31 Oktober 2022

Ibadah kecil yang rutin dan konsisten

Pernah saya mendapatkan ceramah yang menyampaikan bahwa sebaiknya ada amalan sunnah yang rutin kita jalankan serta konsisten. Saya pikir-pikir, kira apa ya yang benar-benar bisa saya konsisten jalankan dan mungkin orang lain tidak terlalu tahu tentang itu. akhirnya saya merujuk pada sebuah hadist 

Abu Hurairah berkata,               

أَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ لَا أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَصَلَاةِ الضُّحَى وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ
“Kekasihku (Muhammad Saw.) pernah berwasiat kepadaku tentang tiga hal yang tidak akan pernah aku tinggalkan sampai mati, yakni, puasa tiga hari di setiap bulan, shalat dhuha, dan shalat witir sebelum tidur.”  [HR. Al-Bukhari]. 
dikutip dari https://harakah.id/3-wasiat-nabi-yang-tidak-pernah-ditinggalkan-sahabat-abu-hurairah/

atau : 

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: "أوصاني خليلي صلى الله عليه وسلم بثلاث: صيام ثلاثة أيام من كل شهر، وركعتي الضحى، وأن أوتر قبل أن أنام

Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, “Kekasihku (Muhammad) SAW berwasiat kepada tiga perkara (yaitu) puasa tiga hari tiap bulan, sholat dua rakaat Dhuha dan sholat witir sebelum tidur.”  
dikutip dari https://www.republika.co.id/berita/qrslob320/3-amalan-yang-diwasiatkan-rasulullah-saw-ke-abu-hurairah

Dari hadist ini baru shalat Dhuha yang benar-benar dijalankan kecuali benar-benar dalam kondisi lupa dan ini biasanya karena menunda waktu yang seharusnya sudah dijalankan. amalan lain yang benar-benar dijalankan konsistens adalah puasa senin dan kamis, insyaAllah ini sudah berlangsung lama dan orang di rumah sudah paham dengan ini. insyaAllah ibadah kecil in menjadi pengingat bahwa kita tidak terlena dengan rutinitas kehidupan dunia, paling tidak ibadah kecil ini benar-benar dijalankan secara konsisten dan sebagai bentuk amanah amalan yang kita jalankan selain amalan wajib, ini juga sebagai bentuk syukur atas rejeki yang sudah didapatkan selama ini. aamiin

Tarakan, 31 / 10 / 2022
Pukul   : 22.51

Siapa yang Bersungguh-sungguh (catatan hasil ukom 2022)

Pagi ini, dikagetkan dengan notifikasi dari group mahasiswa semester akhir yang baru saja mendapatkan hasil pengumuman ukom 2022, dan sebelumnya selepas shalat subuh saya mencoba untuk membuka web uji kompetensi perawat, dan terkejut ternyata sudah keluar pengumumannya. saya mencari-cari daftar untuk politeknik kaltara, dan begitu dapat langsung tertuju pada mahasiswa yang tidak lulus, dan ternyata ada 3 mahasiswa yang tidak lulus dan 3mahasiswa ini sebenarnya, sudah dari awal saya mewanti-wanti dan sudah mengingatkan bahwa mereka sejak awal tidak menunjukkan adanya keseriusan mengikuti program bimbingan yang dilakukan kampus, mulai datang bimbingan semaunya, pernah tidak mengikuti try out dan secara akademis IPKnya juga dibawah rata-rata mahasiswa di bawah 3.0. Kampus sudah berusaha keras untuk mempersiapakn, buktinya mahasiswa yang lain yang memiliki kemampuan seperti mereka namun masih unggul dari segi IPK masih lulus. Entah apa yang mereka lakukan untuk menghadapi ukom ini, mereka yang tahu karena demi kebaikan mereka. Sekarang mereka sudah tahu, bagaimana rasanya tidak lulus ukom, kurang apalagi kampus memfasilitasi mereka, dan ketiganya juga untuk saat ini belum melakukan perbaikan tugas akhir yang mana teman-temannya sudah jauh mempersiapkan. sudahlah, untuk apa menyesali, yang terpenting bagi kampus ini jadi pelajaran untuk ke depannya. siapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan mendapatkan hasilnya, kurang bersungguh-sungguh maka hasilnya juga kurang maksimal. sekalian ini mengurangi beban pikiran saya selama ini, paling tidak kita masih bisa mendapatkan kelulusan 92% sementara tahun lalu 100%, karena memang ada persoalan dengan IPK rata-rata dan IPK mahasiswa yang tidak lulus. itu saja untuk catatan kedepannya sambil menunggu monev dari pimpinan

Tarakan, 31 Oktober 2022
Pukul   : 06.17

Keisengan

Akhir-akhir ini, kadar keisenganku sudah terlalu jauh melewati tingkat kewajaran dalam aspek kehidupan, entah apa tujuannya, kadar keisengan itu sudah terlalu jauh melangkah, walau sebenarnya tidak ada yang dirugikan dalam keinsengan ini, namun ini jika diteruskan maka akan berdampak pada diri sendiri, karena ini berkaitan dengan menghormati dan mengharga pekerjaan orang, tanpa maksud mencari musuh atau memancing permasalahan, mungkin ini terkait dengan rasa penasaranku dengan hal-hal yang berkaitan dengan aktifitas dan pekerjaan orang-orang. sebenarnya tidak ada kaitannya dengan diri kita, saya mungkin saja hanya ingin mengetahui sejauh mana dunia pekerjaan mereka, bagaimana jasa yang ditawarkan dan berapa rupiah yang harus dikeluarkan. cukup itu sudah, saya tidak perlu lagi mengurusi dan mengisengi hal-hal seperti itu. semakin penasaran malah akan mencoba melakukan hal yang kurang pantas, walau sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Apalagi saya punya teman yang melakoninya, dari dialah saya menjadi penasaran karena dalam beberapa kali meminta saya membuatkan email dan bahkan menggunakan email ketiga saya dan ada notifikasinya yang mengarahkan kesana. Namun melalui tulisan ini saya memulai untuk tidak mengurusi lagi hal-hal seperti ini, cukup sudah dan cukup sampai disini, karena akan banyak dampak negatif yang akan muncul jika terus dilanjutkan keisengan ini


Tarakan, 31 / 10 / 2022
Pukul   :  05.47

29 Oktober 2022

Dikenal dan Mengenal

Ada dalam sebuah pertemanan yang terkadang kita dikagetkan dengan orang yang menurut kita baru lihat namun begitu kenal dengan kita, sebaliknya ada orang yang kita merasa kenal dengan namun dia tidak mengenal kita sama sekalu :) inilah yang sering terjadi dan yang terakhir adalah kejadian kemarin dan tadi pagi. Kemarin ketika saya tiba di penginapan ada tiba-tiba orang mengajak saya foto dan memanggil nama saya dan spontan saya kaget dan tetap mengikuti ajakannya sambil menyapa dan seolah-olah merasa kenal betul :) ternyata ini adalah temannya teman dan kayaknya sudah sering ketemu namun say benar-benar tidak mengingatnya dan itu kelemahan saya mudah melupakan orang apalagi namnanya. Kondisi sebaliknya ketika kenal mengenal betul orang itu namun kita tidak dikenalnya, karena kita mengenalnya dari obrolan teman namun kita berniat untuk menegurnya dengan alasan teman, itu juga yang terjadi ketika saya mengenal orang sudah beberapa kali ketemu namun orangnya bisa jadi tidak mengenal kita karena kita tidak pernah ngobrol lama sebelumnya paling hanya menyapa saja. akhirnya tadi saya menyapanya karena kebetulan persis berdiri didekat saya dan sayapun menyampaikan kalau ada titipan salam dari teman saya yang merupakan temannya :) saya juga seperti itu terkadang menemukan orang-orang yang merasa dekat dengan kita, mungkin karena sering melihat saya entah itu dijalan atau saat berlari karena sebagian orang saat ini mengenal saya sebagai orang yang sering lari :) inilah uniknya perteman yang terpenting kita tetap membuka diri untuk berteman dan menerima pertemanan :) bukankah dengan memperbanyak temab baik akan semakin membuka rejeki kita?.. 


Tarakan, 29 / 10 / 2022
Pulul     : 23.59

Lari dan Silaturahmi (Begimpor 2022)

Hari ini, baru saja diselenggarakan Begimpor 2022. sejak awal sebenarnya agak ragu untuk ikut, terlebih patner saya batal untuk ikut karena gagal registrasi padahal sudah menyetor, memang sic tidak terlalu banyak hanya 25rb namun karena teman ini benar-benar lagi semangat-semangatnya lari, alasan kedua karena saya lagi banyak-banyak pengeluaran dan membutuhkan uang untuk renovasi rumah, saat ini masih kurang sekitar 15 juta. Namun makin kesininya makin banyak yang nanya, terutama patnert lari dari TJS runner yang saat ini sudah bertugas di KTT di kecematan sekatak. sejak awal saya menyampaikan kalau saya masih 50:50 demikian juga dengan rekan perawat yang selama beberapa waktu ini sering konsul mengenai tugas dan Tesisnya, alasan saya juga seperti itu. namun di hari kamis, entah ada alasan apa, tiba-tiba saya menyampaikan sama orang di rumah kalau saya akan ke tanjung selor, dari situlah saya mulai menghubungi beberaoa kawan, kalau saya insyaAllah akan ke tanjung selor walau saya tahu bahwa saya akan mengeluarkan uang sekitar 500rb. Alhamdulillah ternyata ada saja bantuan dari teman dengan memberikan tumpangan kendaraan gratis bahkan ada yang ajak makan malam sebagai loading karbo, terus tinggal sekamar berdua dengan temanb jadi kalau dihitung pengeluaran saya : spit PP : 290 + 100rb hotel + 30rb minum+ sarapan + 50 kendaraan + 55rb oleh-oleh, totalnya 550rb, sebuah janji dan silaturahmi. 

Tadi juga saat lari, tidak mengejar juara karena posisi saya ditransisi umum dan master dan akhirnya masuk di Umum, namun tetap berupaya lari semampunya dan senyamannya, alhamdulillah tadi bisa lari dengan waktu 50 menit, (bisa jadi lebih karena saya agak telat meng on kan garmen padahal sudah stand by, catatan pace juga 4.58 sudah lumayan lebih dari yang diharapkan, alhamdulillah bisa finis dengan happy namun ada sedikit masalah dengan napas dan kaki yang agak tertarik. selepas lari bertemu dengan beberapa komunitas lari, mulai dari TJS, KTT Runner bertemu dengan teman yang selama ini berkomunikasi dan sudah janjian untuk bertemu, alhamdulillah semua terpenuhi, bahkan lebih dari itu saya bertemu dengan rekan-rekan perawat yang sedang betugas. uang yang dikeluarkan tidak bisa menyaingi besarnya manfaat yang dirasakan dengan ikut event ini terutama silaturahmi.

Tarakan, 29 / 10 / 2022
Pukul   : 23.36

27 Oktober 2022

Mati Lampu, Adu gelapnya

Semalam menjadi malam-malam yang begitu gelap dalam rumah (kontrakan) kami. listrik yang digunakan adalah prabayar atau berpulsa, otomatis jika dayanya sudah habis berarti listriknya akan berhenti. Ini bukan sekali dua kali saja selama kami ngontrak rumah namun sudah beberapa kali, mungkin kami belum terbiasa dengan ini makanya semalam benar-benar sudah tidak bisa dinyalahkan kembali mengingat uang di dompet benar-benar habis dan sementara saldo direkening sudah menipis dan tidak bisa lagi melakukan transaksi. akhirnya semalam saya memutuskan untuk membeli daya, memang tidak bisa dipaksakan, saya sudah mencoba meminjam uang dama teman :) namun hanya diread mungkin saya dianggap bercanda karena pantang sekali saya meminjam uang apalagi dengan sejumlah itu. dan memang sudah menjadi prinsip saya mending menunda membeli sesuatu dari pada harus ngutang takut menjadi kebiasaan. Sayapun mencoba untuk mencek-cek rekening siapa tahu ada yang tersisa dan memang benarn ada sekitar 2 juta di rekening namun itu adalah tabungan rencana yang tidak mudah untuk diambil karena jatuh temponya ditahun depan dan saya berencana untuk tidak mengambilnya kecuali dalam kondisi kepepet atau benar-benar membutuhkan. akhirnya saya sadar bahwa memang saya tidak bisa berbuat banyak dengan kondisi keuangan seperti ini dan kamipun hanya menikmati cahaya dari lampu senter dari HP, mau masak sudah tidak bisa, menyeterika apalagi. akhirnmya saya ke tempat kerja masih menggunakan baju yang kemarin. hidup harus dinikmati dan dijalani. rumah gelap-gelapun tidak jadi masalah.

Tarakan, 27 / 10 / 2022
Pukul   : 09.34 

26 Oktober 2022

Malu untuk Ngutang

Lagi-lagi masih seputaran tentang ngutang dan uang. Sebenarnya ada niat untuk meminjam uang sama teman walau hanya 100rb atau 200 rb, namun terasa berat, mending tidak usah dari pada menghilangkan kepercayaan dengan teman. Sebenarnya benar-benar butuh tapi masih ditunda dulu niat ini, hal yang menjadi pertimbangan saya adalah saya sendiri anti utang bahkan tidak ingin merusak persahabatan karena utang mengutang walaupun sebenarnya membayar utang itu menjadi komitmen saya dan saya harus memegangnya. masih teringat di kepala saya ada 3 orang yang memiliki utang dengan jumlah 1-2 jutaan rupiah tapi dengan beberapa alasan uang itu sudah pasti sulit untuk kembali, saya tidak ingin menjadi pelaku seperti ketiganya dengan tidak memberikan diri minjam uang dalam kondisi saya benar-benar butuh kecuali saya ada uang tapi lupa bawa dompet jadi mau tidak mau harus minjam. Disinilah pentingnya menabung. mungkin saya harus kembali memutar cara untuk mendapatkan uang seperti yang dibutuhkan saat ini. paling tidak yang paling utama adalah membayar jasa tukang bangun sekitar 12 jt. semoga saja ada rejeki atau paling tidak menggadaikan barang penting dan berharga :(

Tarakan, 26 / 10 / 2022
Pukul   :  17.36

Selamat Milad Atiyah dan Aqilah

Dalam seminggu ini, anak saya atiyah dan aqilah berulang tahun, memang jaraknya hanya 5 hari, atiyah tanggal 20 Oktober, sementara atiyah tanggal 25 Oktober. dikeluarga kecil kami, memang sering merayakan kecil-kecil, walau hanya sebatas keluarga inti saja, paling tidak kami bisa makan kue enak. untuk kedua anak saya ini dalam kondisi seperti saat ini, uang benar-benar pas-pasan hanya untuk membeli keperluan material, inipun sudah meminjam uang sebenar 51 juta. sebenarnya tidak ada perencanaan untuk membelikan kue tar, pas kebetulan dihari yang ulang tahun keduanya tiba-tiba saja ada rejeki yang menyapa. alhamduliullah akhirnya bisa beli kue tar dengan porsi yang lumayan dan harga sebesar 80 rb. begitupun dengan aqilah, persis di hari kemarin, sebenarnya posisi saya benar-benar kehabisan uang, tiba-tiba teman memberikan amplod sebagai imbalan telah membuat modul :) akhirnya kue tar saya belikan dan mereka benar-benar bahagia. ini yang menjadi alasan utama saya, walau harganya tidak seberapa, paling tidak mereka senang ada kue tar, perayaan kecil kecilan untuk keluarga kami. semoga sehat selalu untuk mereka berdua dan diberikan keberkahan untuk umut umur keduanya yang beranjak 7 dan 5 tahun. aamiin

Tarakan, 26 / 10 / 2022
Pukul   : 17.24

25 Oktober 2022

1/3 malam yang terabaikan

Sejak mengkuti program bahasa inggris di pare, ada rutinitas aya yang hilang saat itu, selain puasa senin kamis, saya juga kehilangan moment untuk melaksanakan shalat 1/3 malam bahkan untuk mengejar waktu witir sebelum subuh juga menjadi sulit. Untuk sekian lama, alhamdulillah hari ini saya terbangun walaupun niat utamanya adalah menyelesiakan perkerjaan verifikasi yang tertsisa namun saya masih memanfaatkan moment 1/3 malam ini untuk bermunajat dan memohona ampunan. 1/3 malam ini menjadi waktu yang mustajab, namun di waktu-waktu tertentu saya malah kehilangan moment ini, saya terjebak dengan selancar dunia maya yang tiba-tiba tersadarkan sudah terlewatkan waktunya. moment bangun di 1/3 malam harus benar-benar dimanfaatkan walau diniat awal ada tujuan lain namun paling tidak kita tidak menghilangkan keutamaannya, manfaatkan walau hanya menunaikan shalat 5 rakaat sudah termasuk salam, bermunajat dengan membacakan dzikir dan doa yang ingin kita terkabulkan, moment yang sangat tepat untuk curhat dan berkeluh kesah dengan sang khaliq, walau sebenarnya keluh kesah itu sifat yang tidak baik, paling tidak kita mengutarakan ke arah dan moment yang tepat 1/3 malam. Terlebih ada yang mengatakan jika 1/3 malam itu berkaitan dengan suara kok kokan ayam yang sangat nyaring seolah ingin menyampaikan kepada manusia untuk bangun dan bangkit. sekali lagi, seburuk-buruknya diri ini, sehina-hinanya diri ini, tempat membersihkan adalah di 1/3 malam dengan begitu banyak keutamaannya dan salah satunya adalah rahmat Allah subhannah wata'alah turun dan menyebar di muka bumi ini, semoga kita dapat meraih dan mengamalkannya sesuai dengan hati nurani yang tulus dan tidak membanding-bandingkan dengan lain. semoga rahmat dan kasih sayang Allah subhannah wata'alah tercurahkan kepada diri pribadi dan sekitar hamba. aamiin

Tarakan, 25 / 10 / 2022
Pukul    : 04.56

22 Oktober 2022

1 ditinggalkan, 1000 yang menggoda

Inilah kehidupan,  terjatuh bangun bangkit lalu berjalan dan berlalu kemudian terjatuh, bangkit, terjatuh lagi dan terus berputar seperti itu.  Ketika sudah berniat dan bertekat meninggalkan satu kebiasaan buruk godaan lain datang bertubi-tubi bahkan lebih kuat serangannya. Namun ini bukan berarti kebiasaan buruk yg sudah berhasil kita lepas harus kita tarik ulur kembali., yang kita butuhkan saat ini ini amunisi yang lebih kuat untuk menghadapi godaan baru walau sebenarnya masih wujud yang lama, namun kali ini benar-benar mampu memperdaya dan bahkan mampu meyakinkan bahwa ini baik-baik saja bukan masalah yang harus ditakuti apalagi sudah mulai dibiasakan dengam perilaku perilaku yang salah ini :( tapi bukam harus menyerah dengan keadaan ini dan bukan berarti harus membenarkan kekhilafan yang diperbuat dengan alasan itu kita berulang-ulang kita melakukan itu tanpa ada rasa bersalah dan berdosa, jangan sampai kita terjatuh dilobang yang sama., selama kita bisa menghindari selama itu kita berusaha untuk berperilaku dan bersikap lebih baik lagi

Tarakan, 22 / 10 / 2022
Pukul.   : 21.31

21 Oktober 2022

Masih ada "trauma' meminjamkan uang

Saya pernah meminjamkan uang pada kerabat yang cukup dekat. saat itu saya masih ingat bahwa ini saya masih sangat membutuhkan uang itu., karena masih kerabat sangat dekat akhirnya saya meminjamkan dengan harapan kelak akan dikembalikan. saat itu anak saya rafa baru saja lahir dan pada kondisi itu akan membutuhkan banyak dana untuk aqiqah apalagi rafa anak alaki-laki yang membutuhkan 2 ekor kambing. berjalannya waktu, utang tak kunjung juga dibayar dengan alasan ini dan itu. Saat ini rafa sudah berumur 9 tahun, artinya selama itu juga utang itu belum dibayarkan, sebenarnya bukan masalah ikhlas dan tidak mau membebaskan, namun beliau ini termasuk orang yang mampu dan punya banyak aktifitas yang menjadi sumber penghasilan, uang sebesar 2 juta saya yakin tidak terlalu besar. bukan tanpa usaha padahal dulu serinfg diingatkan. Akhirnya ini berdampak pada psikologi saya, saya mulai malas berkomunikasi dan ketika orang berbicara mengenai beliau, saya jadi malas untuk menanggapi mungkin karena persoalan itu. entahlah, apakah masih diingat atau benar-benar sudah tidak diingat sama sekali. 

Tarakan, 21 / 10 / 2022
Pukul   : 18.02

Mengakhiri Persahabatan

Persahabatan itu ibarat dua mata uang yang tidak bisa dipilihkan dan akan saling melengkapi.  Dalam  beberapa bulan ini saya mencoba melepas dan mengurangi komunikasi dengan dua sahabat dan ini tidak lain demi kebaikan bersama, cukup berat namun mau tidak mau harus dijalani, karena bagaimanapun ini menjadi komitmen diri yang harus tetap dijalankan. dan hasilnya sudah menunjukkan perubahan itu, saya benar-benar tidak terlalu terikat lagi dengan komunikasi dengan keduanya, Keputusan ini demi mempertahankan iman dan ihsan terutama dalam mengabaikan begitu banyak godaan dalam menyelesaikan godaan dalam kehidupan dalam menjalani kehidupan dengan penuh tantangan dan lika liku dalam menghadapi godaan duniawi, seberapa besar niat kita untuk melepasnya dan seberapa besar tantangan yang harus kita hadapi sebagai upaya dalam  mempertahankan diri. Ternaya godaan terbesar itu ketika menjalin komunikasi dengan sahabat ini.

Persahabatan saya dulu biasanya, saya begitu intens menanyakan kabar mereka bahkan saya menitip pesan, jangan sampai lupa memberikan kabar., namun apa yang dikata, dalam beberapa kondisi sebenarnya kita mengharapkan kehadiran keduanya dalam memberikan support ketika kita lagi butuh-butuhnya  dan saya sengaja untuk tidak memberi tahu, dan hasilnya seperti didalam dugaan, tidak ada sama sekali sapaan menyapa, tidak ada lagi kirim w.a tanpa harus melihat atau karena mengkomentari story, mungkin tidak spesial kita dimata kedua teman ini, hanya sebatas teman, bukan siapa-siapa bahkan bukan seperti saudara yang sudah kita anggap selama ini. Inilah yang menjadi alasan utama saya melepas keduanya, cukup menganggap kedua sebatas kenal dan tahu, bukan sahabat bukan saudara. senua kenangan dan cerita cukup menjadi pengingat bahwa dulu saya dan mereka pernah akrab dalam pertemanan bahkan dijadikan sebagai sahabat, tapi itu dulu bukan untuk saat ini. Wajar saja karena kondisi saat ini berbeda, kita banyak diharapkan dengan kesibukan ini dan itu, urusan keluarga dan pekerjaan hingga kita lupa bahwa kita punya sahabat atau teman. Mungkin teman saya tidak menilai seperti itu yang sangat jauh berbeda dengan pandangan saya mengenai sahabat. olehnya itu saya mengambil keputusan dan dengan matang untuk meyakininya, saya harus akhiri persahabatan yang pernah terjalin selama 3 - 5 tahun ini. cukup menjadi teman saja dan cukup tahu saja, tidak lebih dan tidak berlebihan memberikan perhatian dan berkomunikasi.

Tarakan, 21 /10 / 2022
Pukul   : 17.49

20 Oktober 2022

HBD 7 Tahun Atiyah

Alhamdulillah hari ini, menjadi hari yang begitu bersejarah bagi anak kami yang ke-3 "Hamnah Atiyah" ditanggal 20 Oktober ini, 7 tahun yang lalu diwaktu subuh dia lahir di kota Tarakan ini. Memang sejak dari awal kami merencanakan agar ada anak kami yang lahir di kota ini sebagai penanda bahwa kami benar-benar merantau dan ada anak dengan kelahiran Tarakan :) Saat itu seingat saya ketika menjelang subuh sekitar jam 4 pagi, istri sudah mulai mengeluh sakit pinggang nampaknya sudah  mulai pembukaan, tidak lama kemudian kami membawanya ke rumah bidan untuk melairkan dan ternyata benar sudah mulai pembukaan dan ketika sedang membawa barang-barang dari rumah rupanya sudah pembukaan lengkap dan sudah lahir dan tidak lama kemudian saya mengazankan. ada yang khas dari atiyah ini, disini juga untuk pertama kalinya kami mengundang teman-teman / kenalan untuk menghadiri aqiqahan atuyah dan alhamdulillah cukup ramai. Kini atiyah sudah tumbuh sehat dan diantara anak-anak kami, dia yang paling mandiri dan mudah sekali menangkap sesuatu bila dibandingkan dengan 3 saudaranya yang lain. Atiyah saat ini sudah masuk kelas 1 SD. Sudah menjadi anak yang mudah untuk diarahkan dan bahkan sangat gesik walau sering sekali berselisi paham dengan 3 saudaranya yang lain. tapi itulah anak-anak. Barakallahu fik umurik atiyah. sehat dan menjadi anak sholeha. aamiin

Tarakan, 20 / 10 / 2022
Pukul   : 08.12

Kembali Terjebak

Salah satu yang sering kali mengalihkan pandangan adalah rasa penasaran yang begitu besar mengenai hal-hal yang tidak begitu penting namun kita menikmati melakukan dan menjalankan. Rasa penasaran yang begitu besar yang tidak bisa dibendung dan membuat terlena dalam beberapa kali kesempatan. Entah setan apa yang memasuki alam pikiran ini hingga memperdaya dan tidak bisa berbuat banyak hal, logika lumpuh selumpuh lumpuhnya, alur nafsu dan ambisi menjadi begitu dominan. Untuk urusan kali ini, dalam tiga hari belakangan ini, sendi-sendi alam pikiran dan logika benar-benar tidak berfungsi secara maksimal, benar-benar tidak bisa lagi dimaksimalkan kemnafaatannya. Adakah yang salah? yang pertama bisa jadi ini bentuk pengalihan dari lelahnya diri ini dalam beberapa bulan terakhir dalam kerjaan. Begitu banyak beban yang harus dipikirkan dan dijalankan bahkan sangat berat untuk dijalankan namun dalam kondisi seperti itu ada saja kekuatan tambahan yang hadir tanpa ada prediksi sebelumnya, semua berlalu dan berjalan begitu cepat. Namun kondisi tersebut bukan menjadi alasan dan pembenar dari apa yang sudah saya lakukan, bisa sudah melanggar komitmen yang sudah dibuat dan dijalankan. Belajarlah untuk tidak menyianyiakan waktu dengan produktif, belajarlah untuk tidak terlalu penasaran dengan hal-hal yang tidak berkaitan dengan diri kita dan belajar kembali untuk mengalihkan kembali energi negatif yang masih tersimpan dalam diri, sebelum menyebar dan menjadi toksit berbahaya dalam diri apalagi jika sudah mengakibatkan akal tidak berfungsi dengan baik, semua lumpuh dan tidak terkendalikan, naudzubillah min zaliq.

Tarakan, 20 / 10 / 2022
Pukul   :  07.49

14 Oktober 2022

Belajar Kelolah Material

Setelah kesepakan berakhir dengan mandor, maka langkah selsanjutnya adalah membeli sendiri kebutuhan material, menigngat dinding antar kamar-kamar belum terselesaikan. Alhamdulillah hari ini menjadi perdana saya melakukan itu, walaupun sebelumnya saya pernah belanja kramik dan keperluan westafel untuk dapur. Memang uang yang saat ini saya pegang tidaklah banyak, hari ini saya menghabiskan uang 2 juta untuk keperluan awal sisa renovasi rumah. Yang harus dikerjakan yang utama adalah dinding antar kamar, sisa keramik untuk tambahan lantai di kamar depan dan tengah, saya harus menyelesaikan dinding plamir untuk dinding yang sudah ditambahkan dan saya meminta tambahan untuk dibuatkan pagar di belakang rumah serta kelengkapan lain seperti jemuran, parit dan sisa kramik untuk daput (westafel). Ongkos tukang juga sudah ditentukan, saat ini saya membutuhkan sekitar 10 juta lagi untuk menutupi kebutuhan yang ada. untuk saat ini saja saya harus menyiapkan 2000 bata, 4 reg pasir, baja ringan spandek untuk teras,  dan 10 sack semen tiga roda. Jika seperti ini memang direpotkan, namun ini menjadi pengalaman perdana saya dalam mengurus material untuk bangunan di rumah, kedepannya namun dalam 5 tahun kedepan atau lebih masih ada beberapa yang harus dibenahi. Semoga dimudahkan dan kami bisa menempati rumah paling lambat di awal  bulan 11 atau akhir bulan 10 ini. 

Tarakan, 14 / 10 / 2022
Pukul    : 17.54

13 Oktober 2022

Terkabulkan Doa Subuh

Dalam beberapa hari terakhir ini saya disibukkan dengan persoalan renovasi rumah, saya diperhadapkan dengan kondisi pembayaran yang belum tuntas, sebenarnya ada hal cukup membebani pikiran, tat kala saya harus menyelesaikan pembayaran dari borongan yang tersisa 14 juta. Dari pembayaran itu, rasa hati begitu berat untuk menyelesaikan walaupun ditangan saya sudah ada 10 juta berarti tersisa 4 juta, hanya saja dari hasil kerja yang ada sekarang ada beberapa yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Bukan berarti tidak mau menyelesaikan pembayaran, akan tetapi dengan hasil kerja yang ada sekarang, rasanya belum puas. Niat hati ingin menyampaikan ini kepada pemborong (mandor) namun masih terasa berat karena beliau pintar mengolah kata. sebagai awal, saya mencoba menenangkan diri, jangan sampai terbawa emosi, sebelumnya saat terbangun subuh hari saya mencoba menjalankan shalat witir, seraya meminta agar dimudahkan segala urusan. pagi tadi ketika selesai mencuci , pak borongan ini datang, saya dalam kondisi berwudhu, saya ,meminta untuk menyelesaika  jemuran. tidak lama kami janjian di rumah yang baru saja selesai dikerjakan sesai dengan kesepakan kedua. setelah shalat, saya kesana saambil berbicara pelan dan memperlihatkan apa yang sudah dibangun, jadi saya meminta untuk dihitung ulang, dari kesepakan kedua 102.500.000 apa yang sudah dikerjakan apa yang belum, sambil saya menunjukkan hal-hal yang belum dikerja dan dikurangi, dan saya kembali mengajak pak mandor ini untuk kembali berhitung dari perjanjian kedua, apa yang sudah dikerjakan. setelah dihitung-hitung, akhirnya menjurus ke angka, 9.200.000., bagi saya ini yang yang sudah wajah dengan kondisi pekerjaan saat ini, akhirnya saya menyelesaikan bayaran sejumlah tersebut dan saya menyampaikan bahwa urusan saya dengan beliau sudah selesai, urusan saya dengan sisa pekerjaan yang ada, itu sudah menjadi tanggungjawb saya. alhamdulillah akhirnya ini menjadi kesepakatan yang menenangkan bagi saya, ini tepat walau sebenarnya masih ada yang perlu dikompalian, tapi tidak jadi masalah, paling tidak yang menganggu pikiran saya saat ini sudah terselesaikan, sisa bagaimana lagi saya mencari dana untuk tahap renovasi selanjutnya membangun dinding di tengah dan memvlamir serta membuat pagar seng disekitaran belakang. Alhamdulillah, doa terkabulkan. menjadi imun baru buat saya., semoga cahaya kebaikan ini melalu hadir diwaktu yang tepat dan dibutuhkan.

Tarakan, 13 / 10 / 2022
Pukul   :  00.07

11 Oktober 2022

Menunggu Assesor

Setelah hampir dua tahun mempersiapkan boranmg akreditas program studi, akhirnya pagi ini, semua borang sudah terkirim., status dalam Simak LAM PT Kes, menunggu penunjukkan assesor.  Selama ini, persiapan akreditasi ini benar-benar menyita waktu yang sangat banyak, menyita perhatian, menyita emosi, dan membuat tidak fokus dan banyak pikiran. bahkan pernah saya mengalami kondisi yang benar-benar hopeless, sudah tidak tahu harus mulai mana, mau kerja apa, karena semuanya terasa ngeblank dan nda bisa ngapa-ngapain lagi.  Walau sangat lambat, akhirnya perlahan-lahan dan memang saya akui banyak kekurangan sana sini, sudah diingatkan melalui notifikasi akan batas akhir upload dokumen, serasa semua menjadi kacau dan berhamburan. sempat sebelumnya ada permasalahan dengan proses pembayaran hingga harus menunda hingga dua bulan, ketika sudah mulai pembayaran posisi saya sedang berada diluar kota, sepulangnya di Tarakan, mulai bergegas kembali, mulai mengerjakan apa yang bisa dikerjakan, mulai memperbaiki apa yang bisa diperbaiki, mulai mencari apa yang menjadi kekurangan, mulai mengumpulkan dokumen yang dibutuhkan, dan akhirnya setelah berkejar-kejaran dengan waktu deadline, akhirnya semua diselesaikan dan diupload, semoga semua berjalan lancar.. aamiin

Tarakan, 11 / 10 / 2022
Pukul   : 09.59

Butuh Support

Ketika kita lagi sibuk-sibuknya dengan pekerjaan, target ini dan itu, dikejar-kejar deadline hingga tenaga terasa terkuras, lelah menggrogoti, emosi mudah tersulut dan ibadah menjadi sempit. disaat saat seperti ini mungkin kita butuh support dari orang terdekat dan terbaik kita, namun kondisi tak seperti yang diharapkan, teman, saudara, sahabat kita mungkin tidak tahu dengan kondisi kita, mereka tahunya saya atau kita dalam kondisi baik-baik saja, masih bisa bekerja seperti biasa, melakukan aktifitas seperti biasa, dan masih bisa olahraga sebagai biasanya. Kita mungkin buka tipe orang yang sebentar-bentar up di sosmed tentang aktifitas kita, kondisi kesibukan kita bahkan apa yang sedang kita pikirkan hingga apa yang sedang kita rasakan saat ini. Mungkin sebagian orang menganggap itu hanya sekedar buat-buatan, serua-seruan, sekedar mengisi waktu, padahal bisa jadi itu adalah kode yang ingin kita sampaikan kepada orang-orang di sekitar kita bahwa kita sedang butuh perhatian, kita sedang butuh support atau sederhana sekali kita butuh sapaan, menanyakan kabar. Lain masalah jika ternyata orang yang sudah kita anggap dekat namun tidak menganggap kita sebagai teman dekatnya :( tidak menunjukkan hal-hal menandakan kita punya ikatan emosional yang dekat, bisa jadi kita juga yang terlalu berharap mendapatkan support, padahal kita bukan siapa-siapanya orang.

Disaat-saat seperti ini, tidak sepenuhnya kita berharap pada manusia, kita hanya berharap pada kehadiran Allah subhannah wata'alah, pemilik alam semesta berserta seluruh isinya. sudah seharusnya kita menggantungkan harapan kepada Nya, buka kepada manusia yang suka khilaf yang juga punya banyak keterbatasan, mungkin hanya kesabaran kita saja yang masih kurang, kadar keimanan yang masih sedikit. kembalilah bersandar kepada Nya.

Tarakan, 11 / 10 / 2022
Pukul    : 09.20 pagi

08 Oktober 2022

Mudah Tersulut Emosi

Mungkin manusiawi kita begitu mudah terpancing emosi ketika sedang capeh, digangguin saat lagi serius-seriusnya atau orang yang melakukan adalah orang yang sama, yang suka memancing emosi dan sudah dilabelin :( itu. Belum lagi jika itu adalah anak-anak, namanya juga usianya yang lagi semangat-semangatnya bermain hingga bikin hambur sana sini padahal baru saya dibereskan. Namun apapun kondisi kita ketika sedang marah, sebisanya  kita bisa ngontrol diri, marah lah sewajarnya sesudah itu stop tidak usah diperpanjang, sebisa mungkin amarah kita jangan sampai melumluhkan logika dan akal sehat, walau berat tapi tidak ada salahnya untuk kita belajar menguasai diri.. karena dampak amarah itu merusak banyak hal dan kerugian yg ditimbulkan juga tidak sedikit.

Jika kita yang dalam posisi salah, waraslah dalam bertindak, tidak perlu pembelaan, akui kalau memang salah,besarkan hati dan lapangkanlah dada.

Tarakan, 8 / 10 / 2022
Pukul.   :  21.28

Tarakan, 

01 Oktober 2022

1 Oktober

Alhamdulullillah hari ini sudah memasuki 1 oktober, bulan ke 10 dalam setiap tahunnnya. 1 bulan sudah berjalan dengan cerita masing-masing., bulan yang terbilang berat untuk saya., banyak hal yang harus diselesaikan, banyak yang harus digapai, banyak hal yang harus diwujudkan. Bismillah, semoga semua berjalan dengan diberi kelancaran.. aamiin

Tarakan, 1 / 10 / 2022
Pukul.   : 04.48