31 Januari 2026

Ga Enakan

Dilematis, malam ini, ada acara teman, tasyakuran anaknya yang ke-19 tahun ;)  sementara diwaktu yang bersamaan saya sudah janji dengan teman-teman alumni VIP periode Oktober untuk  zoom mengenai kesiapan mendaftar LPDP dan juga saya mengikuti zoom Cempaka malam ke-3 dan harus mengikuti dari awal, dan ini kesempatan langkah dan jujur sangat saya butuhkan. sebenarnya tidak secara khusus saya di Undang, namun saya membaca undangan di group, 


Tarakan, 31.  01.  2026
Pukul   :  19.37

30 Januari 2026

Tidak Update Ilmu setelah 8 tahun

Pagi tadi, saya kembali melanjutkan memberikan edukasi mengenai penanganan gawatdarurat pada lansia di rumah, kali ini dengan memberikan materi bagaimana memberikan bantuna hidup dasar BHD pada lansia di rumah. kami sudah menyiapkan maneki untuk membantiu proses RJP. saya menjelaskan sangat simple dan tidak mengikuti tahapan formal, seperti mengecek respon, saya menggantinya dengan memanggail sambil memukul2 pundak atau mencubit area tertentu, kemduan saya mengajari kompresi dan beberapa lansia bisa melkukan hingga ada salah peserta maju dan memperagakan dan benar ternyata beliau adalah kader kesehatan dan sudah pernah mendapatkan materi dan tahapan yang dicontohkan persis dalam modul pelatihan BTCLS, cek respon, meraba nadi dan merasakan napas, usut punya usut beliau pernah mendapatkan materi yang sama, dan saya baru tersadarkan sebenarnya tahaoan yang harus saya jalanakan tetap sesuai prosedur dan ketika ibu bertanya saya sempat lupa untuk kompresi pada bayi dan anak :( untungnya ada CI lahan yang siap dan memberi arahan dari jauh. sebenarnya bukannya tidak tahu tapi saya belum merefreshkan kembali ingatan, memang sudah 8 tahun dan ini juga semoat menjadi pertimbangan saya ketika ditawarkan untuk terlibat dalam pengabdian masyarakat  untuk BHD di CFD. pelajaran penting dan perlu dipersiapakan lebih baik lagi jika akan melakukan kegiatan yang sama atau kegiatan apapun, harus lebih mempersiapkan diri dan mengupdate lagi ilum dan info terkini

Tarakan, 30.  01.  2026
Pukul   : 22.15

29 Januari 2026

Berdiskusi dengan AI mengenai Tulisan Personal

Lagi dan lagi mengenai penyusunan Essai LPDP. dalan notifikasi kolom essai ada instruksi : tulisan formal namun tetap persoal, batas paragraf jelas dan sertakan bentuk kongrit dan contoh pengalaman pribadi, periksa ejaan dan tata bahasa, jumlah kata antara 1500-2000.  Yang menarik perhatian saya adalah essay menggunakan kalimat formal namun tetap personal, nah ini yang menjadi bahan diskusi saya dengan chatgpt, karena meresa tidak terbiasa menggunakan bahasa personal yang berkaitan dengan pengalam kita secara langsung. ketika saya mengupload essai yang sudah saya buat, dan diproses dari chatgpt hasilnya bahasanya dibuat secara personal, dengan kata kunci " berdasarkan pengalaman saya, hal yang bisa saya pelajari dari dan sebisa mungkinmenghindari kalimat-kalimat curhat, karena yang dibutuhkan adalah bagaiamana mendeskripsikan diri, dan apa yang akan dibuat kedepannya.


Tarakan, 29.  10.  2026
Pukul   : 18.24

Pra Osce yang Melelahkan

4 hari ini, benar-benar disibukkan dengan mengawas ujian praktik dengan metode OSCE. Seperti biasanya mahasiswa membaca, menganalisa dan melakukan tindakan sesuai dengan perintah soal. Kali ini saya mengawas untuk menggantikan dosen yang lain, yaitu praktik keperawatan anak, dan benar-benar banyak yang menjadi pembelajaran. biasanya jika keperawatan anak tidak seperti keperawatan yang laun, cukup spesifik dan ada perbedaan dengan keperawatan yang lain dan keperawatan anak ini ada yang khas ketika tindakannya harus melibatkan keluarga. Ujian pertama masih seperti yang pernah diajarkan di dua minggu sebelumnya (practice day) melakukan tindakan OGT, memang secara prinsip mirip dengan orang deasa namun ada yang beberapa yang jd pertimbangan, ini dilakukan pada bayi baru lahir dengan berat badan rendah, dan ini butuh keahlian khusus karena bayi tidak merespon seperti orang dewasa. Dua kedua ujian praktik, menimbulkan prahara, karena hampir sebagian besar mahasiswa di awal tidak memenuhi skornya hingga saya harus mengecek kembali dan melihat apa skor yang tidak perlu, saya mendiskusikan dengan koordinator MK mengenai hal ini dan beliau meneruskan ke dosen, inti dari masalahnya adalah SOP tidak diupdate dan direvisi, paling tidak menyesuaikan dengan di lapangan, apa yang bisa dimaklumi apa yang tidak bisa. Hari ketiga bergeser ke stase 4, mengingat ada ventilator yang harus digunakan dan ternyata ini menimbulkan misperespsi bagi mahasiswa khususnya mengenai status kelulusan, mereka tidak sadar jika di 2hari sebelumnhya, posisi dosennya berubah sehingga ketika mereka melihat pengumuman beberapa diantaranya salah menduga dikiranya dosen yang sama, akhirnya beberapa mahasiswa mengkalrifikasi kembali nilai mereka, rujpanya maksudnya adalah dosen yang dihari sebelumnya menempati stase itu dan sebaliknya ada juga yang malah salah menduga. Pelajaran pentingnya adalah perlu mengupdate skil yang ada di rumah sakit/ lahan kemudian disesuaikan dengan SOP kampus namun perlu menjadi pertimbangan adalah SOP kampus juga harus berdasarkan referensi yang ada.

Tarakan, 29.  01.  2026
Pukul   : 18.05

27 Januari 2026

Ketika Emosi dalam Kondisi Tidak Stabil

Ada saja situasi dan kondisi yang menyebabkan emosi jadi tidak stabil tapi alhamdulillahnya masih terkendali. Tidak stabil karena kita berhadapan dengan situasi yang tidak menyenangkan padahal kondisi badan secara fit kurang stabil juga, kondisi dompet apalagi, saling saut menyahut. Hal ini juga didukung dengan kondisi badan yang lagi capeh-capehnya, begitu banyak yang dikerjakan dan deadline. terlebih adminitrasi sebagai dosen akhir bulan 1 dan awal bulan 2 itu adalah pelaporan, mulai dari nilai, kegiatan akademik lainnya hingga pelaporan ini dan itu. Saya menyadari sebagai manusia, tidak semua bisa terkendali dan dalam penguasaan kita, rupanya banyak hal yang diluar kontrol, situasi dan kondisi yang tidak bisa ditebak dan tiba-tiba muncul, agak memaksa dan harus mengikuti. memang begitulah kehidupan, kadang kita merasa senang dan esok harinya kita rasa bahagiam dan sebalik, tidak ada kesedihan yang abadi, semua berputar dan mengikuti sunnahtullah, mungkin hari ini kita ceria dan gembira dengan seketika berubah menjadi kesedihan, ucapan suka duka menjadu duka yang dalam :( semoga saja semua tahapan kehidupan ini bs terlewati dengan kuat dan sabar

Tarakan, 27.  01.  2026
Pukul   : 22.23

Menebak-nebak Essai LPDP

Pendaftaran LPDP kali ini benar-benar membuat banyak orang menerka-nerka, kira-kira apa yang diinginkan dari dua essai yang harus diupload dengan jumlah kata 1500-2000 kata. Khusus pendaftar S3,  ada 3 essai, rencana kontribusi pasca pendidikan, proposal penelitian serta personal statement. yang menjadi perdebatan itu personal statemen ini seperti apa, apakah saya seperti Pengenalan diri. Banyak yang menduga-duga personal statement ini mirip seperti pengenalan diri, namun banyak juga yang menduga pasti ada maksud tertentu karena essai mengenai rencana kontribusi pasca studi yang dulunya menyatu sekarang malah terpisah. Ada beberapa ulasan yang ada, essai menceritakan alasan kenapa kita menyukai sesuatu yang dikaitkan dengan latar belakang kita, dan bahasanya lebih sederhana dan ingat jangan sampai kita lebih banyak bercerita sehingga tidak ada bedanya dengan CV yang telah kita buat. Begitu banyak postingan di sosmed tentang essai, nampaknya banyak awedei ikut meramaikan dan membagikan pengalamannya berhasil menembus LPDP, bismillah, masih ada waktu, masih bisa terus memperbaharui sambil menyiapkan administrasi yang lain. untuk CV sudah 99% terisi, essai dan rekomendasi belum sama sekali :(

Tarakan, 27. 01.  2026
Pukul   : 22.16

25 Januari 2026

Mencicil Pendaftaran LPDP

Kemarin saya mencoba untuk melakukan pendaftaran LPDP dan mengisi item dari CV, uniknya adalah ketika sudah melewati 1 jam sejak login, tahapan yang belum selesai dengan otomatis tidak tersave, misalnya di tahapan itu ada 3 komponen yang diisi, jika selama satu jam itu kita tidak menyelesaikan komponen itu maka yang diisi tidak akan tersave otomatis, terkecuali tahapan sebelumnya yang sudah diisi. Ini yang terjadi 2 hari ini, ketika saya sudah mulai mengisi pengalaman riset dan publikasi saking banyaknya yang perlu diinput data-datanya sampe kelewatan waktu 1 jam begitu disave dan mau berpindah ke tahapan lain, ternyata tidak tersave, solusinya adalah jika satu atau dua komponen itu sudah diisi, sebaiknya log out maka akan tersave, beda cerita jika terlog out sendiri justru saat kita save, nah yakin saja itu tidak akan tersave. Ya sudah. pelajaran penting. ini cicil untuk diisi biar tidak terkesan terburu-buru dan bisa sambil dicek-cek kembali apa yang kurang dan bagian mana yang sudah lengkap. bismillah, semoga dimudahkan. aamiin

Tarakan, 25.  01.  2026
Pukul   : 23.35

Pendaftaran Sesi 2 Funrun

Hari ini, kami kembali membuka pendaftaran funrun, setelah minggu lalu, hari ini masih lumayan antusias orang-orang mendaftar, tercatat 150 yang melakukan registrasi dan yang melakukan pembayaran sekitar 100 orang, artinya, sudah 350 yang teregistrasi dan menjadi hal yang positif, meskipun nanti akan dibuka normal pendaftaran, diharapkan promo ini bertahan hingga bisa menembus 500 pendaftar. Meskipun pengaturan ini tidak mudah, dan kembali terjadi link pendaftaran yang trouble dan harus dibuat ulang, persis kejadian minggu lalu dan anehnya ini stuck di angka 95, minggu lalu diangka 152 hingga solusi yang harus dibuatkan kembali link khusus, dan untungnya admin sosmed dipegang beberapa orang hingga untuk mengatur alur informasi menjadi tidak masalah. sejauh ini, IG menjadi sumber informasi, mungkin akan lebih baik jika suatu saat tidak terjadi kendala dan semoga saja disisa pendaftaran nanti masih berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan, menjadi catatan, 2x buka pendaftaran, selalu 20-30% tidak melakukan pembayaran hanya sekedar isi link meskipun sudah di w.a panitia, apa kendalanya adalah harus melakukan transfer kurang dari 24 jam dan dinyatakan gugur.mungkin untuk langkah berikutnya dibatas 2-3 hari karena jangka waktunya yang cukup lam. itu saja

Tarakan,  25.  01.  2026
Pukul   :  23.27

24 Januari 2026

Mempelajari Maksud menulis Essai LPDP

seharian ini saya mencoba membuka item pengisian essai pedaftaran LPDP, ada yang berbeda terutama pada bagian penilaian persepsi diri dan kelamahan dan kekuatan serta penulisan kontribusi pasca selesai dan personal statement. karena alasan itu saya menciba bertanya kepada teman, nampaknya personal statement dan essai ini mirip-mirip namun ada yang perlu dimodifikasi dan dikaitkan dengan beberapa program besar pemerintah. Atas dasar itulah saya mencoba berdiskusi dengan AI, memang tidak bisa dipungkuri sebagian yang disampaikan AI itu sudah sesuai dengan maksud dan tujuan yang saya harapkan. benar-benar diluar dugaan, apa yang harus saya tulis sudah disampaikan di AI sisa mengkombinasi kembali dengan draft proposal S3 yang sudah saya buat meskipun belum rampung 100 persen. masih ada 1 minggu untuk menuntaskan dan memasuki minggu ke-3 adalah memantapkan semua dokumen dan essat sehingga minggu ke-4 awal saya sudah mengupload dan sudah siap segala dan mendaftar. amiin semoga dilancarkan

Tarakan,  24.  01.  2026
Pukul : 22.43

Terkecoh dengan tulis karakter 600 (huruf)

Saya dipusingkan dengan salah satu isian kolom pendaftaran mentoring pendaftaran LPDP, isinya seperti ini

Motivasi saya mengikuti  Cempaka mentorship Batch VIII adalah agar dapat memahami substansi dari penyusunan essai , dan apa yang harus dimunculkan. Saya belum banyak terpapar mengenai pengisian essai dan wawancara (test substansi). Selama ini saya hanya mengikuti melalui sosial media namun belum mengikuti sacara tatap muka secara langsung/ maya. dan Hal yang tidak bisa saya pungkiri bahwa penafsiran subjektif saya akan memateri yang saya dapatkan bisa jadi tidak relevan dengan yang seharusnya ada dalam penyusunan essai termasuk apa yang perlu dipersiapkan dalam test substansi, saya menafsirkan secara bebas tanpa adanya mentoring dan arahan. dan dari informasi yang saya dapatkan bahwa ada key word yang harus dimunculkan dalam essai, sehingga kita fokus dengan itu dan relevan dengan rencana kontribusi yang dilakukan. Pertimbangan paling besar adalah  saya sudah mendapatkan LoA yang mengharuskan saya mulai kuliah di semester gasal tahun ajaran 2026/2027 sehingga saya perlu mengikuti kegiatan ini. Mau tidak mau, siap tidak siap, saya harus menjalani pendidikan doktoral, sehingga ini menjadi motivasi besar saya dan menjadi prioritas dan ini menjadi kesempatan terakhir saya iuntuk megikuti LPDP batch 1 ini, saya perlu mendapatkan gambaran bagaimana sebaiknya proposal yang saya susun, apakah sudah memenuhi standar dan kriteria atau malah sebaliknya. Saya berasal dari kalimantan utara, pernah mengikuti kegiatan MG Kalimantan Utara sejak awal terbentuknya, saya berharap banyak bahwa apa yang saya lakukan ini merupakan upaya dan kerja keras saya untuk memenuhi layak dan pantasnya saya menjadi awardee LPDP.  Besar harapan saya ketika saya diterima sebagai awardee LPDP, saya akan menjadi role model di kalimantan utara terutama profesi dosen dan juga freshraduate yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister atau doktoral. Awardee dari kalimantan utara masih terbatas, sebagian yang saat ini awardee dan alumni merupakan beasiswa LPDP targeting, masih kecil jumlahnya yang awardee LPDP dari jalur reguler, bisa jadi pertimbangannya adalah karena harus bersaing dengan daerah-daerah dengan akses informasi dan pendidikan yang lebih baik sehingga mempengaruhi motivasi untuk mendaftarkan diri di LPDP. Keterbatasan yang lain adalah akses untuk mendapatkan tempat kursus yang kapabel untuk mendapatkan skor Toefl yang sesuai standar LPDP, bahkan sebagian besar harus ke luar kota / pulau jawa untuk mendapatkan kursus yang intensif. Ketersediaan tempat kursus yang menyediakan kurus  intensif TOEL dan IELTS masih sangat terbatas dan menjadi halangan utama untuk memenuhi syarat skor yang ditentukan. Tempat kursus yang ada belum bekerja sama dengan pelaksana ujian TOEL dan IELTS. Ini juga yang menjadi salah satu pertimbangan sehingga menjadi demotivasi bagi freshgraduate. Padahal syarat ini menjadi syarat utama bagi kami yang mengambil skema reguler. Saya berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian kegiatan cempaka mentorship Batch VIII dengan menjadikan skala memprioritas dan mengabaikan hal yang tidak urgen saya lakukan yang dapat menganggu dalam mengikuti kegiatan ini.  Saya meyakini bahwa apa yang akan saya dapatkan di kegiatan mentorship ini dapat menjadikan saya lebih siap mendaftar dalam batch 1 ini dengan arahan langsung dari mentor-mentor dengan keahlian yang relevan dan tidak diragukan lagi. Saya yakin mentor-mentor yang dilibatkan memiliki pengalaman mumpuni sehingga memberikan materi yang relevan dan dibutuhkan dalam penyusunan essay dan menghadapai wawancara test substansif.

plotwist nya adalah yang dibutuhkan hanya menulis 500 huruf bukan 500 kata, yang dianjurkan menulis 6 baris bukan 6 paragraf :) tapi ini proses pembelajaran. isnya cukup relevan untuk dijadikan tulisan di blog. hehe

Tarakan, 24.  01.  2026

Pukul  : 22.15

22 Januari 2026

Pendaftaran LPDP resmi dibuka

Perhari ini, pendaftaran LPDP resmi dibuka.  Hal-hal yang ditunggu akhirnya datang juga. insyaAllah persiapamn berkas sudah memasuki 50% sisa menunggu fokus untuk menyelesaikan essai, isian lain dalam web serta rancangan proposal. alhamdulillah saya sudah mendapatkan jawaban dari Porf. Jun yang bersedia memberikan rekomendasi sisa mencari konsep draft yang termuat dalam rekomendasi, saya perlu melist apa yang harus siapkan dan saya harus memilki target minggu ke-3 akhir sudah submit. semoga di musahkan. aamiin

Tarakan, 22.  01.  2026
Pukul   : 22.26

10 Hari Tanpa Tulisan

Rasa-rasanya keinginan untuk menulis mulai merosot, biasanya di tanggal 20-an sisa melengkapi tulisan untuk menutupi target 20 judul tiap bulannya. Namun ini benar-benar menurun motivasi, Pernah dalam beberapa kesempatan keinginan untuk menulis itu ada, namun karena alasan laptop belum nyala dan malas untuk menyalaka n :( padahal masih ada handphone yang biasanya juga digunakan untuk menulis. semoga kemalasan ini tidak berlarut-larut hingga saya abai dengan target judul tulisan di blog. Takutnya jika dibiasakan akan menjadi kebiasaan dan sudah kehilangan ruh untuik menulis.  semoga saja tidak.


Tarakan, 22.  01.  2026
Pukul   :  22.22

12 Januari 2026

Kudos Yang Tak disangkah

Kemarin saya membuat postingan mengenai lari Half Marathon yang cukup berat. Tidak seperti biasanya yang biasanya cukup enteng namun kemarin benar-benar butuh effort yang tinggi. Star agak lambat karena teman mengajak lari bareng Legend Tarakan Runner, jam 6.25 baru star dan cuaca sebenarnya cukup adem. menyesuaikan pace teman dan memang ini sudah keharusan apalagi tujuannya untuk menyemangati teman. di KM ke-7 teman berhenti dan tidak lanjut memang dalam beberapa kali lari bersama pasti tidak jauh dari 7-8 KM. saya memutuskan untuk lanjut, awalnya saya mau menuju gunung lingkas ternyata saya berpapasan dengan kawan komunitas gerombolan, akhirnya saya menemani beliau sekaligus menjadi teman ngobrol, begitu sampai di taman berkampung untuk kedua kalinya saya mampir di waring dan saya melihat sudah menunjukkan 12KM artinya masih ada 10 KM, saya mencoba untuk tetap berlari namun naas di KM 12 badan saya mulai terasa berat dan saya menutuskan untuk berhenti dan berjalan. saya menghitung-hitung dan mempertimbangkan sekalian sore saja sisanya namun dalam hati agak seperti biasanya, sambil melihat jam sudah menunjukkan jam 8 lewat artinya saya bisa slesai jam 9 lewat dengan kondisi badan yang benar-benar berat mungkin proses pemulihan saya belum 100%. akhirnya saya memutuskan untuk tetap berlari menuju pelabuhan malundung dengan harapan badan saya masih bisa bertahan meskipun dengan berlari. akhirnya saya nyampe dekat makam pahlawan tarakan, sambil istrahat. tiba-tiba ada teman lari yang sedang sepedaan menghampiri sambil foto2, saya bilang, kali ini HM cukup berat tapi tanggung karena demi setoran. setelah ngobrol sebentar teman izin balik dan saya kembali istrahat sejenak, tiba-tiba kawan runner dari SCM pertamina yang sebelumnya juga berjumpa di islamic itu muncul barengan istrinya, sambil bercanda dan akhirnya saya mampir di warung untuk istrahat sejenak dan mencari cemilan dan minum. saya membali kacang atom manis (kacang telur) setelah meresa enakan saya kembali melanjutkan 5 KM yang tersisa dan ternyata efeknya cukup bagus, badan sarasa kembali seperti biasa dan saya menyelesaikan 5 KM tanpa hambatan :) alhamdulillah. Selepas lari saya memposting di status w.a menulis caption tentang perjuangan HM kali ini yang terasa berasa berat dan saya menambahkan kata-kata " jangan malu kalau harus berhenti lari dan berjalan" alhamdulillah mendapatkan like yang cukup banyak dari kawan2.. yang mungkin selama ini melihat postingan saya powerfull tibatiba memposting yang cukup bijak dengan kondisi saat ini :) demikian juga ketika memposting di IG malam harinya cukup banyak yang memberikan kudos. alhamdulillah, semoga postingan ini bsa memberikan gambaran dan pelajaran buat kawan-kawan lari bahwasanya, tubuh tak selama bisa menobang semangat kita yang menyala-nyala, kita harus memposisikan bahwa badan kita tidak selalu fit meskipun semangat besar untuk tetap berlari dan yang terpenting listen your body. Terimakasih teman-teman yang saat berpapasan di jalan dan dan juga di instagram sudah memberikan semangat. sehat-sehat untuk kita semua


Tarakan,  12.  01.  2026
Pukul   :   22.02

Nge Lab Seharian

Hari ini, diamanahkan untuk memberikan lab skill dalam program practice day untuk mahasiswa semester 3 prodi D3 keperawatan khususnya Mata kuliah Keperawatan Anak. Meskipun tidak lagi mengajar keperawatan anak, tapi masih ada sisa-sisa ilmu, karena baru setahun setengah melepas MK ini dan ini semacam review kembali apa yang pernah diberikan. Metode ini pernah saya lakukan ketika mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki Osce hanya saja bedanya ini lebih ke laboratorium mandiri sementara kegiatan hari ini lebih kependampingan, tujuannya sama, agar tingkat kelulusan ujian praktik bisa lebih baik. Sebenarnya jika dilihat dengan alokasi waktu untuk pembelajaran praktik, sebenarnya cukup aja, hanya saja metode dengan kelas besar yang masih menjadi kendala, langsung 1 kelas masuk dalam 1 waktu, padahal di jalm reguler itu waktu lebih banyak, sisa bagaimana fleksibelitas dosen mengatur mahasiswa dan menilai, karena biasanya 1 waktu praktik itu ada 1 atau dua pirasat yang diajarkan. Jujur manajemen sekarang, saya tidak mengikuti progressnya seperti apa, saya hanya mengikuti saja apa yang diarahkan, menghindari gejala post power syndrome, berkontribusi secara proporsional dan memberikan masukan sesuai konteks dan tetap memahami bahwa kondisi dan situasi serta jaman sudah berbeda :) hehehehe, malah jadi menyampaikan opini. Hari ini benar-benar melelahkan, 10 sesi yang harus dijalankan. cukup padat dan di selah-selah sesi ke 9 dan 10 saya harus menjemput istri yang sudah menunggu lama di Bandara. Jam 17.00 selesai dan akhirnya bisa membereskan kegiatan hari ini. cukup lelah tapi tetap menyenangkan dan bisa lebih santai mengajar meskipun ini merupakan pertemuan perdana saya dengan mahasiswa semester 3 sejak mereka menjadi mahasiswa :)

Tarakan,  12.  01.  2026
Pukul   :  21.42

10 Januari 2026

Butuh Fokus

Di tengah kesibukan saat ini, saya betul betul harus memfokuskan apayang harus saya lakukan terutama di bulan januari ini, akan ada hal penting yang harus saya ikuti, yaitu seleksi LPDP. Saya harus kembali fokus dan mempersiapkan diri. Essai saya harus segera direvisi berdasarkan masukan dari Mr. Onny dan Ms. Dessy yang luarbiasa, tanpa jedah langsung melanjutkan S3 PhD di luar negeri dengan beasiswa LPDP juga, mungkin orang akan bertanya, bagaimana dengan janji kontribusinya ? bisa jadi selama kuliah S2 sambil memberikan kontribusi untuk indonesia. Saya harus kembali melihat struktur essar dan mencari jawaban dari kemungkinan pertanyaan kunci dari pewawancara. Senin besok, saya sudah harus kembali menggarap essai dan mepersiapkan hal lain dan bisa juga mempertimbangkan alasan kenapa memilih jalan ini, meskipun tidak mudah namun tidak ada salahnya untuk mencoba.bismilah, semoga dimudahkan dan saya benar-benar bisa memanfaatkan waktu dengan baik dan besar.


Tarakan, 10.  01.  2026
Pukul   :  21.52

Seminggu Tanpa Bunda Di Rumah

Sudah seminggu, almarhum ayah mertua berpulang ke rahmatullah, dan istri baru bisa menyusul dari malam ke.3 takziah mengingat sulitnya mendapatkan tiket ke Makassar yang bertepatan dengan libur sekolah. sejak selasa malam (malam rabu), hari-hari tanpa istri dan 4 orang anak. alhamdulillahnya anak-anak sudah bisa mandiri untuk urusan keperluan sekolah bahkan, anak pertama, kakak zilan sudah sangat sangat bisa membersihkan rumah, memasak nasi dan membersihkan dapur, alhamdulillah sudah sangat terbantukan, bahkan untuk keperluan menyetrika, anak-anak sudah bisa melakukan sendiri meskipun dalam beberapa kesempatan saya meminta tolong untuk distrikakan juga. hehehe. Sore ini kaka zilan sudah kembali ke pesantren, namun dia sudah mengajarkan kepada kami, begitu pentingnya menjaga rumah tetap bersih, sebagian besar pekerjaan di rumah dikerjakan, dan saya sudah bisa meminta tolong. 2 malam tersisa kami ber-4, anak-anak yang sudah bisa mencontoi kaka zilan lakukan. Alhamdulillah, dari yang sudah dicontohkan selama ini akhirnya bisa ditiru oleh anak-anak, tidak perlu memaksakan, cukup sambil diarahkan dan melihat langsung apa yang sudah orangtua lakukan. seminggu ini menjadi moment berarti bagi anak-anak bisa melatih kemandirian dan bekal mereka kedepannya. aamiin

Tarakan.  10.  01.  2026
Pukul   :   21.45

09 Januari 2026

LingLung Karena Persiapan Race

Sejak diajak untuk bergabung menjadi panitia race fun run PPNI kota tarakan awal desember tahun lalu, sudah mulai ada hal-hal yang mungkin sempat bertanya-tanya, kok ini rasanya agak beda, tiba-tiba ajak rapat namun saya menyampaikan bisa jika 1.5 jam ke depan karena ada yang ingin dibereskan. Minggu lalu kami kembali rapat, ada salah satu teman, yang menegaskan untuk pengendalian sosmed panitia berhubung ada kesibukan lain yang masih berkaitan dengan organisasi. Awalnya saya mengira itu hal biasa saja dalam  menyampaikan pendapat dan ternyata saya meleset, dalam beberapa hari ketika menentukan beberapa postingan, teman ini selalu menyampaikan ke group kalau tidak bisa mendesaign beberapa hal yang segera, sampe saya harus turun tangan dan mencoba berlangganan pro canva (masih uji coba 1 bulan). Akhirnya dia ambil alih setelah saya mencoba merancang dengan sederhana dan disubmitlah dua postingan di IG panitia, mengenai kategori dan jadwal pelaksanaan. saya memprediksikan jika memungkinkan besok sudah buka pendaftaran meningat sisa 3 bulan kegiatan, namun lagi, teman ini bersikeras agar desaign jersey dan medali harus juga di posting tapi belum ada yang buat sampai saat ini, maksud saya sambil menunggu karena kita tujuannya melihat animo pendaftar, tapi masih bersikeras dan disepakati untuk mencari vonder dari kenalan atau kerabat. yang membuat pusing nampaknya tidak mudah membuat teman2 panitia sepakat dengan usulan kita dan harus berdebat dulu dan itu cukup lama waktu, sementara kita juga punya kesibukan dan banyak yang harus dikerjakan/ deadline. akhirnya saya mengambil sikap untuk jangan terlalu push dan ikuti irama teman-teman yang lain, dan saya juga harus ingat banyak yang harus saya kerjakan di bulan ini, banyak target dan impian yang harus diwujudkan. akhirnya saya berkesimpulan, ya sudah, ikuti sara frekuensi yang ada, jangan terlalu mati-matian, karena masih ada yang perlu diprioritaskan :(


Tarakan, 09.  01.  2026
Pukul   : 12.13

05 Januari 2026

Memulai Aktivitas Kerjaan di Awal 2026

Hari menjadi hari perdana bekerja di tahun 2026, rasa-rasanya begitu banyak yang harus dituntaskan untuk di awal tahun ini dan khususnya dala m minggu ini. Besok sudah mulai supervisi mahasiswa PKL hingga beberapa hari ke depan. Kedua laporan penelitian internal yang harus dikelolah dan dilaporkan serta dibuatkan manuskrip agar bisa lolos dalam jurnal, ketika, pengurusan HKI ke kampus, sambil menunggu hari selasa, karena terkait dosen pembimbing yang belum merespon, mungkin maksud beliau-beliau tetap lanjut aja, asal tetap menggunakan nama UI dalam pengurusannya, dan yang terpenting adalah menyelesaikan essai yang harus dikerjakan juga harus di konsulkan apalagi sudah pernah dikonsulkan sama miss Desi yang baru saja lulus beasiswa LPDP periode Juli kemarin dan ini kesempatan saya yang pertama sekaligus yang terakhir karena Agustus saya harus memulai perkuliahan. Pada bulan ini juga saya harus menjalani pengabdian, mumpung minggu depan ada mahasiswa praktik di Puskesmas Karangrejo, jadi segera menyiapkan keperluan materi dan menyurat ke puskesmas dan bisa jadi lokasinya akan berubah. Semoga  tugas-tugas yang haus diselesaikan benar-benar bisa diselesaikan sesuai target waktu, jangan lagi terburu-buru karena deadline tapi sudah direncanakan secara matang.'

Tarakan, 05.  01.  2026
Pukul   : 06.41

01 Januari 2026

Refleksi Perjalanan 2025

2025 Sebagai pengingat, begitu banyak hal yang dilalui, 365 hari, 48 minggu dan 12 bulan. Banyak hal diluar prediksi terjadi dan menjadi pembuka harapan untuk melanjutkan asa yang sempat terkubur. menyelesaikan pendidikan spesialis, di terima simak S3 di UI, kembali ke Parre kampung Inggris dan mendapatkan skor Toefl yang diinginkan serta catatan lari mencapai 3000 KM untuk tahun ini. Sebagian besar bukan menjadi target yang sudah ditetapkan diawal tahun 2025 silam, semua berjalan dan bagaimana sikap diperhadapkan dengan situasi dan kondisi yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya. ketika saya mengikuti simak itu bukan keinginan sejak awal terlebih saya sempat berniat untuk melanjutkan pendidikan S3 di UGM, ketika saya di terima S3 UI saya harus mempertimbangkan untuk kembali ke pare kampung inggris demi mendapatkan skor Toefl yang diinginkan, S6aya mempertimbangkan melakukan perjalanan darat menggunakan motor untuk ke pare dan harus mampir ke jogja untuk beristrahat, Dan tantangan ketika saya harus kembali ke depok dan jakarta 2 hari selepas mengikuti marathon di Magelang, kondisi badan belum 100% kembali fit, alhamdulillahnya tidak ada cidera selama marathon dan terakhir ketika saya me,ihat capaian strava satu  minggu sebelum 2025 berakhir, butuh  40K untuk mencapai 3000K, sejak hari minggu sore mulai mempertimbangkan setelah pagi harinya kembali berlari sejauh 10K dan 23 K kemarinnya, ini benar-benar diluar prediksi namun alhamdulillanya saya tetap siap menerima setiap masukan yang saya dengarkan dan tentu saya sy mempertimbangkan, ada yang saya ikuti dan ada juga saya abaikan karena ada positif dan negatifnya. Prinsip saya selagi saya masih ada waktu dan bisa, saya akan mencobanya, namun jika benar-benar tidak bisa maka saya tidak akan memaksakan. 1 tahun kemarin dan tahun tahun sebelumnya menjadi refleksi positif buat saya, dan terus belajar dan menemukan makna setiap langkah yang saya ambil  Bismillah, kembali star melangkah menyusuri hari demi hari di tahun 2026 ini. 

Tarakan, 01.. 01.  2026
Pukul    : 15.43

Satu Januari; 2026 Bukan Resolusi Lagi

Pergantian tahun hanya sebagai pertanda pergantinya waktu, dari masa ke masa, sudah menjadi ketetapan-Nya bahwa waktu itu bergulir secara alami, ibarat pertemuan pasti ada perpisahan, Waktu akan pergi dan pasti akan kembali meskipun, kita sebagai manusia yang berubah baik dari segi fisik dan kemampuan, bisa juga moment. Pergantian waktu menjadi sah-sah saja, dan tidak bisa dihindari, tinggal bagaimana kita menyikapi dan memanfaatkan dengan baik, kalau waktu pasti akan kembali, kita yang belum tentu punya kesempatan untuk berjumpa kembali dengan waktu itu. Banyak orang, di setiap awal tahun membuat resolusi, saya dulunya seperti itu, namun ternyata banyak yang meleset, kita tidak bisa memastikan apa yang bakalan terjadi nanti, banyak yang tidak terduga sehingga resolusi demi resolusi bukan menjadi ukuran yang pasti. Meskpiun resolusi menjadi ukuran bagi seseorang untuk kedepannya seperti apa, paling tidak mempersiapkan diri akan seperti apa dan apa yang ingin diraiah ke depannya sehingga membuat tahapan yang harus dikerjakan dan dilalui. Barusan saya menonton sebuah reel di IG, yang mengganti resolusi dengan prinsip hidup, karena kita tidak pernah bisa memprediksi apa yang bakalan terjadi nanti, sehingga prinsip hidup akan semakin mengarahkan, kita bakalan bersikap seperti apa ke depannya. Ini merupakan tulisan perdana di penanggalan masehi ini, menjadi titik awal untuk memulai, siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi, bismillajh, semoga dimudahkan dan diberiikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalani. aamiin

Tarakan, 01.  01.  2026
Pukul   : 15.20