30 September 2022

Mensupport Teman

Setiap orang memiliki nasib dan rejeki yang berbeda-beda dan sudah menjadi jalannya mendapatkan sesuatu yang lebih baik dan dalam perjalanannya, kita menjadi bagian proses pencapaian teman ini. Tidak boleh iri, tidak boleh dengki, apa yang kita lakukan ada mensupport apa yang dia butuhkan, memberikan solusi jika dia mendapatkan permasalahan dan yang terpenting mendoakan. Saya tidak memiliki uang yang banyak untuk memberikan dukungan, mungkin juga bukan itu yang mereka butuhkan, mereka butuhkan solusi, mereka butuhkan support dan mereka butuhkan doa. Ingat, rejeki itu tidak akan adKebahagiaana tertukar., semua sudah tertulis.  teman adalah kebahagiaan kita juga, menjadi bagian dari kesuksesan teman tanpa mengharapkan imbalan dan yang terpenting kita bisa belajar dari proses yang dilalui teman., kita juga bisa belajardari apa yang dijalani teman, siapa tahu kita bisa meraih hal yang sama dengan moment dan kondisi yang berbeda, semua ada jalannya

Tarakan., 30 / 9 / 2022
Pukul.   :23.00

Renovasi Rumah

1 bulan ini, kami disibukkan dengan urusan renovasi rumah., dan ini untuk pertama kalinya kami melakukan untuk skala yang lebih besar. Awalnya hanya ingin mengganti genteng, karena sudah banyak kebocoran disana sini, namun setelah berbincang dengan mandor pemborongnya, rubanya begitu banyak yang harus dirubah dan biaya yang dibutuhkan cukup besar sehingga saya menurunkan niat untuk merenovasi, saat itu diprediksikan 200jt. Heheh angka yang sangat fantastik. Namun beberapa hari kemudian, pemborong datang kembali untuk bertemu, dia menyampaikan kalau salah hitung dan biaya yang dibutuhkan sekitar 89 juta. Saat itu saya ok.kan. dan saya harus melakukan panjar uang muka sebesar 50jt (hasil tabungan sendiri)

Tukang sudah mulai datang, dan sudah mulai bekerja dan kami harus pindah ke kontrakan dekat rumah, tiba-tiba pemborongnya datang lagi menagih dan menyampaikan kalau dia salah hitung sehingga dana yang dibutuhkan lagi sekitar 120jt, dana yang cukup besar ada sekitar tambahan 30 juta dari pembicaraan awal. Karena alasan ingin membeli material, saya ditagih-tagih terus untuk kembali membayar karena akan membeli material. Saya menyampaikan nanti pekan depan karena saya harus menunggu info dari kakak saya. Setelah melobi-lobi, alhamdulillah kakak saya melalui istrinya langsung memberikan pinjaman 50jt yang langsung ditransfer sore tadi. Saya memberikan ke tukang besok harinya.. 

Pekerjaan tukang berjalan seperti biasanya.. tanpa ada hujan tanpa ada angin pemborong kembali menghubungi saya dengan alasan dia salah hitung., ini untuk kesekian kalinya.dan saya mengunci apa yang tidak perlu dikerjakan untuk tetap mengerjakan yang utama di dalam rumah., untuk persoalan teras dicancel yang penting genteng rumah beres. Beberapa hari lagi saya dihubungi untuk memberi kremik (tegel), padahal ini masuk dalam hitungan. Tapi inilah berurusan dengan pemborong., dadi cerita teman-teman ada saja tambahan-tambahan diluar prediksi. Yang penting sudah mengunci di pembicaraan terakhir dan itu sebagai senjata jika pemborong sudah mulai keluar dari kesepakan

Tarakan, 30 / 9 / 2022
Pukul.    : 21.11

29 September 2022

Belum ada progress

Dalam beberapa bulan ini, saya disibukkan dengan akreditasi dan persiapan lanjut kuliah, sehingga banyak yang terabaikan, kerjaan pun tidak ada yang fokus banyak yang terabaikan, saking kedua kesibukan utama itu belum menunjukkan  kemajuan yang menenangkan. Akreditasi masih dalam proses perbaikan dokumen, sebanrnya hampir beres namun ada perubahan tahun semester akhirnya data-datanya juga harus menyesuaikan, ada hal yang diuntungkan paling tidak ada dokumen pendukung yang bisa digunakan. Persiapan lanjut S3 pun belum sepenuhnya selesai, beberapa nilai persyaratan seperti TOEFL dan beasiswapun belum lulus dan waktu semakin berputar, belum lagi masalah sertifikasi dosen yang belum memenuhi syarat, saya belum memenuhi untuk syarat TOEFL masih kurang 10 point lagi sementara target lain juga belum sepenuhnya menunjukkan progres, saya ingin mengurus jabatan fungsional lektor namun belum juga mulai padahal sehaj tahun lalu saya mempersiapkan, sampai saat ini saya juga belum bisa mengimbangi dan menyelaraskan diri dengan tuntutan kampus seperti mengisi BKD dan mengisi sister, entah apa masalah dalah kepala saya, saya belum bisa fokus dan mengikuti semua instruksi dari pimpinan, sampai saat inipun pekerjaan saya lebih banyak molor dan terabaikan, banyak yang tidak tepat waktu untuk diselesaikan, mungkin saya perlu memfokuskan diri, saya perlu melihat apa sebenarnya yang saya butuhkan dan bisa prioritaskan, karena berada diposisi saya saat ini dengan tanggungjawab sebagai ketua prodi dan banyak waktu yang hilang karena persoalan tekniks, mnegurus perkuliahan, mengurus mahasiswa yang bermasalah nilainya dan target dan tuntutan secara struktural, mengkoordinir dosen. memang saya tidak bisa menghandle semua target, ada yang bisa saya selesaikan, apa yang bisa dikerjakan bersama-sama adapula target pribadi yang tetap saya jalankan, nampaknya semuanya harus dimanage harus diprioritaskan, saya perlu fokus pada satu yang benar-benar dibutuhkan saat ini, memang tidak bisa dikerjakan diwaktu yang sama dengan target yang berbeda. mungkin saya bisa lebih bijak lagi melihat kondisi dan kembali menentukan ada prioritas utama dan apa prioritas yang masih bisa ditunda

Tarakan, 29 / 9 / 2022
Pukul   : 22/57

Atiyah dan Aqilah

Atiyah dan Aqilah, adalah anak perempuan kami yang lahir di Tarakan. Kedua kakak mereka lahir di Sungguminasa kab. gowa. Sulawesi Selatan.  Ada yang menarik dari kedua anak kami yang terakhir ini, mereka ini sering sekali terlihat kompak namun sering juga terlihat berselisi dan tidak jarang keduanya menangis entah siapa yang harus disalahkan padahal jika diperhatikan 5 menit atau beberapa saat sebelum kejadian menangis mereka nampak kompak bermain bersama, entah apa yang menjadi penyebabnya, dan ada saja hal yang membuat mereka berselisih paham. Seperti dua kejadian terakhir, ketika saya membawa mereka bermain di islamic, saya lagi ngobrol dengan teman  kerja dulu, tiba-tiba atiyah sudah terisak-isak menangis karena tidak terima "dikasari" sama aqilah sementara menurut versi aqilah dia seperti itu karena atiyah yang mulai, mendengar itu atiyah tidak terima dan itu yang menjadi biang-biang keributan keduanya, begitu didiamkan dan tidak lama kemudian mereka bermain bersama lagi :) begitu cepat perubahan emosi mereka berdua. Kejadian barusan adalah saat kemarin ketika mereka akan ke sekolah, aqilah ini agak lambat gerakannya untuk mempersiapkan diri ke sekolah, sementara atiyah sejak awal sudah mempersiapkan diri sehingga dia tidak mau terlalu menunggu, mereka saling menangis karena tidak mau disalahkan, aqilah yang benar-benar belum siap, saya bantu menyelesaikan keperluannya hingga memasangkan kedua sepatunya. dalam kondisi menangis-menangis saya menggendong akilah naik ke motor. beberapa saat masih menangis namun begitu sudah di jalan raya mereka berhenti menangis dan ketika akan sampai di sekolahpun mereka sempat bercanda dan bergurau. lagi-lagi mereka menunjukkan keakraban. Satu hal yang bisa dipelajari dari kedua anak ini adalah begitu cepat melupakan dan mengabaikan apa yang baru saja mereka alami hingga membuat mereka saling bertengkar dan marah-marahan namun seketika begitu cepat mereka kembali akrab dan kembali bermain bersama, tidak ada dendam tidak berlanjut bermusuhan. sikap anak-anak yang patut dilihat bahkan dipelajari untuk orang dewasa termasuk untuk kami orang tua mereka, terkadang hanya masalah sepele gampang berselisih paham dan tidak bertegur sapa dalam waktu yang lama. hal yang berbeda dengan anak-anak, yang sekalipun dianggap masih labil emosinya namun mereka menunjukkan sikap tidak dendam dan cepat berdamai :)

Tarakan, 29 / 9 / 2022
Pukul   : 17.55

25 September 2022

Manajemen Waktu yang Baik

InsyaAllah, besok perkuliahan semester ganjil dimulai, yang bearti bahwa kesibukan mulai terasa di hari-hari kedepan. Belum lagi ada beberapa target pencapaian kerjaan yang harus diselesaikan, persiapan lanjut studi dan persiapan akreditasi, tugas dalam kepengurusan organisasi profesi dan paling tidak bisa ditinggalkan kebiasan berlari :) Mengingat banyak kesibukan dan aktifitas nanti maka manajemen waktu sangat diperlukan untuk bisa mensukseskan dan melancarkan beberapa urusan. Saya harus benar-benar memprioritaskan apa yang harus dilakukan, mengurangi hal-hal yang kurang berfaedah terutama dalam membuka sosmed IG dan tidak hanya itu saya harus lebih fokuskan kerjaan ketika berada di kampus. Banyak hal yang harus dilakukan dan banyak yang harus diselesaikan. ingat waktu itu sangat berharga dan tidak akan kembali lagi, belum lagi kesibukan yang datang diluar rutinitas, harus menyelesaikan ini dan itu berarti menambah kembali kesibukan dan saya harus benar-benar bisa menyelesaikan itu semua, tanpa ada keluhan tanpa ada alasan yang tidak positif. Jalani dan yang terpenting adalah meminta pertolongan Allah subhannah wata'alah. Abaikan hal-hal yang perlu diabaikan, tidak boleh mengurus hal-hal yang bukan bagian dari tupoksi saya, jangan mengurus hal yang tidak perlu diurisi dan yang remeh temeh., jika butuh hiburan dan refreshing bisa dilakukan dengan berlari dan mengajak anak-anak bermain di islamik atau menemani rafa bersepeda sambil saya berlari. lakukan hall-hal yang positif tetap berpikir untuk kedepannya dan jangan lupa berdoa.m semoga diberi kelancaran dan diberikan petunjuk jalan dalam menyelesaikan pekerjaan. aamiin

Tarakan, 25 / 9 / 2022
Pulul    : 17.51

HM dan Kembalinya Performa lari :)

Seperti dalam tulisan saya sebelumnya, jika kemarin sore saya sudah berlari sejauh 54 K, alhamdulillah hari ini saya genapkan menjadi 75 K karena sudah menyelesaikan HM pagi tadi dengan catatan waktu 2 jam 6 menit yang berarti rata-rata pace saya di 6 menit/KM. padahal bila dilihat saya beberapa detik duduk untuk minum, hal ini saya lakukan karena kondisi perut saya yang tidak begitu baik jika berlari sambil minum, tapi jika sedang dalam race atau berlari dengan beberapa orang / komunitas mau tidak mau minum sambil berlari :) hehehe. Ada yang menarik dalam pencapaian minggu ini, selain capaian mingguan yang memecahkan rekor 75 K dalam sepekan, ini juga menjadi capaian lari mingguan tertinggi selama dekade berlari :) biasanya paling banter 73K. Belum lagi saya sudah berniat menurunkan jarak berlari dalam 1 minggu hingga 50-60 K saja, mengingat ada beberapa hal yang harus dikerjakan, maklumlah untuk bisa berlari sejauh ini membutuhkan masa pulih yang cukup lama, dan tidak mungkin saya bisa lakukan dalam kondisi sesibuk seperti saat ini. 

HM hari ini menjadi HM kedua setelah race pocory sweet bulan juli lalu, di bulan agustus saya juga sempat HM namun dengan kondisi beberapa kali berhenti karena bertemu dengan beberapa teman dan harus ngobrol :) paling tidak ada rekam jejak HM dalam sepekan dan untuk bisa HM dalam sepekan menjadi kewajiban dan harus dilakukan di tengah kesibukan dan di antara sela-sela berlari dengan rekan yang lain yang mengambil di hari sabtu juga :) Alhamdulillah sejak berteman dengan beberapa kenalan lari, jadwal lari menjadi menyesuaikan dengan kondisi rekan lari bahkan menambah silaturahmi dalam berlari. Capaian lari pekan ini menjadi pembuka bahwa saya masih bisa mengejar target lari di tengah kesibukan yang ada dan saya sudah harus merencanakan jauh-jauh hari program apa yang harus saya jalankan terlebih jika dalam pekan-pekan itu ada race yang harus dijalankan. 

Alhamdulillah,. catatan lari pekan ini menjadi pembuka mata, ditengah niat untuk menurunkan intensitas dan jarak lari ternyata masih bisa berlari sejauh ini, dan catatan lari ini menjadi pengingat bahwasanya saya belum bisa sepenuhnya melepaskan kebiasaan untuk berlari selama masih sehat, ada kesempatan dan ada keinginan kuat untuk tetap berlari, karena benefit yang didapatkan sudah begitu besar dan juga ini sebagai mekanisme koping yang positif tat kala dibanyaknya hal-hal yang menjadi stressor. bismillah terus berlari demi kesehatan.

Tarakan, 25 / 9 / 2022
Pukul   : 17.40

24 September 2022

Sabtu dan Lari Pagi

Sebenarnya hari ini, saya sudah berniat untuk longrun, menyelesaikan target lari HM untuk bulan september ini, mengingat bulan ini sisa 6 hari kedepan yang berarti bahwa Sabtu depan sudah memasuki 1 Oktober. Sabtu identik dengan longrun, berlari melebihi jarak lari harian, paling tidak 15 K dan paling jauh 21 K. Namun cuaca ternyata berkata lain, sejak subuh hujan deras hingga jam 9 pagi. sebenarnya jika saya  mempersiapkan diri lebih awal mungkin saya sudah bisa berlari di jam 9 pagi tadi namun kondisi jalan masih basah dan mengingat sepatu yang baru saja di cuci hehehe. akhirnya saya memutuskan tetap berlari dan star jam 10.20 dan berlari sejauh 10 K dengan durasu 58 menit, lumayanlah walau sebenarnya saya masih bisa menambahkan lagi jaraknya dan kebetulan pas hari ini lari terbilang ringan dan agak mudah melangkahkan kaki, apa karena lagi bersemangatnya mau longrun namun hanya bisa 10K.

Sore hari, saya lakukan easyrun, sebenarnya ini untuk menjaga-jaga saja dan ini lebih karena untuk menemani Rafa sepedaan, sebenanrnya rafa mengajak untuk berlari besok, namun karena sudah ingin berniat longrun jadi saya mengajaknya sore ini agar besok tidak terganggu saat HM. Lumayan sore ini menambah 6K yan berarti saya sudah berlari sejauh 54 :) dalam sepekan ini.sebenarnya ini untuk pertama kalinya lagi sejak pulang dari kampung inggris berlari sejauh ini jika besok jadi HM. jika lari 16K pun sudah mencatatkan rekor 70 K, memang dalam seminggu ini terbilang rutinitas lari saya kembali seperti biasanya, senin sore sudah kembali berlari, lanjur selasa pagi, lanjut rabu tipis-tipis intervel walaupun agak berat dan gagal menyelesaikan 2 repitisi karena tiba-tiba berpapasan dengan teman lari :) Jumat kemarin kembai berlari 10K. semoga besok cuacanya bagus dan saya bisa menuntaskan HM di bulan september ini., aamiin

Tarakan, 24 / 9 / 2022
Pukul   : 20.24 

Mau Sampai Kapan

Allah menutup aip kita, agar kita sadar bahwa kita lemah, kita masih saja melakukan hal yang kurang baik di mata Allah dan juga di mata manusia, namun kekhilafan itu masih tidak dinampakkan biat kita sadar bahwa tidak selamanya aib-aib itu bersembunyi, suatu saat akan menampakkan dirinya dan menunjukkan siapa sebenarnya diri kita. Memang manusia itu tempatnya salah, namun bukan jadi pembenar untuk kita melakukan hal yang sama dan berulang-ulang. Mungkin ini juga sebagai pengingat bahwa kita tidak sempurna, kita sadar  bahwa apa yang kita lakukan jauh dari sempurna, kita sadar bahwa orang lain juga seperti itu sehingga jika orang lain melakukan kesalahan yang sama, kita tidak perlu mengolok, menghujat bahkan merendahkan karena bisa jadi kita melakukan kesalahan yang jauh lebih parah hanya jika orang lain tidak mengetahui, kesadaran itu yang diperlukan saat ini bahkan  yang dibutuhkan adalah menasehati dan mensupport agar teman mau kembali berbuat baik karena diwaktu yang lain kita juga membutuhkan hal yang sama, namun jika kita tidak mendapatkannya paling tidak kita bisa mensupport diri sendiri, menguatkan diri sendiri dan tidak boleh lupa meminta pertolongan Allah subhannah wata'alah. semoga Allah selalu memberikan kekuatan dan keteguhan iman. aamiin

Tarakan,  24 / 9 / 2022
Pukul   : 19.19

Mengalah (Luluhkan Ego)

Ada suatu kondisi yang membuat kita terpancing emosi dalam beberapa situasi, entah itu karena mumet, karena merasa kurang suka, merasa tidak sependapat, merasa bosan, merasa kita selalu berhadapan dengan masalah itu-itu saja, terkadang muak, mau marah, sudah terpacing emosi. Ok, untuk sesaat bahkan beberapa hari, perasaan itu masih ada dan hinggap dalam hati hingga alam bawah sadar. Kita sadar bahwa, kita tidak bisa merubah situasi dan kondisi dalam waktu singkat, apalagi jika itu berkaitan dengan karakter seseorang, bawaan sejak dulu dan mungkin terbilang sulit untuk dirubah. dalam kondisi seperti ini yang dibutuhkan adalah menurunkan ego, mengalah demi kebaikan, ibarat kita sedang mengahadapi api yang membara jika kita tetap mempertahankan ego dengan menunjukkan emosi kita yang membara maka akan terjadi ledakan emosi yang membara, malah terjadi masalah-masalah baru. Disinilah pentingnya mengalah. Walau kita butuh waktu untuk bersikap seperti ini, paling tidak kita sudah meyakinkan kediri kita bahwa saya tidak boleh bersikap seperti orang-orang yang kita hadapi, saya tidak boleh ikut-ikutan mudah terpancing emosi dan dari sini saya belajar bahwa mental saya masih bisa terkontrol dari hal-hal yang merusak, dari hal-hal yang semakin mempertegas bahwa kita adalah orang yang mau mengalah demi kebaikan.

Tarakan, 24 / 9 / 2022
Pukul   : 08.18 pagi

18 September 2022

Ingat kata Ust. Abdul Shomad

jangan stres 
jangan depresi
jangan jadikan hidup sebagai beban

TETAP BANYAK berIBADAH
TETAP BANYAK berSEDAKAH
TETAP BANYAK WATAWAL SHAUBIL HAQ WA TAWWAL SHAUBIL SABR

kalau kita menjaga yang ketiga itu, maka Allah akan jani berikan yang ke empat
warafakna laka dzikro, Allah akan mengangkat derajat

Kalimat-kalimat itu sering di jumpai ketika membuka  reel  instagram, kalimatnya mengandung kekuatan dan menjadi penyemangat ketika sedang down dan sedang banyak pikiran. jangan sampaikan melupakan 3 hal yang utama, tetap terus beribadah, tetap terus bersedekah dan tetap berbuat baik, selalu akan kebaikan ditengah kebaikan untuk sudah kita lakukan.


Tarakan, 18 September 2022
Pukul   : 21.52

17 September 2022

Niat terselubung

Bagaimana hati manusia, hanya Allah dan diri kita yang tahu, orang lain akan menilainya secara verbal yang sudah kita katakan dan sikap yang sudah kita tunjukkan. Mungkin selama ini kita dianggap baik dan tidak ada masalah, ternyata kita menyimpan sesuatu yang tidak terbaca dan terlihat secara kasat mata. Mungkin ini yang menjadi renungan bagi saya, untuk tetap menjaga dengan baik bahwa label yang sudah melkat ke dalam diri ini, untuk tetap dijaga baik baik, jangan karena nafsu dan keinginan keras hanya untuk kesenengan sementara, ingat kebaikan yang sudah terlanjur melekat jangan sampai hancur berancakan begotu saja. semoga Allah melindungi. aamiin

Tarakan, 17.09.2022
Pukul   : 23.19

Dikejar deadline kerjaan

Seperti biasanya, diakhiur semester berjalan itu dilakukan pengumpulan nilai dan semua nilai sudah masuk, dan sudah dilist semua nilai yang belum masuk dan dikasih deadline sampai tanggal 20 September. ada 5 MK yang belum rampung yang saya tanggungjawabi. semua ini tidak lain karena kesibukan untuk persiapan akreditasi yang menyita banyak waktu dan konsentrasi. dan saya sudah di kejar-kejar untuk nyetor nilai. hehehe ini yang harus diselesai dalam waktu dekat ini. belum lagi target yang lain, yang harus dikerjakan menjelang perkluliahan perdana, mulai begitu sibuk, target ini target itu, semuanya harus diselesaikan. insyAllah., semoga dilancarkan. 

Tarakan, 17.09.2022
Pukul   : 22.57

Ternyata Bisa Melupakan

Ada hal yang begitu menantang dalam 1 tahun terakhir belakangan ini. Hal ini tidak lain adalah menjadi tidak tergantung dengan teman yang selama ini sudah dianggap saudara. Sejak kejadian November 2021 lalu kemudian ada drama lika liku di awal agustus tahun ini semakin menguatkan diri untuk melepaskan dan merenggangkan silaturahmi. Bukan tanpa alasan, banyak hal yang harus dipikirkan termasuk untuk kebaikin diri masing-masing.

Selama ini saya menganggap teman ini menjadi salah satu yang saya harapkan, yang bisa memberikan support namun ini terlalu prematur untuk dianggap bahwa persahabatan kami murni demi kebaikan bersama, ada udang dibalik batu, baik dari pihak saya maupun dari pihak teman. Akhirnya semakin lama semakin ketahuan ketidakalamian dalam pertemanan kami. Mending saya mundur, mending saya bersikap biasa-biasa saja dan tidak perlu terlalu jauh terlibat dalam kehidupan teman ini, saya yakin dia sudah paham dan tahu bagaimana cara menjalani kehidupan.. mungkin dia sudah lebih paham kepada siapa dia harus mencari. dan dia mungkin tahu bagimana seharusnya bersikap dalam persahabatan, dan itu mungkin bukan dengan saya. 

Ini termasuk keputusan besar dan butuh perjuangan besar untuk saya. dan bukan kali ini saja saya bersikap seperti ini tapi selalu saja ada celah untuk mengingkarinya.. saatnya saya harus meyakinkan diri saya bahwa dengan bersikap seperti ini adalah keputusan tepat dan untuk kebaikan masing-masing. Saya perlu menjalani hidup dengan mandiri, mngejar cita tanpa rasa terbebani hal yang sebenarnya yang bisa saya hindari dan saatnya saya harus melangkah tanpa ada bayang-bayang lagi

Tarakan. 17.9.2022
Pukul.   : 12.17

13 September 2022

Catatan Penting event lari dari aspek kesehatan

Dua hari sebelum Navy Run Race yang diselenggarakan tanggal 11 September kemarin, saya sudah mulai merasakan gejala radang tenggorokan namun saya mengabaikan karena menganggap hal yang masih bisa dijaga terlebih saya sudah minum wedan ronde kayu putih. Hal yang perlu kembali diperhatikan dan dipertimbangkan untuk race kedepannya dan menjadi catatan pentingnya adalah istrahat yang cukup sebelum race.  jujur saja tidur saya hanya 4 jam saat kemarin, ini juga yang terjadi saat ikut pocary sweat di bandung. padahal saya lari dalam kecepatan diluar biasanya. melebihi pace latihan. untuk race kemarin saya berlari dengan pace 4.50 sebenarnya ini melewati saat race Radar Tarakan  sekitar 4.53. Belum lagi kemarin dalam kondisi hujan-hujanan sepanjang race dan ada kebiasaan yang saya lupakan, konsumsi tolak angin :( padahal jelas-jelas masuk angin dan saya mengabaikan ini. Bila dibandingkan dengan Pocary di Bandung, yang jelas-jelas saya dalam perjalanan jauh dari Bandung ke Kediri, saya baru saja berlari sejauh 21K dan alhamdulillah dalam kondisi sehat wal afiat. karena saya menjaga pola makan dan tidak membiarkan perut kosong sementara kemarin beberapa kali saya telat makan bahkan mengabaikan makan inilah yang membuat saya harus berobat untuk menjaga-jaga agar kesehatan tidak terlalu drop walau harus istrahat lari untuk 2 hari ini :( dan benar-benar badan lagi ga enakan. harus benar-benar menjaga kembali agar kondisi badan kembali fit, karena begitu banyak yang harus diperjuangkan. semoga besok kembali fit dan bisa kembali berlari :)

Tarakan, 13 / 9 / 2022
Pukul   : 18.02

Solidaritas di Dunia lari

Ada hal dan sisi lain jika kita bercermin dari race HUT Lantamal kemarin. Ada pemandangan yang begitu hangat ketika bertemu dengan komunitas lain dalam dunia lari, sebenarnya ada 3-4 komunitas dan ada beberapa personil yang kadang saling tegang. Hehe ini tidak lain karena persoalaan perbedaan pandangan saja. Tarulah komunitas Tarakan Runner dan ASAC, kalau yang pertama benar-benar murni untuk pecinta lari dan hobi lari sementara ASAC lebih dipersiapkan untuk anak-anak melakukan Binjas persiapan masuk TNI / Polri dan memang untuk ASAC melakukan latihan terstruktur dan terjadwal, untuk anggota tarakan Runner juga dipersilakan untuk bisa gabung karena memang beberapa anggota Tarakan Runner merupakan member ASAC, bedanya kami yang sudah bekerja terkadang sulit mengikuti jadwal latihan yang ada. Berbeda dengan komunitas Gowes yang sekarang lebih sering dan suka untuk lelarian dan di race kemarin mereka begitu banyak personilnya yang ikut dan asli ramai dan ceria ketika bergabung dengan mereka. Dan 3 komunitas ini berbaur dan bercanda-canda sudah finish di race kemarin. Tidak ada saling iri-irian, bahkan ada yang bukan anggota ketiga komunitas itu juga ikut bergabung, beberapa di antaranya sering lihat di jalan, melalui moment kemarin, sudah saling kenal dan nanti kalau berpapasan di jalan bisa saling sapa. Indahnya berlari dan lelarian, kita tanpa melihat latar belakang dan pace lari, yang penting kita happy dan senang-senang ketika finish. Alhamdulillah

 

ditulis :

Tarakan, 12 / 9 / 2022

Pukul   : 06.10

diupload : 13 / 9 / 2022 pukul : 17.01

Menjadi Tukang di Rumah (sendiri)

Sebagai kepala rumah tangga, mau tidak mau kita dituntut untuk bisa melakukan kerjaan yang biasa dilakukan oleh tukang. Mulai dari memperbaiki listri, instalasi kecil untuk keperluan penerangan, menggunakan obeng, memasang kerang dan lain sebagainya. Kemarin saya mencoba untuk memasang kerang air untuk keperluan mesin cuci, saya harus bolak-balik ke took bangunan hanya untuk memastikan saya butuh apa. Kemarin saya membeli drag luar, di hari sabtu sebelumnya, saya juga menanyakan hal ini kepada penjual alat-alat bangunan namun kurang ngeh dan tidak paham, hehehe saya harus memastikan apakah barang yang saya beli ini sudah benar kalau dihitung-hitung saya bolak balik ke tokoh bangunan ada 4x  setelah mengotak-ngatik akhirnya untuk samnbungan pipa ini sudah terhubung antara westafel, sampai kerang yang sambung ke mesin cuci, akan tetapi masalah tidak sampai disitu, masih ada kebocoran di anatara sambungan pipa-pipa. Akhirnya bongkar kembali dan memasang selotip untuk kerang. Setelah beberapa kali coba akhirnya kerang yang sambung ke westafel sudah tidak ada kebojoran, masalah sisa di kerang yang sambung ke mesin cuci. Sayapun  mengganti kerang plastic yang sudah saya beli kemarin dengan kerang besi yang ada di tempat sebelumnya, namun tetap juga masih ada kebocoran diselah-selah kerang. Setelah distel kembali koneksi mesin cucui dengan kerang dan putar-putar hingga rapat, Alhamdulillah aman dan tidak ada kebocoran dan mencuci sudah seperti biasanya tanpa harus was-was air merembes. Inilah bagian tugas yang harus bisa kita jalankan di rumah, biar tidak sebentar-bentar panggil orang untuk membantu, kalau bisa dilakukan sendiri kenapa tidak 

ditulis :
Tarakan, 12 / 9 / 2022
Pukul   : 6.01

diupload : 13 / 9 / 2022 pukul : 16.58

Juara Harapan Race Lari

Kemarin, dalam memperringati HUT TNI AL ke 77 dilaksanakan Fun Run 7.7K di seluruh Lantamal yang ada di Indonesia tidak terkecuali di Lantamal XIII Tarakan. Pesertanya cukup banyak sekitar 500san dan jika dilihat rata-rata adalah anggota TNI baik Laut (sebagai tuan rumah), Darat dan Udara.  Star lari mundur dari yang dijadwalkan pukul 6.30, karena harus menunggu 1 komando dari pusat, sehingga lari dimulai jam 7.17 sesuai dengan indikator jam di Strava.  Sebenarnya dari segi persiapan, saya kurang maksimal terutama menjelang hari H, seharian saya sibuk dengan urusan rumah hingga keperluan renovasi rumah dan nyari ketika  malamnyapun saya telat makan ;( padahal di sore hari saya sebenarnya bisa loading karbo karena posisi saya di kota banyak tempat makan yang dilewati.

Yang unik dalam race kali ini adalah sejak subuh hingga saat registrasi ulang itu masih hujan sedang, namun ketika pemanasan bersama sudah lumayan reda namun begitu mau star kembali hujan hingga finish dan sepanjang acara berlangsung hingga selesai, paling-paling gerimis-gerimisan. Kali ini saya mendapatkan posisi ke-6 dengan pace rata-rata lari 4.50 km/m, tidak terlalu jauh dari posisi ke-5. Ada beberapa catatan penting yang menjadi warning saya adalah istrahat., ini kali kedua saya ketika race saya tidur 4,5 jam padahal normalnya paling sedikit 6 jam dan melihat catatan HR ; sudah mencapai maksimal 179 (paling tinggi) padahal saya tidak boleh melewati 180 (220-umur = 220-40 = 180). Selain masalah hidrasi juga menjadi kendala, saya piker saya masih aman tanpa minum dan dari 3 post air, saya hanya melihat satu itupun sudah kelewatan, seharusnya saya sadar dan harus balik kegitu sadar dan ini tidak boleh diabaikan. 

Masalah yang juga cukup menghambat adalah saya jarang bahkan sampai tidak pernah ikut latihan pasca bisa digunakannya stadion. Memang kesibukan akhir-akhir ini begitu padat, belum lagi jam 5.15 sore harus menjemput kakak zhilan yang baru pulang. Melihat beberapa teman yang podium 3-4 memang rutin latihan. Tapi saya tetap bersyukur, dalam kondisi kurang persiapan kali ini masih bisa mendapatkan juara harapan 3 dan mendapatkan uang 500rb Alhamdulillah, bisa nambah-nambah biaya untui tukang. Apapun hasil lomba kemarin. Sudah sangat baik, belum lagi masalah kepanitiaan secara teknik di lapangan cukup sigap, karena penyelenggaranya adalah TNI maka secara keamanan tidak diragunkan lagi, pengorganisasinya sangat baik, apalagi hadiah, tidak tanggung-tanggung, dan tidak membedakan kelas master, umum pria dan perempuan. Semua senang semua happy apalagi diiringi dengan hujan-hujanan. Semoga sehat-sehat semua. Aamiin

Ditulis :
Tarakan, 12 / 9 / 2022
Pukul   : 5.45

diupload :  13 / 9 / 2022 pukul 16.56

10 September 2022

Ngadem di Mesjid

Sore ini, setelah menjalankan shalat ashar, rasanya berat untuk beranjak keluar mesjid. Diri ini begitu nyaman berada disini, ingin dekat dengan sang Khaliq., hampir 3 bulan menjalani kesibukan hingga saya kehilangan rutinitas mencaga keimanan diri. Kesibukan sudah menjauhkan saya dari kekhusukan beribah, bahkan dalam beberapa kesempatan saya melakukan shalat di ujung waktu. Belum lagi persoalan dan rutinitas kerjaan, makin padat dan makin menyibukkan diri. Saya yakin kesibukkan ini adalah ujian., dan dalam kondisi seperti saat2 ini rutinitas makin menjadi-jadi belum kesibukan ini dan itu dan dalam 1 bulan kedepa, saya harus memantau renovasi rumah dan bukan masalah mudah terlebih masalah biaya saya harus meminjam sana sini, yang bukan kebiasaan saya tapi saya harus jalani. 

Duduknya saya di mesjid alma'rif ini sekaligus ingin mengutarakan isi hati kepada Sang Khaliq, meskipub sang Khaliq tahu apa yang saya inginkan dan apa yang saya harapkan meskipun saya harus menghadapi realita yang berbeda, saya hanya ingin menyampaikan " Ya Allah, Tuhan Alam semesta, yang memiliki segalanya, yang menguasai apa yang ada di langit dan dibumi, mohon untuk bukakan jalan hamba menyelesaikan tuntutan dunia, semoga kesibukan ini tidak menjadikan saya lalai dan khufur nikmat, dekatkan aku dengan Cahaya Mu., Jauhkan hamba dari hal-hal yg membuat hamba lalai dan lupa bersyukur.Aamiin Ya Rabbal alamin 

Tarakan, 10. September 2022
Pukul.    : 16.05

01 September 2022

Mengejar Kembali Targer Menulis Blog

Seperti yang pernah saya tulis di blog sebelumnya kalau bulan juli kemarin saya tidak menyelesaikan tulisan hangga 20 judul, saya hanya bisa menulis 14 judul yang berarti tersisa 16 judul. saya harus menyelesaikan semua itu diantara target menulis di bulan Agustus kemarin. Alhamdulillah terkejarkan, walau ada beberapa judul yang sebenarnya kelupaan untuk ditulis, saya sudah berniat menuliskan beberapa pengalaman berada di Surabaya, Semarang, dan kota yang pernah disinggahi :) Mungkin suatu saat ketika momennya pas apalagi jika persis berada di kota itu. Selalu ada ide untuk menulis namun waktu yang sulit untuk menulis, bukan hanya karena kesibukan namun mencari momen yang pas biar ide dan inspirasi mudah mengalir :) tidak muluk-muluk harus berapa ratus kata yang harus tertuliskan, asal bisa mencapai 1 paragraf tulisan. Jangan sampai kebiasaan menulis ini hilang seketika, sama seperti dahulu, sempatkan dan menjaga komitmen untuk menulis 20 judul dalam sebulan. Harus diupayakan dan dipaksakan selama momennya pas untuk menulis. teruslah mengalirkan ide karena semua perlu untuk disalurkan dan menjadi refleksi untuk melangkah ke depan, belajar dari semua tulisan yang telah ditorehkan dan menjadi pengingat dan penanda bahwa kita pernah mengalami masa-masa itu semua. 


Tarakan, 1 September 2022
Pukul   :  07.07 pagi 

1 September 2022

Alhamdulillah, hari ini memasuki tanggal 1 September 2022, bulan ke-9 dalam setiap tahunnya. Pertanyaannya adalah apa yang sudah kita lakukan untuk negeri ini ?? hehehe hari kemerdekaan sudah berlalu, hari-hari yang ditanamkan patriotisme, semua dilakukan begitu semarak di pelosok negeri ini. hari ini menjadi penanda berlalunya bulan kemerdekaan bukan hanya untuk negeri tercinta indonesia, namun juga untuk negara tetangga, singapore di tanggal 9 Agustus dan malaysia di tanggal 31 Agustus. 1 Bulan berlalu ini dilewati dengan begitu banyak rintangan dan adaptasi, setengah bulannya saya masih berada di Pare Kediri untuk melanjutkan kursus sementara yang sisanya saya kembali menjalani rutinitas, kerja, lelarian, rumah dan yang lain. 

Banyak pengalaman sudah dilewati, menjadi evaluasi untuk kedepannya apa yang harus diperbaiki dan apa yang harus dijalani. Semua sudah berlalu menjadi catatan penting untuk melangkah selanjutnya. beberapa catatan penting yang harus diperhatikan adalah skor toefl yang masih jalan di tempat, persiapan akreditasi yang masih harus dikejar, persiapan mahasiswa semester akhir yang akan mengikuti uji kompetensi dan terakhir adalah adaptasi lari yang harus target 60K perminggu. Semoga bulan September ini berjalan lancar dan menyisahkan hal yang positif bagi diri saya dan orang-orang disekitar saya.

Tarakan, 1 September 2022
Pukul   : 6.45