31 Januari 2023

Kembali Keniat masing-masing

Ada semacam kekhawatiran jika saya memposting sesuatu itu niatnya pamer , biar dibilang, padahal tidak sepenuhnya benar, apa yang diupload itu, bagi saya hanya menyampaikan aktifitas yang sudah dilakukan beberapa saat yang lalu atau bahkan membantu menyebarkan informasi atau bahkan membantu promosi sesuatu, bukan sekedar itu saja, bisa jadi sekedar ikut mendakwahkan sesuatu, barang kali ada yang tertarik dengan apa yang dishare, yang jelas yang harus benar-benar diluruskan adalah niatnya untuk apa, kalau sekedar mencari pujian, wow,. kasian banget, kalau hanya ingin diapresiasi, lebih-lebih lagi, lebih banyak sakit hati karena belum tentu kita mendapatkan apresiasi seperti yang ada diharapkan. Banyak tujuan yang ingin orang harapkan dalam story-story yang dibuat, dan yang paling menyesahkan dada adalah jika apa yang kita dianggap pamer atau menyombongkan diri.. namun bukan kuasa kita bisa mengendalikan anggapan itu, kita sudah niatkan untuk hal yang baik, mungkin bisa jadi ada orang lain di luar sana yang seperti itu, niatnya hanya untuk seperti itu, bagi saya tidak ada masalah semua dikembalikan ke diri masing-masing termasuk orang sudah menuju kita macam-macam, so, enjoy aja brother. Jangan mudah menyimpulkan sesuatu hanya dari story, apalagi untuk saya yang punya dua nomor w.a, nomor yang difokuskan untuk kerja benar-benar adem ayem hanya untuk keperluan kerja semata, terlalu banyak pertimbangan untuk membuat story, entah inilah, entah itulah termasuk menjaga pandangan dan anggapan orang-orang, takut disalah artikan, intinya kesan yang muncul untuk saya adalah jaim (jaga image)  namun itu tidak berlaku di nomor  kedua yang banyak teman rekan lari, benar-benar mengungkapkan kondisi yang happy-happy saja, aktifitas lari dan lainnya, bahkan sengaja mengupload hanya ingin melihat respon yang sudah ditargetkan wwkwkwkwkw. karena ada niat terselubung., sekali lagi ini masalah niat, jangan cepat menyimpulkan kalau bisa menyesuaikan dengan story orang, kalau ada kabar bahagia melalui story berikan apresiasi, kalau ada kabar sedih atau duka berikan support jika ada yang lagi galau/ curhat kasih solusi. itu saja dan jangan dibawa ribet. hehehehe 

Tarakan, 31 . 1 . 2023
Pukul   :  07.43

Loncat dari ketinggian (Goa Halo Tabung)

Masih tentang perjalanan wisata kepulauan Derawan kemarin. Ini masih terkait dengan uji nyali melombat dari ketinggian di goa Halo tabung yang berada di pulau Maratua. Awal diinfokan sama tour guide (mas Alan) saya merasa cuek-cuek saja, ini biasa saja, pernah dulu suka melombat-lombat sewaktu kecil, namun saya hampir terlupakan bahwa saya adalah salah satu orang yang takut ketinggian, belum berani menginjakkan ujung kaki di atas ketinggian. entah itu apa saja, spontan mindset kaki langsung gemetaran. entah sudah merasuki alam bawah sadar seketika itu juga nyali ciut untuk melangkahkan kaki. Itu yang saya alami ketika kami berkunjung ke Goa Halo Tabung.  Saya memperhatikan, kayaknya tidak begitu terlalu tinggi, dalam bayangan saya, lumayanlah, ketika beberapa teman sudah duluan loncat saya menyusul. begitu sudah mengajukan diri untuk loncat, dan saya beralih keposisi siap loncat, posisi sudah siap, semua sudah menghitung 1 2 3 tiba-tiba saya langsung duduk ketakutan wkwkwkkw, akhirnya semua tertawa dan meneriaki, saya kembali posisi berdiri dan bersiap untuk berloncat, sambil yang lain mensoraki untuk tetap semangat,. saya menyampaikan saya yang mengarahkan loncat untuk mendorong badan saya, akhirnya saya loncat dan menyebur, alhamdulillah akhir saya bisa juga, ingin mengulangi kembali tapi, rasa-rasanya jiwa intrvert kembali muncul dan akhirnya saya mengurungkan niat wkwkwk. mungkin jadi pelaharan buat saya, karena sudah tidak lama loncat2 seperti ini. namun saya benar-benar surprise dan exticed, saya benar-benar menikmati, kedepannya lebih berani dan bisa menikmati lombat dari dermaga :) hehehe

Tarakan, 31.  1.  2023
Pukul   : 07.14

30 Januari 2023

Fokus pada Impian Diri

Tulisan ini bukan menunjukkan bahwa kita egois dan berambisi mengejar sukses dan impian yang telah mereka ukir, namun ini salah, karena dalam suatu kondisi dan situasi tertentu jika ada hal yang ingin diperjuangkan, perjuangkanlah diri sendiri dan keluarga, karena belum tentu orang yang disekitar kita paham dengan kondisi yang kita impikan namun diluar itu semua, ada perjuangan keras yang harus kita pertarukan. Saat ini semua orang berlomba-lomba menggapai impian sesuai dengan ekpektasi yang dimiliki,bagi saya ini sangat wajar, semua berhak bermimpi semua berhak mengejar impian melanjutkan pendidikan dan tetap peduli dengan kehidupan diri kita sendiri.,  kita yang tentukan dan kita yang akan menikmati termasuk perjuangan keras yang sudah kita ukir dan lakukan selama ini, agar tetap ,maju dan bertahan  ditengah kerasnya persaingan dan kehidupan sedang kita jalani saat ini. Fokus pada diri sendiri, lakukan kebaikan tanpa harus dipaksakan, kita merdeka menuntukan semua. salam sehat.

Tarakan, 30. 1 . 2023
Pukul   : 23.07

After Holiday

Apa yang harus dilakukan ketika setelah liburan ??  Banyak orang sudah sepakat bahwa liburan itu identik dengan buang penat. Pikiran dan fisik kita selama ini sudah bekerja dengan sangat besar, menghabiskan sebagian besar waktu dan banyak energi yang sudah kita keluarkan untuk mencapai target yang sudah ditetapkan. Dalam kondisi seperti ini, biasanya kita akan mengalami begitu lelah terlebih lagi dikemudian hari diperhadapkan kembali dengan banyaknya pekerjaan hingga kemungkinan besar kita akan mengalami penat, lelah pikiran yang luar biasa setelah bekerja. Rekreasi menjadi pilihan yang penting untuk membuang penat, kita harus mengcash kembali energi kita setelah bekerja cukup lama, kita membutuhkan banyak energi untuk kembali mengumpulkan banyak cadangan energi agar kita bisa tetap berenergi ketika ketika menyelesaikan banyaknya tuntutan-tuntuan pekerjaan. Saat ini, setelah tiga hari kemarin menjalani wisata ke derawan dan hari ini kenyataan yang harus kita lakukan adalah kembali bekerja dengan penuh semangat, menyelesaikan banyak kembali pekerjaan yang sudah menanti, abaikan kata-kata orang yang mungkin akan "nyinyir" dengan kondisi kita, tunjukan bahwa kita bisa menyelesaikan banyak tuntutan pekerjaan dan tunjukan bahwa pilihan kita untuk pekerjaan tidak boleh diremehkan dan kita layak untuk bekerja lebih baik. Jangan pernah meremehkan diri kita, kita butuh healing kita butuh semangat baru yang siap menghadapi tantangan-tantangan berikutnya. semangat, senin semangat

Tarakan, 30. 1. 2023
Pukul   : 06.52

29 Januari 2023

Healing @Derawan

Alhamdulillah, kemarin sejak 27-28 kami melakukan perjalanan wisata ke pulau derawan. Ini menjadi perjalanan ke tiga saya, yang pertama tahun 2009 bersama rombongan keluarga, tahun 2014 akhir ketika saya harus melepaskan penat setelah impian yang terpenuhi untuk lanjut kuliah, ini saya tempuh melalui perjalanan udara dari balikpapan menuju Berau dan dilanjutkan dengan darat menuju Tanjung Batu dan dilanjutkan dengan spit board ke pulau derawan. Perjalanan ketiga ini sebagai bentuk apresiasi kepada teman-teman di Prodi Keperawatan yang sudah berusaha keras mewujudkan impian banyak orang dengan mendapatkan gelar akreditasi Baik Sekali setelah 10 tahun berstatus akreditasi C. dan hal yang paling penting adalah perjalanan wisata ini memberikan efek positif kepada teman-teman dosen, karena tidak bisa dipungkiri begitu banyak pekerjaan yang sudah menanti di depan mata yang membutuhkan energi full untuk menyelesaikannya.

Perjalanan wisata kali ini, berbarengan dengan 2 rombongan lainnya yang menggunakan jasa travel yang sama. Perjalanan yang cukup menyenangkan dan hal yang paling menarik adalah disediakannya drone untuk dokumentasi perjalanan, dan ini yang saya tunggu-tunggu dan tidak menunggu waktu lama untuk saya masukkan ke dalam Instagram :) Perjalanan full dilakukan di hari sabtu (28.1.2023) dimulai ke tempat / lokasi hiu paus, yang termasuk jinak, kami berenang disamping hius dan sesekali kali dibuat terkejut karena tiba-tiba muncul di dekat posisi kami berenang, saya tidak menyianyiakan moment ini untuk berfoto dan mengambil video. kemudian dilanjutkan ke lokasi yang banyak ditemukan lumba-lumba, ini saya mengalami vertigo karena tidak bisa menyeimbangkan diri dengan posisi spitboard yang berputar-putar terus sehingga saya harus muntah beberapa kali. Selanjutnya menuju Maratua, dengan resortnya yang mewah dan laut yang jernih, kemudian dilanjutkan kepulau lain yang terdapat goa eksotik dan salah satu jalurnya adalah melompat dari ketinggian sekitar 6-8 meter. Saya sempat tremor ketika akan lompat sehingga orang-orang bersorak kencang wkwkwkw alhamdulillah akhirnya saya beranikan diri untuk melompat.

Selanjutnya kami beralih ke pulau lain, kali ini semacam danau kecil dan cukup dangkal sehingga teman-teman kami yang belum bisa berenang dapat berenang dengan aman. lanjut lagi ke pulau Kakaban, dengan pesona ubur-uburnya. dan disini cukup puas berenang karena kondisi saya sudah mulai membaik dan selepas di pulau kakaban di dermaga ujuang menjadi tempat yang cukup eksotik dengan terumbuh karangnya. Puas foto-foto kami lanjut ke pulau Sangalaki, tempat penangkaran penyu, disini ada penetasan tukik, anak penyu yang masih kecil-kecil hingga nanti akan dilepas di lautan lepas. dan tempat yang terakhir kami datangi adalah Gusung Sanggalau, tumpukan pasir yang membentuk pulau kecil dan banyak dikunjungi wisatawan dengan khas pasir putihnya dan lokasi yang tepat untuk melihat sunset dan sunrise. akhirnya perjalanan usai, pergi jam 6 pagi dan balik jam 6 sore (jelang maghrib). ALhamdulillah, perjalana wisata ke derawan kali ini benar-benar berbeda dan sungguh menyenangkan terlebih ada drone yang makin melengkapi perjalanan wisata kami.

Tarakan, 29.  1  . 2023
Pukul   : 23.03 

26 Januari 2023

26 Januari 2008 - 26 Januari 2023

Alhamdulillah, perhari ini merupakan 15 tahun kedatangan saya di Tarakan, saya memiliki tulisan (diary :D) ketika hari ke-2 di Tarakan (28/1/2008), tepatnya saya menulis selepas hari pertama bekerja. berikut ini tulisanya. Untuk mengenangnya saya menulis ditanggal 26 Januari karena hari ini sebagai hari bersejarah kedatangan saya di kota Tarakan.

Hari ini merupakan hari kedua saya di Tarakan (28/1/2008).  Keputusan yang saya ambil untuk keluar / pergi merantau. Banyak yang bertanya-tanya kenapa harus ke kalimantan ? pertanyaan ini kucoba jawab dengan jujur dan arif, mengingat keputusan yang ku ambil ini, bkanlah perkara yang mudah, banyak hal yang harus dipertimbangkan bahkan aku melihat dari berbagai macam segi. Pertama, ini menjadi puncak dari ketidakpastian pekerjaan yang selama ini kucari. Ada yang bilang bukannya saya tidak mau bekerja tapi saya saya yang belum punya waktu yang tepat untuk bekerja, apalagi saat itu saya masih "fungsionaris" sebuah organisasi (eksternal mahasiswa; HMI-MPO cab. Makassar). yang tidak memungkinkan untuk memecahkan konsentrasi. Aku berprinsip ketika melakukan sesuatu, aku harus konsent pada pekerjaan itu. Selain waktu yang tidak tepat, ada saja pekerjaan yang ditawari, aku merasa kurang cocok saja. Berbicara tentang idealisme yang masih mengental dalam diriku, bahkan ada alasan lain adalah aku sangat mengharapkan pekerjaan yang di pernah dijanjikan oleh teman, tetapi entahlah kepercayaanku yang begitu besar kepada mereka tak kunjung jua memberikan kabar baik. Pengharapanku tak juga mendapatkan jawaban yang pasti. 
Kedua.  Dari segi keluarga, tidak bisa dipungkiri cobaan yang datang dari keluarga begitu besar. Sejak ayah meninggal dunia  (2006) perhatian keluarga terfokus pada diri saya, yang status "anak bungsu" dari 5 bersaudara, apalagi dengan status belum berkeluarga. Masih harus "diperhatikan" jadilah aku si "bungsu" yang menjadi kecemasan dari keluarga. Kenapa tak jua memberi kabar kalau sudah bekerja. Perjalanan ini cukup membebani, apalagi keputusan yang kuambil adalah tak mau bergantung pada keluarga. Kehidupan yang kujalani berdasarkan tabungan yang pernah kumiliki, itulah yang menjadi sumber kehidupanku walaupun keluarga (masih) memberi uang, namun tidak menjadikanku bergantung pada mereka. 
Ketiga.  Alasan yang cukup buatku ke Tarakan adalah pengenalan awal dengan tempat kerja. Kondisi ini cukup buatku ke Tarakan adalah pengenalan awal dengan tempat kerja. Kondisi ini cukup membuatku tertarik, gambaran awal tentang orang-orang yang menjadi mitra bekerja adalah orang yang seideologis dengan saya, ada senior saya di HMI, ada teman saya sewaktu kuliah, ada senior saya sewaktu kuliah. Jadi dalam pikiran saya, mereka adalah bukan orang asingsisa bagaimana saya harus menyesuaikan diri. khusus  alasan yang paling mendasar adalah akan ada orang menjaga saya adalah akan ada orang yang menjaga saya terhadap komitmen keislaman yang selama ini kupegang.
Keempat. Alasan ini bukanlah yang menjadi pendorong besar, apalagi alasan utama saya terhadap tempat dimana saya akan bekerja. apalagi kalau bukan urusan materil. memang pernah terlintas dalam diri saya "wah.... disini gajinya begitu besar! Namun bukan berarti saya tidak tertarik karena alasan yang itu. hanya membandingkan dengan tawaran yang pernah saya dapatkan.  Banyak hal yang harus saya siapkan untuk masa depan saya. aku harus punya tabungan, aku sudah merencanakan akan seperti apa aku kedepan tapi aku harus sadari bahwa rencana saya itu, Sang Khaliq yang lebih tahu, apa yang sebenarnya terbaik untuk saya. 
Alasan terakhi adalah aku merasa di tempat kerja, aku merasa cocok dan pas dengan yan kucari selama ini. memang berat untuk memutuskan untuk kesini. Sekalipun keempat alasan tersebut sudah cukup namun kemudian hal yang mengganjal adalah bagaimana saya harus menyakinkan kepada orangtua dan keluarga bahwa keputusan yang saya ambil ini adalah tepat.  Perlu perjuangan besar juga, apalagi aku pernah berkomitmen "saya tidak mau memilih pekerjaan di luar Makassar" atau bahkan "pulkam aja sekaligus".  namun aku kembali berpikir panjang, dengan segala apa yang kulihat, kudengar dan kurasakan sendiri seperti apa kondisi makassar dan kampung tempat saya lari (bau-bau) apalagi dengan cita-cita besar yang aku impikan. Nah, keluarga besar saya juga memegang seperti itu, walaupun tidak mudah mencoba untuk mengkomunikasikan  dengan keluarga. awalnya mendapatkan "penolakan" yang luar biasa, namun aku tetap bertahan dan tentunya berdoa. Meyakinkan kepada orangtua dan keluarga memang tidak mudah hingga aku cari alasan yang begitu bisa menjadi pertimbangan bagi keluarga. Salah satunya adalah alasan "merantau" kedengarannya sederhana, namun inilah menjadi titik awal respon baik dari keluarga dan orangtua. Mengenang ayah saya, yang memang seorang perantau sejak usia beliau. saya tahu persis seperti siapa ayah saya (alm), semangat berjaungan di negeri orang, luar biasa!. bahkan ayah saya sering menceritakan penmgalamannya itu. Semangat itulah yang membuka pintu izi keluarga untuk mengamini keputusan saya untuk tarakan ini. 
Memang kusadari butuh perjalanan panjang untuk datang kesini.; cemas, ragu, bimbang, khawatir, bersatu padu mempengaruhi diriku. alhamdulillah, sekarang itulah yang berkurang. Sekarang yang aku pikirkan, apa yang bisa aku beri terhadap pekerjaan yang telah menantiku di depan mata, Bagaimana sikapku terhadap orang di sekitarku. Aku sadari bisa keluar dari masalah itu. Yang pasti, Drama kehidupan seperti itu sudah aku jalani; yang penting dalam bekerja adalah memberi yang terbaik. dalam menghadapi masalah  " bagaimana kita mengambil sisi negatifnya, dari segi mana kita melihatnya, pertahankan sikpa positif yang selama ini orang telah nilai. Sikap negatif yang ada dibuang jauh, jangan sampai itu menghambat karir atau perjalananku. Sekali lagi sikap negatif yang masih terbenam dalam jiwa dan ragaku harus diminimmalisir, bahkan dihindari, agar tidak mengganggu keberadaanku disini, Selamat meniti hari-hari baru di negeri rantau.

Tarakan,     26.    1.    2023
Pukul     :    22.03

24 Januari 2023

Effect Domino (Positif)

InsyaAllah, tahun 2023 menjadi tahun saya harus benar-benar melepas ikatan pertemana dengan beberapa orang dan ini menjadi tulisan yang terakhir mengenai teman saya yang sudah 3 tahun ini banyak mengisi hari-hari saya hingga ketergantungan saya begitu besar dan efeknya juga sangat besar. Awal tahun ini menjadi cobaan besar buat saya termasuk bagaimana melepaskan 1 demi satu ikatan pertemanan yang kurang positif walaupun saya sadar begitu besar untuk melawan energi yang saya keluarkan untuk berjuang melawan semua ini. alhamdulillah walau masih dalam hitungan bulan, ternyata efeknya begitu besar buat saya, kejadian demi kejadian yang dilalui, semakin memperjelas dan mengingatkan bahwa saya tidak bisa berada dalam posisi seperti ini terus, saya tidak boleh "tersiksa" dengan kondisi yang saya ciptakan sendiri, saya tidak boleh bertahan pada kondisi dimana orang tidak terlalu menganggap kita ada dan penting, yang ada malah "memanfaatkan", padahal masih banyak hal positif yang bisa kerjakan, tidak mesti sama orang-orang yang belum menunjukkan dia benar-benar ikhlas berteman baik dengan kita, tanpa ini dan itu, cukup sudah energi saya terbuang tanpa balasan dan feedback setimpal, sampai kapan kita berkomunikasi dengan orang-orang yang kita rasakan "terpaksa" berkomunikasi sama kita, hilang sudah feel, hilang sudah kedekatan. Biarkan diri ini merasakan "bebas" dari ketergantungan selama ini, bahkan yang dirasakan selama ini terkesan "semu". Perjuangan saya beberapa bulan ini, alhamdulillah menunjukkan hasil, saya berhasil meyakinkan diri saya bahwa saya baik-baik saja tanpa kehadiran seorang yang sudah dianggap sebagai saudara sendiri namun tidak berlaku bagi dia, sudah cukup kebaikan  yang sudah saya tunjukkan, saya ingin merasakan "merdeka" dari ikatan-ikatan itu, mungkin dia tidak akan pernah tahu seperti apa perjuangan kita mempertahankan persaudaraan, terlalu banyak "problematika" yang saya rasakan sejak 3 tahun belakangan kemarin, efek domino negatif, beban pikiran saya bertambah belum lagi saya memikirkan masalah keluarga dan kerjaan dan apalagi dalam 3 bulan terakhir ini ketika saya dalam kondisi sulit-sulitnya secara finansial karena harus terlilit dengan utang sana sini, saya merasakan bahwa saya harus berjuang sendiri, orang lain mungkin tidak akan pernah mau tahu dengan kondisi yang kita alami, apalagi hampir tidak ada masalah-masalah serius saya posting, hampir semua yang happy-happy apalagi mengenai lari, cukup diri kita sendiri dan Allah subhannah wata'alah yang tahu betapa kerasnya perjuangan yang saya lakukan saat ini, walau tidak bisa dipungkiri support saya butuhkan disaat-saat seperti ini dan bukan tipe saya meneriakkan kesusahan ini di sosmed atau di story, karena berharap sama manusia malah menimbulkan kekecewaan, lebih baik dan lebih utama saya berserah kepada Tuhan Rabbil a'lamin. Perjuangan saya ini memberikan efek positif, alhamdulillah terasa sekali manfaatnya, satu ikatan saya melepas, berdampak pada ikatan yang lain, membuat saya benar-benar tidak terlalu berharap besar sama namanua manusia, alhamdulillah kalau ada yang bantu, namun akan lebih kecewa berat ketika yang diharapkan membantu malah menunjukkan sikap sebaliknya, ini karena kesalahan kita berharap sama manusia sekalipun itu orang terdekat kita sekalian. Walau terkadang masih saja ada keinginan mengulas masa-masa itu, bahkan saya sengaja membuat story dan berharap dibaca bahkan diberikan tanggapan, namun ternyata untuk hal-hal tertentu saja., bahkan untuk menanyakan kabar saja sudah tidak lagi, padahal kalau dipikir sudah lama tidak berkomunikasi, hanya menjadi viewer story, dan saya sudah menahan diri dan membiasakan diri merasa biasa-biasa saja, seperti dia memperlakukan saya, cuek dan berasa tidak ada masalah :) heheh bukan balas dendam namun lebih kepada memperlakukan orang seperti dia memperlakukan kita, kita sudah cukup baik dengan memulai pembicaraan, menanyakan kabar dan mengirimkan doa, itu saja, jika tidak mendapatkan respon setimpal berarti dia buka orang baik untuk dijadikan mitra, saudara bahkan sahabat sekalipun, bahkan orang seperti ini menjadi orang yang dihapus kontaknya dihp kita, karena kita tidak ingin terhipnotis kemali dengan story-story yang mengambil simpati, sudah cukup dan cukup berakhir di tahun 2022 yang lalu. Masih banyak impian yang harus saya raih,m masih banyak cita yang perlu dikejar. Kondisi-kondisi seperti ini yang saya benar-benar butuh, ketika sulit, saya tidak menyulitkan dan membebani orang lain. Saya sudah merasa bebas dengan diri saya sendiri, kalaupun ada perbuatan salah saya disaat ini, sudah pasti karena kelalaian saya sendiri dan cukup saya yang rasakan dan alami, saya tidak perlu mengumparnya lagi dan saya tidak merasa ada beban sama orang lain terkecuali sama orang-orang yang sudah menunjukkan ketulusan dalam pertemanan, itu juga sewajar dan sepantasnya saja, jangan berlebih-lebihan. wallahu'alam bishawab,.

Tarakan, 24 .  1 .  2023
Pukul    : 01.51

Jangan Terlena dengan Sosmed

Sosmed yang paling banyak membuang-buang waktu secara sia-sia. Mudah sekali membuai kita sampai terlina dan lupa akan waktu. ini yang barusan saya alami, ga terasa saya menonton youtube, awalnya mendengarkan listening dalam bahasa inggris lalu beralih sama salah satu bule yang fasih berbahasa Indonesia dan sudah cukup lama di Indonesia, tidak terasa saya menghabiskan hampir 2 jam menikmati videonya :( padahal tadi niatnya mau mengerjakan titipan tugas dari teman yang sampai saat ini belum saya kerjakan dan besok harus diberikan sama orangnya tepat di jam 9. Mungkin karena ingin menyenangkan diri sendiri sampai saya lupa dengan titipan kerjaan dari orang lain :( Ini sudah saya siapkan kopi agar bisa melek paling tidak sampai jam dua kedepan dan besok saya harus mengorbankan jadwal lari pagi,. memang sudah berniat menurunkan hehe jarak dalam sepekannya, juga berkaitan dengan beberapa target yang harus saya kerjakan agar saya tidak terlalu kecapean di malam harinya, apalagi jika itu weekday. Kejadian ini bukan hanya sekali dua kali, bahkan saya sudah pernah menuliskan diri dalam blog ini agar tidak terjemak dengan tontonan sosmed, youtube dan Ig. Saya harus berkas pada diri sendiri, dan selalu mengingatkan diri, ketika akan bersosmed. scroll up ini yang membuat lupa akan waktu, terlalu nikmat memandang layar hp atau laptop, padahal masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. saat ini juga seperti itu, ketika ada satu kerjaan yang belum sama sekali saya sentuh malah saya menulis blog dan tidak tanggung-tanggung 4 judul untuk 1 malam ini, 2 masih terhitung di tanggal 23 dan 2nya lagi (satu setelah tulisan ini) di tanggal 24. Keraskan diri dan ingatkan diri, bermain sosmed secukupnya, ingat kembali apa yang dibutuhkan di sosmed  dan harus sering-sering sadar dan ingat waktu sudah berapa lama bersosmed apa apagi jika itu hanya hal yang remeh temeh dan sebenarnya tidak ada implikasi positif sama diri kita, terutama saya yang dalam 3 minggu ini harus berjuang kembali mengejar skor TOEFL yang masih sangat jauh tertinggal :( semoga 3  minggu ini benar-benar di manfaatkan. aamiin

Tarakan, 24.  1.  2023
Pukul   :  01.11 dini hari

23 Januari 2023

Sabar yang Sesungguhnya

Hari ini mendapatkan situasi yang benar-benar, sore tadi alhamdulillah, saya, rafa dan bunda menjalankan syaum sunnah di bulan Rajab, pas juga hari ini bertepatan dengan tanggal 1 Rajab. hari-hari berjalan seperti biasa, mumpung hari ini juga memang hari cuti bersama. Alhamdulillah, untuk saya sendiri, senin menjadi rutinitas berpuasa dan pas sudah masuk bulan Rajab dan bertepatan dengan cuti bersama. Rafa sebenarnya sudah berniat berpuasa sejak minggu lalu, namun saya bilang sekalian nanti minggu depan pas memasuki bulan rajab, sekalian memperkenalkan rafa dengan salah satu bulan mulia ini. Jam demi jam berlalu, walau tadi pagi sempat berjalan-jalan olahraga ringan di area sport islamic center dan dilanjutkan di taman berkampung, ini sekaligus mengisi libur sekolah di hari ini. jam berganti, dan alhamdulillah rafa biasa puasa dengan tanpa keluhan. bahkan masih sempat bermain seperti biasanya. Tadi sempat berniat untuk meminjam uang sama teman agar dapat membeli menu buka puasa dan bisa dinikmati bersama anggota keluarga yang lain. namun seketika saya berpikir, masak harus "ngemis" lagi sama teman walau jaminannya saya akan menggantikan uang yang saya akan pinjam, akhirnya saya urungkan niat, takut menjadi kebiasaan saya "ngutang" sama teman, saya tidak ingin "memaksakan" kondisi saya dengan berhutang, apalagi masih ada makan berat di dapur yang bisa dinikmati. Selepas ashar saya sempat mengerjakan sesuatu, dan saya lanjutkan jogging sore, star dari rumah keliling sekitar ladang dan menuju islamic dan alhamdulillah dapat 10K, ini menjadi 10K pertama setelah hampir dua bulan terakhir ini saya sulit mendapatkan lari 10k karena kesibukan di sore hari untuk menjemput anak-anak, awalnya kakak zhilan yang masuk siang, dan harus dijemput jam 17.15 sore dan sekarang Rafa yang gantian, ini sulit sekali mendapatkan 10K dalam berlari, jika bisa itupun hanya 5K saja. Selepas Lari  sore, masih ada beberapa saat untuk istrahat dan waktu berbuka sekitar 15 menitan lagi. Saya membereskan beberapa kerjaan hingga menjelang buka saya sempat nyuci baju yang tadi saya gunakan untuk lari dan masuklah waktu azan maghrib, betapa senangnya akhirnya puasa ini selesai juga. Ketika akan mengambil air di dispenser, spontan kaget ternyata airnya habis, masyaAllah, benar-benar ujian kesabaran, dan alhamdulillahnya rafa masih mendapatkan 1 gelas air minum dan reaksi orang di rumah biasa-biasanya, maksud saya apakah baru tahu atau bagaimana karena tadi dispenser masih terisi dan mungkin airnya sudah dipake masak, dan ini saya tidak diberitahukan apa karena habis olahraga atau seperti apa. seketika saya bilang, masyaAllah, laurbiasa, benar-benar ujian kehidupan, ketika kita lagi haus-hausnya, habis olahraga, mau buka puasa, tidak ada cadangan air minum, dalam hati saya berkata "inilah sabar yang sesungguhnya, ketika situasi dan kondisi yang sudah selayaknya kita marah atau protes, tapi saya memilih untuk mendiamkan". dalam hati saya juga tidak bisa komplain, sejak gaji saya banyak digunakan untuk menutupi utang-utang disana dan disini mengakibatkan uang belanja bulanan harus dipending dulu, namun pembiayaan listrik, air dan spp anak-anak masih saya tanggung. dan saya harus sadar diri, saya tidak boleh komplain, bahkan untuk membeli diterjen untuk meminta uang sama istri juga saya radah berat karena saya memang belum memberikan jatah belanjan bulanan karena semua habis untuk keperluan membayar utang. Alhamdulillah, ada sisa jajan kakak zhilan, yang awalnya dia berniat untuk belikan roti tawar tadi siang, bisa digunakan untuk membeli air galon dan saya tadi menemukan uang 2rb di teras (mungkin uang dari yang dijemuran) dan sudah bisa beli jajajan untuk rafa dan jga bisa untuk 1 roti kemasan untuk saya. masyaAllah, luarbiasa ujian sore ini, benar-benar aplikasi puasa untuk menahan kesabaran, benar-benar teruji disini. insyaAllah, dengan puasa ini, makna menahan diri dari segala hal yang mengurangi pahala puasa termasuk mengendalikan amarah dan emosi serta ego yang berlebihan. wallahu'alam bishawab

Tarakan, 23. 1. 2023
Pukul   : 23.56

Marhaban Rajab

Alhamdulillah, kemarin menjadi penanda masuknya bulan Rajab, sebagai penanda bahwa ramadhan sisa 2 bulan lagi. Kemulian bulan rajab ini seperti terdapat pada 3 bulan haram lainnya, Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan al Muharram. Semala itu banyak postingan teman-teman mengenai bulan Rajab ini, ada yang mengatakan berpuasa di 10 hari pertama di bulan Rajab ini akan mendapatkan kebaikan dalam 100 tahun lamanya. Namun belum ada rujukan sahih mengenai kemuliaan bulan rajab tersebut. Seperti seBulan Rajab satu dari 4 bulan Haram dimana kemuliaan bulan haram ini adalah kebaikan akan dilipatgankan termasuk juga kejahatan, maknya dibulan haram termasuk bulan Rajab dilarang untuk melakukan perang dan perbuatan-perbuatan yang mendzalimi diri sendiri bahkan ke orang lain. di Bulan rajab ini menjadi penandan bahwa bulan ramadhan sisa 2 bulan. bahkan kita dianjurkan untuk berdoa agar kita bisa sampai di bulan syahban dan bulan ramadhan. Bulan Rajab sebagai penanda bahwa kita harus mulai bersiap untuk memulai amalan-amalan yang menjadi rutinitas di bulan ramadhan, ibarat sebuah race, bulan rajab menjadi star dimulainya latihan-latihan, mulai kembali membuka mushaf alqur'an yang bisa saja selama ini terabaikan, hanya dibaca di malam jum'at saja itupu nanya ayat-ayat tertentu, belum lagi amalan shalat malam yang sering kali berabaikan, shalat witir yang sudah tidak dirutinkan. begitu banyak yang belum tercover selepas bulan ramadhan, bahkan seingat saya baru 1x khatam qur'an selepas ramadhan :( disisi lain kebiasaan olahraga kembali digiatkan di sore hari yang selama ini sering juga tertinggal hanya berlari 3-5k padahal selama ini bisa 10K sekali lari dan yang terpenting adalah menjaga kesehatan, di bulan inilah kita belajar memulai semua, amalan-amalan saleh termasuk amalan sunnah lainnya. semoga kita dipertemukan di bulan ramadhan. aamiin ya Rabbal alamin.

Tarakan, 23 / 1 / 2023
Pukul   : 22.15

20 Januari 2023

2-3 jam wajib belajar toefl

Dalam beberapa bulan terakhir setelah menyelesaikan program kursus Toefl yang belum membawa saya pada skor TOEFL yang aman untuk melanjutkan pendidikan S3 dan melamar beasiswa LPDP.  Saya sering mendengarkan youtube mengenai pembahasan Toefl dari Adrian Permadi. Ini atas rekomendasi teman lari. Setelah diikuti, ternyata sangat-sangat membantu. penjelasannya lebih detail dan mudah dipahami. ada sesi video yang membahas tentang kesalahan test Toefl selama ini ketika akan test, yang pertama, belum mengetahui level kompetensi bahasa inggris yang dimiliki, solusinya sering-sering ikut test toefl prediksi, yang kedua, belajar Toefl sangat singat, ketiga tidak konsisten dan terlatih menjawab soal-soal test, kita perlu mempersiapkan waktu 2-3 jam perhari dalam mempersiapkan 2-3 bulan sebelum test. kelima tidak mengetahui jenis test Toelf, apakah paper based test atau etp. Nah semua kesalahan itu saya alami selama ini. apalagi pernah ikut kelas Toefl instan, ternyata sangat-sangat tidak memberikan efek, dan ketika saya mengikuti di kampung Inggris, saya juga terlalu tergesa-gesa dan cenderung nekat tanpa ada dasar, tanpa tanya-tanya lebih jauh langsung mengambil kelas interensif, akirnya saya kelimpungan karena basic saya belum terlalu kuat. Kali ini benar-benar kembali semangat untuk kembali membuka-buka dan menonton Toefl, dan saya harus menetapkan hati dan komitmen, mulai kapan saya belajar konsisten kembali, saya harus menyiapkan waktu 2-3 jam perhati untuk kembali belajar mandiri melalui youtube dan bahan belajar dari Test kampung Inggris. Semangat,. masih ada waktu kurang lebih 3 minggu untuk kembali mengikuti test toefl, apapun hasilnya nanti, saat ini harus lebih semangat lagi dan lebih berkomitmen lagi. bismillah,.

Tarakan,  20 / 1 / 2023
Pukul   :  14.52

15 Januari 2023

Minggu Penuh dengan Kesibukan

Senin, besok, tepatnya tanggal 16 Januari 2023 menandakan mulai banyaknya pekerjaan yang saya harus selesaikan dalam 1 minggu ke depan, diantaranya besok saya harus menyelesaikan review artikel MKK yang sudah deadline, besok pagi jam 08.00 saya harus masuk mengajar untuk mk keperawatan anak, diskusi kelompok dan dilanjutkan dengan praktik yang seharusnya diberikan oleh praktisi keperawatan di rumah sakit namun karena adanya perubahan kebijakan dan masalah lainnya sehingga tidak memungkinkan untuk masuk memberikan praktik, pengalaman sewaktu bimbingan di ruang perawatan anak bisa menjadi pengingat besok, selanjutnya saya harus menyelesaikan verifikasi ajuan PKB online dari DPW PPNI Tarakan, terus saya kembali melanjutkan pengambilan data pengukuran berat badan dan lingkar perut bagi mahasiswa yang terlibat dalam penelitian saya, kamis depan insyaAllah saya harus memberikan penyuluhan, saya harus mengurus suratnya dan menyiapkan materi dan menghubungi mahasiswa yang bisa join dengan pengabdian kepada masyarakat yang harus saya jalankan tersebut karena sudah mengontrak waktu. sebelum itu saya harus menyelesaikan proposal pengabdiannya agar mendapatkan suntikan dana. semoga semua dilancarkan dan semoga besok saya bisa bangun untuk sahur puasa senin. bismillah


Tarakan, 15 / 1 / 2023
Pukul   : 23.04

08 Januari 2023

Jangan Nilai seseorang dari Perilakunya

Pelajaran penting hari ini, ketika mendengar sepintas di podcast mengenai motivasi, sempat menyinggung mengenai bagaimana bersikap terhadapa tanggapan orang lain. jangan menilai seseorang dari tingkah lakunya. Ini pelajaran yang harus saya pegang, terlebih pekerjaan, rutinitas harian saya termasuk hobi saya berkaitan dengan banyak orang. Apalagi jika kita sudah berkaitan dengan sifat dan karakter yang sudah dilabeli kepada orang-orang, misalnya introvert dan ekstropert. Bagi seorang intropert lebih suka berdamai (tidak mau mencari masalah) dan sulit untuk berbicara di depan umum., sebaliknya dengan ekstrovert suka konflik dan punya bakar berbicara di depan banyak orang. Namun ini tidak bisa kita memukul rata pada semua orang, bagi beberapa orang yang menyadari dan memperbaiki dirinya akan berusaha untuk melawan label itu sehingga bisa tampil jauh lebih baik.  Kondisi lain juga bisa menjadi pertimbangan ketika kita melihat seseorang dari perilakunya yang nampak, apakah sudah menunjukkan sikapnya secara keseluruhan. apalagi jika itu hanya bermodal dari sosmed atau story yang ditampilkan maka kita akan tertipu. Apa arti sebuah pencitraan :) jika yang dicari hanyalah sanjungan belaka. Orang yang terlihat buruk dimata kita juga belum tentu buruk sepenuhnya, bisa jadi hanya persoalan na'asnya sehingga yang tertangkap adalah kesan buruk karena kita belum kenal lebih dalam mengenai orang itu, apalagi jika itu hanya bermodal referensi dari kata orang. Boleh sic dijadikan referensi tapi apakah kita sudah melihatnya dengan kepala kita sendiri, bagaimana keseharian dia dan bagaimana dia bersikap sebenarnya, bisa jadi ada sisi lain yang belum ditampakkan. untuk kenal lebih dekat lagi dan kenal karakter orang itu kita benar-benar harus pernah bersama dalam safar, nah diperjalanan ini akan menunjukkan karakter yang tersembunyi dari orang ini, apalagi kalau kita sudah 1 group dan 1 kamar dan 1 perjalanan ;) tidak ada rekayasa dan sifat keseharian orang itu akan muncul secara alami. hehee inti tulisan ini, jangan menjudge atau mengambil kesimpulan hanya dari sikap atau hal yang ditampilkan orang lain, yang harus kita pegang, belajar sisi kebaikan dari orang lain dan sisihkan hal yang negatif jika itu yang ditampakkan. 

Tarakan, 8 / 1 / 2023
Pukul   : 17.44

07 Januari 2023

Apa yang dicari dalam Hidup

ada sebuah poscad kasisolusi, yang penting untuk diulas dan ditulis kembali karena yang membahas tentang arti kehidupan. kali ini bersama dengan coach rene, sebenarnya tema ini terispirasi dari statement dari Dewi sandra, yang mengungkapkan bahwa dia berharap semua orang merasakan ketenaran, kekayaan dan kesuksesan dalam hidupnya, setelah merasakan itu semua mereka akan tahu bahwa ketiganya bukanlah essensi hidup. sebagian besar orang beranggapan bahwa ketiga hal tersebut adalah tujuan hidup yang harus dicapai. sebagian orang akan menghujat kata-kata ini, karena bagi mereka (nitizen) artis enakan, sudah mengalami 3 hal tersebut dan saat ini sedang berhijrah. apa memang menjadi sukses dulu baru berhijrah. Bahkan sering kita temukan orang yang suka membanding-bandingkan hidup orang lain dengan kehidupannya, kamu enak sudah sukses, kita masih jauh. Bagi saya tujuan hidup ini tidak hanya kesuksesan dan kekayaan, namun lebih dari itu, kebermaknaan hidup. Tidak usah membanding-bandingkan hidup kita dengan orang lain. Kita akan fokus mencari tujuan hidup, seperti dalam kata inggris destination, tujuan mau kemana? kita harus paham jalan mana yang kita pilih untuk mencapai tujuan itu. Jalan yang lurus sebagai mana yang tercantum dalam al fatihah, satu jalan untuk mencapai tujuan hidup. Visi menjadi sebuah cita-cita dimana kondisi ideal yang ingin dicapai namun malah tercapai dan tidaknya menjadi persoalan besar dalam menentukan aksi nyata. ada tujuan yang mengarahkan kita pada kondisi yang lebih baik melalui tahapan-tahapan yang kita lalui, namun salah, banyak orang berhenti di tahapan itu tanpa melanjutkan untuk mencapai yang lebih ideal lagi. 

Untuk mencapai tujuan hidup itu sebagian orang melalui dengan passion. Orang bertanya-tanya passion saya seperti apa., apakah passion ini sama dengan pekerjaan yang kita jalankan saat ini. menurut coach rene, pasion itu harus dilatih, karena passion harus melatih kebisaan menjadi kebiasaan, kebiasaan menjadi keahlian, keahlian menjadi kepiawaian., (biasa >> bisa >> ahli >> piawai).   kepiawaian ini mendatangkan uang (materi). harus bisa membedakan keinginan-keinginan, untuk membedakan dengan pekerjaan. karena passion yang kita jalankan sudah pasti akan mengarahkan kita pada hal yang kita piawai dan harus memiliki impact yang lebih besar kepada diri dan juga orang lain. tahapan yang harus dilalui Output >> impact >> meaning. Ketika kita bekerja, pasti akan berpikir hasilnya seperti apa, yang penting kerja dulu, kemudian orang akan berpikir, apakah ini akan berdampak positif yang lebih besar atas pekerjaan kita yang sudah kita jalankan. kemudian kita akan memasuki tahap dimana kita akan melihat makna yang lebih luas, kita bisa menilai sesuatu yang dijalankan secara lebih luas dan bernilai. kita akan merasakan nilai yang berbeda dengan pekerjaan yang dijalankan saat ini. intinya dari semua ini adalah mensyukuri hal-hal yang sudah diberikan (rasa cukup dari apa yang kita dapatkan selama ini).


  wallahu'alam bishawab

Tarakan, 7 / 1 / 2023
Pulul L 23.03

Teman (Lagi) Curhat

Aemalam tanpa ada angin, tanpa ada asap tiba-tiba teman nelpon, pas saya lagi ga ada kerjaan jadi saya ladeni, biasanya juga dicuekin wkwkwk. Entah mengapa semalam itu langaung terima panggilan suara dari dia. Seperti biasanya sejak dulu-dulu, jika teman ini nelpon pasti ada dua hal kalau bukan nanyakan tempat di Tarakan atau kaltara (dia orang balikpapan) atau curhat, ternyata yg kedua maksud dari telpon teman ini. Jadi singkaf cerita dia bertanya sama saya pernah melupakan orang yang sudah dekat, saya bilang pernah.. emang kenapa, lanjut tanya saya. Dia bilang dia lagi dekat sama orang dalam 3 bulan terakhir ini dan rasa-rasanya pengen melepas tapi berat. Saya nanya berat karena apa? Apa karena terlalu dekat atau bagaimana? Saya kembali menanyakan beberapa hal, biar solusi yang didapatkan pas dengan kondisinya. Seberapa tergantungnya orang ini, tidak ada malah temann dekatnya itu yang begitu tergantung sama dia karena pernah suatu wakti dia nangis-nangis, nah pertanyaan berikutnya apa yang tidak disukai dari temannya itu dan sering diulangi walau sering diingatkan : kalai jalan sama temannya ga kasih kabar,abaikan w.a dan cuek... jadi kuncinya uda di dapat.

Saya bilang sama teman, apa dia merasa rugi kalau melepaskan temannya itu, kata dia malah untung karena tidak terikat,nah kenapa begitu susah melepaskan padahal dia tidak memberikan hal positif sm diri kita, boleh dikata itu adalah "toxic" memang butuh perjuangan besad terlebih yang dominan itu adalah rasa bukan logika, tapi disini harus berpikir kembali dan bertanya dalam diri mau sampai kapan tersiksa dalam kondisi seperti ini, kondisi-kondisi yabg membuat diri kira malah tambah rusak, padahal teman saya ini punya materi, punya banyak hal yang bisa dilakukan tanpa harus terganggu dengan teman dekatnya. Sekali-kali pentingkan diri, kita harus menghargai diri kita sendiri bukan berarti kita egois karena ada disaat2kita butuh menyenangkan diri kita sendiri tanpa harus terbebani dengan orang lain, nikmati jerih payah kita, dan lakukan apa yang membuat diri kita senang tanpa harus mengorbankan diri dan merelahkan diri ke hal-hal negatif dan harus diingat jangan biarkan ada orang yang merusak hari-hari kita, jangan jadikan orang itu penting buat kita, terserah dia mau apa, kita perlu kasih pelajaran sama orang yang menjadi duri dalam hidup kita karena kita manusia yang merdeka:)

Tarakan, 7 / 1 / 2023
Pukul.    : 20.57

06 Januari 2023

Uniknya Cuaca Tarakan

Kota Tarakan dikenal sebagai kota tanpa musim yang berarti bahwa hujan dan kemarau tidak mengikuti jangka waktu tertentu seperti kota-kota lain di Indonesia. Orang-orang mengatakan mau-maunya hujan, jika sudah beberapa hari turun hujan akan disebut sebagai musim hujan sudah, namun jika beberapa minggu (hingga 4 minggu) tidak turun hujan maka disebut musim kemarau (panas). Jika perhatikan letak geografis Tarakan, yang terpisah dari daratan pulau kalimantan dan berada di antara beberapa pulau kecil di ujung utara kalimantan (sehingga disebut kalimantan utara) yang memungkin arah angin begitu cepat, sehingga dalam beberapa kondisi kita melihat awan begitu hitam pekat namun tidak berarti secara otomatis menjadi hujan, disini berlaku mendung tidak berarti hujan. Fenomena menarik lainnya adalah ketika pergantian bulan (kalender hijriah), jika sudah memasuki awal bulan (bulan muda) biasa cuaca di Tarakan akan hujan di malam harinya, walau hanya hujan sebentar, begitu juga ketika memasuki bulan purnama, bisa dipastikan malam harinya akan gelap dan hujan, bisa jadi hujannya akan berlangsung beberapa hari bahkan bisa 1 minggu lebih. 

Kondisi unik terlihat, disaat-saat seperti sekarang ini, ketika didaerah lain di prediksi akan hujan lebat dan berpotensi banjir terutama di malam pergantian tahun namun yang terjadi malah sebaliknya di Kota Tarakan adem ayem dan hujan baru terjadi di hari rabu kemarin tanggal 4 Januari. Sebenarnya untuk cuaca yang cukup ekstrem malah sudah kami alami di awal-awal bulan November, bahkan dalam 1 bulan penuh hujan terus mengguyur dengan intensitas sedang sampai tinggi. Tarakan sering sekali (saat itu) hujan di siang hari, pagi begitu cerah tiba-tiba di jam 10-an mendung dan hujan hingga jam 1 siang dan sorenya panas kembali. Tarakan sudah melewati fase hujan ekstrem itu lebih awal. Hujan di Tarakan juga dikenal dengan hujan lewat, dalam 1 kelurahan bisa berbeda kondisi hujannya, ada yang hujan dan ada yang tidak bahkan hujan dan tidak hujan itu bisa ditemukan dalam satu garis dekat :) dan menariknya ketika berada di jalan, orang-orang dari arah yang berbeda menggunakan jas hujan atau terlihat kebasahan namun di posisi jalan yang lain terlihat cerah bahkan tidak ada tanda sama sekali hujan :) itulah uniknya ciuaca di Tarakan yang tidak mengenal musim, mau hujan mau kemarin semua bisa ditemukan dalam 1 waktu 1 bulan yang sama :) hanya selisai dua minggu saja untuk membedakannya.

Tarakan, 6 / 1 / 2023
Pukul   : 06.39

   

04 Januari 2023

Tetap Seperti Ini

Saya termasuk tipe orang yang tidak ingin diketahui orang lain secara detail, cukup setahunya saja, jangan dilebih-lebihkan dan jangan dikurang-kurangi. Saya tipekal orang yang tidak ingin apa yang saya lakukan orang lain tahu, cukup tahu siapa saya apa adanya bukan ada apanya. Ketika ada yang bertanya dimana saya bekerjapun saya hanya bilang mengajar di Skip, cukup itu saja kecuali orang lain yang memang mengetahui sejak awal dimana saya mengajar dan dimana tempat tinggal saya, cukup sesimple dan sederhana saja orang mngetaui, dalam artian, bagi saya orang lain tidak terlalu penting mengetahui secara detail siapa diri saya, apalagi ketika orang itu benar-benar mengetahui saya dan bagi saya juga saya tidak bisa menutupi siapa sebenarnya saya dan dimana saya bekerja. Tidak perlu show off, menampakkan saya sesungguhnya sesuai dengan yang orang lain lihat mengenai kesederhanaan dan keseharian saya. sesederhana itu ketika saya bekerja dan menghadirkan kedirian saya dimana saya berada yang jelas apa adanya dan tetap seperti selama ini yang terlihat, enjoy, srius, disiplin dan tetap bersemangat


Tarakan, 4 / 01 / 2023
Pukul   : 23.56

Perjuangan Berat dimulai

Saya komitmen di tahun 2023 ini untuk meninggalkan hal-hal yang tidak penting lagi yang selama ini menjadi racun dalam hidup saya, tahun 2022 dilalui dengan begitu berat dengan segala macam cerita dan warnanya dan alhamdulillah semua bisa terlewati dan menjadi pelajaran penting untuk kedepannya. Hal-hal yang tidak penting itu jangan sampai terulang di tahun ini, tahun dimana usia saya sudah memasuhi 40 tahun, tentunya ini bukan hal yang biasa-biasa saja namun bukan beratti kita tidak bisa melewati semua. Sudah cukup saya berusah payah berjuang ditahun 2022, namun tidak sedikit yang membuat semua berjalan diluar ekspektasi dan itu semua menjadi pelajaran penting bagi saya untuk melangkah ke depannya. Berpikir lebih panjang lagi jika melakukan hal-hal yang tidak berfaedah dan tidak bermanfaat, Harus diingat bahwa untuk sampai ke titik ini sungguh tidak lah mudah, menjadi hal yang selama ini dicari-cari namun terjebak dengan silaunya dunia, sejauh mata memandang sejauh itu pengaruh yang didapatkan, padahal tidak semua orang berharap dan ingin mendapatkan kondisi yang menyenangkan, sesuai dengan ekspektasi dan tentunya selama tidak melanggar norma dan aturan sosial kemasyarakatan yang berlaku. seperti sebuah lagu cukup, cukup sudah, semua sudah berakir, biar kutinggalkan semua. sekali lagi selamat berjuang untuk diri sendiri dan juga jangan mudah terlelah payah menghadapi hidup, ini semua pelajaran dan ini semua untuk mendapatlkan keridhoaan Allah subhannah wata'alah

Tarakan, 4 Januari 2023
Pukul   : 13.42

02 Januari 2023

Membayar Utang

Alhamdulillah, perhari ini saya sudah menyelesaikan 3 cicilan pembayaran utang saya, 1 masih terus berlanjut karena masih tersisa 42.500.000 (empat puluh dua juta lima ratus ribu rupiah), 4 juta sudah lunas sama teman kuliah dan 2 juta lunas sama teman lari. jadi per 3 hari ini sudah sudah mengeluarkan uang 8.500.000 (delapan juta lima ratus ribu rupiah) padahal gaji saya tidak sebanyak itu, alhamdulillah ada saja rejeki yang datang dari arah yang tidak disangka-sangka, selain gaji rutin yang habis digunakan untuk membayar utang dan hanya menyisahkan uang SPP untuk anak-anak, ada dua pemasukan yang tidak disangka-sangka, pertama datang dari saudara sendiri dengan jumlah yang cukup besar 1,5 juta dan sumber kedua adalah isentif kepanitiaan yang ditambahkan pinjaman dari teman 200rb sehingga bisa membayar utang sama teman lari.  Jika dihitung kembali utang saya, masih ada 2.500.000 sama teman lari, 5.000.000 sama saudara angkat dan sama ipar tersisa 42.500.000., dan ada utang kecil sm teman kantor 200.000 dan jersey lari 190.000 Pelan-pelan mebayar utang-utang ini sambil menyisihkan keperluan lain dan menunda hal-hal yang tidak dibutuhkan atau masih bisa ditunda. Saya harus benar-benar menempatkan mana yang harus dipenuhi segera mana yang masih bisa dipergunakan untuk mengurangi keperluan yang tidak terlalu mendesak.  saya sadari bahwa saya tidak memiliki banyak uang untuk bisa menutupi semua bahkan dibanyak waktu dalam kurung waktu tertentu saya harus benar-benar bisa menekan pengeluaran yang tidak terlalu urgen, bahkan untuk saat-saat seperti sekarang, uang 2000 perak sudah sangat berarti dan akhir-akhir saya banyak belajar bahwa tidak segampang itu uang bisa hadir dan kita  butuh sekali walau hanya untuk membeli bensin, dinikmati ini semua proses dan tidak perlu mengeluh atau mendramatisir kegiatan / kondisi, situasi yang kita alami. nikmati dan jalani. setiap kali ada uang selain untuk keperluan yang sangat penting sekali, maka itu dikumpul-kumpul dan digunakan untuk membayar utang yang ada, hampir tidak ada celah untuk digunakan diluar keperluan utama dan pokok


Tarakan, 2 / 1 / 2022
Pukul   : 23.00

01 Januari 2023

1 Januari

Bismillah, hari pertama di tahun miladia 2023, sekalipun penanggalan kalender masehi ini tidak "islami" namun kita tetap mengikuti karena berbagai alasan misalnya kerja kita menggunakan sistem hari pada umumnya yang jika dalam islam, hari ahad adalah hari kerja sementara hari Jum'at adalah hari besar bagi umat islam, dijadikan hari libus bagi negara arab. Namun itu tidak berlaku di Indonesia sekalipun mayoritas penduduknya beragama islam secara catatan sipil kependudukan namun secara syari'at belum seperti di negeri Arab sekalipun gemah untuk kembali ke sunnah cukup besar. Pendapat saya ini bersifat subjektif dan sesuai pandangan pemahaman sendiri, tidak mempermasalahkan orang yang merayakan pergantian tahun dan menghormati teman yang memiliki pemahaman tidak merayakan pergantian tahun karena alasan syar'i dan bukan bagian budaya islam terlebih itu merupakan budaya yang berkaitan dengan budaya barat. Secara historis, perayaan tahun baru ini berawal dari mitologi Yunani dan diteruskan pada jaman Romawi, yang melaksanakan setiap pergantian tahun untuk persembahan dewa yang memiliki dua wajah yang menghadap ke belakang dan menghadap ke depan yang diartikan bahwa ada kenangan yang ditinggalkan dan ada harapan di masa depan. Merayakan tahun  baru berarti mengikuti budaya kaum kafir maka akan masuk bagian dari kaum kafir tersebut karena menyerupai tingkah laku mereka. 

Bagi saya sendiri, sejak mengetahui perihal ini, sudah tidak merayakan secara khusus malam pergantian tahun, jika ada yang mengajak makan sebagai alasan untuk silaturahmi bagi saya tidak masalah, saya ikut ikut-ikutan bermain terompet atau menyalakan kembang api. dan tidak bisa dipungkiri bahwa kalender masehi ini menjadi rujukan kita dalam beraktiifas dan kita juga harus tahu dan paham mengenai penanggalan dalam islam dan saat ini bertepatan dengan Jumadil Akhir yang berarti bahwa tidak lama lagi akan masuk rajab kemudian dilanjutkan Syahban dan Ramadhan. Semoga  segala urusan, pekerjaan, rutinitas olahraga lari dan keseharian, sikap, tindakan, kebaikan-kebaikan, cita, impian, angan, harapan serta karakter diri semakin lebih baik lagi dan lagi termasuk dalam kesimbangan mengejar kebahagiaan dunia dan juga kebahagiaan akhirat, kedua hal yang terakhir ini menjadi kunci kebahagiaannya melalui ilmu yang didapatkan dan menjadi berkah dan bermanfaat bagi banyak orang. aamiin

Tarakan, 1 / 1 / 2023
Pukul   : 22.28