Apa perbedaan yang mendasar yang saya alami ketika saya kuliah S2 di Bandung dan Lanjut Spesialis di UI- Depok. Pertama, perbedaan itu tentang bagaimana mengatur keuangan, saat di Bandung, benar-benar saya mengalami kemandirian finansial, karena saya mendapatkan beasiswa full, mana kebutuhan hampir terpenuhi, bedanya sekarang saya benar-benar kekurangan 😥😢 Kedua, selama di Bandung banyak pergaulan saya di luar pertemanan perkualiahan, sekedar menambah-nambah pertemanan, sementara saat ini, di Bogor lingkaran pertemanan saya hanya teman di kampus, di mesjidpun belum ada jamaah yang benar-benar mengajak ngobrol, individualisme orang jakarta benar-benar terasa. Ketiga, Saat di Bandung, banyak kesalahpahaman antara saya dan istri, mungkin karena sikap saya yang masih kacau balau, terlalu merasa tersakiti padahal saya sendiri yang memulai dan tidak menyadari akan kesalahan-kesalahan yang saya perbuat, meskipun selama di Bandung lingkaran pertemanan di kampus, di kelilingi orang-orang saleh namun di luar itu ada orang-orang salah. Untuk di Depok, alhamdulillah, masalah tidak seperti dulu, ini tidak lain istri sudah ada kesibukan bekerja dan aktifitas lain, sewaktu saya kuliah di Bandung, reel istri hanya mengurus anak-anak sementara sejak dulu sudah terbiasa bekerja, begitu selesai kuliah, istri menjadi guru perintis di SD Al Mustaqim sekalian menjadi sekolah anak kami, zilan yang saat itu menjadi murid angkatan pertama. Kedekatan saya dan keluarga saat ini sangat terasa, waktu di Bandung benar-benar kayak ada tembok besar walau sbenarnya tidak ada masalah serius banget, hanya kesalahpahaman kecil aja, saat ini lebih saling memahami. dulu itu istri benar-benar tidak ada pengalihan selama di rumah dan di tambah lagi, alhamdulillah kami diberikan karuniah tambahan dengan kelahiran si bungsu aqilah sehingga senambah kesibukan istri dan perhatian tidak hanya fokus ke satu titik. keempat, dulu di bandung, kadar keimanan saya benar-benar rapuh, maskipun masih rutin shalat berjamaah di mesjid, sering mengikuti taklim dari ustad-ustad kondan, aa gym, UAS, UAH itupun belum cukup untuk menjadikan pribadi saya yang tangguh, alhamdulillah saat ini, kedekatan saya dengan Allah subhannah wata'alah begitu dekat terasa, sekat-sekat ruang kosong, tertutupi dengan merasakan nikmat iman yang diberikan, meskipun tidak rutin menguti taklim, namun shalat di mesjid masih terjaga. itu juga yang menjadi alasan hingga tinggal di kos yang sebenarnya lumayan jauh dari fakultas. Semoga perbedaan-perbedaan itu menjadi pelajaran yang bailk buat diri saya dan keluarga, semoga saya dan keluarga senantiasa mendapat tuntutan dari Allah subhannah wata'alah. aamiin ya rabbal alami
Depok, 27. 11. 2024
Pukul : 22.22