28 Februari 2026

Finally Nutupi 20 Tulisan

Akhirnya, bisa menutupi 4 tulisan yang harus disetor dalam blog dalam bulan februari 2026.  benar-benar bulan februari dengan segala kesibukan saya dan tetap menjalankan ibadah di bulan ramadhan. meskipun cara seperti ini, sudah saya lakukan di beberapa tulisan di tahun-tahun yang lalu, hanya untuk menutupi 20 tulisan dengan menuliskan judul tanpa ada penjelasan panjang atau diuraikan :) Mungkin ini menjadi catatan penting buat saya agar tetap konsisten tetap menjalankan rutinitas ini, tetap menuliskan keresahan dan pandangan diri saya mengenai apa saja. semoga masih tetap sehat dan menemukan ide-ide tulisan

Tarakan, 28.  02.  2026
Pukul   : 23.56 

Berkumpul Kembali Bersama Teman Komunitas Lari

Tadi pagi, ketika lari sore saya disapa sama salah satu teman komunitas lari yang kebetulan berpapasan dengan saat saya lari, dia menanyakan apa tidak pergi ngumpul di salah satu rumah teman untuk bukber dan membagikan takjil ? spontan saya bilang nanti aja setelah beres lari :) selama ini saya ga cek email dan tidak pantau IG komunitas lari :) begitu mau balik ke rumah, saya kembali melihat teman yang tadi posisinya ada di depan titik kumpul. selama laripun saya berpikir jangan sampai mereka sambil membagikan takjil (dalam dugaanku) hehehe seberes lari saya cek HP, teman menghubungi saya di dua  nomor saya ;) terus saya balik menelpon dan memastikan, sudah setelah maghrib saya menyusul kesana dan masih pada kumpul, seperti biasanya saya kembali berjumpa setelah sebulan yang lalu juga sempat berjumpa dengan teman-teman lari yang kebetulan juga saya hanya sebentar karena harus kembali ngezoom bersama teman-teman alumni VIP untuk persiapan pendaftaran LPDP. saat duduk, dan menikmati makan besar, ada saja teman yang bertanya ini dan itu, kayak diborong banyak pertanyaan dari wartawan mungkin selama ini jangan ngumpul dan jarang komen di group w.a  alhamdulillah tadi meskipun singkat namun tetap bisa membuka menjalin komunikasi.

Tarakan, 28.  02.  2026
Pukul   : 23.48

Belajar dari Perjalanan Spiritual orang Lain

Pagi tadi, saya menonton dengan tuntas salah satu podcast tentang perjalanan spiritual seorang adik selebriti terkenal di Indonesia. Sebenarnya tahun lalu sudah pernah di bahas sepintas dalam short video. dan anehhnya, beliau itu hadir di podcast dari selebritas yang mungkin akhir-akhir ini tidak terlalu saya ikuti dan ini juga alasan dari salah seleb yang kebetulan saya cukup fans apalagi dia tahun lalu muallaf. karena penasaran dengan perjalanan spiritual si adik selebritis ini, akhirnya saya tetap mengikuti dan diluar dugaan ternyata dia sudah muallaf sejak tahun 2009, ternyata sudah cukup lama dan sekarang menjadi seorang psikolog. Perjalanan spiritualnya itu dimulai ketika sering mempertanyakan apa yang dialami, sempat belajar beberapa agama untuk menjawab rasa penasarannya. sampelah akhirnya dia kuliah dan berteman dengan beberapa kawan yang salah satunya muslimah. dia mau belajar tentang islam, dan anehnya ketika dia mencoba untuk praktik shalat, dia merasakan kedamaian. Ada pernyataan dalam hati, dan dia mencoba untuk kembali mencari, beberapa kali dia mencoba bernazar dan mendoakan orang lain ternyata terwujud, disitu dia mulai benar-benar belajar kembali hingga akhirnya dia yakin bahwa islam menjawab semua keresahannya. Akhirnya saya benar-benar paham bahwa dia ini menjadi alasan kenapa rasa sakit yang dirasakan dengan kehilangan ibundanya yang meninggal ketika dia berusia 3,5 tahun dan anehnya ayahandanya tidak bisa menghadirkan ruang nyaman dengan rasa sedih bahkan terkadang dia menjadi pengalihan marah ketika ayahnya mendapat masalah. Orang-orang di sekitarnya mengatakan, dia nampak mirip sekali dengan ibunya meskipun dia sendiri tidak merasakan sosok ibunya ketika di masa tumbuh kembangnya. Pilihan menjadi islam menjawab dan memberikan ruang nyaman bagi dia, dan mendapatkan jawaban sesuai dengan logika alur berpikir dia. semoga istiqomah.

Tarakan, 28.  02.  2026
Pukul   : 23.14

10 Hari Pertama Ramadhan

Alhamdulillah malam ini sudah melewati 10 malam pertama. waktu terus berlanjut dan ramadhan tetap berlanjut,  namun apakah kita benar-benar memanfaatkan setiap moment yang penuh berkah ini. Saya merencanakan untuk tetap mencapai target membaca alqur'an sesuai target 2 juz perhari dan tidak membiarkan tertinggal terlalu jauh. yang belum bisa saya jalankan adalah bangun 1/3malam. ini benar-benar menjadi tantangan sendiri. Bangun pas jam 4 belum bisa konsisten, semoga 20 malam berikutnya bisa lebih memanfaatkan setiap moment berkah ramadhan.  aamiin

Tarakan, 28.  02.  2026
Pukul   : 28.02.2026 

26 Februari 2026

Refleksi 1 minggu Ramadan,

Tak terasa perjalanan ramadhan sudah memasuki hari ke-8, saya benar-benar dihadapkan dengan kondisi yang sempat drop namun alhamdulillah sudah bertahap kembali normal. Ramadhan kali ini, saya kembali menjalani bersama keluarga, sebelumnya ditahun lalu hampir 3 minggu saya menjalani sendiri di depok sambil menyelesaikan tugas-tugas residensi yang mulai menumpuk. Memang agak berbeda ramadhan untuk 1 minggu ini, setelah saya disibukkan dengan merevisi essai pendaftaran LPDP, saya tetap merencannakan tadarrus 2 jus sehari, meskipun kadang harus tetap menargetkan berpindah hari sudah melewati jus target. Suasana ramadhan di rumah juga terasa, anak laki-laki satu-satunya lebih memilih berbuka di rumah dari pada bergabung dengan teman-temannya di mesjid, apalagi tahun depan insyaAllah dia akan menghabiskan sebagian hari ramadhannya di Jogjakarta. Semoga 8 hari puasa dijalani ini menjadi penyemangat untuk menjalankan 3 minggu yang tersisa. aamiin



Tarakan, 26.  02.  2026
Pukul   : 14.37

Kembali berlari

Puasa sudah masuk hari ke-8 namun saya baru pertama kali lari sore tepatnya kemarin. Sebenarnya sudah pernah berniat untuk lari namun kondisi badan benar-benar tidak mendukung setelah mengalami muntah-muntah dan harus istrahat 2 hari. Kemarin memberanikan diri dengan segala konsekuensi dan memang harus mencari waktu yang aman, saya berlari jam setengah 6 lewat 15 menit, nyaris sore banget dan saya memilih mutar2 di stadiun bagian luar sebanyak 8x dan berhasil mengumpulkan 6.06 K. semoga menjadi awal yang baik untuk mulai berlari sore tat kala bulan ramadhan. aamiin

Tarakan, 26.  02.  2026
Pukul   : 12.32

24 Februari 2026

Sorotan Alumni LPDP

Satu minggu ini, dunia maya dan pemberitaan dihebohkan dengan salah satu alumni LPDP yang kontennya membuat banyak orang terkejuta dan "marah", karena dianggap tidak menghargai bangsa Indonesia sebagai tanah kelahirannya dengan kalimat " cukup aku saja yang WNI, anakku jangan" sontak membuat heboh seantero jagat maya, sebenarnya awalnya hanya dikonsumsi oleh beberapa orang saja dan si alumni ini masih sempat-sempatnya membela diri dengan menjelaskan siapa diri dia dan kontribusi apa yang sudah dia berikan untuk negara setelah selesai kuliah dengan kegiatan sosialnya. namun netizen mengulik suaminya yang ternyata juga alumni dan langsung melanjutkan S3 tanpa pulang dan mengabdi dan kuliahnya di biayai LPDP. minggu lalu saya mengikuti kehebohan ini, apalagi sempat menjadi perdebatan hangat di sosmed LPDP yang memposting pendaftaran LPDP tersisa 3 hari lago dan menariknya tempat kursus saya di pare juga ikut berkomentar dan dirujak oleh hater karena takut kursusan ga laku :( karena belum ada ketegasan dari pihak LPDP, berita ini semakin panas akhirnya LPDP mengeluarkan pernyataan yang langsung didampingi oleh menteri keuangan. Kisruh tidak selesai sampai disitu, netizen mencoba mendesak untuk melakukan pengecekan kembali pada alumni lain yang memiliki kasus yang sama, akhirnya beberapa awardee memposting kontribusi yan dilakukan, dan beberapa media nasional juga memberitakan prestasi dan kontribusi alumni. meskipun ada beberapa yang mendapatkan sindiran kayak laporan mahasiswa KKN atau sekelas itu masak kontribusi segitu doank :( sampe komen-komen semakin meluas bahwa LPDP hanya dinikmati oleh segelintir orang yang mampu, punya orang dalam, Sementara pada sistem penerimaan LPDP ada jalur daerah 3T (afirmasi), keluarga prasejahtera, putra putri papua. menjadi pelajaran penting, dan sebagai pengingat bahwa sebagai awardee atau alumni harus bijak bersosmed :) dan tidak melihat pemerihannya untuk bisa berkontribusi, dan tetap terus mencintai Indonesia dengan segala kondisi dan keterbatasannya :) 


Tarakan, 24  02. 2026
Pukul : 22.37

Ujian Sabar Saat Puasa

Tadi pagi saya mengantarkan atiyah ke Rumah sakit Umum Kota Tarakan untuk kontrol Giginya yang sekian kali dan ini menjadi ke 2 x saya teman sebelumnya oleh bundanya. mungkin karena dalam kondisi puasa dan pas nyampe di lt 2 saya tidak melapor akhirnya saya terkaget-kagetkan melihat antrian yang tidak beraturan, sebenarnya jika diingatkan sama petugasnya untuk melapor mungkin kejadian ini tidak akan ada, namun menjadi pengalaman berharga, lagi berpuasa, badan tidak benar-benar fit dan diuji kesabaran persis depan mata. heheh sabar


Tarakan, 24 02 2026
Pukul    : 18.24

23 Februari 2026

Muntah2 Lagi

dua pekan lalu, ketika akan memasuki puasa pertengahan bulan syahban, tiba-tiba perutku sakit dan selang 30 menit langsung muntah sejadi-jadinya. Akhirnya saya harus istrahat dan butuh 2 hari untuk bisa pulih. Semalam kembaki terulang, apa yang saya makan saat berbuka dan apa yang saya makan setelah tarwih semuanya keluar sekalian tanpa jedah. astgahfirullah. kondisi ini yang membuat badan cukup lemas dan hanya bisa terbaring. Kayaknya ada yang salah dengan pola makan saya. ada dua kemiripan yang saya makan di dua kejadian ini, gorengan dan es kepala. Nampaknya lambung saya tidak terlalu kuat menampung kelapa muda. Petur saya benar-benar tidak siap untuk mengelolah keduanya secara bersamaan dan mungkin di waktu yang berbeda, namun tanpa dikira-kira sebelumnya kelapa muda benar-benar memberikan efek yang pada perut. semoga ini jadi pelajaran dan menjadi warning buat saya bahwa perut saya bukan perut yang baik untuk semua jenis makanan, saya harus berhati-hati karena kesehatan itu investasi yang sangat sangat berharga buat saya. ingat... jangan minum es kelapa muda dulu... :(

Tarakan, 23. 02.  2026
Pukul   : 06.16

Alhamdulillah, finally submit LPDP

1 bulan ini disibukkan dengan registrasi LPDP, sejak awal pendaftaran hingga submit benar-benar membutuhkan energi besar dan harus fokus.Apapun ditempuh dengan mengikuti webinar ini dan itu dan ikut mentoring sana dan sini. meskipun 1 dari 5 mentor  yang saya ikuti tidak memberikan kejelasan dan hanya menjawab ok tanpa ada feedback sama sekali. mencari lagi program mentoring sambil menghubungi kolega yang merupakan awardee, akhirnya mendapat mentor yang mendampingi dari awal hingga akhir sebelum submit. Ini menjadi pendaftaran LPDP yang benar-benar dipersiapkan dengan baik meskipun ada saja hambatan, tapi tidak perlu mengeluh dan terus menunjukkan proses belajar. Setelah mendapatkan 2 review akhir dari 2 mentor, dan harus dicek kembali satu satu sebelum disubmit, setelah merasa yakin, jam 2 siang kemarin saya submit, semoga bisa lolos tahap administrasi dan bisa menyiapkan untuk test substansif nantinya. aamiin. bismillah, semoga dimudahkan

Tarakan, 23. 02. 2026
Pukul   : 06.00

Lari 14.14 di Pagi ramadhan

Terbilang nekat yang saya lakukan, ketika kemarin memutuskan lari pagi cukup jauh, longrun setelah sehari sebelumnya mencoba lari 8K. ini hal yang terbilang berisiko namun saya sambil mempelajari bagaimana kondisi badan saya. alhamdulillahnya sepanjang lari masih terasa enteng dan begitu juga pas pulang ke rumah. Cuaca yang adem dan tidak terlalu terik juga menjadi alasan saya untuk mencoba lari yang terbilang diluar nurul. ini juga tidak terlepas dari saya melihat beberapa postingan seleb lari yang menyelesaikan lari 13K. karena mengejar setoran lari yang sebenarnya lari 12K saja sudah cukup. bismillah semoga sehat2 aja

Tarakan, 23. 02.  2026
Pukul   : 05.13

21 Februari 2026

Test Lari Padi di har ke 3 ramadhan

Dua hari kemarin ramadhan, saya juga belum melangkahkan kaki untuk berlari. padahal dulu-dulunya sangat semangat dengan istilah nga-buburun, tapi nampaknya beberapa kesibukan ini mengambil sebagian waktu luang yang ada. setelah pikir-pikir apa saya perlu lari malam ? lari sebelum subuh atau sekalian lari pagi. Akhirnya pagi  ini saya memberanikan diri untuk mencoba setelah sebelumnyta kena sentilan anak katanya mau lari pagi tapi kok ga bergerak-gerak wkwkwkw akhirnya prepare dan menuju islamic yang kebetulan cuacanya juga cukup adem. pas siap2 saya lihat psotingan teman juga baru beres lari pagi 6 K dan tadi sempat ngobrol dengan tetangga yang mengenakan stelan  jogging. Awalnya hanya berencana 5K namun kok rasanya badan masih enteng meskpun setelah 5K matahari mulai muncul dan terik dan alhasil berhasil menyelesaikan 08.08 K. semoga sampe sore aman2 aja puasanya.

Tarakan, 21. 02.  2026
Pukul   : 08.51

19 Februari 2026

Tiba-tiba Sadar Mulai Vakum

Sudah hampir memasuki 20 Februari, namun saya mengalami stuck dalam menulis. tanpa sadar kesibukan di bulan februari menjadikan saya hampir kehilangan waktu dan ide untuk menulis kembali di web. biasanya vakum hanya 1 minggu ini benar-benar hingga 2 minggu. Saya sadar bahwa fokus pada persiapan beasiswa hingga menyelesaikan nilai-nilai mahasiswa. dan belum lagi saya harus tetap menjalani rutinitas lari. memang benar-benar tidak bisa dipungkiri kesibukan ini menutupkan niat untuk mencari ide-ide untuk menulis, padahal begitu banyak keresahan yang dirasakan dan dialami namun masih terkalahkan dengan rasa cemas dan khawatir akan persiapan beasiswa. jadi benar-benar terfokus, 4 hari kedepan, pendaftaran beasiswa akan ditutup dan insyaAllah akan membuka waktu untuk menyelesaikan kegiatan-kegiatan yang lain. semangat


Tarakan, 19.  02.  2026
Pukul   : 18.28  

Puasa Pertama Ramadhan 1447 H

kurang 45 menit lagi, azan maghrib berkumandang dan insyaAllah menjadi buka puasa pertama di Ramahdan 1447 H.  Suasana ramadhan di hari pertama dengan suasana yang sangat adem. tidak panas, dan suasana mendung. dan suasana rumah juga adem. Anak-anak dalam kondisi sehat dan menjalankan puasa hari pertama ini penuh antusias. Cuaca adem sangat mendukung sejak subuh, sempat hujan ringan semakin membuat suasana penuh hikmat. semoga puasa perdana ini menjadi penyemangat dan pembuka untuk menjalankan puasa-puasa dihari berikutnya penuh semangat, mendapatkan keberkahan dan menjadi kondisi lebih baik.

Tarakan, 19.  02.  2026
Pukul   : 18.03

18 Februari 2026

Babak Akhir Pengisian Pendaftaran LPDP

4 hari lagi pendaftaran di tutup, besok tersisa 3 hari lagi, berarti minggu malam menjadi malam yang terakhir atau bisa jadi di senin dini hari. Saat ini saya juga masuk dalam tahap akhir penyusunan essai, saya intensif dibimbing oleh dua rekan dengan sabar mengarahkan apa yang harus diperbaiki. Saya juga mengikuti beberapa kelas essai namun hanya berdasarkan komen via file dan terakhir ini saya mencoba mengikuti kelas mentoring  dari LPDP UI. Memang tidak bisa dipungkiri format essai kali berbeda dengan format sebelumnya. Dulu, essai menjadi satu kesatuan yang bisa kita mengenal dengan menceritakan yang dulu, saat ini dan kedepannya mau ngapai sekarang di bagi menjadi kontribusi pasca studi (kedepannya) sementara untuk cerita yang lalu dan saat ini masuk dalam personal stateman. Hampir tidak ada penjelasan yang baku dari LPDP hanya saja ada instruksi umum jika pesonal statemen itu mencakup kesadaraan diri, proses belajar dan kesiapan studi. Banyak pendapat yang berkeliaran di sosmed dari awardee konten creator. Mencoba untuk menerima segala masukan dari rekan awardee. semoga bisa membantu memecahkan kebuntuan dalam menyusun essai.

Tarakan, 18.  02.  2026
Pukul   : 21.23

16 Februari 2026

Simulasi Pengisian Lengkap Registrasi LPDP

Barusan, saya mencoba melengkapi semua isian dalam pendaftaran LPDP hingga ke tahap 9 registrasi, meskipun tidak langsung mengsubmit namun melihat kembali kira-kira apa dokume yang diperlukan kembali. Sebenarnya yang menjadi krusial selain berkas yang harus diupload adalah essai yang benar-benar sesuai dengan standar LPDP, meskipun tidak ada standar baku namun kita bisa belajar dari pengalaman yang saat ini sudah menjadi awardee. Saya percaya semua mereka lalui dengan persiapan yang jauh hari. Bahkan harus melakukan beberapa kali review essai agar sesuai dengan pengalaman awardee yang juga melakukan hal yang sama. Saya sadari bahwa 3 essai yang saya buat sudah mengalami beberapa kali revisi dan ini sisa menunggu fix nya sambil menantikan kesiapan teman dan mentor yang sudah pernah mereview sebelumnya. Ada yang berubah dalam item pengisian prestasi dan baru ada untuk mengupload sertifikat, padahal sebelumnya tidak ada dan saya hanya punya bukti foto :( tidak ada sertifikat yang diberikan dan surat pernyataan yang awalnya kita ketik sendiri namun rupanya sudah tersedia dan data-datanya sudah sesuai dengan yang kita buat sebelumnya. bismillah ikhtiar terakhir sebelum mengsubmit. semoga dilancarkan hingga fase test wawancara. aamiin

Tarakan,  16.  02.  2026
Pukul   : 16.36

12 Februari 2026

Jelang 10 Hari Penutupan pendaftaran LPDP

Waktu terus bergulir, tak terasa, pendaftaran LPDP akan segera berakhir. Jauh - jauh hari saya sudah menyiapkan ini dan mulai menyijilnya mulai dari hal yang kecil kecil. dari pengisian CV hingga mempersiapkan foto yang diupload. Pas foto terbaru paling tidak 4 bulan terakhir. dari beberapa foto yang biasa saya gunakan foto yang sudah 11 tahun yang lalu tentunya wajahnya agak berubah dan ini cukup tirus. beberapa dokumen sudah disiapkan dan siap di upload. rencanya tanggal 18 atau 19 saya akan mengupload sambil memperbaiki essai yang sudah mendapatkan dua review dari dua orang yang berbeda. bismillah semoga dimudahkan. aamiin

Tarakan, 12.  02.  2026
Pukul   : 22.36

Terjebak dengan AI

Pekan lalu saya mengirimkan essai kontribusi pasca studi untuk keperluan mendaftar beasiswa LPDP. karena kehabisan ide saya coba menggunakan AI dengan memberikan beberapa tema yang berkaitan dengan kesehatan mental pada remaja dan intervensi berbasis sekolah. Awalnya saya menjadikan ini sebagai referensi dan syarat untuk bisa join dalam program mentoring dari awardee LPDP S2 dan baru saya lulus S3. Beberapa pertanyaan yang belum bisa saya jawab kenapa harus saya dan kenapa harus sekarang. setelah berdiskusikan dengan AI jadilah 1 paket lengkap essai dengan rencana target jangka pendek, menengah dan jangka panjang. tujuan utamanya biar mendapatkan review dan diarahkan kemana. saya kirim dan saya mendapatkan 2 feedback sekaligus dari dua orang yang berbeda dan hasilnya sungguh sangat mengagetkan karena isi essai tidak masuk kriteria LPDP berdasarkan pengalaman mentor ini dan memang ketika mengikuti webitar tentang menyusun essai termasuk mengikuti beberapa konten juga memberikan masukan yang sama, apakah ini sudah pernah dilakukan ? apa kebaharuannya ? pertanyaan yang sulit namun harus dijawab meyakinkan. akhirnya saya sadar bahwa AI tidak sepenuhnya memahami realita yang kita hadapi saat ini sehingga saya mencoba mempelajari maksud dari masukan reviewer dengan segala keterbatasan saya :( pelan-pelan saya revisi semoga ini merupakan hal yang memang dibutuhkan dan didukung dengn dasar armumen yang dapat dipertanggungjawabkan :)


Tarakan, 12.  02.  2026
Pukul   :  22.22

05 Februari 2026

Pencernaan bagi Golongan Darah O

Tidak ada masalah yang lebih mengganggu bagi saya yang bergolongan darah O selain masalah pencernaan. konon kabarnya, pemiliki golongan darah O ini gampang sekali mengalami masalah perut. Saya yang juga memiliki masalah gastritis, tidak mudah untuk mencerna semua makanan, harus memilih-milih, namun sering kali kalap jika selama beberapa lama merasa baik-baik saja namun belum tentu aman. Inilah yang terjadi pada hari ahad kemarin, ketika saya selesai lari 13K, saya kembali jogging bersama anak-anak, apa mungkin merasa biasa-biasa aja karena larinya toh 13K bukan lari lebih 20K jadi tidak terlalu mempedulikan. Sebelum jogging kami mampir di warung penjual jajanan dan lauk, seperti biasa  5rb dapat 4 kue, jadi saya beli 10rb dengan 8 jenis jajanan yang berbeda dan 4 saya lahap sendiri karena anak-anak hanya ngambil satu, dan anehnya saat itu saya membeli jajanan yang tidak pernah saya beli sebelumnya, saya beli olahan tahu dengan 2 warna berbeda merah dan kuning untuk lauk sarapan berat, dan pas di rumah saya kembali makan sisa nasi goreng dari anak sisa dari hajatan teman semalam. siang hari setelah menjemput anak kerja kelompok dengan cuaca yang cukup panas, saya singgah beli es kelapa dan setelanya tidur siang. Begitu selesai shalat ashar, mau siap-siap pergi rapat, tiba-tiba sakit uluh hati, kok kayak sakit sekali dan benar-benar saya harus baring dan terjadilah muntah 1 sekali dengan isi makanan campuran merah dan kuning :( dan ini terjadi 3x hingga badan saya cukup lemas dan hanya bisa terbaring lemas dan akhirnya benar-benar merasakan sakit dan harus istrahat. dan karena malam ada zoom tetap aja diikuti karena penentuan ke tahap mentoring berikutnya. senin besoknya masih lemas namun mencoba tetap memaksakan ngantar anak-anak ke sekolah dan tetap aja ternyata badan tidak bisa berkompromi, saya memilih istrahat dan selasa kemarin baru benar-benar baru bisa kembali beraktifitas dalam kondisi puasa nifsu syahban. pelajaran penting bahwa badan saya ternyata tidak benar-benar aman untk segala jenis makanan dan saya harus tetap aware dengan kondisi perut dan tentunya kesehatan saya.

Tarakan, 05.  02.  2025
Pukul   : 07.41

01 Februari 2026

Satu Februari

Ini hari memasuki bulan februari,  bulan yang menjadi istimewa karena  memasuki bulan ramadhan. Pagi ini saya menyelesaikan target lari namun rupanya melebihi target mingguan namun tidak mengapa, hitung-hitung menambah mealige mingguan. Bulan 2 ini menjadi bulan yang begitu sibuk, karena saya harus menyelesaikan registrasi beasiswa LPDP dengan berbagai pesyaratan administrasinya. bulan ini menjadi bulan sibuk karena harus merampungkan beberapa nilai MK dan menyiapkan untuk perkuliahan bulan semester genap semoga bulan 2 berjalan sebagaimana mestinya dan bisa lancar. aamiin


Tarakan,  01.  02. 2026
Pukul.   :  20.57