Setiap orang memiliki persepsi berbeda tentang sesuatu, tergantung sudut pandang dia melihat. Satu hal akan dipersepsikan berbeda oleh orang lain, tergantung bagaimana dia mengartikan semua pesan dan kata yang ada. Menurut teori psikologi, sudut pandangan dan persepsi setiap orang akan dikelolah mengikuti memory yang sudah tersimpan dalam otak, apa kesan yang ditangkap tergantung bagaimana otak menilai dan menghubungkan dengan memory yang sudah tersimpan, spontan kita akan menilainya. Jika kita menangkap pesan yang sama besar kemungkinan kesan dan makna yang muncul akan seperti itu juga. Dalam beberapa situasi belakangan ini, benar-benar menguras pikiran dan hati, ketika diperhadapkan dengan banyak persepsi yang ada tentang suatu hal. Beberapa orang memiliki persepsi yang berbeda bahkan kuat mempertahankannya, beberapa orang lain memiliki persepsi yang berbeda bahkan cenderung bertolak belakang dan berseberangan. saya yang tidak berada pada kedua kondisi tersebut, harus ekstra hati-hati jangan sampai terjebak dengan salah satunya sementara saya tidak memiliki infomasi yang detail dan berimbang tentang situsi ini. Sempat membuat bingung dan berdoa agar tidak berada pada posisi yang bisa merugikan diri saya sendiri, bukan bermain aman namun lebih pada sikap tidak ingin bermain pada kedua persepsi yang berseberangan tersebut.
Ada hal yang positif ketika mengambil posisi tersebut, paling tidak, saya tidak ikut-ikutan mengambil keputusan atau mempersepsikan sesuatu yang saya tidak tahu menahu akar masalahnya. Bukan berarti sikap yang saya ambil ini menunjukkan sifat "tidak jelas", benar tidak jelas keberpihakan, karena kita semua berhak menentukan arah mana yang kita ikuti bahkan memutuskan tidak mengikuti keduanya. Menjadi netral adalah pilihan yang terbaik, bahkan sikap ini bisa menjadi negosiator untuk mempertemukan kedua persepsi yang berbeda ini, mempelajari dan menganalisa apa yang perlu disamakan, ada hal yang masih bisa didiskusikan, menurunkan tensi untuk hal yang tidak bisa dikompromikan atau dipertemukan. Pelajaran bagi saya, selama niat baik, tidak memiliki kepentingan pribadi dan tidak ingin tendesius, sikap netral ini menjadikan sikap penuh kewaspadaan, apalagi kita tidak memiliki hal atas sesuatu yang memang bukan hak kita. Paling tidak sikap ini menjadi buah dari renungan panjang kita dari masalah yang ada. Intinya jangan ikut-ikutan untuk hal yang kita tidak ketahui, apalagi hal yang bukan hak kita dan bukan hasil perenungan dalam kita akan suatu hal atau masalah. wallahu'alan bishawab
Tarakan, 30/9/2020
Pukul : 6.22pagi