28 Januari 2024

Enam Belas tahun 2008-2024

alhamudulillah perbulan januari 2024 ini, menandakan sudah 16 tahun saya di Tarakan. Perjalanan yang akan dikenang sepanjang hidup karena menjadi bagian penting dalam perjalanan saya di Tarakan. Saya ke tarakan, bukan perkara mudah, begitu banyak yang menjadi pertimbangan bahkan saya harus membicarakan baik-baik bersama ibunda tercinta untuk memastikan bahwa benar-benar bekerja, dan keputusan ini sekaligus untuk melepaskan beban orang tua dan kakak pertama yang sudah membantu membiayai pendidikan selama ini dan alhamdulillah mendapatkan izin dan persis sore jam 4 sore di tanggal 26 Januari 2008 saya tiba di Tarakan untuk pertama kalinya dan hari ini tanggal 28 untuk pertama kalinya saya ngajar. tidak terasa, begitu banyak kisah-kisah yang sudah terlewati, banyak yang sudah di lewati. semoga dengan berjalannya 16 tahun di Tarakan ini menjadi bagian manis dalam perjalanan hidup saya dan tentunya bagi keluarga saya di sini.


Tarakan, 28. 01. 2024
Pukul    : 17.18

Menghindari demi kebaikan

Sekarang saya berada di fase "ga usah dipikirin, jalanin aja yang ada sekarang, mungkin ini sudah jalannya".  Pertanyaan ini lebih diarahkan pada kondisi saya tidak mempertanyakan sesuatu yang sedang saya hadapi saat ini, dan saya menerima tanpa banyak bertanya, saya berpikir, mungkin sudah jalannya, tidak perlu diperdebatkan, tidak perlu dicari-cari persoalannya, dalam diri menguatkan "jalani aja, pasti ada makna dan hikmah yang belum sampai dalam alam sadar saya. Misalnya saya saat ini, pernah menganggap teman sebagai saudara, saking intensnya berkomunikasi, bercanda, bergurau dan saling mensupport namun makin kesini, makin kesana, ada hal yang kurang baik, tidak mitualisme, tidak saling menguntungkan dalam hal-hal tertentu, semisal, lebih sering mengeluh, lebih sering membanding-bandingkan keadaannya dengan yang lain dan lebih sering mau ditraktik, mau sekali dikasih atau diberi barang-barang tertentu, (walau semua dalam bercanda) tapi menjadi kebiasaan, padahal kita semua punya kebutuhan masing-masing, kita semua sudah berkeluarga sehingga untuk menghindari pertemanan yang toxic berbalut pertemanan  dan silaturahmi, lebih baik menghindar demi kebaikan diri sendiri. supaya diri ini tidak terlalu banyak everthinking, supaya pertemanan menjadi pertemanan positif dan supaya teman sadar bahwa pertemanan itu tidak harus menunggu diberikan sesuatu supaya kita baik, initinya jangan keenakan. ingat semua sudah berkeluarga, semua punya tuntutan hidup dalam keluarga, saling pengertian itu penting :)

Tarakan,  28.  01.  2024
Pukul   :  15.30

27 Januari 2024

kenapa berpuasa di hari lain ??

alhamdulillah hari ini memasuki puasa hari ke.7, saya melakukanpun dengan diam-diam, saya hanya menyampaikan saat melakukan puasa di hari senin hingga kamis, kemarin dan hari ini masih cenderung diam-diam sampai istripun tidak mengetahui, malah sempat bertanya ini puasa apa? hari apa? bahkan pernah teman lagi ngajak kumpul hari selasa,. terus ngajak ngopi, yuk pesan? maaf saya puasa, bilang saya, terus teman nyahut, ini hari apa? saya bilang "hari selasa" (emang benar hari selasa, mungkin karena mereka tahunya puasa sunnah itu di hari senin dan kamis. Sebenarnya banyak yang belum paham bahwa saat ini juga bulan rajab, salah satu bulan mulia dari 4 bulan yang lain. saya juga tidak memaksakan orang untuk memahami apa yang saya lakukan. saya hanya menjalankan ibadah dan bisa lebih dekat dengan sang khaliq karena ibadah yang paling dianjurkan adalah berpuasa :) dan sekalian saya menjalankan puasa ayyaumil bidh, puasa di tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulan dan fadhillahnya ibarat berpuasa sepanjang tahun. Sekaligus puasa ini, memanfaatkan kebaikan-kebaikan yang harus dijalankan selama bulan mulia.

Tarakan, 27.  01.  2024
Pukul   : 09.33

Sudut Pagi yang Lain di Tarakan

Kemarin, saya memutuskan menikmati pagi selepas subuh bukan dengan berlari namun dengan bermotor. agak lain memang, karena biasanya saya yang berlari, kebetulan dalam kondisi berpuasa. ternyata ada pemandangan yang berbeda. mulai dari star di stadion datu adil, menuju gunung lingkas, pemandangan yang begitu berbeda jika dibandingkan saya berlari sendiri. bapack-bapack setelah shalat subuh melakukan jogging santai. Saya melanjutkan perjalanan ke jembatan besi, ini betul betul berbeda banget, yang berolahraga begitu banyak dan nampak begitu semarak , wow dalam hati berkata, kok kondisi ini saya tidak temukan pada saat saya lari pagi, suasana begitu syahdu, kok sangat terasa suasa berolahraga selepas subuh. saya melanjutkan perjalanan menuju bandara dan beberapa orang yang lari saya kenal tapi tidak menyapa karena lagi menikmati suasana, terkecuali menegor sobat saya di komunitas lari wkwkwkw. indahnya suasana pagi, indahnya kotaku tercinta. 

Tarakan, 27. 01. 2024
Pukul   : 08.19 

25 Januari 2024

Mendisiplinkan diri masuk Kerja

Ada yang aneh dengan kebiasaan saya di awal tahun ini. kayaknya saya lebih sering terlambat. apa karena perkuliahan yang lagi break karena sedang ujian semester dan persiapan liburan. terlebih lagi saya tidak terkejar-kejar dengan waktu. Padahal saya sudah membuat komitmen diri untuk lebih disiplin. Setelah dipelajari, ada beberapa kondisi yang menjadi penyebabnya dan ini masalah recehan. yang pertama : keenakan main sosmed hingga lupa waktu, kedua terlalu memperpanjang waktu istrahat ketika berlari pagi dan ketiga, terjebak dengan topik yang sedang dibicarakan di TV, hingga duduk sebentar ternyata kebawa dan akhirnya terlambat lagi. saya harus punya batasan waktu. misalnya jam 08.00 harus sudah bersiap-siap ga perlu menunda-nuda lagi. ok. jangan sampai terlena segeralah bergegas jangan sampai menjadi image kalau sering telat masuk kantor wkwkwk

Tarakan. 25. 01. 2024
Pukul   : 08.04

Nigth Run (NR) di Amal Loop

Semalam menjadi rute lari road baru dilalui, ahad sebelumnya rute ini digunakan di pagi hari dan 50% hujan-hujanan. semalam menjadi perdana dengan rute ini, awalnya iseng, lemparin ke teman-teman untuk NR dan saat menentukan rute, saya bercanda, yuk coba amal loop, kali aja aman kalau malam dan lagi-lagi langsung disambut. dan ada beberapa teman memang sudah ada niat untuk NR. Setelah mempersiapkan keperluan, kemudian tetap menjalankan rutinitas taklim di rabu malam dan saya menuju TKP. ada beberapa teman yang sudah konfirmasi dan sempat ada rencana untuk mengalihkan rute karena ketidakhadiran beberapa kawan, namun seperti biasanua jika sudah ada teman konfirmasi datang besar kemungkinan akan tetap menggunakan rute yang sudah disepakati dan menjaga-jaga jika ada orang diluar anggota gerombolan yang menyusul datang. akhirnya kami ber.7 hadir dan mulainya berlari dan ternyata di beberapa titik, ada anjing yang sudah siap menggonggong, untungnya ada dua teman yang bisa menjinakkan, cukup berdiri langsung anjingnya kabor wkwkwkw.  kami star hampir jam 20.30 dan berakir di jam 11 malam. beberapa kali istrahat dan biar rombongan tidak terpisah jauh. nikmatnya berlari malam hingga membuat ketagihan. hehehe kira-kira rute apa lagi nanti ??







Tarakan, 25.  01.  2024
Pukul   : 07.57



24 Januari 2024

Mensupport Teman

Empat malam berturut-turut ini, saya menyempatkan menghadiri takziah dari kawan yang orangtuanya meninggal dunia. memang dalam beberapa waktu ini, beliau ini terkadang tidak bisa mengikuti kegiatan di luar Tarakan karena kondisi ibunda beliau. dan saya baru tahu juga jika ibundanya adalah tokoh pendidikan dan muhammadiah. Selama empat malam ini, begitu banyak yang ikut takziah, tokoh-tokoh Muhamadiahpun hadir mengkuti, ada beberapa rekanan saya juga hadir. Kami sebagai teman dan sahabat juga memberikan support, dalam beberapa kesempatan kami juga datang ke rumah sakit untuk mensupport teman ini karena setiap malam dalam 1 bulan terakhir ini harus nginap di rumah sakit. alhamdulillah teman-teman yang lain juga antusias hadir di tengah-tengah beliau. Bagi saya pribadi, tidak jadi masalah, mumpung masih ada kesempatan dan toh ini juga hanya 4 malam dan diwaktu yang bersamaan saya benar-benar tidak ada kegiatan atau keperluan lain yang sangat mendesak. inilah namanya pertemanan yang positif.


Tarakan, 24. 01.  2024
Pukul   : 08.06 

23 Januari 2024

Tumbeng, tiba-tiba

Dalam pembagian tugas di rumah, ada beberapa pekerjaan yang sudah menjadi bagian tugas utama saya
namun ketika baru bangun tidur tiba-tiba saja pekerjaan itu sudah selesai dan saya terkaget-kagetkan saja :) sebenarnya bersyukur sic sudah dibantu dan ini sudah beberapa kali tapi itulah, saya ketika melakukan kerjaan yang rutin, terkadang memiliki alasan kenapa di jam tertentu dilakukan atau kenapa harus menunggu atau menunda. semua ada alasannya dan saya sic bersyukur sudah dibantu tapi tidak mendadak kayak ini juga :)  demikian juga jika ada barang yang ingin dibeli, sebegitunya langsung beli tanpa konfirmasi apa dibutuhkan atau barang lama masih bisa digunakan atau jika ada pekerjaan yang sebenarnya masih bisa dikerjakan malah dikasih ke orang lain dan itu mengeluarkan biaya. ya begitulah, mau bagaimana lagi



Tarakan,  23. 01. 2024
Pukul   : 10.16

17 Januari 2024

Alhamdulillah banyak kemudahan

2 hari ini, saya dalam. Perjalanan dinas untuk sosialisasi di kab Nunukan khususnya di sekitaran kota Nunukan dan sebatik.  Awalnya saya menghubungi bbrp alumni dan sebagian menyampaikan ada kegiatan dan ada masih jadwal dinas.. alhamdulillah ada alumni prodi farmasi yang temenin tunjukkan arah.. kemudian lanjut bbrp SMA dan lagi2 ditemani sama mahasiswa  kep  yang kebetulan lagi off. Dinas. Begitu selesai sosialisasi kami diajak makan di warung orang tua mahasiswa dan begitu selesai lanjut penyeberangan ke bambangan untuk ke sebatik cuaca hujan hingga basah baju.. kami menyeberang dengan kondisi mendung. Begitu ngobrol di spit kecil rupanya ibu punya mobil dan kami diajak nebeng. Alhamdulillah berjalan lancar..begitu sampe di hotel dan kami makan malam dan kami dibayarkan alumni dan kami diajak kopi.. juga di bayarka. Alumni Alhamdulillah semoga yang membantu perjalanan kami ini, diberikan  rejeki yang berlimpah..  aamiin


Sebatik, 17.  01.  2024
Pukul.  : 23.59

15 Januari 2024

Drama ketika interview PSRI

Hari ini, saya menjalani interview candidat pacer pocari sweat run indonesia. sejak beberapa hari sebelumnya saya sudah mengantisipasinya. bahkan sejak kemarin saya menunggu email masuk untuk jadwal wawancara. kami dikasih pilihan menentukan hari, saya memilih hari senin. sejak pagi mengecek email, namun tidak ada yang masuk. saya pikir apa nanti jam setengah 10 seperti beberapa email yang sudah masuk, namun di jam 10 pun belum masuk. begitu mencoba mengecek spam, rupanya emailnya sudah ada sejak 5 hari yang lalu atau tepatnya sehari sebelum wawancara hari pertama dimulai. semua sudah disiapkan, mulai laptop, headset, hingga posisi duduk yang nyaman dan saya sudah merencanakan akan melakukan di kampus dengan alasan agar kondisinya lebih tenang. saya mendapatkan jam 18.15 WIB atau jam 19.15. qadarallah, jam 6 sore tiba-tiba mati lampu, saya pikirnya hanya sebentar. ternyata sampai jam 19.00 lampu masih dalam posisi mati dan jaringan menjadi lelet, saya sudah mulai masuk zoom, 5 ,menit sebelum jadwal, namun lagi-lagi belum bisa tembus, hampir 25 menit saya berkutik dengan zoom yang belum juga tembus-tembus dan begitu jam 19.15 posisi zoom saya sudah masuk ruang tunggu sisa diterima, setelah menunggu-menunggu, tidak juga direspon, bisa-bisa karena msalah jaringan. akhirnya tiba  jam 19.25, hampir pupus harapan saya, saya kembali mencoba untuk masuk dan lagi-lagi, posisi saya di ruang tunggu untuk diterima masuk zoom. dalam hati, kalaupun saya tertolak karena telat, paling tidak saya bisa menjelaskan keterlambatanku. dan benar saja, rupanya saya diterima oleh host, dan tim pocari sudah siap memewancara, dengan malu saya sampaikan permohonan maaf karena kondisi saya lagi padam lampu dan kondisinya agak gelap dan host sekaligus pewawancara memaklumi dan memulai dengan beberapa pertanyaan, dimulai menanyakan pekerjaan, asal daerah dan beberapa pertanyaan inti (akan diulas pada judul berikutnya di blog ini)



Tarakan, 15.  01.  2024
Pukul   :  23.59

Motivasi Berlari

Saya mengenal dunia lari, sebenarnya sejak SMA, namun dijalankan hanya sekedar berlari di akhir pekan karena kesibukan bersekolah. Lanjut kuliah tahun 2001, sudah mulai merutinkan, namun masih sebatas hobi dan berlari hanya untuk kesehatan, saya ingat jadwal lari saya di hari selasa dan jumat, itu juga masih kadang-kadang dijalankan terlebih karena kesibukan bekerja, dan ini dijalankan hingga datang merantau di Tarakan, lari secukupnya di pagi hari atau sore, 2-3 kali seminggu dan lagi-lagi sekedar berlari, mencari keringat dan mendapatkan sehat. dampak langsung yang saya rasakan, kualitas tidur sudah lumayan bagus, jarang terbangun malam hari, namun masih gampang sakit, terutama radang tenggorokan. tahun 2017 sudah mulai mengenal race lari :) dan pertama kalinya ikut race di Bandung (kebetulan sedang kuliah) dan sudah mulai merutinkan, sudah mulai merasakan tidak sekedar berlari, mulai mengenal pace, KM dan menggunakan app running namun belum berani join bersama orang lain apalagi komunitas lari, padahal saya berada dengan orang-orang yang sudah menjadi member komunitas lari bahkan setibanya di Tarakan, namun tidak menggerakkan diri saya untuk join. Balik ke Tarakan (setelah selesai S2), rutinitas ini terus dijalankan, bahkan sudah memiliki efek, berat badan saya mulai menyusut, apalagi di rentang tahun 2000- pertengahan 2023 disini lari bukan sekedar hobi namun lebih lari sudah menjadi kebutuhan badan, ada yang hambar jika tidak berlari dalam 1-2 hari, berat badan saya turun drastis, ambisi lari saya begitu besar, dalam seminggu saya menargetkan lari 60K bahkan untuk target bulanan berkisar 280-an hingga 300, benar-benar diporsir. dan saya berjumpa dengan beberapa orang, terutama selama pandemi C19, bahkan menjadi patnert berlari. dan memasuki akhir tahun 2023, benar-benar saya berniat menaikkan berat badan, agar tidak nampak lesu dan cukup berisi ketika difoto 😆 efek positif pada diri saya dalam 4 tahun terakhir ini adalah keluahan sakit radang sudah mulai berkurang, sudah jarang berobat, badan lebih fresh, bisa berbagi pengalaman dengan orang-orang, yang saya sampaikan, tentukan tujuan lari untuk apa, targetnya apa, namun harus tetap mengenali kemampuan diri, jangan melihat orang lain, jangan asal ikut-ikutan pace orang dan sebaiknya melakukan peningkatan perfom lari dengan latihan lari yang bervariasi dan beri apresiasi dengan pencapaian diri sendiri. dan yang terpenting bagi saya, lari yang sudah menjadi kebutuhan, ternyata menjadi moodboster bagi saya, dengan berlari, daya tahan diri terhadap masalah kuat besar, tidak gampang ngedrop dan banyak energi positif yang didapatkan., ibarat saat berlari, kita menghirup energi-energi positif yang kita gunakan untuk melaksanakan aktifitas seharian. mengingat usia 40an, usia masa pematangan termasuk usia yang harus dipesiapkan memasuki usia senja, fungsi badan mulai menurun dan dengan berolahraga kita siap memasuki usia yang muda lagi, dengan tetap berolahraga dan menjaga bada tetap sehat. salam sehat.

Tarakan, 15.  01.  2024
Pukul   :  06.26

14 Januari 2024

Jelang Interview Pacer PSRI 2024

Bismillah,. insyaAllah besok saya akan menjalani interview seleksi pacer pocary sweat run indonesia 2024. Sebenarnya bikin deg deg kan, banyak kandidat lain yang lebih muda dan lebih influencher. Masih belum bisa meneba, kira-kira bakalan pertanyaan apa yang akan dilontarkan. mengingat dari pengalaman interview di dunia selain lari, biasanya ada dua hal yang selalu ditanyakan " apa motivasi diri dan efect yang bisa diberikan". motivasi terbesar adalah pencapaian terbaik diri dalam dunia lelarian. Saya yakin bahwa menjadi pacer, akan banyak pengalaman didapatkan, informasi update dan ilmiah mengenai dunia lelarian, apalagi dengan slogan pocary sewat run indoensia, saferunning, artinya kita berlari dengan aman, sesuai kemampuan dan mendapatkan efek lari untuk diri sendiri : sehat dan happy. dan menjadi hal yang sangat membanggakan jika kemudian terpilih menjadi pacer bisa menjadi bagian dari pencapaian terbaik bagi orang-orang yang berkeinginan mencapai target pace pada jarak tertentu, bisa bertemu dengan banyak orang, memberi semangat bagi pelari-pelari yang sedang race di PSRI, untuk jangka panjang, menjadi brand bagi diri sendiri dalam memotivasi orang-orang untuk hidup sehat dengan berlari karena olahraga ini menjadi olaharag yang mudah dilakukan, hanya membutuhkan niat dan komitmen diri serta konsistensi dalam berlari. saya yang berlari sudah 20 tahun, berawal dari pelari hobi dan weekend, berlari semaunya tanpa ada target, yang penting berkeringat, biasanya waktu yang dibutuhkan 30-45 menit, kemudian ditahun 2017san baru benar-benar paham tentang lelarian, baru mengenal pace dan mulai belajar tentang teknik lari dan pelan-pelan melengkapi gear berlari. 1 tahun terakhir ini, saya benar-benar merasakan euforia berlari terlebih memiliki komunitas lari dan punya teman share berlari, walau belum memiliki pelatih profesional paling tidak ada yang mengoreksi dan mengingatkan jika ada yang salah dalam teknik berlari. semoga besok dilancarkan. aamiin


Tarakan. 14 . 01.  2024
Pukul   : 23.21

Dorongan Kuat

Dalam kondisi tertentu, apakah efek dari endorfin dan testoteron yang kuat, membuat diri ini jadi kelimpungan, kayak merasakan dorongan yang begitu besar namun ini mau diapakan. yang jelas, dorongan semacam inilah yang membuat salah dalam memilih penyaluran, energi besar ini, benar-benar harus dialihkan agar tidak terjebak dalam kondisi yang merugikan diri sendiri. Saya benar-benar dibuat bingung dan harus mengalihkan perhatian. dan harus benar-benar yang dijaga adalah jangan sampai kondisi ini, melumpuhkan hati dan rasional dalam mengambil keputusan. benar-benar harus dikendalikan. salah satu yang benar-benar saya lakukan adalah dengan berlari, mengeluarkan keringat dan merubah energi besar itu menjadi kekuatan dan keringat yang menimbulkan kebahagiaan.

Tarakan, 14.  01.  2024
Pukul   :  08.18

Nigth Trail Run Bersama 3 Komunitas

Alhamdulillah, semalam kami gerombolan, majelis lari trail amatiran tarakan, kedatangan tamu, teman-teman komunitas lari trail atau yang biasa dikenal dengan on on tarakan. merupakan kesempatan yang sangat berharga buat kami mendapatkan sambutan seperti ini, karena ini jauh-jauh sudah dibicarakan sebelumnya. salah satu komunitasnya itu, ada tetangga saya dan sudah  rutin on on di bukit mas dan ada juga teman lari saya, yang sudah penasaran sejak lama ingin lari trail malam. Teman-teman memilih rute yang cukup aman bagi pemula, karena dari pengalaman-pengalaman sebelumnya ini rute yang sangat baik, terbuka dan angin cukup bagus. beda jika dibandingkan dengan rute gunung selatan bagi yang pertama kali trail malam, karena harus beradaptasi dengan situasi dan kondisi malam dimana dingin dan oksigen kurang. dan alhamdulillah mereka enjoy dan pengen mengulang.







Tarakan, 14.  01.  2024
Pukul   :  07.32

08 Januari 2024

Tegur atau Tidak Tegur

Malam ahad saya lagi nge-saraba dengan teman lari, sebagai duta sarabba biasa mengajak teman komunitas namun kali ini benar-benar sempit dan saya hanya mengajak 1 teman yang kebetulan dihari sebelumnya belum sempat. Kami berdua sempat gobrol tentang kondisi teman-teman di komunitas yang akhir-akhir ini jarang bergabung dan ketika sudah ingin balik dan saya menelpon teman yang mengabari akan menyusul di group, setelah 1 jam lebih tidak ada kabar dan memang ini sebenarnya hanya sebentar mengingat ada yang ingin dikerjakan di rumah.  Begitu mau pulang, ada pembeli lain yang duduk di sebelah kami dan setelah saya perhatikan, orang ini adalah teman dulu yang sudah lama menghilang dan saya mencoba tidak mencari kabarnya walau dalam beberapa story w.a teman memunculkan dan sempat bertanya kepada teman kerjanya kondisi dia dan update terakhir saya lihat memang lagi mendapatkan promosi jabatan dan memiliki potensi akademik yang besar. saya kemudian berpikir apa saya tegur atau bagaimana. tapi saya tidak mau menunjukkan bahwa saya punya masalah sama dia, setelah beberapa kali memang menghindari ketika berpapasan di jalan. akhirnya saya memutuskan menegur walau sebenarnya agak berat, dan yang bikin terkejutnya kayaknya dia tidak benar-benar mengingat saya dan kondisi ini sebenarnya menguntungkan bagi saya, paling tidak dia tidak ingat dengan siapa dia bertemu tentang kejadian dulu, akhirnya saya sadar bahwa saya benar-benar sadar, bahwa niat baik saya untuk menyapa sudah cukup dan paling tidak saya tidak dibuat penasaran lagi bagaimana kabar dia setelah tahun 2016 bertemu dan sempat beberapa kali berkomunikasi dan terkahir itu di tahun 2018, itu saja

Tarakan, 08.  01.  2024
Pukul   :  17.42

Untung Hanya Mimpi

kejadian yang sangat meresahkan ketika saya sedang berkunjung dan bersilaturahmi ke salah satu tokoh tarakan, yang cukup terkenal dikalangan jamaah mesjid, dan ketika sedang menyicipi makanan yang disajikan kami melihat ada kamera dan kami gunakan untuk foto-foto, dan ada teman ketika beberapa kali digunakan rupanya kamera itu bisa langsung mencetak, karena penasaran dan ingin berfoto kembali, rupanya kameranya otomatis mencetak dan ternyata yang dipakai ini yang merupakan foto cetakan yang terakhir. akhirnya kami bingung bagaimana harus menjelaskan kepada pemiliknya, takutnya beliaunya marah dan tidak lama, teman yang merupakan anak ulama tersebut menyampaikan, itu kamera memang sekali pakai, sudah dipakai selama orangtuanya umroh jika cetakannya habis maka kameranya sudah tidak bisa dipakai dan harus diisi ulang kertasnya dan  sebenarnya tidak ada masalah jika sudah habis, toh foto-fotonya sudah ada. Namun tetap merasa tidak enak aja, kemudian kami keluar rumah, sambil menunggu teman yang lain, dan kam mendengar sudah azan, dan posisi rumah teman ini tidak jauh dari mesjid yang terdengar namun orangtunya lebih memilih shalat di mesjid lain yang posisinya cukup jauh, mungkin karena alasan sudah terbiasa. Perasaan tidak enak itu masih saja membekas ke kami dan saya yang tiba-tiba sadar dari tidur, rasa enak masih ada, dan melihat rumah dalam kondisi gelap, sambil melihat jam, saya baru sadar bahwa  ini mau subuh dan saya harus segera menyiapkan makanan sahur untuk diri saya. istaghfirullah, untungnya hanya mimpi

Tarakan, 8. 1.  2024
Pukul   :  07.57 

03 Januari 2024

Tegas dengan Aturan

Dua hari bekerja, dihadapkan dengan kondisi yang benar-benar menguras tenaga dan emosi jiwa. Pertama mahasiswa yang menambah liburan setelah liburan nataru, dengan berbagai alasan dan drama karena masalah tidak ada spit, masalah kehabisan tiket dll, padahal ada teman mereka yang kampungnya lebih jauh sudah mengusahakan datang lebih awal, dan begitu kuliah perdana sudah bisa mengikuti. kemudian, ada pula teman dosen yang tiba-tiba ingin mengambil honor, beliau ini sering menyampaikan jangan sampai kita membuat aturan dan kita sendiri yang melanggarnya. olehkarena alasan inilah saya bersikeras agar kita tetap menjalankan aturan yang disepakati, honor bisa diberikan jika nilai sudah masuk. nah memang berat untuk menjadi orang memiliki komitmen kuat, disisi lain ketika kita lengah melanggar kesepatakan itu, kita hapisi dengan ungkapan tadi, seolah orang yang menyampaikan lupa kalau pernah melakukan hal yang sama :( inilah konsekuensi yang harus dijalankan tanpa melihat siapa dan alasan apa yang penting kita tetap menjalankan tugas dan kesepakatan yang ada 


Tarakan, 3.  1.  2024
Pukul   :  21.46

Beradaptasi kembali dengan kerjaan

Kemarin, sudah mulai bekerja sebagaimana biasanya setelah libur sekolah dan libur nataru, sebenarnya tidak ada yang berubah dengan rutinitas namun yang ada itu ksibukan untuk kembali menjemput dan mengantarkan anak di jam siang dan sore, ini yang lumayan menguras tenaga, belum lagi jika siang harus menyiapkan keperluan makan siang untuk anak yang sekolah siang. walau baru berjalan dua hari, namun rasa-rasanya capeh banget, malam terasa capeh, ingin rasanya cepat tidur dan kemarin malam, benar-benar cepat tidur. dan benar-benar belum bisa adaptasi lagi, padahal dihari nataru juga tetap menjalankan bimbingan namun belum menjalankan aktifitas penjemputan. belum lagi rutinitas lagi saya yang kembali normal, yang sekarang ini saya menjalankan program MAF untuk lari pagi di hari selasa dan jumat, bukan masalah capehnya namun jumlah waktu yang dihabiskan terbilang lama, jika biasanya hanya 1 jam untuk 10K ini sampai 1 jam lebih banyak. semoga adaptasi pekerjaan ini segera berjalan seperti biasanya, saya bisa menjalankan rutinitas dan aktifitas saya sehari-hari, menjemput dan mengantarkan anak, membimbing mahasiswa dan mengajar serta memeriksa tugas mahasiswa

Tarakan, 03.  1.  2024
Pukul   :  21.35

01 Januari 2024

Hiduplah dengan Keberkahan

di hari pertama tahun 2024 ini, saya merubah qoute di profil IG saya yang semula "sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain". ini merupakan kutipan hadist. saya setuju dengan ini dan saya sudah menjalankan cukup lama, saya ingin meningkat satu level di atasnya sehingga saya merubah dengan "hiduplah dengan keberkahan" . Jika yang pertama ada yang mengatakan, hati-hati jangan sampai serin dimanfaatin orang lain, ini sebagai wanti-wanti saja, karena ada yang yang memang punya kebiasaan, menafaatkan kebaikan orang lain. dan kita harus selektif dan memilah, mana yang benar-benar kita bisa memberikan kebaikan mana yang jangan sampai keterusan meminta kebaikan bahkan berubah jika kita tidak berbuat baik dalam pandangan dia. akhirnya saya tersadarkan, memang benar ada beberapa orang senang dengan kebaikan yang sudah kita lakukan padanya hingga ada kecenderungan memanfaatkan kebaikan kita itu tanpa merasa diri dan tahu diri. Penuh dengan keberkahan ini lebih spesifik bahwa kita benar-benar bisa bermanfaat dengan orang lain dengan kebaikan dan kita bisa memotivasi orang lain agar lebih baik lagi dan tidak tergantung dengan kebaikan kita. dan keberkahan ini adalah hal yang sangat mulia, bisa menjadi indikator rasa bersyukur kita atas karunia dan rejeki yang sudah kita dapatkan, termasuk sebagai pengingat diri bahwa ada yang kita peroleh, didapatkan dengan jalan yang benar dan tidak memunculkan cara atau efek negatif dari apa yang sudah kita lakukan. dan intinya adalah  berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan pada sasaran yang tepat dan membutuhkan sehingga mendapatkan keberkahan dari kebaikan yang lakukan. aamiin

Tarakan, 01. 01.  2024
Pukul   : 23.07

Satu Januari 2024

Alhamdulillah, perhari ini, memasuki tahun 2024 Masehi. meskipun sudah tidak melakukan perayaan karena sudah mendapatkan pencerahan dari ustad. malam pergantian tahun dianggap seperti malam seperti malam yang lainnya. namun yang menjadi renungan adalah tahun masehi ini menjadi titik dalam pekerjaan dan hobi. sudah sejauh mana saya melangkah, sudah sejauh mana perubahan dalam diri. Banyak yang harus dicapai ditahun ini yang menjadi kelanjutan ditahun sebelumnya. saya harus merencanakan lanjut kuliah, membalikkan rencana awal untuk lanjut S3 ke lanjut spesialis komunitas. Banyak kejutan dan harus berbalik arah di tahun 2024, semakin menguatkan, bahwa saya bukan orang yang kaku dengan tujuan akhir, harus keluar dari kebiasaan yang bisa merugikan diri sendiri, jangan lelet, jangan mengagampangkan sesuatu, mencoba tidak tergesah-gesah menilai dan mengambil keputusan, tetap berprinsip semua ada jalannya, semua dipertimbangkan dengan baik-baik
Semoga 365 (+1) kedepan berjalan lancar sesuai track dan sehat-sehat wal afiat.

Tarakan. 1.  1.  2024
Pukul   :  21.50