27 Juni 2025

1 Muharram 1447, Berlari 14,47 K

Hari ini diperingati sebagai 1 Muharaam 1447 H sebagai tahun baru islam, sebagai titik awal hijrahnya Rasulullah Muhammad sallahualaih wassalam, dari Mekkah ke Madinah. Meskipun banyak yang mempermasalahkan mengenai tradisi perayaan ini, namun ini paling tidak sebagai counter budaya barat. dalam dunia lari, mungkin lari merayakan 1 Muharram ini tidak familiar, para pelari lebih terbiasa lari berdasarkan tahun baru 20.25 atau pas 17san agustus. Saya mencoba cara baru berlari sejauh 14.47K dalam rangka semarak 1 Muharram sekaligus dalam rangka mencapai target lari mingguan. Star lari di jam 6 kurang 5 menit, lari memperhatikan pace, kebetulan jam larinya lagi rusak 😅 make jam ternyata baru 10K sudah siup padahal sempat dicash mungkin karena tidak terlalu lama. tiba-tiba ketika finish avg pace nya 6.05K/jam. Rute yang diambil full track UI, namun lagi-lagi mencari rute aman dengan star dari hal balairum ke arah teknik terus belok kiri ke arah stasiun UI, lanjut ke jalur keluar akses UI gerbang utama terus balik kembali ke stasiun pondok cina terus lanjut mutar utuh hingga hutan kota dan akses keluar UI dan untuk mencapai 14.47K hingga ke RSUI. dan uniknya tadi tadi sempat berpapasan dengan teman dari telkomsel namun karena beberapa kali salah orang agak ragu untuk menegur sampe harus kembali membuka handphone karena pernah foto bareng pas juga kebetulan pas ngejar akhir finish

Depok,  27.  06.  2025
Pukul :  21.12

26 Juni 2025

Revisi Menunggu

Setelah selalu lalu menyelesaikan sidang, tugas berikutnya melakukan revisi, ada beberapa yang perlu ditambahkan dalam latar belakang dan pembahasan dan saran. Sebenarnya ini lebih kemasalah teknis, untungnya sebelumnya sempat diinformasikan sama pembimbing utama, agar lebih kompleks masalah yang dibahas. dan beberapa masukan dari kolegium dan juga dinas kesehatan. Saya sudah harus merancangnya besok ini mengingat banyak hal yang harus dipersiapkan dalam beberapa hari kedepan, mulai dari menyiapkan berkas untuk sertifikasi dosen, menyiapkan keperluan berkas untuk yudisium hingga kelengkapan yang lain. belum lagi mengurus mahasiswa yang masih bermasalah KTInya di kaltara dan revisian mahasiswa bimbingan. semoga dimudahkan dan dilancarkan untuk memulai sesuatu yang lebih baik lagi

Depok, 26.  06.  2025
Pukul : 20.21

24 Juni 2025

Kelar Ujian Tutup KIAS

Alhamdulillah, wasyukurillah, akhirnya ujian tutup karya ilmiah akhir spesialis (KIAS) selesai tadi sore. Sejak beberapa hari sebelumnya belum tenang karena merasa khawatir bakalan seperti apa nanti, setelah mengejek isi draft Kias, ada beberapa kekurangan dalam hal penulisan, saya juga masih merasa masih belum menguasai part dalan menulis KIAS ini. Pagi sudah siap-siap ke kampus meskipun sambil menyimak bimbingan teknis sertifikasi dosen. Setelah sarapan dan bersamaan berakhinya bimtek saya ke kampus dan baru sampe di parkiran ngecek tas, rupanya saya lupa cash hp, rencana habis zuhur balik ke kosan namun hujan deras tak kunjung berhenti, hingga saya menanyakan teman-teman apakah dibutuhkan laptop di  dalam ruangan selain presentasi, teman-teman mengatakan tidak perlu kalau materi persentasi sudah ada. setelah menunggu hampir 2 jam, 3 penguji sudah hadir, dan sisa menunggu supervisor. kurang 10 menit jam 3 siang, dimulai, dibuka oleh kolegium keperawatan oleh Dr. Reni Chaerani, M.Kep.Sp.Kom kemudian diserahkan kepada supervisor utama, Dr. widyatuti, S.Kp. M.Kes,.Sp.Kom, saya dipersilahkan presentasi selama 20 menit, dan ketika tersisa 2 menit, dan saya ngegas dan berusaha menyelesaikan presentasi dengan membacakan kesimpulan dan rekomendasi. Masuk sesi klarifikasi, tanya jawab dari penguji I, dari dinkes kota depok, Ibu Ety Rohati, SKM, MKM, alhamdulillah pertanyaan bisa dijawab dan mendapatkan feedback yang baik, kemudian dilanjutkan penguji II, dari kolegium, dan lebih banyak sharing dan masukan ke rekomendasi agar lebih diperluas jangkauannya, lanjut ke supervisor untuk mengkonfirmasi apa yang sudah dilakukan, alhamdulillah bisa dijelaskan terlebih supervisor dan supervisor lebih banyak mengilkuti perkembangan sismartgo, dan ditanyakan jangka panjangnya. kemudian ujian ditutup oleh supervisor utama dengan menyimpulkan beberapa masukan pertanyaan dari penguji sebelumnya dan termasuk memberikan masukan demi penguatan isi KIAS, yang dihigtligth diantaranya: perhatikan cara penulisan manuskrib, penulisan abstrak, mencek kembali WoC dengan kemungkinan masalah yang bisa muncul secara keseluruhan dan masih banyak lagi. Alhamdulillah mendapat banyak apresiasi positif dari penguji yang membuat terkesan dan terharunya supervisor utama saya kembali memuji kemampuan menulis "bahasanya enak dibaca dan mudah dipahami" dan diakui dari salah satu penguji: menjawab dan menjelaskan mudah dipahami. semoga menjadi afirmasi positif dan semangat buat saya untuk melakukan revisi hingga mengumpulan KIAS di perpustkaan. aamiin, semoga dilancarkan


Depok, 24.  06.  2025
Pukul  : 22.33

23 Juni 2025

Syock Karen remidi Ukom Spesialis

Pagi ini, begitu habis bersih-bersih kamar, habis mencuci sisa menjemur, tiba-tiba ada nots, pak nilai ukom spesialis masih di bahwa NBL jadi harus mengulang, tgl 26 atau 30, soalnya sama kok :( seketika syock, karena dugaan saya akan lulus paling rendah nilai saya 60, rupanya melesat jauh, ini jadi pelajaran agar lebih mempersiapkan diri. Tidak bisa dipungkiri kemarin terasa sulit untuk belajar dengan baik, sementara saya harus menyelesaikan tugas KIAS dan persiapan simak S3. Itupun saya membuka kisi-kisi di jam 1 malam ;( benar-benar merasa sudah hebat karena selama ini paham betul mengenai soal-soal ukom tapi untuk D3 semata :( namun ini dijadikan pelajaran, jangan mengabaikan hal-hal penting untuk dikerjakan, jangan hanya fokus pada salah titik, saya harus lebih mempersiapkan dri lagi. gelisa, cemas ini hal yang biasa, jangan dilebih-lebihkan, persiapkan diri lg untuk remedial 


Depok, 23.  06.  2025
Pukul : 11.29

22 Juni 2025

Kurang 1 bulan Lagi balik Ke Tarakan

InsyaAllah segala aktivitas residensi akan berakhir awal bulan depan, sisa mengurus berkas dan menyelesaikan keperluan yudisium. Saya awalnya binung apa harus menunggu hingga wisuda atau seperti apa, begitu mendapatkan informasi jika wisuda di undir hingga minggu kedua september 2025, saya langsung memutuskan balik ke Tarakan setelah lepas daro pocari run, insyaAllah tanggal 22 sudah menunju balik ke Tarakan. InsyAllah setelah wisuda baru kembali mempersiapkan diri untuk menambah skor toefl dan juga ada beberap event lari yang tiak jauh dari hari wisuda. Tadinya mau bertahan hingga agustus, namun setelah dipikir kembali, saya sudah begitu lama tidak bersama keluarga, mungkin ada baiknnya saya balik dulu ke Tarakan, sambil mempersiapkan kemungkinan - kemungkinan yang akan terjadi atau bisa jadi tergantikan. semoga semua dilancarkan.  aamiin

Depok, 22.  06.  2025
Pukul : 22.18

Simak UI- S3

Alhamdulillah, selesai juga simak UI untuk pendaftaran S3. Sebenarnya tahun lalu juga ikut simak namun via online, jadi ikutnya di Tarakan, kalau dari soal-soalnya sebenarnya kurang lebih sama, dalam dua minggu terkahir ini benar-benar mengikuti instens pembahasan via zoom maupun youtube. Saya ingat persis, solanya mengenai apa terutama masalah padanan kata, yang ada 30 soal, kemudian mencari intisari sebuha paragraf untuk beberapa soal. agak sulit itu kemampuan aljabar aritmatika yang benar-benar bikin kepala pusing karena soal-soalnya yang komples ada juga silogisme, mengambil kesimpulan dari sebuah premis.kemudian ada soal logika yang aslinya memutar bolak otak 😅 soalnya kayaknga ngajak berantam, jika si A lahir duluan sebelum B namun lebih lambat dari C dan sebagainya sebagainya, akhirnya kepala pusing mennentukan urutan yang ditanyakan sesuai instruksi soal. untuk bahasa inggrisnya lumayan juga kompleks, untungnya dari 5 bacaan yang ada, sekitar 3 sangat familiar, membahas tentang efek lari untuk kesehatan, bagaiaman rehabilitasi pasien stroke, dan membahas tentang kemajuan teknologi informasi. sistemn menjawabnya kalau benar point 4 namun jika salah nimus 1, menjawab part dari soal sesuai alokasi waktu karena jika lewat maka tidak akan bisa kembali lagi ke part soal sebelumnya. Apapun hasilnya nanti, berserah saya yang Allahu subhannahwata'alah, yang penting saya sudah berusaha, artinya saya sudah bikin plaaning dengan bailk dan masih ada 1 test wawancana lagi di tanggal 1 via zoom. semoga dimudahkan dan bisa lulus kembali. aamiin

Depok, 22. 06.  2025
Pukul : 22.06

20 Juni 2025

Hujan-hujanan saat NR

Sejak kamis kemarin saya berencana mau lari sore atau lari malam namun tidak kesampaian karena harus menyelesaikan tugas untuk dikumpulkan yang deadlinenya sudah jam 4. saya malah masih menyelesaikan revisi dari dosen. alhasil saya menyelesaikan semua di jam 1 malam.  tidur hampir jam setengah 2, dan bangun sebelum jam 5 untungnya masih sempat shalat sunnah dua rakaat sebelum subuh. pagi ke kampus untuk ukom spesialis dan pulang-pulang jam 2 sudah dikosan lanjut tidur siang terbangun jam 4, namun berat rasanya mau bergegas dari tempat tidur akhirnya saya memilih lari bada maghrib dan betapa kagetnya saya ternyata mendung. dengan modal nekat saya tetap ke kampus dan sempat aman di 7K pertama, tidak lama gerimis dan lanjut hujan ringan. rupanya hujannya tidak merata, ada di beberapa rute depan fakultas tertentu hanya gerimis namun ada di fakultas lain lumayan deras, karena sudah tanggung sudah keringat duluan, saya memilih tetap melanjutkan lari. alhamdulillah finish 14.14 sesuai dengan target, begitu finish ternyata hujan deras akses pintu masuk via stasiun pondok cina. berteduh sejenak dan jam 08.20 saya memutuskan pulang meskipun basah kuyup. untungnya ini masih wilayah jakarta, yang orang-orang cenderung cuek bebek, dan tidak peduli, saya tetap enjoy berjalan meskipun basah-basahan, insyaAllah akan lanjut lari kembali besok sore 10K dan ahad sore 15K kembali, semoga sehat2 . aamiin

Depok, 20.  06.  2025
Pukul : 22.24

Melepas Peluang BPDDI

Mungkin bukan jalan saya untuk mendapatkan ini, seandainya sejak awal saya effort untuk mengikutinya dan sejak awal sy sudah mendapatkan informasi dan selalu banyak informasi yang masuk ke diri saya, tapi entah apa yang menjadi alasan saya hingga saya tidak punya motivasi untuk mencoba mengajukan beasiswa pendidikan doktoral dosen indonesia (BPDDI). sempat mempertimbangkan ketika menghadap prof Jun, persis jumat lalu, sebenarnya penutupannya dilaksanakan di hari rabu, bertepatan dengan seminar. dalam group bimbel simak juga dibahas, entah apa saya begitu belum tertarik mengingat sumber dananya dari dikti. jika sebelumnya sumberdananya kolaborasi dengan LPDP melalui beasiswa BPI. Saya sempat ditanya teman hampir 4-5x, saya bilang nantilah tahun depan baru dicoba kembali, sata mencoba dulu LPDP. sempat mempertimbangkan juga, saya tidak perlu bercapeh-capeh untuk kursus Toefl, dan konsekuensi adalah tahun ini harus, banyak yang kelebihannya paling tidak saya tidak perlu capeh-capeh membawa kembali barang-barang saya ke Tarakan. Seketika saya teringat, ternyata apa yang saya alami selama residensi ini cukup melelahkan apalagi mengenai finansial sementara saya masih banyak butuh dana untuk keperluan di rumah dan anak-anak, mungkin untuk kali ini saya harus menahan diri dulu, saya harus lebih mempersiapkan diri lagi, seperti yang saya sampaikan sama prof, mental saya belum siap untuk lanjut doktoral di tahun ini :(. Ya Allah, mungkin keputusan berat namun saya kembali bertahan dengan niat awal, biarlah saya balik ke Tarakan dulu, toh nanti saya harus kembali ke jakarta dan mempersiapkan diri untuk pencapaian Toefl kembali agar memenuhi syarat pendaftaran LPDP. Bismillah

Depok, 20.  06.  2025
Pukul : 07.49 

18 Juni 2025

Selepas Yudisium Mau Ngapain ?

InsyaAllah 4 ujian berturut-turut kan mulai di hari jum'at nanti, kemudian dilanjutkan, ahad simak S3, selasa ujian tutup dan selasa depannya lagi wawancara simak S3.  seketika planning mau kenapa setelah yudisium nanti insyaAllah tanggal 10, rencana mau lakukan kegiatan apa masih dibuat bingung, yang pasti tanggal 19 Juli saya harus ke bandung untuk mengikuti Pocari sweat run hingga tanggal 20, balik ke depok, awalnnya mau lanjut kursus itensif bulan juli nanti, namun rupanya programnya akan mulai hari sabtu nanti, kemudian ada info kalau wisuda dialihkan ke pertengahan september,  pilihan satu-satunya adalah saya harus balik ke Tarakan, dan akan kembali lagi sekitar pertengahan November (setelah Bomar kalau dapat slot) rencana setelah wisuda akan melanjutkan kursus intensif di sepanjangan bula 10 itu).  Sempat juga berencana mau daftar beasiswa program doktoral dosen indonesia, namun jika ditimbang-timbang kembali saya sejak awal berniat mau kembali mencoba mengambil LPDP meskipun effortnya cukup besar paling tidak masih berusaha mumpung dikasih kesempatan bagi dosen hingga usia 47 tahun. paling tidak jika selepas wisuda nanti mungkin banyak yang bisa saya kerjakan untuk menerapkan ilmu yang saya dapatkan selama residensi.bismillah semoga dilancarkan. aamiin

Depok,  18.  06.  2025
Pukul :  20.12 

10 Hari baru menulis lagi

10 hari tidak pernah menjenguk blog ini 😅 entah kesibukan apa yang saya lakukan hingga saya kesulitan untuk kembali menulis. memang tidak bisa dipungkiri kesibukan yang begitu besar mengakibatkan saya begitu sulit menemukan ide untuk menulis, kejar mengejar laporan yang harus diselesaikan menyelesaikan tugas akhir hingga harus menyiapkan seminar. belum lagi kesibukan untuk persiapan test masuk S3 UI. benar-benar waktu dan tenaga fokus ke hal hal itu semua. Perlahan-lahan kesibukan itu mulai terurai. alhamdulillah sekarang sisa menunggu waktu ujian lagi, ujian tulis, ujian tutup, simak dan wawancara simak. semoga dilancarkan. aamiin



Depok,  18.  06.  2025
Pukul :  19.14

08 Juni 2025

Berlari di kotanya Pelari

Pagi ini,  sebenarnya ada janjian untuk lari bersama teman, tapi saya telat datang ke bogor ðŸ˜…  ternyata kereta pertama itu jam 05.37 saya di stasiun jam 5.00 benar-benar bikin syock. Begitu nyampe di bogor jam 06.15 eee teman ini di w.a ga balas.. padahal sdh di kabari saya nyampe jam 6 lewat. Saya sebenarnya sdh lama punya rencana untuk lari di bogor atas rekomendasi teman. Tp belum sempat mengingat waktu dan kalau ke sana belum paham jalur karena selama ini hanya  via transum ðŸ˜¬ saya memilih jalur berkeliling istana raya bogor mutar2. Sampai mencapai 15K sesuai target latihan pekan ini. Alhamdulillah tercapai. Namun catatannya kayajnya rute kebun raya bogir belum pas rute yg aman ut pelari meskipun julukan sebagai kota pelari. Mungkin untuk rute2 atau jalan lain.. akhirnya beres lari dan balik kembali ke depok. Catatannya.. akhir saya tahu jalur keluar yang aman dari st. Bogor. Keluar ke arah pintu timur langsung ke alun2 tp tidak jauh mutar.. daei alun2  belok kanan dikit kemudian kiri ikuti jalan juanda.. nah sdh itu Kebun raya bogor nanti. Sekitar 600-750m sdh ketemu lapangan sempur..  itu aja. Sampai berjumpa kembali kotanya para pelari

Perjalanan KRL Bogor-Pondok Cina
09.30

1x24 Jam Masa Krisis

Entah apa yang terjadi pada diriku, di hari raya idul adha mengalami kondisi yang benar-benar tidak menentu, tidak fokus, overthinking bahkan pikiran sudah traveling kemana mana. Logika benar benar lumpuh, tidak ada kekuatan hati yang benar benar menjadi penangkalnya. Saya mencoba unruk mengendalikan mengingat banyak hal yang akan saya lakukan namun benar-benar  tidak bisa, lumpuh dan tidak berdaya. Naluriku menguasai, tabiat berkecamuk. mau bagaimana lagi. Yang bisa lakukan hanya mengikuti naluri yang entah sudah kemana mana. Hal yg dulu sudah dikubur kembali digali hanya untuk melihat efek dan ternyata pengaruhnya begitu besar. Hingga saya harus benar benar waras dan tidur menjadi pilihannya. Siang tidur sebelum dan sesudah zuhur.. malam tidur sesudah isya. Terbangun jam 2 hanya untuk memastikan saya baik baik saja. Tidur kembali dan saya terbawa mimpi yg begitu menganggu dan bikin trauma. Mimpi itu membawa sy ke perjalanan bersama 1 anak perempuan saya. Lagi2 masa trauma ketinggalan pesawat masih begitu terasa dan benar., ketika terbangun saya sadar ternyata ini hanya mimpi namun rasanya sangat membekas. Saya berikhtiar.. cukup 1x24 yang menyiksa harus segera diakhiri. Saya harus bangkit dan mengejar kembali banyak hal yang sempat tertunda.

Bogor, 08. 06. 026. 08.49
Ditulis dalam perjalanan KRL Bogor depok

06 Juni 2025

Pertama Kali Lebaran di Mesjid Istiqlal

Hari ini merupakan hari raya idul adha 1446 H dan untuk pertama kalinya saya berlebaran di Jakarta. sudah jauh-jauh berniat untuk shalat idul adha di istiqlal dan sudah janjian dengan beberapa teman dan begitu saya sudah mau siap-siap rupanya ada info kalau 2 teman yang lain tidak bisa join karena habis begadang dan akhirnya teman yang satunya ga ikutan, awalnya ber 4 jadinya saya sendiri. untungnya saya berjumpa dengan teman yang sudah 17 tahun baru bertemu kembali. Sebenarnya rencana awal mau touring ke istiqlal, membawa motor dan akan berjalan-jalan di sekitaran sudirman dan ke GBK. Karena ada undangan dari perawat puskesmas Sukmajaya yang selama ini sering mendampingi kami melaksanakan praktik residensi di Puskesmas.  Selepas shalat di Istiqlal, kembali ke depok dan menghadiri undangan tersebut. Alhamdulillah hari lebaran yang cukup menyenangkan. Meskipun harus jauh dari keluarga, untungnya ada orang-orang baik di sekeliling. Teman-teman yang baik dan lingkungan yang baik. Kemarin ibu kos memberikan makanan lebaran, alhamdulillah bisa dinikmati lebaran dengan di suasana perantauan. Tidak perlu menangisi keadaan tapi bisa belajar dengan kondisi yang ada. Balik ke kosan sudah masuk shalat jumat, beres shalat jumat saya memilih tidur siang dan menikmati waktu demi waktu berganti hingga malam ini. 

Depok,  06.  06.  2025
Pukul  : 22.12

05 Juni 2025

Cerita 9 hari awal Dzulhijjah

Awal dzulhijjah saya kali ini, punya banyak cerita, awal 1 dzulhijjah yang jatuh di hari rabu lalu, tat kala lagi sibuk-sibuknya hari akhir di residensi dan harus menjalankan puasa dihari weekend dan 5 hari pertama terasa cukup berat, karena beberapa harus begadang. alhamdulillah atas rahmat dan karunia Allah subhannah wata'alah semua berjalan lancar hingga dilanjutkan untuk 4 hari berikutnya yang baru saja berakhir hari ini. dari 9 hari itu, 8 hari berturut-tutrut saya tetap menjalankan latihan lari sore. dengan slogan pas pulang pas azan maghrib. di hari ke-9 tadi, menjadi hari yang penuh kejutan, ketika tidur malam kurang 30 menit jam 00.00 dan saya sudah mengatur alarm HP jam 03.30 sampe 04.00 ternyata saya lebih awal bangun, walau masih dalam kondisi ngantuk berat namun dalam hati, ini mungkin panggilan untuk menjalankan shalat tahajjud tanpa harus terburu-buru dengan waktu sahur. pagi ke kampus penuh dengan kebimbingan, karena saya punya urusan ke kampus pagi dan ada dokumen mahasiswa yang harus ditanda tangani padahal sudah janji sore kemarin akan dikirim ulang. mesklipun tidak 100% yang saya rencanakan ke kampus berjalan lancar, namun saya bertemu dengan kawan-kawan residensi yang kebetulan ada di kampus dan sangat bermanfaat karena mereka memberikan masukan dengan urusan saya yang rencana mau bertemu dengan profesor. Bada zuhur menjadi hal yang tak terduga, tiba-tiba saya bertemu dosen supervisor residensi yang sebelumnya sudah janjian sama teman dan ternyata saya disarankan ketemu sesudah ashar. Begitu menuju ke lantai 5, saya bertemu dosen dan lagi-lagi saya duluan si sapa. hehe alhamdulillah kayak mendapatkan angin seger. ketika lagi bete di kampus rengen jalan-jalan ke danau, tiba-tiba dosen superviosor me w.a untuk memajukan pertemuan sekarang. alhamdulillah saya masih berada di kampus dan berlangsung bimbingan. sebelum ke kosan, mampir ke tukang cukur dan mampir isi e-monay untuk keperluan besok. meskipun sudah sempat kehilngan waktu untuk beribadah, alhamdulillah diakhir-akhir menjelas maghrib bisa membaca qiran sambil menunggu azan maghrib

Depok, 05.  06.  2025
Pukul  : 22.22 

04 Juni 2025

Sensasi Nigth Run di Track Kampus

Tadi, benar-benar untuk pertama kalinya saya lari malam di area kampus. Selama ini jarang benar-benar starnya itu malam. selama ini, jika berlari jika tidak benar-benar dekat sekali dengan maghrib atau selesai begitu azan maghrib dan benar-benar itu begitu meropotkan karena harus kejar-kejaran harus mengejar maghrib. Untung-untungnya kalau dapat rakaat terakhir atau sebelum salam.  Tadi sore, sebenarnya niatnya seperti biasa lari star jam 5 finish pas azan maghrib. Tadi telat bangun pas beres ashar baru terbangun, itupun benar-benar harus mengumpulkan nyawa untuk bisa shalat ashar terus lajut lari, ternyata karena masih lemas dan kembali melihat jam ternyata uda jam 5, kalau dihitung-hitung saya kembali bakalan kesorean star lagi dan saya sudah siapkan minuman di softlask untuk antisipasi jikalau saya harus buka puasa saat lari. Saya urunkan niat dan berpikir sekalian sore aja. sudah saya masak dan tiba-tiba mata terarah pada softlask kok kayaknya saya sudah niat mau lari, jadi sekalian habis maghrin. beres buka puasa, saya siap-siap dan star di kampus untuk melihat lebih akuratnya pace. ternyata 1 x loop kok rasanya enak banget ini lari, terus saya kembali ngeloop untuk kedua kalinya dan finally 13.13K berhasil terekam pada strava. suasana sepanjang lari juga cukup adem meskipun dibeberapa rute itu masih padat karena memang menjadi jalan umum warga kukusan untuk keluar jalan margonda atau arah jakarta. yang lari sorepun ada saja, sepanjang rute ada saja satu atau orang, sampe saya berpapasan dengan orang random dan sempat bercerita rupanya dia terbiasa lari malam 3x/minggu. dan ada yang membuat menyesal, kenapa saya baru mencoba, kenapa tidak dari dulu-dulu dan alasan ini juga karena alasan saya mengejar target KM/minggu dan pernah saat itu harus ke GBK padahal itu membutuhkan waktu yang lama dan pulangnya pasti di atas jam 10 malam ketika GBK sudah tutup :) pengalaman berharga semoga nanti bisa remidial lagi. 



Depok, 04.  05.  2025
Pukul : 22.59

Kegiatan Penutup di SMP Yappa Depok

Alhamdulillah setelah hampir 10 bulan melaksanakan praktik residensi, berakhir dan benar-benar telah selesai. minggu lalu berakhirnya untuk sesi inovasi dan sudah berpamitan dengan siswa-siswa yang sejak bulan oktober sudah mulai mengikuti kegiatan demi kegiatan yang saya lakukan. Awalnya terasa berat, namun perlahan-lahan mulai ketemu pola dan bagaimana harus melakukan kegiatan, berkoordinasi dengan guru-guru dan merencanakan kegiatan. Setiap planning tidak selamanya berjalan lancar, dalam beberapa kali ternyata bertepatan dengan kegiatan sekolah, alhamdulillah guru disana sigap untuk mengantisipasi. Kegiatan terakhir saya tadi, diawali dengan bertemu kembali dengan siswa-siswa yang masih memiliki skor cukup tinggi meskipun sudah menunjukkan adanya penurunan. kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan, cek faktor risiko penyakit tidak menular, dan beberapa guru memiliki faktor risiko tersebut dan kami berikan edukasi agar segera aware dan memeriksakan kondisinya ke dokter. kemudian pemeriksaan ke komite kesehatan dan lanjut ke menata kembali ruangan UKS agar lebih layak karena kondisi siswa lagi sakit  dan tidak benar-benar saat diberikan tindakan oleh siswa PMR bisa lebih leluasa dan nyaman. Puncak kegiatan adalah dengan melakukan presentase evaluasi kegiatan dan rencana tindak lanjut. semoga menjadi ilmu yang bermanfaat dan anak2 siswa dan guru semua sehat wal afiat. aamiin



Depok,  04.  06.  2025
Pukul : 22.51

02 Juni 2025

Mulai Cemas dengan Tugas-tugas

Bulan Juni, menjadi bulan dengan penuh kesibukan menjelang akhir residensi.  begitu banyak yang harus diselesaikan, belum lagi yang berkaitan dengan sisa pekerjaan di kampus (bimbingan dan nilai mahasiswa) hingga persiapan lanjut S3. Ada saja hambatan dan kendala ketika ingin menyelesaikan itu, tidak lain "ngantuk". saya sudah mencoba minum kopi agar bisa bertahan paling tidak sampai dengan jam 12 malam. Meskipun dalam waktu-waktu tertentu saya tidak bisa berkompromi saking ngantuknya. saya memilih tidur namun harus bangun lebih awal. Masing-masing tugas sudah memiliki deadline, saya mencoba memilah-milah mana yang harus diprioritaskan mana yang bisa ditunda sejenak meskpun semua prioritas namun ada yang harus segera diselesaikan kareba berkaitan dengan konsultasi dengan pembimbing. semoga dalam bulan 6 ini yang penuh dengan tugas bisa selesai dengan tepat waktu, saya diberikan kesehatan lahir dan batin, tetap fokus, tidak mudah mendistraksikan diri dengan hal-hal yang lain, kembali selalu mengingatkan diri sendiri untuk menyelesaikan tugas, jangan berpikir yang aneh-aneh, hindari overthinking, tetap fokus dan bismillah semoga semua dimudahkan dan dilancarkan. aamiin


Depok,  02.  06.  2025
Pukul :  21.42

01 Juni 2025

Nilai Historical Kampus Kaltara

Ada yang mempertanyakan, kenapa sic saya ketika menjabat jadi kaprodi, baik sejak jaman akper hingga tahun lalu melepas jabatan di politektik kaltara, cenderung menabrak-nabrak autran, hingga banyak dosen yang tidak suka karena terkesan membela mahasiswa. Saya mau mengklarifikasi meskipun orang-orang itu tidak akan pernah menemukan tulisan ini, paling tidak, saya punya tabungan memori yang bisa digunakan untuk menyelesaikan itu dan bisa mengklarifikasikan itu dilain waktu jika kembali muncul dipermukaan. Bahasa-bahasa itu, sudah pernah disampaikan ketika diakhir jabatan saya, sekretaris prodi menceritakan itu sambil menangis, saya sampaikan memang ini konsekuensi dari pekerjaan. Pembelaan pertama saya, sejak dulu ketika ada mahasiswa yang bermasalah kita tetap memfasilitasi jika memang masih ada waktu yang memungkinkan dan kita beri kesempatan untuk memperbaiki, nah ini yang ternyata yang membuat sebagian dosen merasa tidak enak dan menjadi bibit untuk menghujat. Kesempatan yang diberikan sesuai dengan standar, misalnya jika dia bermasalah dengan dinas, kita kasih kesempatan ganti dinas jika memungkinkan, dengan syarat dia tetap berdinas dan menyelesaikan tugas-tugas sesuai dengan batasan waktu, jika memenuhi kita lanjut namun jika tidak kita berlakukan aturan yang sama dengan yang lian, "tidak lulus". Ada bahasa saat itu, jika masih bisa dibantu, silakan dibantu. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa mahasiswa-mahasiswa masuk di kampus itu mahasiswa saringan terakhir yang tidak lolos di universitas negeri hingga pilihan terakhir mereka ke kampus, dan kampus tidak bisa menjalankan filter sesuai prosedur, jika mampu membayar uang muka dan sanggup membayar selama pendidikan maka dinyatakan diterima dan mendapatkan nomor pokok mahasiswa. dan ternyata beberapa diantara mahasiswa itu agak kesulitan menjalankan pendidikan, baik karena faktor finansial (tersendak-sendak dalam melunasi pembayaran), dan tidak bisa dipingkiri kampus ini begitu banyak pembayaran yang harus dibayarkan, belum bayar ini belum bayar itu hingga beberapa diantaranya harus banyak menunggak. Begitu banyak pengeluaran orang tua mahasiswa hingga banyak yang harus berhutang dan tidak bisa dipungkiri tidak mahasiswa berasal dari keluarga yang mampu, begitu banyak keluarga yang harus berhutang dan bersusahpaya untuk melunasi pembayaran selama di kampus. Terus ketika mahasiswa melaksanakan kewajiban dan ada beberapa kendala apakah kita lantas menghalangi dan tidak memberi kesempatan dan kesempatan berikutnya. Pendidikan itu untuk memanusiakan manusia, termasuk memanusiakan mahassiswa dalam perspektif dan koridor sesuai aturan yang dan tentunya sesuai kontrak perkuliahan. dan perlu diingat, mahasiswa yang bermasalah ini jumlahnya dibawah 20%, dan jangan karena jumlah itu kita terus menutup mata masih ada 80% yang berjalan sesuai koridor bahkan melampuinya. Terus kenapa kita terus mempermasalahkan yang 20% itu, seolah-olah yang 80% tidak pernah dilihat sebagai sebuah prestasi.  Kenapa kita melihat masalah dengan jernih hingga mengkaburkan prestasi lain yang sudah dicapai. apakah kita memiliki masalah dengan pribadi mahasiswa itu atau pribadi dosen hingga tidak bisa berpikir secara objektif dan mencari-cari kesalahan bahkan menjadikan itu sebagai bahan gibah di kalangan dosen. sehatkan mental kita ?? dan satu hal yang perlu diingat setiap akhir, semua dievaluasi apa yang kurang, apa yang perlu ditingkatkan dan apa yang perlu dihilangkan dan semua ini dibicarakan di forum rapat, jika kalau memang tidak setuju dari awal, sebaiknya disampaikan dan jika ada klarifikasi kenapa kita tidak mempertimbangkan dan memakluminya. ya sudah lah, semoga tidak masalah dengan hati yang begitu sempit dan tidak bisa menerima secara objektif dan bijak.

Depok,  01.  06.  2025
Pukul :  06.30

Dibuat "syock"

Kemarin (malam) hingga pagi ini, saya dikagetkan dengan beberapa telpon/ pesan w.a yang masuk. Malam ketika sedang zoom, tiba-tiba orang di rumah mengabari dan "instruksikan" untuk saya ikut liburan di makassar sekaligus menemani anak-anak untuk kembali di Tarakan. Tak ada angin, tak ada hujan,. Tiba-tiba saya harus mengikuti ini tanpa ada konfirmasi sebelumnya, padahal bulan 6 ini, bulan-bulan penuh kesibukan untuk menyelesaikan laporan dan tugas akhir :( kembali di zoom, kembali mendengarkan cerita dari mahasiswa yang sebenarnya bukan hal yang baru, dan malah diungkit-ungkit masalah yang lalu, katanya menabrak-nabrak aturan demi menyelamatkan mahasiswa jadi banyak yang tidak suka. belum lagi ada kejadian anak PA saya yang bermasalah saat seminar proposal dan nama saya diseret-seret karena yang menentukan dia bisa ujian atau tidak itu, pembimbingnya bukan saya.nah masalahnya apa? tiba-tiba nama saya harus terbawa-bawa. ini ada apa dengan teman-teman dosen (oknum) kenapa sampai mengungkit-ngungkit hal itu di depan mahasiswa. Apakah kondisi jiwa mereka baik-baik saja ? sebegitu bencinya dan tidak sukanya hingga harus menyampaikan itu sama mahasiswa, padahal sisa menyampaikan. astaghfirullah,..  kejadian terakhir barusan, ketika beberapa orang tua siswa SMP Yappa tempat kegiatan mengkonfirmasi mengenai undangan untuk mengikuti pemberian beasiswa dan memang kemarin sebelum kegiatan saya ada lembaga kursus sosialisasi kegiatan dan karena bersamaan dikira itu kegiatan dari saya :( ada sekitar 5 orang tua mahasiswa menghubungi saya dan mengkonfirmasi, untungnya segera saya klarifikasi dan menyarankan untuk menghubungi kontak person yang ada pada undangan :(. Ya Allah, entah apa yang saya rasakan ini, kurang dari 24 jam sudah ada saja yang bikin syock. alhamdulillah masih kondisi berpuasa jadi masih bisa jadi penguat dan menahan diri :( 

ditulis 29.05.2025. pukul 10.11   

Dipublish
Depok, 01. 06. 2025
Pukul  : 05.58

Satu Juni

Lima bulan telah berlalu, bulan yang terbilang cukup berat karena harus menyelesaikan banyak hal terutama mengenai kerjaan di kampus sebagai dosen. Mahasiswa semester akhir sedang menyelesaikan tugas akhir yang juga berbarengan saya harus menyelesaikan tugas akhir, disamping itu, saya berencana mendaftar S3 di UI, yang otomatis saya harus mempersiakan test dan juga paper yang harus dikonsultasikan untuk mendapatkan surat rekomendasi dari guru besar keperawatan komunias. Keputusan yang tidak mudah untuk dijalankan namun bukan berarti tidak bisa. Satu kegiatan pertama sudah usai, sisa membereskan revisi mahasiswa semetara dua kegiatan yang lain sementara progres. semua harus dipersiapkan dan dijalankan dengan matang, karena bulan 6 ini menjadi bulan penentu, saya akan melaksanakan ujian terbuka dan tertutup untuk kegiatan residensi, dan saya juga harus belajar soal-soal Simak meskipun tahun sebelumnya sudah sempat ikut ketika test residensi, kali ini saya sudah bergabung dalam bimbingan online 2x seminggu hingga nanti pelaksanaan test simak di minggu ke-2 bulan juni ini. Semua kegiatan hampir di bulan Juni ini, semoga diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ini semua. aamiin

Depok. 01.  06.  2025
Pukul  : 05.56