Begitu ketua panelis mengatakan, tidak terasa waktu wawancara berakhir dan saya dipersilahkan untuk closed statement, seperti yang sudah saya persiapakan semua orang berkeningan menjadi bagian dari awardee LPDP termasuk saya, saya berkeinginan untuk berkontribusi ntuk mempersiapkan remaja saat ini menjadi garda terdepan untuk indonesia emas 2045 dan Bonus demografi 2030, saya siap menyiapkan sdm unggul melalui karakter remaja yang tangguh yang dibentuk dari kesehatan mental yang kuat. begitu kelar zoom campur aduk, marah, kesal, panik dan pada akhirnya saya pasrah dengan kondisi yang ada. tragedi sempat matinya laptop saya yang sebelumnya sudah saya antisipasi namun diluar kemampuan saya akhirnya terjadi :(, beberapa pertanyaan yang seharusnya saya bisa jawab dengan lebih baik, saya terbatah-batahkan bahkan tidak menyampaikan secara utuh dan detail, ya Allah, lisan saya sudah dengan lancar menjawa semua pertanyaan namun saya sendiri masih sanksi dengan apa yang disampaikan apa benar-benar sesuai harapan panelis, apakah nilainya sesuai standar, apakah akumulasinya sesuai dengan passing grade. waktu sudah tidak bisa diputar balik, semua sudah berlalu, saya harus accept dengan segala kemungkinan terburuknya, saya harus tetap melangkahkan kami untuk menjalankan hari-hari besok, saya harus menyelesaikan banyak hal yang harus diselesaikan sebelum perkuliahan nanti. meskipun tidak mendapatkan beasiswa, saya harus tetap mempersiapkan perkuliahan nantinya. apapun kondisnya. harus disiapkan. insyaAllah semua ada rejekinya. aamiin
Tarakan, 29. 04. 2026
Pukul : 18.18