusnya dan ada masanya harus pensiun/ istrahat. ya sudahlah, ikhlaskan, mungkin sudah harus diganti dengan yang baru. hehehe dengan kemampuan yang lebih baik dan update. semangat

Depok, 20. 11.  2025
Pukul : 20.00

Makna di Balik Marathon

Tahun ini menjadi tahun kedua saya mengikuti marathon. Sebenarnya marathon ini tidak sekedar lari, marathon menjadi keteguhan dan konsistennta seseorang. memang ada yang menganggapnya sebagai sebuah kemustahilan, bagi orang sudah terbiasa lari namun menjadikan longrun sebagai bagian dari rutinitas larinya, maka biasanya akan mengalami kesulitan menyelesaikan, meskipun dalam beberapa moment beberapa orang nekat mengikuti marathon, menganggap selama ini sudah berlari sejauh 22 atau 30 K, namun ternyata dibalik itu banyak yang harus dipertaruhkan, belajar dari lari pengalaman mengikuti marathon dalam dua tahun ini, yang sangat dibutuhkan adalah konsistensi sebelum marathon atau pada saat latihan dan selama race marathon. saya ambius di 25 K pertama, tercatat dari chek point saya masih stabil berlari pace 5 kecil dan ini sangat dinikmati dan tidak ada keluhan, padahal masih ada sekitar 17K yang harus diselesaikan, saya tidak berpikir panjang dan mengontrol ini, seharusnya saya bisa mengobrol di 15 K pertama menggunakan pace nyaman, lari 5.45 atau 5.50 itu juga sudah luar biasa jika bisa mengikuti. Khusus untuk Bormar 2025 ini, saya sudah membuat story dan mengingatkan diri saya sendiri, meskipun saya sadar tanpa smartwacth saya merasa, aman, padahal bisa saja saya lakukan sambil membuka aplikasi strava melihat progressnya, namun suasana race dan merasa mampu membuat saya lalai dan melupakan itu. akhirnya saya menyadarinya begitu selesai race dan setelah mengalami banyak drama di KM 30 keatas. Saya sadar saya juga manusia, yang terkadang sangat ambisius mengejar yang ingin dicapai tanpa menyadarkan diri dalam proses perjalanannya apakah ini sesuai dengan track atau keluar dari planning awal. semua menjadi pelajaran penting, menjadi pelajaran untuk kedepannya lebih baik, tetap berlatih, jadikan longrun sebagai menu wajib dalam setiap akhir pekan. insyaAlla marathon berikutnya bisa membuat record baik dan tidak mengulangi kesalahan di 2 marathon sebelumnya.

Depok, 20. 11. 2025
Pukul : 03.08

19 November 2025

Misi Berakhir, Motoran Balik Ke Depok

Alhamdulillah kemarin, berhasil menyelesaikan misi perjalan motoran balik dari kediri ke depok. sebenarnya perjalanan dari kediri sudah dimulai selasa pekan lalu, tanggal 11 november 2025, star dari kosan di jalan Flamboyan Pare kediri, kemudian melanjutkan perjalanan kota Magelang sekitar 269 KM dengan lama perjalanan 11 jam 10 menit. Seminggu di Magelang, saya balik ke depok namun mampir di Kebumen, 87 KM. awalnya tidak ada dalam planing karena ada ajakan dari yunior di HMI sekalian teman seangkatan kursus di VIP, dan rupanya menarik untuk didatangi, menginap di sekretariatan HMI cabang kebumen dan kami sempat menjajaki track jogging yang sempat viral di kebumen dan mencicipi kuliner tempe mendoank malamnya diskusi. Besok harinya kurang 15 menit jam 5 subuh saya melanjutkan perjalanan ke depok namun mampir sejenak di kota tegal untuk istrahat dan berjumpa teman warga lokal disana. setelah mencicipi sate kambing muda yang sangat terkenal di kota tegal saya melanjutkan perjalanan via brebes, lanjut cirebon, indramayu, subang, cikampek, cikarang, kabupaten bekasi, cibubur bogor dan tibalah di Depok jam 9 malam. perjalanan kemarin sejauh 411 KM dengan durasi 13 jam. Perjalanan cukup melalahkan namun saya tetap menikmatinya ;) begitu senangnya ketika melihat jalan menuju kampus Ui via jalan akses UI sekitaran kelapa dua depok. masyaAllah tabarakallah, misi ini terwujud dan menjadi bagian cerita di masa depan, saya pernah melakukan perjalanan melintasi propinsi di pulau jawa. 

Depok, 19. 11.  2025
Pukul : 19.10

17 November 2025

Gokilnya Borobudur Marathon 2025

Alhamdululillah, tunttas juga menyelesaikan 42 K di Borobudur Marathon (Bormar), tepat kemarin, Minggu 16 November 2025. Bormar menjadi salah satu race besar road di penghujung tahun. Bormar m menjadi salah satu race favorit di Indonesia dan menjadi penyelenggara Marathon yang cukup konsisten. Saya baru pertama kali ikut dan ini menjadi marathon kedua saya> Bormar dikenal dengan tanjakan yang melandai dan panjang 😁dan sambutan warganya yang begitu antusias di setiap desa yang dilewati, sehingga racenya lebih hidup dan suasana pedesaan yang adem dan damai, tanpa ada klakson-klakson kendaraan. Saya mengikuti bormar, sudah mempersiapkan sebelumnya sejak mendapatkan ballot bulan juli lalu, rasa-rasanya perlu memperhatikan latihan dan memang benar-benar efektif. Sebenarnya sejak awal berniat akan mengontrol pace dan lari sesantainya, masalahnya saya terbiasa lari untuk HM dipace 5 medium, sekitar pace 5.30-5.40, namun yang terjadinya saya lari dengan pace dibawah itu, hingga 25 KM. mungkin sudah merasa nyaman lari dengan pace begitu dan, saya lupa kalau ini marathon, bukan 2x HM, saya mau belajar bagaimana berlari menggunakan feeling namujn ternyata jauh meleset, saya tidak memantau pace di HP karena berhubung jam smartya lg ada masalah dengan batterainya sehingga tidak bisa dogunakan dengan baik dan dirasai lebih dari 1 jam, KM 26-30 masih bisa berlari pace 6 dengan mengurangi kecepatan namun di KM 35 keatas benar-benar harus jalan. Perlahan-lahan kilometer demi kilimeter berganti dan ketika sudah memasuki taman wisata canda borobudur, semper berjalan sesaar untuk mengumpulkan energi saat memasuki garus finish. alhamdulillah done, saya nenyelesaikan marathon dengan 4 jam 22 menit, waktu yang sama ketika saya marathon tahun lkalu di pocari sweat bandung. semoga menjadi pelajaran kedepannya agar l;ebih bisa mengnedalikan pace dan tidak mudah terpancing pelari  lain.

Magelang,  17.  11.  2025
Pukul   : 11.26 

15 November 2025

H-1 Borobudur Marathon

Pikiran mulai kacau, overthinking, cemas menjadi hal yang sering ditemukan bagi pelari pelari yang akan menjalani debut Marathon di event race mana saja. Terlebih bagi race yang ada diluar kota bahkan luar pulau, harus mengeluarkan banyak dana dan energi.  Banyak faktor yang menyebabkan ini, merasa khawatir apa nanti lancar2 saja, bakalan finish sesuai waktu yang ditargetkan dan termasuk dibawa batas waktu COT. Nah ini juga yang saya rasakan. InsyaAllah besok, saya akan menjalani marathon kedua saya dan mudah2an bisa belajar dari pengalaman marathon perdana tahun lalu di Bandung. Diantaranya: ga bawa elektrolit stik, ga cukup pemanasan, ngebut2 di awal, tidak mengontrol pace dan mudah terpancing sama orang lain. H-1 ini lebih fokus istrahat, corbload, hindari makan pedas, makanan dengan kandungan gula tinggi (manis) karena akan mudah kencing, dan pastikan kencing sebelum race terutama setelah shalat subuh. Jangan banyak pegang hp terutama saat masuk maghrib biar mata nanti bs istrajat lebih baik. Bismillah semoga besok aman dan finish Strong sesuai target.

Magelang, 15. 11. 2025
Pukul : 07.03

14 November 2025

Kembali Ke Jogja

Kemarin saya melakukan perjalanan dari kota Magelang ke jogja. Perjalanan ini semacam dejavu dengan perjalanan yang pernah saya lakukan 2017 atau 8 tahun yang lalu ketika saya melakukan perjalanan dari semarang ke borobudor dan mampir di jogja besoknya lanjut ke solo. Dan ini menjawab rasa penasaran sebelumnya ketika melakukan perjalanan dadi arah solo ke Magelang melalui Boyolali, dan rutenya hampir semua nanjak makanya saya sempat bingung bukannya waktu itu saya tidak melewati tanjakan2 rupanya beda rute. Kedatangan saya ke jogja ini sekedar mampir dan bertemu dengan kawan gen z saat di Pare dan rencana akan bertemu dengan senior di UI, beliau dosen senior di poltekes kemenkes jogjakarta. Saya benar benar menikmati di jogja dan pastinya pagi tidak melewatkan untuk berlari pagi dan merecord di strava. Star di malioboro dan finishnya di pasar ngasih, dikenal dengan kuliner tradisionalmya. Mungkin ini menjadi pengalaman yang cukup menyenangkan apalagi saya membawa motor jadi kemana makanya agak muda dan satu misi kedatangan saya adalah mensurvei sekolah boarding di Yogyakarta untuk keperluan anak laki laki saya, rafa akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.  Terimakasih jogja selalu memberikan kesan yang baik dan memang jogja istimewa


Yogyakarta, 14. 11. 2025
Pukul : 12.41

13 November 2025

Pertemanan Gabut dan Sekedar lewat

Saya termasuk orang yang kalau lagi gabut, pasti akan kirim pesan ke siapa saja teman yang saya kenal. Sekedar menanyakan kabar atau kembali menjalin silaturahmi, sekedar mengisi waktu siapa tahu membawa manfaat. Ya begitulah kegabutanku ketika saya membuka percakapan dengan beberapa teman. memang ada beberapa yang cukup nyambung karena memang sering ngobrol di dunia nyata, namun ada beberapa yang mungkin tidak terbiasa dan akhirnya berlalu dan pergi. Kayaknya kebiasaan ini hanya untuk mengisi kegabutan ku tat kala lagi bingung mau ngapain, kirim pesan kepada teman yang random adalah jalan ninjaku. hehehe Sebenarnya sesuai dengan prinsip pertemanan yang selama ini saya jalankan, ada batasan apa dan bagaimana saya memperlakukan teman. hehe. ngobrol, asal ngobrol dan ngalir, dan saya tidak berharap balik agar mereka membalas atau membaca pesan. dan pelajari bagaimana batasan uuntuk membahas topik topik yang mungkin mereka tidak suka. terlebih untuk saat ini, banyak sekali list pertemanan dengan gen z, mereka memiliki karakter yang berbeda dengan pertemanan milenial saya, wkwkwk dan asli sebenarnya banyak hal yang bisa dipelajari dan memicu kita agar bersikap seperti apa. tidak hanya itu sebenarnya lebih jauh, pertemanan seperti ini memberikan benefit, kita butuh info dari teman/ kenalan, kayak sekarang saya berada di Magelang, ini karena sapaan dan obrolan basa basi di awal. akhirnya nyambung dan menjadi teman ngobrol, tentang apa saja, kegabutan yang bermanfaat dan berfaedah. hehe Pertemanan memberikan benefit dan saling memberi manfaat. tidak ada yang salah dengan kegabutan ini, selama tidak merugikan dan orang lain. ada batasan mana yang menjadi bagian obrolan dan mana yang tidak,  dan menariknya sebgian teman saya saat ini tertutama pertemanan lelarian itu berawal dari sini, sering bertemu, mencoba untuk menyapa, tidak lama masuk ke obrolan singkat, begitu nymabung dan mungkin punya beberapa keperluan yang sama, lanjut saling tukaran nomor w.a ya udah, sejauh mana bertahan sejauh mana kita saling berkabar dan memberi manfaat, tidak semua bertahan, ada yang pergi dan menghilang karena sudah tidak punya keperluan engan kita, ada yang tetap bertahan karena masih menganggap ada manfaat dalam komunikasi ini. hehehe hehe welcome to my friends

Magelang,  13.  11.  2025
Pukul  : 08.01

12 November 2025

Lari Pagi Di Magelang

Tadi pagi, sengaja untuk berlari pagi untuk beradaptasi dengan cuaca kota magelang, meskipun pelaksaan borobudur marathon itu berlangsung di kabupaten Magelang, kawasan borobudur jaraknya sekitar 20-30 menit dari kota Magelan. Pemandangan kota magelang ini terbilang adem, di apit oleh 3 gunung besar dan aktif, merapi, merbabu dan sumbing.  Star jam 04.45 meskipun agak telat sic, tp ini sudah lumayan untuk menjajaki medan dan track di kota megelang, saya fokus di alun-alun kota madiun dan ke arah akademi militer dan begitu sampe di akmil betapa kagetnya ternyata saya berlari sekitar 8 K artinya jika kembali lagi saya berlari sekitar 15 K dipotong star dari kosan ke alun-alun. Udaranya lumayan dingin namun badan sudah terlanjut terbakar semangat, hehehe, awalmya hanya 7-8K ternyata tembus 14,14 K. sebenarnya ini sekalian untuk adaptasi cuaca dan rute dan sepintas mungkin tidak terlalu jauh dari Tarakan, bedanya hanya landai saja semantara di tarakan banyak tanjakan curamnya dan lumayan melelahkan. mungkin lebihh mirip dengan rute dalam kampus UI, semoga dengan adaptasi ini, semakin mempersiapkan diri untuk mengikuti borobudor marathon ahad ini. bismillah..



Magelang, 12. 11.  2025
Pukul  : 20.53

Motoran Pare - Magelang

Kemarin pagi, saya melakukan perjalanan dengan motor kembali menuju kota magelang untuk mengikuti Borobudur Marathon. Perjalanan di star dari Kosan, Jalan flamboyan, menuju daerah papar melalui simpang tugu depan RSUD Kediri Pare, perjalanan lanjut hingga melewati stasion papar dan masuk di wilayah nganjuk, perjalanan cukup panjang terus masuk ke wilayah kabupaten madiun, tadinya mau kabari teman namun rupanya dia madiun kabupaten, terus lanjut sebelum masuk ke daerah ngawi yang menjadi daerah perbatasan jawa timur dengan sruagen / jawa tengah. Begitu masuk sragen, masuk wilayah jawa tengah karang anyar, yang berbatasan dengan kota surakarta. Sempat mengambil foto keperluan melapor ke teman dan keperluan story, hehe, pas di solo sempat memotres underpass joglo surakarta, dan rupanya jalur untuk ke magelang tidak memamsuki daerah dalam kota solo hanya melintas di jalan achmad yani yang menjadi jalan utama di solo dan lanjut menuju Boyolali. dan di  boyolali perjalanan cukup panjang dan jauh, begitu menuju Magelang kota, tanjakanpun di mulai, hehe dan disambut dengan hujan deras sejak mau star tanjakan, untungnya sudah menyiapkan jas hujan namun masih tembus ke celana, kayaknya kurang rapi saya gunakan jas hujannya. tapi tas-tas dalam kondisi aman, dan tadi itu sempat minta tolong sama orang random untuk narikkan bagian belakang jas hujan biar tas aman dari basah. setelah perjalanan yang cukup panjang akhirnya tiba di kontrakan dan disambut oleh pemilik rumah dan begitu terkejutnya rupanya ini kontrakan dalam bentuk rumah bukan kos-kosan. alhamdulillah malamnya berjumpa teman lari yang memang sudah lama tinggal di magelang dan tugas di sini. udara di magelang mirip bandung. ;)

Magelang, 12.  11.  2025
Pukul      : 20.14 

11 November 2025

Pare, See U again


Tiba-tiba terbangun tengah malam, karena tidur lebih awal meskipun tidak awal-awal banget, ya sekitar jam 22.30 saya sudah terlelap. saya terbangun untuk membereskan beberapa barang yang memang benar-benar terlelap, terlebih di pare hujan dan saya dan beberapa teman yang masih stay di pare janjian untuk makan malam. lama ngobrol, terus lanjut di camp, setelah itu saya izin pulang. Pengalaman di pare sangat-sangat luar biasa, mengikuti dua program yang benar-benar saya butuhkan dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. program pertama saya mengikuti TOEFL, dengan harapan bisa mencapai target skor 530 sesuai dengan standar LPDP, alhamdulillah lebih dari itu yang saya dapatkan. Program kedua, saya ikut kelas basic speaking, untuk membantu saya memulai untuk mau berbicara bahasa inggris dan belajar untuk memperbanyak vocab, alhamdulillah, sudah muncul keinginan berbahasa inggris meskipun masih terbatah-batas, tapi insyaAllah masih tetap bisa memulai dengan bahasa sederhana dan vocab yang ada. mudah-mudahan, selama 6 minggu di pare membantu banyak hal untuk saya mau dan konsisten belajar dan terus belajar bahasa inggris dan kayaknya saya bakalan balik lagi ke pare untuk kembali memperkuat bahasa inggris. 


Pare Kediri, 11. 11. 2025
Pukul : 02.45

10 November 2025

Lepaskan bayang banyang gen Z

Hampir 7 minggu bersama gen z begitu  banyak pengaruh dan kedekatan selama di Pare, dan menjadi catatan besar bagi saya dan termasuk pencapaian mungkin bisa dibilang seperti itu, karena bisa masuk ke dalam obrolan gen z, melepas identitas dan status yang ada di dalam diri saya itu sudah luar biasa perjuangan dan membutuhkan energi untuk bisa beradaptasi. finally, hari ini menjadi hari terakhir saya bertemu secara rutin dan bukan berarti saya melepaskan dan mengabaikan bahkan membuat boundaris, mungkin saya sangat tidak bijak jika saya benar-benar melepaskan semua. lebih tepatnya menempatkan secara proporsional.  Melepaskan bayang-bayang gen Z bukan berarti melupakan, namun lebih melihat kapan dan seperti apa berinteraksi, karena semua generasi ada ada ciri khas dan ada target yang dicapai dan keinginan yang diharapkan bisa terwujud. kemarin kami sama-sama mengejar asa, saat sekarang mewujudkan impian dengan cara masing-masing tanpa melupakan untuk saling support, saling jaga dan saling mengingatkan jika dibutuhkan. hehe

Pare Kediri, 10. 11. 2025
Pukul : 22.26

09 November 2025

Berbaur dengan Gen Z Again

Cerita dalam dalam satu minggu terakhir, benar-benar amazing. ketika saya mencoba untuk tidak terlalu terbuka ketika mengikuti kelas speaking dari Peace, menganggap saya cukup kenal di kelas aja. namun ternyata berlangsungnya waktu, ternyata kecairan kelas itu tidak bisa dihindari. kami saling ngobrol dan saling berbaur. Beberapa anggota juga sering berjumpa dan menjadi patnert dalam speaking. ternyata juga berlanjut di luar kelas, ada beberapa teman menjadi teman diskusi, hanya sekedar mengkonfirmasi apa yang sudah didapatkan di kelas. hari terakhir kelas reguler dimulai kamis malam, ketika harus ujian di depan tutor, saya ke kosan teman untuk mampir dari pada balik ke kosan lumayan jauh dan sekalian mempersiapkan ujan. pada saat menunggu sudah pasti kembali bertemu dengan member kursus, ada yang ngajak ngobrol, ada yang hanya diam, ada yang aktif memulai percakapan, ada yang harus disapa duluan dan di hari jum'at khususnya di kelas mis erika, benar-benar saya merasakan baru ngobrol dengan teman, selama ini hanya 1 atau 2 itupun karena sering menjadi patnert diskusi. Beberapa diantaranya itu memiliki kemiripan hobi, dia suka mendaki, saya suka trail, hehe, terus ada Tangeran, menjadi jembatan untuk ngobrol meskipun saya hanya di depok, dan pas kebetulan dia berencana mau masuk UI untuk mengambil profesi arsitekturnya. Malamnya kami kumpul mungkin karena beberapa diantara kami akan pulang dan ada yang tetap lanjut hingga desember nanti. besoknya janjian dengan teman untuk jogging dan untuk pertama kalinya obrolan kami agak cair meskipun selama ini sudah ngobrol mungkin karena dibatasi dengan banyaknya kelas dan pasti efek lelah. Ada beberapa teman ini penasaran dengan aktivitas saya, saya jawab apa adanya, dan semakin mengkaburkan diri, hehehe memang belum terlalu nyaman jika membahas pekerjaan, bukan kata dosen yang saya ucapkan, tapi mengajar. Hanya satu diantaranya yang benar-benar kepo dan meminta IG, karena sering menjadi patnert diskusi, saya kasih aja, tp tidak menawarkan atau menanyakan ke orang lain. heheh obrolan yang bisa nyambung ini juga terkait dengan pengalaman di sebelumnya di VIP dan memang menjadi tantangan buat saya untuk bisa masuk dalam obrolan gen Z meskipun tetap mempertahankan orisinalitas sebagai generasi milenia, tidak terjebak dengan kata-kata yang mungkin tidak confort untuk kami, dan bisa memahami kondisi gen z yang meletup meletup dan tidak bisa diprediksi. hehe

Pare Kediri,  09.  11.  2025
Pukul  :  19.14

04 November 2025

Ngobrol via w.a hingga 1 jam lebih

Tadi siang begitu, lagi istrahat, teman kuliah saat S1, ngirim w.a dengan templete "dosen" bro lagi dimana? sibuk kah ? boleh nelpon. saya langsung nelpon teman, dan dimulailah obrolan, dan saya yakin akan banyak pokok bahasan yang bakalan diobrolin. dibuka dengan menanyakan teman yang sebelumnya sudah dikontak untuk titip buku, tapi sampai sekarang tidak memberikan kabar, sehingga teman kesulitan untuk menitip buku yang diwariskan ke saya sebagai modal untuk perkuliahan awal S3. lanjut pebincangan, mengenai pengalaman dia selama lanjut S3, dan terkhusus saat promosi doktor, karena dihadiri oleh 3 guru besar UI, bagi saya ini bukan orang sembarangan, guru besar menghadiri bukan mahasiswa yang diuji atau dibimbing katanya dia sering terlibat dalam kegiatan guru besar tersebut dan satu hal adalah menjadi sipen mata kuliah sehingga akan sering sekali berkomunikasi dengan guru besar.  Sebelumnya juga dia bahas mnengenai tahapan pertama untuk riset S3, apakah kualitatif atau kuantitatif, harus dikerjakan sendiri sehingga bisa mengetahui fenomena yang ada. dan ini menjadi dasar untuk tahap.  selanjutnya. apakah menjadi pengembangan model, pengembangan instrumen atau granded teory. tidak lama melanjutkan perbincangan mengenai guru besar keperawatan, ada yang mengalami pro dan kontra, sampai ada obrolan antara teman dengan beberapa dosen, katanya perlu orang dalam untuk memuluskan jalan menjadi guru besar, hehee. teman ini tidak lupa mengingatkans saya untuk mengurus jabatan fungsional, mengurus tugas belajar dan sebaiknya mendatangi dikti di senayan agar bisa mengetahui langsung progress keperluan kita. Tanpa disadari percakapan kita diakhir dan begitu kagetnya saya ternyata kita sudah ngobrol 1 jam lebih dan teman akhirnya mengakhiri obrolan dan kembali dia ingatkan dia bakal balik ke papua tanggal 10 dan mendapatkan diskon dari maskapai garuda.

Pare Kediri,  04.  11.  2025
Pukul  : 21.54

Salah Sangka

Setelah beberapa hari tidak menjalin komunikasi, akhirnya tadi pagi saya mencoba berbasa basi dengan salah seorang teman, yang cukup dekat selama ini. Saya ajak untuk sarapan pagi, ini juga membutuhkan energi untuk mengirim pesan, entah kenapa pengen saja berbasa basi, dibalas karena tidak ada kendaraan untuk menyusul di tempat kami sarapan.  saya bilang tungguin, ketemu disana. Begitu sampe di cem, saya bilang ketemu di depan, dengan alasan tidak ingin ketemu dengan ceo kursus, hehehe. tak lama berlangsung, dia tiba-tiba dia ngomong, sir, saya lagi punya beban pikiran, 2 hari ini sudah gak fokus dan benar-benar mengganggu. tidak lama setelah bercerita, saya kaget dan terkejut, apakah dua hari ini sejak ujian, ada beban yang belum bisa dipecahkan. saya hanya menenangkan sejenak, dan menyampaikan ga usah dulu banyak pikiran, saat ini, pergi nyari sarapan dulu. Setelah menentukan tempat di mbak lala, sambil menunggu pesanan dan teman yang lain nyusul, dilanjutkan cerita, saya kembali memberikan support bahwa apa yang dialaminya itu juga dirasakan oleh orang lain, ada beberapa teman menceritakan itu. meskipun itu masih belum bisa banyak membantu. hingga siang hari ketika lagi menunggu teman yang lain untuk mereka berkunjung ke suatu tempat, saya kembali mengingatkan, bahwa tidak ada masalah dengan apa yang sudah dijalani dalam 2 hari ini, meskipun jika memang sudah jalannya di terima di kampus yang dituju, berarti memang sudah jalannya dan itu sudah menjadi takdir yang sudah ditentukan, meskipun masih menunggu pengumuman resmi. dia menceritakan kekhawatirannya namun saya kembali meyakinkan bahwa kondisinya tidak seperti dalam pikirannya dan benar-benar harus yakin bahwa kalau memang sudah jalannya maka tidak ada yang bisa menghalangi dan perjuangan sebenarnya adalah ketika kuliah dan harus membuktikan bahwa bisa kuliah dengan lancar sekaligus menepis kekhawatiran orang2 yang meragukan dengan bidang yang diambil yang dianggap tidak linear. Yang membuat agak sedikit tenang ketika saya tahu dia mau mengikuti saran, jika pengen mengunjungi suatu tempat, jangan sungkan untuk meminta bantuan dengan pinjam motor. tanpa panjang dan basa basi segera saya kasih kunci motor dan silakan gunakan. Pelajaran pentingnya, untungnya ketika 3 hari tidak berinteraksi saya tidak menceritakan kepada siapapun mengenai kekhawatiran atau lebih tepatnya persepsi saya sendiri. untungnya saya menelannya sendiri sambil mendoakan semoga kekhawatiran saya tidak benar adanya. Mungkin saya terlalu tinggi berekspektasi namun saya mungkin lupa bahwa teman ini masih tumbuh dan berkembang, masih perlu banyak hal untuk mematangkan pikiran dan dalam mengambil kesimpulan, saya jangan menghindar karena ada hal yang tidak sesuai ekspektasi, mending tahan sejenak cari waktu yang tepat untuk membuka komunikasi. semoga semua baik baik saja

Pare Kediri, 04.  11.  2025
Pukul  :  21.03

02 November 2025

Lika Liku Pertemanan

Makna bersilaturahmi adalah menjalin kembali kasih sayang dalam pertemanan. Silaturahmi identik dengan moment lebaran, namun begitu lama harus menunggu itu. Kita bisa saja menjalin kembali silaturahmi jika dalam pertemanan ada hal positif yang sudah didapatkan selama ini. dalam bahasa populernya ada "take and give" memberi dan menerima, terciptanya timbal balik yang positif. Kita berjumpa dengan banyak orang dalam ruang dan bingkai yang berbeda-beda tidak semua benar-benar menjadi teman, kebetulan kita lebih sering intens bertemu namun lanjut dalam obrolan berikutnya setelah pertemuan pertama dan kedua, menjadi tantangan tersendiri dan belum tentu bertahan dan berlanjut. Hal sederhananya, ketika berjumpa dengan orang baru, bisa saja mereka akan meminta nomor kontak w.a dan sosmed, diawal-awal mungkin akan sering melakukan komen dan membalas pesan, namun semakin bergantinya waktu, tiba-tiba balasan w.a menjadi jarang, dan kembali ke setelan awal, menjadi orang yang sebelumnya tidak kenal. Demikian pula, pada suatu moment, kita merasa dekat dengan seseorang, sering berpergian bersama, ngobrol, saling bercanda di sosmed, cepat memberikan respon bahkan berbagi cerita, kita berusaha membantu dan mencarikan solusi namun menjadi hal sangat berbeda ternyata, kita sendiri tidak memberikan feedback positif bahkan iktikad baik itu memang benar-benar tidak ada, nampaknya selama ini hanya dijadikan pengisi waktu atau pas kebetulan ada keperluan dan kepentingan, kita bukan bagian prioritas, dia masih lebih percaya dengan orang lain :( bukan kita yang dijadikan kawan yang baik.  bahkan kita cenderung lebih lelah memikirkan, apalagi jika ada moment, teman tersebut tidak menunjukkan itikad baik, dan merasa biasa-biasa saja :( sakit, sudah pasti, tapi tidak perlu berlama-lama. ada satu moment karena lupa untuk menjalankan amanah, dan dia sadar dan meminta maaf, tapi sudah terlambat, kita hanya butuh orang yang menjadikan kita bagian prioritas bukan hanya bagian untuk mengisi waktu. hehehe saatnya untuk menentukan pada siapa kita harus bercerita, kepada siapa kita harus berbagi dan kepada siapa yang harus benar-benar effort untuk membantu. Tapi sudahlah, mungkin karena lagi sial aja, hak kita untuk membuka dan menutup pertemanan, kita butuh untuk kesehatan mental, kita butuh untuk kebaikan diri kita sendiri. kita harus bangkit dan menjauh dari pertemanan yang kurang baik ini, positifnya kita harus benar-benar berhati-hati agar tidak mudah baik dengan orang. Dulu, saya memilki pengalaman serupa, mungkin karena ada masalah dengan pasangan teman ini, komunikasi kami jadi berjarak, dan diposisi itu saya benar-benar paham, mungkin teman ini butuh waktu untuk cooling down, dan saya tidak mempermasalahkan itu. sampailah suatu waktu kami bertemu di jalan dan kembali ngobrol, alhamdulillah sekarang sudah melunak seperti sedia kala. Cerita lain banyak, bahkana ada yang menjadi asing, bahkan seolah tidak pernah kenal sama sekali. setiap orang punya hak yang sama dalam menentukan sama siapa berteman, bukan memilih atau membeda-bedakan namun lebih kesatu frekuensi.

Kediri Pare, 02.  11.  2025
Pukul  : 17.14

Boundaries, Membuat Jarak

Pertemanan tidak selamanya berjalan mulus, ada saja hal yang mebuat tidak nyaman, ada hal yang nampaknya belum bisa terima secara akal sehat namun kita tidak bisa mengungkapkan itu. Dalam beberapa situasi, nampaknya pertemanan yang sehat menjadi hal yang benar-benar langkah, ketika kita berinteraksi, ada  nilai yang saling bertukar, ada tranfer energi baik positif maupun negatif. entah apa apa saja mulai dari hal yang positif, ada juga yang negatif, dan biasanya ketika sudah ngumpul "gibah" menjadi hal yang tidak bisa dihindari. ada ada saja. Dalam komunitas lari, sebagian besar anggotanya itu seumuran dengan saya, dalam usia seperti sekarang ini, obrolan basa basi dan ngilur kidul menjadi bagian yang sering ada ketika ngopi dan ngumpul. dalam usia mencapai 43 tahun ini, rasa-rasanya waktu menjadi hal yang sangat penting untuk tidak membuat diri semakin absurd. demikian juga ketika saat ini, selepas mengikuti kursus di dua lembaga yang berbeda, sudah harus ada batasan yang tegas, namun tidak kaku, dalam ruang kursus saya benar-benar harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada dan benar-benar harus menjaga jarak agar identitas sebenarnya tidak terungkap. wkwkwkwkwk. dan ada juga selepas dari program TOEFL yang sebagian besar gen Z dan fresh graduate, ini yang harus benar-benar memposisikan diri, kapan harus berkomentar, kapan harus mengirimkan pesan dan yang terpenting, saya harus sadar bahwa target dan tujuan akhir kami pasti berbeda, sebagian besar fokus untuk melanjutkan pendidikan, sementara saya lebih fokus untuk mengejar gelar S3. Mungkin saya membuat boundaries, kapan harus berbaur kapan harus menjauh. hehe ini bukan berarti menjaga jarak namun lebih belajar memposisikan diri.


Kediri Pare, 02.  11. 2025
Pukul  : 13.26

01 November 2025

Pengalaman Belajar Program Speaking

Ada pengalaman seru ini, selama mengikuti program speaking di Peace, yang memang fokus untuk speaking. Sejak minggu lalu bergabung sudah banyak cerita seruh. bukan hanya ada fakta menarik. wkwkw. Pelajaran pentingnya selama menjalani dua kursus yang secara target cukup berbeda. Jika selama di VIP, sebagagian besar pesertanya adalah fresh graduate, dan ada beberapa yang persiapan lanjut S2, namun yang paling unik adalah mengikuti kursus speaking di Peace. Sebagiannya masih ada kuliah dan sebagiannya lagi baru lulus SMA. uniknya di Peace ini, program reguler itu, kelas kita pilih sesuai keperluan sehingga setiap kelas, jadi akan bertemu dengan orang yang berbeda-beda dengan tujuan dan motivasi yang berbeda pula. Fakta menariknya mereka yang ikut test ini menganggap pesertanya ini, seumuran dengan meraka, hmmm artinya umur saya, ga jauh berbeda dengan mereka. dan ini sebenarnya penting untuk memudahkan dalam berkomunikasi, mereka tidak terbebani atau saya sendiri tidak merasa tertekan dengan umur. wkwkw, selama seminggu ini aman sic, bahkan ada yang mengganggap sy masih kuliah (benar sic, akan kuliah S3, hehe), pernah juga saya menyampaikan kalau umur saya sekitar 35, itu juga masih ada yang ga percaya, mungkin ada baiknya saya bilang umurnya 32 tahun, 10 tahun lebih muda dari yang seharusnya. heheh. fakta menariknya juga adalah ketika kita bercerita tentang pengalaman, ada bocil yang berbecerita tentang pengalamannya dan selepas cerita dia bilang, hanya cerita2 aja, itu bo'ongan dan saya kira itu fakta. wkwkwkw dan ini terjadi bukan sekali, kayaknya kalau disuruh bercerita pasti seperti itu.  dan saran ini cukup mujarap dan saya gunakan di kelas lain. wkwkwkw seseru ini kelas speaking di peace dengan segala hal yang bisa bikin senyum.

Surabaya, 01.  11.  2025
Pukul  : 08.45

Ya Begitulah :)

Sebenarnya ini ditulis minggu lalu, tepatnya tanggal 23 oktober, ketika saya mengalami hal yang terbilang "kaget" sempat berpikir, ini orang sudah disempatin untuk ditemani belajar, malah langsung pergi, tanpa ngomong apapun. wkwkwkw, mungkin saya yang terlalu exited, mau mengajari, tapi belum tersambut dengan baik, padahal cukup dekat, namun berarti akan cocokan terus, bahkan sebelum kejadian pagi, sempat bercerita lama selepas subuh sampe nyari sarapan bareng. Setelah kejadian dan tulisan ini, saya sudah menyampaikan langsung sama orangnya, kebetulan pas bertemu, sambil bercanda saya bilang, kok tiba2 menghilang padahal sudah mau ditemani belajar wkwkwk, dan responnya biasa aja mungkin karena dia fokus sama teman yang pas ada di depannya wkwkw, katanya semalam nyari teman yang lain (nunjuk orangnya di depan). hmmm baiklah, tidak jadi masalah, saya yang perlu rem nampanya, luh butuh, saya kasih, luh ga butuh, gpp, ga ada untungnya buat saya. dan actually, tidak ada masalah dengan kami, semua biasa-biasa saja, hanya menjadi catatan buat diri saya, untuk tidak terlalu "melihat" orang lain dalam kacamata sendiri, mungkin lebih tepatnya lebih memahami "karakter" orang dari pengalaman dan interaksi yang sudah-sudah, sehingga ga usah generalisir. Interaksi hampir 1 bulan sudah menjadi catatan buat diri, bagaimana harus bersikap dan berkomunikasi. terlebih jarak usia yang cukup jauh. bisa jadi perbedaan persepsi dan pola pikir termasuk culture yang cukup berbeda dan sebenarnya sudah tahu "karakterk" dari selama berinteraksi dan berbagi cerita tentang apa saja, terbilang sering ngobrol, ga perlu drama-drama, tidak ada masalah sama sekali kok, hanya menjadi pelajaran buat saya untuk bersikap. hehehe aauuuuuuuuuu.  berikut kekagetan saya setelah beberapa saat begitu mengalaminya dan saya menulisnya di email, mumpung masih anget :

 

Pengalaman berinteraksi dengan orang2 baru. Ada saja salah satu orang yang dirasakan cocok dalam berkomunikasi namun dalam beberapa moment apa yang terasa janggal. Benar bahwa tidak semua manusia sempurna, pasti ada kelemahan, ada moment kita benar benar cocok dan bisa sepadan namun disisi lain ada hal yang nampaknya kurang sreg. Tidak semua harus sepadan dan sreg. Apalagi jika dilihat kembali dari segi umur, masih tumbuh dan mencari identitas atau menunjukkan identitas yang kuat. Mungkin kita terlalu besar ekspektasi kepada orang lain namun orang lain tidak membaca itu. Kita berharap banyak kepada orang lain namun orang itu tidak melihat harapan itu sebagai sesuatu yang positif. Pada akhirnya semua kembali ke diri masing2 dan saya juga kembali ke prinsip diri, kita hanya menyarankan dan berharap itu yg bisa dilakukan namun berpulang ke orang itu, tidak ada kesan untuk memaksa dan yang hanya bisa kita lakukan ada menyarankan dan menyampaikan. Memang saya perlu kembali mengingat beberapa moment yang memang kurang sreg, dan sebagai pengingat, oo iya, kita tidak bs berbuat banyak.. kembali ke diri orang itu meskipun kita sdh anggap sebagai kawan dekat namun kita tidak punya kuasa yg mengatur. Dirinya ada dirinya.. dia tumbuh dan berjalan sesuai nalar dan keinginannya, kita hanya salah satu bagian besar referensi yang bisa digunakan bisa juga tidak. Hanya dia yg tahu dan biarlah menjadi misteri.

 

hmmm, intinya setelah kejadian itu, saya paham, saya tetap menjalin komunikasi, bahkan saya yakin, teman ini ga pernah memikirkan kejadian ini, menganggap biasa saja. bahkan untuk bilang "maaf" tidak ada. wkwkwkw, gak perlu juga sic, bukan dia yang bermasalah, kitanya yang bermasalah, seharusnya bisa memposisikan diri. seperti hukum pertemanan selama ini, kita merasa dekat dengan orang itu, dia merasa biasa, respon itu hal yang biasa. bukan hal yang perlu dan tulisan ini cukup untuk diri saya sendiri. wkwkwk untuk memulihkan mental diabaikan teman sendiri. sudah lah ga ada masalah sebenarnya, ini hanya dikenang dan dijadikan pelajaran dalam bersikap. hehe

 

Surabaya, 01.  11.  2025

Pukul  : 07.30

Satu November

MasyaAllah, hari ini, memasuki satu november, berarti sudah 10 bulan terlewati ditahun 2025, pertanyaan mendalam, sudah melakukan kebaikan apa di tahun ini? sudah sejauh mana melangkahkan kaki dalam mencari keridhoaannya. sudah berbuat apa untuk kebaikan dan pengembangan diri sendiri. Bulan 9 dan 10 menjadi bulan saya kembali ke tanah jawa untuk mengupgrade diri, mengejar apa yang selama ini menjadi impian, mengejar Toefl dan mengikuti kelas essai untuk persiapan pendaftaran LPDP dan juga untuk mengembangkan diri dalam berkemampuan speaking. Bulan oktober menjadi titik dalam meraih impian, dimulai dari ini, menemukan asa kembali, membuka harapan yang sebelumnya telah tertutup. Memanfaatkan peluang yang kembali. Bulan november ini menjadi bulan penuh persiapan, berkelanjutan dari apa yang sudah dilakukan sebelumnya, diraih dan diupayakan dengan serius dan yang terpenting terus berusaha untuk meraihnya, belajar dari pengalaman diri sendiri dan orang lain, belajar dari kegagalan diri sendiri, belajar dari apa yang seharusnya dilakukan, bukan dari apa yang diinginkan, coba kembali melihat templete dan pedoman, pelajari dan terus pelajari, lihat apa yang menjadi kelemahan diri dan perbaiki dan kembali evaluasi. Hari ini saya berada Surabaya, untuk keperluan berjumpa teman, dan untuk menghilangkan kepenatan.. hehehe menjadi notis buat diri saya, bulan november saya harus menyelesaikan tulisan 25 demikian juga untuk bulan desember. semangat..

Surabaya,  01.  11.  2025
Pukul  :  06.30

23 Oktober 2025

Tidak Enaknya jadi People Pleaser

Menjadi orang yang ga enakan itu memang sulit, harus mendahulukan emosi dan rasa senang orang lain dengan mengorbankan diri kita. secara literatur AI, orang yang mengalami ini lebih karena kebutuhan rasa nyaman, kebutuhan validasi dan pengalaman di masa lalu. Perasaan cemas akan keterlanjutan hubungan menjadi salah satu alasan pemicunya, takut konflik, takut mengalami penolakan dan merasa harus bertanggungjawab dengan perasaan orang lain. dan dari sebagian ini adalah yang saya rasakan saat ini. sedih, alhamdulillahnya saya memncoba untuk pelan-pelan menghilangkan. sejak bekerja di Tarakan, saya hampir diperhadapkan dengan kondisi ini, saat bergabung dengan komunitas juga sering diperhadapkan ini. Dulu saya menyebutkan, menjadi lilin dalam pekerjaan, selalu menyinari meskipun harus menderita. Saya dihadapkan dengan hal hal ini selama ini, ketika saya akan mengambil keputusan tegas pasti akan dilema, apa harus tetap maju atau memilih meninggalkan demi kesenangan / orang lain. Fun fact nya, selama 3 minggu di Pare, saya bersebelahan duduk dengan teman yang baru selesai S1 psikologi, ada moment yang saya bilang, wa ga enak ini, karena terkesan saya lebih mengutaman diri sendiri, teman ini ngomonr, sir jangan jadi orang ga enakan, lantas saya bilang pleasure people ya dan dia luruskan people pleaser. Kemarin saya sempat kembali berkomunikasi dengan teman ini, saya ceritakan bahwa saya baru saya mengatakan untuk tidak jadi menepati janji dengan teman hanya karena alasan saya diawal ketika buat janji "ga enak" saya sadar untuk bertemu itu tidak mudah apalagi dia menyampaikan hotel dia nginap cukup jauh sementara saya sudah ada janji sama anak-anak untuk bertemu malam ini. tapi perasaan ga enak itu sangat besar, sehingga saya harus memutuskan dan menyampaikan kepada teman permohonan maaf karena saya harus benar-benar harus balik ke pare. teman sic easy going aja, sayanya yang ga enak sampe merasa bersalah. paling tidak saya sudah belajar untuk tidak merasa harus bertanggungjawab dengan perasaan orang lain dalam perkara seperti ini. saya bilah keteman yang tadi, meskipun ga enak tapi harus disampaikan. Tadi pagfi ketika berbincang dengan teman secara tidak sadar saya mengidentifikasi permasalahan saya dengan temapt kerja, lebih banyak " ya ga enak" padahal bisa jadi teman kerja ini tidak pernah memikirkan itu dan merasa baik baik saja atau ada yang membuat kita merasa bersalah dan harus mertanggungjawab dengan masalah yang ada, tidak tahu diri., tidak tahu berterimakasih, padahal kurang apa lagi bekerja sudah hampir 18 tahun. bismillah, perasaan seperti ini harus diidentifikasi karena jangan sampai merugikan diri kita sendiri dan orang lain menikmatik dan mengontrol diri kita agar bisa mengikuti apa yang dia mauhik :(

Pare Kediri, 23.  10.  2025
Pukul  : 09.09

22 Oktober 2025

Reunian dengan Kawan S2

Sore ini, saya bertemu kawan S2, pertemuan ini pertama kalinya setelah lepas S2 tepatnya bulan agustus 2018. kebetulan saya yang duluan beres dan wisuda di bulan 7,  2 kawan ini mengukuti jalan normal yang beres yudisium bulan 8 dan wisuda di bulan 11. Ini juga menjadi janji saya suatu saat akan bersilaturahmi, setelah mencari waktu yang pas, kebetulan posisi saya juga lagi free, saya bersilaturahmi ke surabaya. kami bertemu di kafe dekat kampus mereka, cuman nyaman untuk ngobrol dan menghabiskan waktu dengan bercerita, bercengkrama  mengenang masa-masa yang sudah dilewati saat S2. mulai sering ngumpul dan pergi bareng, san salah satu teman ini adalah teman jalan, kami sering barengan ke pengajian, wisata sampe ke gazibu unutk olahraga. melawati masa-masa kritis dimana teman ini mengalami kesulitan dalam konsultasi karena pembimbing 1 nya naik haji, bertambah pusing karena melihat yang lain termasuk saya sudah selesai yudisium. Untungnya teman in tetap survive dan mendapatkan solusi untuk pembimbing digantikan sama dosen hyang stand by. Selepas bercerita, kami lanjut ke kampus unair sekalian menunggu shalat maghrib sebelum akhirnya saya kembali ke Pare. saya pulang bawa oleh2 kopi aceh :)  alhamdulillah, indahnya silaturahmi


Surabaya, 22.  10.  2025
Pukul  : 15.59