Alhamdulillaj malam ini menunjukkan malam ke-29 yang berarti kemungkinan besar merupakan ramadhan terkahir untuk 1443 H. begitu banyak cerita begitu banyak lika likunya. semoga memberikan keberkahan. aamin
tulisan ini ditulis kembali diakhir ramadhan
Hari-hari terakhir ramadhan kali ini begitu, terasa, sengaja tidak mengambil kesibukan yang akan melalaikan dan saya masih ada utang 1 juz yang harus saya selaikan, alhamdulillah berakhir di setelah shalat zuhur tadi.
seperti pada ramadhan tahun lalu, untuk menuntun agar ramadhan berjalan seperti yang seharusnya dalam tuntutan agama, saya mengikuti ceramah live atau nonton tunda. Apa yang disampaikan beliau cukup membantu untuk mengarahkan. Hampir setiap hari, jamaah yang mengikuti diingatkan apa saja yang sudah kita lakukan selama ramadhan ini, diawal-awal sudah diingatkan bahwa ramadhan ini sangat singkat dan cepat akan berlalu, sehingga sebagian kita sering mendengarkan ucapan ga terasa uda hari ke 10, ga terasa ramadhan sisa seminggu lagi. Kita selalu diingatkan jangan sampai kita menjadi orang yang lalai dengan hari-hari ramadhan ini, jangan sampai kita hanya menjadi orang hanya hanya menahan lapar dan haus tanpa pahala apa-apa. intinya jangan sampai kita menjadi kelompok orang-orang yang merugi karena tidak mendapatkan ampunan Allah subhannah wata'alah.
Hari berganti hari, akhirnya ramadhan memasuki 10 hari terakhir saat itu. saya berniat untuk melakukan shalat tasbih / tahajud di islamic center karena diadakan shalat qiyamul lail disana, Alhamdulillah bisa terwujud, belum lagi semakin ramai karena beberapa anak remaja disini sempat ikut walau sebanarnya bikin repot :) repotnya karena anak-anak ini harus begadang hingga larut dan begitu semangatnya mau ikut hingga masih jam 1 dini haripun sudah heboh, bahkan mereka pernah hujan-hujanan karena menunggu jam 01.30, namanya anak-anak, walau belum sempurna dalam beribadah dan cenderung bercanda diantara merek, namun satu hal yang positif, mereka mengenal ada namanya shalat tasbih, shalat tengah malam di 10 hari terakhir dan mereka ini 1-2 kali ikut dan untuk rafa mengikuti 3x.
Hal yang lain menarik adalah saya tidak pernah bergeser mesjid sepanjang ramadhan kali ini, jadi saya tarwih di satu mesjid selama ramadhan, karena mengamalkan salah satu hadist, barang siapa yang shalat isya, tarwih hingga witir bersama imam, maka dia mendapatkan pahala seperti beribadah semalam suntuk. nah jika saya shalat di islamic, dan saya shalat witir terpisah maka saya akan kehilangan keutamaan hadist itu. selepas tarwih, saya mendapatkan tugas untuk mengawasi anak-anak yang tadarrus alqur'an, seperti dalam tulisan sebelumnya bahwa kairnya saya harus mengawal hingga khatam quran sebagaimana sudah saya tulis dalam judul sebelumnya. kebiasaan untuk tidak tidur pagi juga bertahan namun dikahir-akhir ramadhan saya saya harus tidur sekitar jam 7an, ini tidak lain saya tidak tidur kembali sebelum sahur, biasanya ini memberikan energi tersendiri, tidur 30 menit sebelum sahur setelah sebelumnya menjalankan shalat qyamul lail. selama ramadhan juga, kegiatan laripun tidak hilang, dari 2 s.d 28 ramadhan kemarin, saya berhasil lari dengan jarak tempuh 213K selama 4 minggu di bulan ramadhan, lumayan, dan lahamdulillah, hanya 1 hari saya off tidak lari yang hampir saya saya lakukan diluar ramadhan. Untuk sedekah, alhamdulillah berjalan lancar, masih bisa mengeluarkan hak orang lain dari harta yang dimiliki dan di ramadhan kali ini saya menyelesaikan zakat profesi yang sudah memenuhi ditahun 2020 kemarin dan baru kali ini menyelesaikan sebesar hampir 1.8juta (1 jt sudah dibayarkan sebelum ramadhan).
ramadhan kali ini sangat memberikan arti dan kesan, semoga kita semua dipanjangkan umur dan diberi kesehatan agar bisa bersua pada ramadhan-ramadhan berkutnya. aamin ya rabbal alamin
Tarakan, 30 / 4 / 2022
28 Ramadhan 1443 H
Pukul : 23.19 Malam